Logo
Mendadak Jadi Ibu Susu Anak Atasanku
Mendadak Jadi Ibu Susu Anak Atasanku

Mendadak Jadi Ibu Susu Anak Atasanku

60 Bab
Tamat
Dalam romance novel Mendadak Jadi Ibu Susu Anak Atasanku, Mariana harus merawat bayi sahabatnya setelah kehilangan anaknya sendiri. Di tengah pengkhianatan suami, ia terjebak dalam dilema antara tugas dan perasaan pada atasannya. Baca kisah lengkapnya di web novel modern ini.
Bab 1 dari Mendadak Jadi Ibu Susu Anak Atasanku

“Astaghfirullah! Apa yang kalian berdua lakukan?!”

Suara jeritan Mariana menggema di kamar tidur yang dulu menjadi saksi cintanya dengan sang suami. Namun kini, pemandangan di hadapannya menghancurkan segalanya.

Tubuh Mariana limbung, tapi ia memaksa dirinya tetap berdiri. Napasnya tersengal sementara dadanya mulai terasa sesak.

Di atas ranjang mereka, suaminya berbaring tanpa busana. Dan yang lebih menghancurkan hatinya, wanita yang bersamanya adalah Bianca—adik kandung Mariana sendiri.

Mariana menatap mereka dengan mata yang bergetar, berusaha mencari penjelasan yang sebenarnya tak lagi diperlukan. Segala sesuatu sudah terpampang jelas di hadapannya.

“Kalian … bagaimana bisa?” suaranya nyaris tak terdengar.

Darah di tubuhnya terasa beku. Kepalanya berdenyut hebat, seolah-olah dunia yang selama ini ia kenal runtuh begitu saja. Air mata menggenang di pelupuk matanya dan mengaburkan pandangannya.

“Ka-kak ….” Bia tergagap, wajahnya pucat pasi saat buru-buru meraih selimut untuk menutupi tubuhnya.

Di samping Bianca, Bara tersentak kaget. Dengan gerakan tergesa-gesa, pria itu meraih celananya yang tergeletak di lantai lalu berlari menghampiri Mariana.

“Sayang, aku bisa jelaskan—”

“Jelaskan apa lagi, Bara?!” Mariana menyela dengan suara bergetar. “Aku melihat semuanya dengan mataku sendiri! Kalian berdua—!”

Kata-katanya terhenti di ujung lidah. Dadanya naik turun, dipenuhi rasa sesak yang tak tertahankan. Amarah bercampur dengan kepedihan mengoyak dada Mariana seperti sembilu.

Matanya kembali menatap ranjang yang berantakan. Selimut kusut, aroma tubuh mereka masih terasa di udara. Benar-benar menjijikan!

Tubuh Mariana melemah, seolah beban yang menyesakkan dadanya kini juga melumpuhkan seluruh dirinya. Lalu, tiba-tiba—

Rasa sakit luar biasa menusuk perutnya.

Mariana tersentak. Tangannya refleks mencengkeram perutnya yang membuncit. Rasa nyeri itu datang begitu kuat hingga kakinya bergetar hebat. Dan seketika itu juga, sesuatu yang hangat mengalir di antara kedua pahanya.

Darah.

Tarikan napasnya melemah sebelum akhirnya tubuhnya ambruk ke lantai.

“Kak Mariana!” Bianca menjerit panik sementara matanya membelalak sempurna.

“Sayang!” Bara hendak meraih tangannya, tetapi Mariana menepisnya dengan tatapan penuh kebencian.

“Ja-jangan sentuh aku …,” suaranya begitu lemah.

Bianca dan Bara seketika kelimpungan. Wajah mereka sama-sama dipenuhi kepanikan.

“Cepat panggil ambulans!” seru Bara pada Bianca.

Bianca segera meraih ponselnya dan menghubungi layanan darurat.

Sementara itu, Mariana menggigit bibirnya seraya menahan rasa sakit yang semakin tak tertahankan. Air mata terus mengalir dari sudut matanya, bukan hanya karena rasa sakit pada perutnya, tetapi juga luka yang jauh lebih dalam di hatinya.

Semua ini terasa seperti mimpi buruk. Mimpi buruk yang menjadi kenyataan.

***

Suara sirene ambulans memecah keheningan malam, menggantikan jeritan panik Bianca dan suara Bara yang terbata-bata menjelaskan situasi kepada operator darurat. Tubuh Mariana sudah hampir kehilangan seluruh tenaganya. Napasnya memburu, keringat dingin membasahi pelipisnya, dan nyeri di perutnya semakin menjadi-jadi.

Dalam pandangannya yang semakin kabur, Mariana merasakan tubuhnya diangkat ke atas tandu. Suara-suara di sekelilingnya terdengar samar, tetapi ia masih bisa merasakan dinginnya udara malam menyentuh kulitnya saat mereka membawanya keluar.

Seorang petugas medis dengan sigap memasangkan masker oksigen di wajahnya, sementara yang lain bergerak cepat memeriksa tekanan darahnya.

“Tekanan darahnya turun drastis!” suara paramedis itu terdengar tegang. “Detak jantung janin juga melemah. Kita harus bergerak cepat!”

Kata-kata itu menghantam kesadaran Mariana seperti tamparan keras.

Tidak. Tidak mungkin.

Kepanikannya bercampur dengan ketakutan yang mencekam. Rasa sakit di perutnya semakin menjadi, tetapi lebih dari itu, ada sesuatu yang jauh lebih menakutkan menghantui pikiran Mariana.

Tidak boleh terjadi apa-apa pada bayinya.

Mariana berusaha mengangkat tangannya, ingin menggenggam perutnya yang terasa semakin berat. Tapi tubuhnya terlalu lemah.

Bara naik ke dalam ambulans, wajahnya tampak begitu cemas. “Sayang, bertahanlah! Aku ikut denganmu,” suaranya bergetar.

Mariana ingin menjerit, ingin menolak kehadiran pria itu. Tapi yang keluar dari bibirnya hanyalah isakan lirih. Mariana terlalu lemah untuk mengusir pria itu.

Sesampainya di rumah sakit, Mariana segera dibawa ke ruang gawat darurat. Seorang dokter perempuan datang tergesa-gesa memeriksa kondisinya.

“Kita harus segera lakukan operasi. Pasien mengalami solusio plasenta—”

Mariana tak bisa memahami sepenuhnya istilah medis yang digunakan dokter, tetapi ia tahu satu hal. Saat ini bayinya dalam bahaya.

“Kumohon … selamatkan bayiku,” Mariana berbisik lemah, air matanya mengalir membasahi pipi.

“Tim segera bersiap. Kita ke ruang operasi sekarang!”

Para perawat mendorong ranjang Mariana dengan cepat. Langit-langit rumah sakit tampak berputar dalam pandangannya yang semakin mengabur. Suara-suara mulai terdengar jauh seperti berada di ujung terowongan.

Sebelum semuanya menjadi gelap, Mariana hanya bisa berdoa.

‘Ya Allah, selamatkan bayiku.’

***

Beberapa jam kemudian,

Suara monitor detak jantung berdengung samar di ruangan serba putih itu. Aroma khas antiseptik menusuk hidung, bercampur dengan hawa dingin yang terasa menusuk hingga ke tulang.

Mariana membuka matanya perlahan. Pandangannya buram, tubuhnya terasa lemah, sementara nyeri masih berdenyut di perutnya.

Ada sesuatu yang hilang. Perasaan kosong itu mencengkeram hatinya sebelum pikirannya bisa sepenuhnya sadar.

“B-bayi … bayiku …,” suaranya serak, hampir tak terdengar.

Seorang perawat yang berjaga segera menghampiri. Tatapan wanita itu penuh belas kasihan, dan itu sudah cukup bagi Mariana untuk memahami segalanya.

Tidak—

Pintu kamar terbuka, seorang dokter masuk dengan ekspresi tenang namun penuh simpati. Ia berhenti di samping ranjang, lalu menatap Mariana sejenak sebelum berbicara,

“Nyonya Mariana Cempaka, kami sudah berusaha semampu kami.”

Napas Mariana tercekat. Tangannya mencengkeram selimut erat. “B-bayi saya. Bagaimana bayi saya, Dok?”

Dokter menghela napas. “Pendarahan yang terjadi terlalu banyak. Saat tiba di rumah sakit, kondisi janin sudah sangat lemah.”

Mariana menggeleng pelan, matanya mulai basah. “Tidak ….”

Dokter melanjutkan dengan suara lembut. “Kami sudah mencoba segalanya, tapi kami tidak bisa menyelamatkannya. Saya turut berduka.”

Dunia Mariana terasa runtuh. Air matanya jatuh tanpa suara sementara tangannya meraba perutnya yang kini kosong.

Tidak ada lagi kehidupan di sana.

Bayi yang selama ini ia nantikan, yang tinggal dua minggu lagi seharusnya ia lahirkan—hilang dalam semalam. Semua harapan yang ia bangun runtuh begitu saja.

Suara pintu terbuka di sampingnya. Langkah kaki terdengar mendekat.

Mariana tak perlu menoleh untuk tahu siapa yang datang.

Bara.

Pria itu berdiri di ambang pintu dengan wajah penuh penyesalan, tetapi Mariana tak ingin melihatnya. Tak ingin mendengar satu kata pun dari pria itu.

“Sayang, aku—”

“Keluar.” Suara Mariana begitu lirih tetapi juga tajam.

Bara terdiam.

“Keluar dari hidupku, Bara!” Mariana mengulangi, kali ini suaranya pecah bersama isak tangis yang tak bisa lagi ia tahan. “Kamu membunuh anak kita. Aku nggak mau melihatmu lagi.”

Isakan pilu itu memenuhi seluruh ruangan kamar. Untuk pertama kalinya, Mariana membenci Bara lebih dari apa pun.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Ayah Beranak Tiga yang Hebat
Ayah Beranak Tiga yang Hebat
Dalam novel romantis miliarder Ayah Beranak Tiga yang Hebat, Yasmin Tanoto melarikan diri setelah semalam bersama pria asing. Dua tahun kemudian, ia kembali dan mendapati pria itu adalah Daniel Guntur, penguasa kota sekaligus ayah dari anak kembar tiganya. Baca Novel Online ini di Novel Web.
HASRAT TERLARANG GIGOLO
HASRAT TERLARANG GIGOLO
Dalam novel HASRAT TERLARANG GIGOLO, Bagaskara menjadi pria bayaran demi biaya pengobatan sang ibu. Ia terjebak misi rumit bersama billionaire Arta Syakila. Temukan kisah romance novel ini di webnovel, sebuah modern novel tentang pilihan sulit dan konsekuensi hidup yang tak terduga.
Kau Layak Menderita
Kau Layak Menderita
Dalam novel Kau Layak Menderita, Selina terjebak pernikahan paksa dengan Rafael Donovan. Saat Rafael lumpuh, Selina memilih membalas dendam demi menguasai harta billionaire tersebut. Temukan konflik benci dan cinta dalam billionaire romance novels ini melalui layanan web novel kami.
Kehamilan Berujung Perceraian
Kehamilan Berujung Perceraian
Baca Novel Online Kehamilan Berujung Perceraian, sebuah novel modern romantis tentang perjuangan istri yang dikhianati. Mengetahui suaminya membantu wanita lain hamil hingga mengabaikan dirinya, ia kini harus memilih antara mempertahankan pernikahan atau melepaskan cinta delapan tahunnya.
Menjaga Jodoh Orang
Menjaga Jodoh Orang
Dalam novel romantis Modern Menjaga Jodoh Orang, hubungan lima tahun Candice hancur saat Terry menunda pernikahan demi melamar wanita lain. Mengira Candice akan selalu bertahan, Terry terkejut saat mengetahui Candice juga menikah di hari yang sama. Baca novel online seru ini sekarang.
Pernikahan Yang Dikhianati
Pernikahan Yang Dikhianati
Dalam Pernikahan Yang Dikhianati, Aruna menghadapi pembatalan nikah sepihak oleh keluarga konglomerat. Ia memilih membalas dendam dengan menikahi Reza, seorang duda kaya dari masa lalunya. Simak intrik penuh drama dan pengkhianatan dalam billionaire romance novel yang emosional ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Versi Dub] Pacarku Galak, Tapi Aku Nyerah!
[Versi Dub] Pacarku Galak, Tapi Aku Nyerah!
Seorang kurir makanan bernama Mario Lavin secara tak sengaja menyelamatkan Cinta Lara, pemimpin dari Serikat Lara. Cinta langsung jatuh hati pada pandangan pertama dan mulai mengejar Mario dengan cara yang gila-gilaan. Namun, Mario justru terjebak dalam rencana licik keluarga tunangannya, Sarah Wirya. Saat hari pernikahan tiba, Cinta datang dan dengan gagah berani merebut Mario. Setelah itu, Mario kehilangan ingatannya, tetapi Cinta tetap setia mendampinginya. Mereka pun kembali dijebak oleh Tani Sugina dan lainnya. Di saat ingatannya kembali dan identitas asli Mario Lavin terungkap, mampukah mereka melewati semua konspirasi dan meraih kebahagiaan?
Ibu Tiri, Kau Sungguh Menggoda
Ibu Tiri, Kau Sungguh Menggoda
Ibu angkat Christina memberikannya dua pilihan yang kejam: menyerahkan keperawanannya pada pria berusia 70-an tahun, atau melihat adiknya dibunuh. Dia memilih pilihan pertama, tapi rencananya hancur saat si pria tua itu malah memilih meniduri cewek lain. Tapi tidak disangka, putra tirinya, Logan, akhirnya menjadi takdirnya. "Tidur denganku sekarang juga!" Kata Christina sambil memohon.
Siapa Bilang Perceraian Akhir Segalanya?
Siapa Bilang Perceraian Akhir Segalanya?
Shinta merupakan nyonya muda dari keluarga kaya terkenal di Kota Hamas. Berasal dari keluarga biasa, tetapi karena parasnya yang sangat cantik, dia dinikahi oleh Jason dan dimanjakan selama belasan tahun. Namun, Jason berselingkuh. Shinta merasa seolah langit runtuh, tetapi bagi Jason, itu hanya masalah kecil yang bisa diselesaikan dengan rayuan dan hadiah tas atau perhiasan.
Kemuliaan yang Pernah Kau Rendahkan
Kemuliaan yang Pernah Kau Rendahkan
Cello Caraka, Ketua Sekte Lohu yang tersembunyi, diam-diam membantu negara Kerta di bawah kepemimpinan Ratu Clara Lais. Namun, ketika identitas aslinya terancam terungkap, Cello difitnah mencuri stempel kekaisaran dan diusir. Ratu Clara malah bertunangan dengan Hasan Jura, yang mempermalukan Cello. Saat identitas Cello terungkap, Ratu Cynthia merekrutnya untuk bekerja sama dan menikahinya. Cello menolak, dan Cynthia berniat memaksa pernikahan mereka saat Clara menikah dengan Hasan. Cello bersumpah untuk membalas dendam pada hari pernikahan Clara. Namun, setelah dihina lagi, musuh menyerbu kerajaan. Clara menyesal dan memohon agar Cello kembali menyelamatkan negara.
Cinta Penuh Rintangan
Cinta Penuh Rintangan
Kecelakaan saat mabuk secara tak terduga menjeratnya dengan CEO masa depan.
Makin Ditahan, Makin Penasaran
Makin Ditahan, Makin Penasaran
Sejak kecil Adelia dilarang ibunya masuk ke “Taman Ular”. Saat dewasa, setiap kali bawa pacar pulang, mereka selalu putus dan menghilang. Adelia pun curiga dan nekat ungkap rahasia ibunya.