Logo
Mencintai Monster yang Kupanggil Suami
Mencintai Monster yang Kupanggil Suami

Mencintai Monster yang Kupanggil Suami

44 Bab
Tamat
Dalam Mencintai Monster yang Kupanggil Suami, Elara menggunakan kuasa konglomerat untuk menikahi Julian secara paksa. Namun, billionaire romance novels ini berubah kelam saat obsesi memicu kebencian. Elara memilih pergi, meninggalkan kisah modern novel yang penuh konsekuensi pahit.
Bab 1 dari Mencintai Monster yang Kupanggil Suami

Lampu gantung kristal di ruang makan itu berpijar redup, memantulkan cahaya pada deretan piring porselen yang isinya sudah mendingin. Elara duduk mematung. Di hadapannya, sebuah kue tart kecil dengan lilin angka tiga yang sudah meleleh hingga mengenai lapisan gula tertata rapi. Tidak ada kemeriahan. Hanya suara detak jam dinding yang seolah mengejek kesunyian di rumah bak istana itu.

Ini malam perayaan ulang tahun pernikahan mereka yang ketiga. Dan seperti dua tahun sebelumnya, Elara merayakannya sendirian.

Ia melirik ponselnya yang tergeletak di meja. Tidak ada pesan, tidak ada telepon. Julian pasti sedang sibuk, atau lebih tepatnya, sedang menyibukkan diri agar tidak perlu pulang dan melihat wajahnya. Elara menarik napas panjang, mencoba mengusir rasa sesak yang mulai merayap di dadanya. Ia sudah terbiasa, bukan? Ia yang memaksa pernikahan ini terjadi. Ia yang menggunakan kekuasaan ayahnya untuk menekan keluarga Julian agar pria itu berlutut di altar bersamanya.

Jadi, bukankah wajar kalau ia harus menelan semua kepahitan ini sendirian?

Tepat pukul sebelas malam, suara deru mobil terdengar di halaman. Jantung Elara berdegup kencang, sebuah reaksi tubuh yang masih saja bodoh setelah tiga tahun disakiti. Ia segera berdiri, merapikan dress sutra merahnya yang ia beli khusus untuk malam ini, dan mencoba memasang senyum terbaiknya.

Pintu depan terbuka. Julian melangkah masuk dengan langkah tegap namun dingin. Jasnya tersampir di lengan, dasinya sudah dilonggarkan. Wajahnya yang tampan terlihat lelah, tapi matanya langsung menajam begitu melihat Elara berdiri di ujung lorong.

"Belum tidur?" suara Julian rendah, tapi ketus.

"Aku menunggumu, Julian. Ini kan hari peringatan pernikahan kita," jawab Elara lembut, berusaha mengabaikan tatapan tajam pria itu.

Julian mendengus sinis. Ia berjalan melewati Elara menuju dapur, menuangkan air es ke gelas dengan gerakan kasar. "Peringatan? Maksudmu peringatan tiga tahun sejak kau menjebakku dalam neraka ini? Harusnya aku yang merayakannya dengan berkabung, bukan makan kue bodoh itu."

Elara mengepalkan tangannya di balik kain dressnya. "Aku memasak makanan kesukaanmu. Hanya sebentar saja, bisakah kita duduk dan bicara tanpa harus bertengkar?"

Julian berbalik, menyandarkan pinggulnya di konter dapur sambil menatap Elara dari ujung kepala sampai ujung kaki. Tatapannya penuh penghinaan. "Kau dandan seperti ini hanya untuk memamerkan betapa kayanya keluargamu? Atau kau ingin mengingatkanku lagi bahwa kau bisa membeli apa saja, termasuk suami?"

"Aku tidak pernah berniat seperti itu, Julian. Aku hanya ingin kita mencoba lagi. Tiga tahun sudah berlalu, bisakah kita membuka lembaran baru?"

Julian tertawa, tapi tawanya terdengar kering dan menyakitkan. Ia berjalan mendekati Elara, memangkas jarak di antara mereka sampai Elara bisa mencium aroma alkohol tipis dan parfum pria yang mahal dari tubuh suaminya. Julian menarik kotak hadiah kecil yang tergeletak di dekat kue tart itu-sebuah jam tangan edisi terbatas yang Elara pesan berbulan-bulan lalu.

"Ini apa? Mainan baru untukku?" Julian mengangkat kotak itu dengan ujung jarinya seolah itu adalah sampah.

"Itu hadiah untukmu. Aku tahu kau suka mengoleksi jam tangan," kata Elara, matanya mulai berkaca-kaca.

Tanpa diduga, Julian melepaskan pegangannya. Kotak mahal itu jatuh ke lantai dengan suara keras. "Simpan saja uangmu, Elara. Aku tidak butuh barang-barang yang dibeli dengan rasa bersalah. Kau tahu apa yang benar-benar kuinginkan sebagai hadiah? Surat cerai. Itu satu-satunya hal yang bisa membuatku bahagia."

Deg. Elara merasa dunianya seolah berhenti berputar. Meski sudah ratusan kali mendengar kata cerai keluar dari mulut Julian, setiap kali pria itu mengucapkannya, rasanya tetap seperti belati yang dihunus tepat ke jantungnya.

"Kenapa kau begitu membenciku?" bisik Elara dengan suara bergetar. "Aku mencintaimu sejak kita masih kecil, Julian. Apa itu sebuah kejahatan?"

"Cinta?" Julian melangkah maju satu langkah lagi, membuat Elara terpojok ke meja makan. "Apa yang kau lakukan itu bukan cinta. Itu obsesi gila. Kau menghancurkan hubunganku dengan wanita yang kucintai, kau mengancam masa depan keluargaku, dan kau menyeretku ke sini hanya untuk memuaskan egomu. Kau tidak mencintaiku, Elara. Kau hanya ingin memilikiku seperti kau memiliki tas-tas bermerek di lemarimu itu."

Julian mengambil garpu dari meja, mencuil sedikit kue tart buatan Elara, lalu membuangnya ke lantai. "Kuenya hambar. Sama seperti pernikahan ini. Jangan pernah berharap aku akan menyentuh apa pun yang berasal darimu."

Pria itu berbalik dan menaiki tangga tanpa menoleh lagi, meninggalkan Elara yang luruh ke lantai. Air mata yang sejak tadi ditahannya akhirnya tumpah juga. Ia melihat kue yang berantakan di lantai, jam tangan yang tergeletak tak berdaya, dan meja makan yang begitu luas untuknya sendiri.

Elara memeluk lututnya. Rasa sakitnya bukan lagi sekadar pedih, tapi sudah mulai terasa mati rasa. Ia menyentuh dadanya yang sesak. Selama tiga tahun ini, ia selalu percaya bahwa dengan kesabaran, Julian akan luluh. Ia percaya bahwa jika ia tetap berdiri di samping pria itu, suatu saat Julian akan melihatnya bukan sebagai musuh, melainkan sebagai istri.

Namun malam ini, di bawah cahaya lampu kristal yang mahal itu, Elara sadar bahwa ia telah membohongi dirinya sendiri. Ia terlalu percaya diri dengan kekuasaannya. Ia terlalu sombong dengan berpikir cintanya cukup untuk mereka berdua.

"Ternyata benar," gumam Elara di sela isak tangisnya. "Aku tidak sedang membangun rumah tangga. Aku sedang membangun penjara, dan aku sendirilah yang mengunci diriku di dalamnya."

Kesunyian malam itu terasa jauh lebih berat dari biasanya. Elara menatap bayangannya di cermin besar yang ada di ruang tamu. Wanita di sana terlihat cantik, namun matanya kosong. Tak ada lagi sisa-sisa kesombongan putri konglomerat yang biasanya ia banggakan. Yang tersisa hanyalah seorang wanita yang baru saja sadar bahwa ia telah kalah telak dalam permainan yang ia buat sendiri.

Malam itu, Elara tidak naik ke kamar utama. Ia tetap di sana, di lantai dapur yang dingin, bersama sisa-sisa perayaan yang hancur, menyadari bahwa mungkin bendera putih memang sudah saatnya ia kibarkan.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Calon tunanganku yang direbut adik angkatku
Calon tunanganku yang direbut adik angkatku
Dalam novel romantis modern Calon tunanganku yang direbut adik angkatku, sang protagonis terbangun di masa lalu tepat saat pernikahannya direbut. Enggan mengalah pada Maudy dan Felix dari Grup Setiawan, ia memilih melawan. Baca buku online gratis untuk mengungkap konspirasi ini.
Cinta Rahasia Sang Pewaris
Cinta Rahasia Sang Pewaris
Dalam Cinta Rahasia Sang Pewaris, Ananda menyamar jadi karyawan biasa demi warisan. Namun, ia harus memenangkan hati Erika yang terjebak masa lalu. Ikuti kisah billionaire romance ini di web novel kami, pilihan terbaik bagi pembaca yang mencari romance stories penuh perjuangan dan ambisi.
Duet Maut Janda dan CEO Badass
Duet Maut Janda dan CEO Badass
Dalam Duet Maut Janda dan CEO Badass, Vina bertekad membalas dendam pada mantan suaminya. Ia menjalin kolaborasi berbahaya dengan Eros, seorang billionaire dari perusahaan teknologi. Kisah romance modern ini membawa mereka ke dalam intrik kekuasaan dan pengkhianatan di web novel ini.
Istri Gelap Tuan Arrogant
Istri Gelap Tuan Arrogant
Dalam novel romantis miliarder Istri Gelap Tuan Arrogant, Kinanti terjebak menjadi istri rahasia majikannya, Adam, yang sangat mencintai istri sahnya, Renata. Konflik memuncak saat Kinanti hamil. Baca novel online gratis ini untuk mengikuti rahasia dan konsekuensi pernikahan gelap mereka.
Istri Kelima Sang Presdir
Istri Kelima Sang Presdir
Terjebak siasat licik, Cassandra terpaksa menjadi istri kelima Bardolf Konstantino. Dalam billionaire romance novels ini, ia harus melahirkan pewaris demi melindungi adiknya. Akankah ia berhasil menaklukkan hati sang Presdir? Baca kisah lengkapnya di web novel modern ini.
Keluarga yang Mengkhianatiku Sendiri
Keluarga yang Mengkhianatiku Sendiri
Dalam Keluarga yang Mengkhianatiku Sendiri, Aluna sang pewaris takhta bisnis bertekad menaklukkan hati Reyhan yang dingin. Billionaire romance novel ini mengisahkan ambisi dan konflik kekuasaan saat kebebasan Aluna berbenturan dengan disiplin ketat Reyhan. Baca kisah selengkapnya di webnovel ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Versi suara dubbing] Penyesalan yang Tak Diucapkan
[Versi suara dubbing] Penyesalan yang Tak Diucapkan
Un malentendu de dix ans a mis fin à leur amour. Elle revient muette, avec un enfant malade ; quand la vérité émerge, il est noyé dans le regret mais ne peut pas s'excuser.
Membebaskan Diri Sendiri Sebelum Waktu Habis
Membebaskan Diri Sendiri Sebelum Waktu Habis
Raegan secara keliru didiagnosis menderita kanker perut stadium akhir dan percaya dia hanya memiliki tiga bulan tersisa, jadi dia mulai hidup sesuka hatinya. Selama periode ini, banyak hal lucu terjadi antara dia dan Lachlan, seorang CEO. Pada akhirnya, dia menemukan bahwa dia sebenarnya tidak menderita kanker perut dan mereka menjadi sepasang kekasih.
Mawar di Medan Perang
Mawar di Medan Perang
Demi menenangkan hati ibunya, Keeyara dinikahkan dengan Savero, pilihan ibunya, dan menjadi seorang istri yang lembut dan anggun.Pada malam pertama pernikahan, Savero pergi berperang. Namun, begitu Savero pulang, hal pertama yang dia lakukan adalah untuk menikahi wanita lain.Keeyara langsung mengajukan permohonan cerai dan kembali mengangkat tombaknya dan membangkitkan kejayaan keluarga yang ditinggalkan ayahnya. Dia kemudian menemukan jodoh sejatinya, yaitu Raja Arkana.
Saat Kau Pergi, Aku Baru Tahu (Sulih Suara)
Saat Kau Pergi, Aku Baru Tahu (Sulih Suara)
Nicole diangkat sebagai anak oleh Damian saat dia berusia tujuh tahun, dan dia pun jatuh cinta pada pria yang dia panggil paman ini tanpa bisa dihindari. Tetapi Damian merasa dirinya sepuluh tahun lebih tua darinya, dan memutuskan untuk menggunakan cara berpacaran dengan wanita lain untuk mengakhiri angan-angan Nicole yang tidak realistis itu, tetapi detak jantungnya tidak bisa menipunya sendiri. Nicole yang patah hati memutuskan untuk meninggalkan Damian...
Roti dan Koin Emas
Roti dan Koin Emas
Santi tewas ditikam di pesta ulang tahunnya oleh Gita, sesama yatim piatu. Mereka hidup kembali di hari pilih orang tua angkat. Gita pun duluan rebut koin emas Keluarga Salim dan memberikan roti pada Santi. Kirain bakal dibesarkan dengan sederhana, tapi Santi malah senang mendapatkan keluarga yang sesungguhnya. Beberapa tahun kemudian, Gita Sujipto yang ganti nama menjadi Gita Salim menjebak Santi di pesta amal. Dia meminta Santi antar sayuran sebagai hiasan. Jacky menggoda Santi, tapi ditolak. Gita dan Joan menghina Santi dan merusak sayurnya. Hadiah mewah dari Jaden tiba dan membuat semua orang kagum. Namun, dalam sebuah insiden tarik-menarik, kalung giok Santi terbuka dan langsung dituduh sama dengan yang dimiliki keluarga terkaya. Gita dan yang lainnya pun nggak percaya dan memaksa Santi telan es dan minum alkohol. Mereka berniat menyerahkan Santi pada Jacky, tapi untung Jason dan Jaden tiba tepat waktu.