Logo
Lover in Law (Ketika Dua Pengacara Saling Jatuh Cinta)
Lover in Law (Ketika Dua Pengacara Saling Jatuh Cinta)

Lover in Law (Ketika Dua Pengacara Saling Jatuh Cinta)

79 Bab
Tamat
Dalam Lover in Law (Ketika Dua Pengacara Saling Jatuh Cinta), Milly terjebak bimbingan Zayn, pengacara senior angkuh. Meski saling benci, ambisi dan konflik profesional menyatukan mereka. Simak kisah modern novel ini, salah satu romance stories terbaik untuk dibaca online.

Ringkasan Lover in Law (Ketika Dua Pengacara Saling Jatuh Cinta)

Kehidupan Milly berubah menjadi rumit sejak ia harus berada di bawah bimbingan Zayn, seorang pengacara senior yang sangat angkuh. Milly merasa terjebak dalam situasi penuh kesialan ini, sementara Zayn sendiri menganggap Milly sebagai gadis ceroboh yang keras kepala. Meski awalnya saling membenci dan kerap berselisih paham, benih cinta yang tak terduga justru mulai tumbuh di antara dua pengacara cerdas ini. Akankah takdir menyatukan mereka dalam ikatan cinta yang nyata?
Selengkapnya

Bab 1 dari Lover in Law (Ketika Dua Pengacara Saling Jatuh Cinta)

“Satu latte ukuran medium, please,” pinta seorang gadis cantik bernama Milly saat berada di meja kasir sebuah café yang berada di dekat wilayah perkantoran di kota Manhattan.

“Tunai atau dengan kartu, Nona?” tanya petugas kasir yang melayani pesanan.

“Kartu.” Milly menyodorkan kartu debit yang baru saja dia ambil dari dalam dompet.

Petugas kasir tadi meraih kartu milik Milly, menggeseknya cepat di mesin pembayaran setelah memproses tanda terima pada aplikasi, diakhiri dengan satu lembar struk yang keluar dari print termal. “Silakan kartunya, dan mohon ditunggu sebentar untuk pesanannya. Akan kami panggil sesuai dengan nomor antrian, terima kasih dan datang kembali,” ucap petugas kasir itu ramah.

Milly tersenyum sambil menerima kartunya kembali. “Terima kasih.”

Hari ini adalah hari yang paling ditunggu oleh Milly Benson, hari pertama masuk kerja. Perjuangannya selama bertahun-tahun untuk menjadi seorang pengacara akhirnya terwujud. Apalagi, firma yang menaunginya sebagai seorang penegak hukum adalah Wardwell Law Firm—salah satu firma hukum besar di Manhattan. Setiap pengacara pasti memiliki impian untuk bisa menjadi bagian dari firma itu, dan Milly adalah salah satu dari mereka yang sangat beruntung.

Kepala Milly menunduk untuk memeriksa halaman sosial medianya. Tidak ada apa-apa sebanarnya, dia hanya membunuh waktu untuk menunggu antrean pesanannya. Tak sengaja, saat Milly mengedarkan pandangannya pada seluruh ruangan café, dia justru melihat hal yang membuatnya mengerutkan kening. Seorang waitress yang membawakan pesanan kopi pada seorang pria baruh baya di meja paling ujung terlihat sangat tidak nyaman.

Milly beringsut ke meja sebelahnya agar bisa melihat kejadian itu lebih jelas. Instingnya sebagai seorang yang bertekad untuk menegakkan hukum di mana saja, membuatnya selalu memperhatikan hal detail yang menurutnya tidak benar, dan raut wajah waitress itu sedikit mengganggunya.

Mata Milly membelalak lebar saat tangan pria paruh baya itu meraba paha waitress yang berjingkat kaget. Kopi yang akan diletakkan di meja terjatuh ke lantai. Genangan kopi hitam membasahi lantai dan menciprat ke sepatu mereka.

“Jalang sialan!” sentak pria paruh baya itu pada waitress yang dengan sigap mengambil pecahan gelas dan meletakkan dengan hati-hati di nampan. “Kau tidak tahu berapa harga sepatuku ini?! Dengan gajimu beberapa bulan saja tidak akan mampu membelinya!”

Waitress tadi terus meminta maaf dan mencoba membersihkan sepatu pria paruh baya itu dengan kain lap yang selalu terselip di apron pinggangnya.

“Jangan sentuh!” Tidak disangka, pria paruh baya itu menendang waitress yang sedang membungkuk di kakinya sampai dia jatuh terduduk.

Milly tidak bisa tinggal diam. Bahkan saat nomor antreannya dipanggil, dia justru melangkah ke arah pria paruh baya itu dan waitress yang tampak sedang menahan tangis.

“Kau tidak apa-apa? Ada yang terluka?” tanya Milly setelah dia berjongkok di sebelah waitress tadi, kemudian membantunya berdiri.

“Hei! Lebih baik kau tidak ikut campur masalahku dengan jalang itu!” sergah pria paruh baya itu sambil menatap remeh pada Milly.

Mata Milly menyipit, kemudian melepas tangannya pada lengan waitress itu dan berjalan maju untuk mendekat ke arah pria paruh baya yang telah berdiri. “Kau menyebut dia jalang?”

Tatapan mata Milly yang mengintimidasi membuat pria paruh baya itu mundur selangkah. “Y-ya! Si jalang itu yang sudah menumpahkan kopi di sepatu mahalku! Kau pasti akan langsung dipecat kalau aku melapor pada pemilik café ini!” sentaknya sambil mengarahkan telunjuknya pada waitress yang mulai gemetaran.

“Kau yang akan mendapat masalah jika masih saja mengganggunya,” ucap Milly kesal. “Aku melihatmu meraba paha gadis itu. Cepat minta maaf sekarang juga!”

Pria paruh baya itu mendelik saat mendengar kalimat terakhir Milly. Sebelah tangannya melayang cepat, mengarah pada wajah Milly. “Kurang ajar!”

“Kau yang harus disebut sebagai pria kurang ajar yang tidak tahu diri!” Tangan Milly menahan tamparan pria paruh baya itu.

“Sudah kubilang jangan ikut campur! Atau kau akan…” Pria paruh baya itu tidak melanjutkan kalimatnya karena Milly sudah menendang tulang keringnya sampai pria itu berlutut dan mengaduh kesakitan.

Beberapa pengunjung café telah berkerumun untuk melihat kekacauan itu, termasuk beberapa waitress lain yang dengan cepat mengamankan rekannya. Sementara seorang berjas rapi dengan wajah tampan menenteng segelas kopi yang baru saja dia ambil di meja pengambilan.

“Mau kubawa kasus ini ke jalur hukum? Aku bahkan memiliki bukti saat kau melecehkan gadis itu di ponselku.” Milly menepis tangan pria paruh itu dan menatapnya dengan gestur menantang.

“Brengsek!” Tanpa diduga, pria paruh baya itu menyerang Milly untuk merebut ponsel yang ada di genggamannya. Dorongan keras pada badan Milly membuat gadis itu terjatuh, tapi masih dengan mempertahankan ponselnya untuk tidak direbut oleh pria paruh baya itu.

“Hah! Kau benar-benar membuat kesabaranku habis, Pak Tua!” seru Milly emosi.

Milly berdiri dengan menggeram kesal. Dia sudah bersiap untuk membalas serangan pria paruh baya itu saat beberapa orang mencoba untuk menghentikannya.

“Lepaskan! Aku harus memberi pelajaran pada orang yang tidak memiliki etika dan sopan santun seperti orang itu!” sentak Milly. “Panggilkan polisi! Dia harus mempertanggung jawabkan perbuatannya pada waitress tadi!”

Mendengar kata polisi, pria paruh baya itu segera meraih tas kerjanya dan berlalu cepat, melewati Milly yang masih dipegangi oleh beberapa pengunjung. “Lepaskan!”

“Maaf, Nona. Biarkan saja dia pergi, kau akan terkena masalah jika terus menantangnya,” ucap waitress yang dibela oleh Milly.

Milly memandang waitress itu, menghampirinya. “Kau baik-baik saja, kan? Tidak ada hal lain yang dilakukan oleh pria itu padamu, kan?”

Waitress itu menggeleng, tersenyum dengan wajahnya yang masih merona merah. “Aku sungguh tidak apa-apa. Biar bagaimanapun, aku salah karena menumpahkan kopi pada sepatunya.”

“Tidak! Kau tidak salah! Pria itu yang memang brengsek.” Milly menghela napasnya lagi. “Aku benar-benar ingin menghajarnya!”

Kerumunan pengunjung telah bubar. Menyisakan Milly dan waitress tadi.

“Terima kasih karena telah membelaku, Nona. Aku … sungguh menyesal karenaku, kau menjadi terkena masalah juga.” Waitress itu menunduk, dia benar-benar merasa tidak enak pada Milly.

Milly tersenyum, mengusap pundak waitress itu. “Jangan merasa begitu. Aku memang tipe orang yang suka mendatangi masalah. Lain kali, hubungi aku kalau ada yang melecehkanmu lagi. Aku akan membelamu dan menghajar para laki-laki brengsek yang menggodamu, ok?” Milly menuliskan nomornya di atas tisu, kemudian menyerahkannya pada waitress itu.

“Terima kasih, Nona…”

“Milly, panggil saja aku Milly.” Mata Milly melirik ke jam tangannya. “Astaga! Aku sudah terlambat! Maaf, aku harus pergi!”

Milly berlari menuju meja pengambilan pesanan, kemudian menyambar gelas latte-nya yang mulai dingin dan kembali berlari menuju pintu keluar. Sebelum benar-benar pergi, dia kembali menolehkan kepalanya pada waitress tadi.

“Ingat ya, hubungi aku kalau ada masalah, bye!” ucap Milly sambil berlari—tetapi tanpa disadari ada pria tampan berdiri tegak sedang memegang kopi, menatap pertengkaran antara Milly dan pria paruh baya itu.

“Aku seperti pernah melihat gadis liar itu,” ucap pria tampan itu sambil menyesap kopinya.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Asmara Setelah Pernikahan Paksa
Asmara Setelah Pernikahan Paksa
Dalam novel Asmara Setelah Pernikahan Paksa, Fei Livi terikat janji demi melunasi hutang ibu tirinya. Di genre romance modern ini, ia harus melahirkan anak sebelum pergi. Menghadapi suami yang belum move on, mampukah ia bertahan? Baca romance stories ini di platform web novel kami.
Bangkitnya Istri yang Terbuang
Bangkitnya Istri yang Terbuang
Dalam Bangkitnya Istri yang Terbuang, Dian diusir suaminya saat hamil tua demi wanita lain. Kisah romance modern ini mengikuti perjuangannya bertahan hidup dan menata nasib. Baca web novel penuh drama ini untuk melihat bagaimana pengkhianatan menjadi awal kebangkitan yang tak terduga.
CEO 1 Miliar Won
CEO 1 Miliar Won
Dalam CEO 1 Miliar Won, Kim Liu terpaksa menikahi Jung Jisung, CEO TJ Group yang menyimpan trauma masa kecil, demi memenuhi wasiat terakhir ibunya. Di tengah konflik mertua dan rahasia identitas, romance modern ini menguji ketulusan mereka. Baca billionaire romance novels ini sekarang.
Ketagihan Menjadi Penguntit
Ketagihan Menjadi Penguntit
Dalam novel romantis misteri Ketagihan Menjadi Penguntit, seorang wanita menyadari dirinya diawasi pria asing di kendaraan umum. Langkah demi langkah, ia justru terjebak masuk ke dalam perangkap misterius. Baca novel online gratis ini untuk mengungkap kelanjutan kisahnya.
Lure Young Master Wolf
Lure Young Master Wolf
Terjebak konspirasi, ia masuk ke pelukan Bei Minghan dalam Lure Young Master Wolf. Sebagai keturunan misterius keluarga Beiming, sang werewolf yang dikenal kejam ini hanya setia pada satu pasangan. Baca werewolf romance novels ini untuk mengikuti kisah pengabdian dan cinta di web novel modern.
The Queen is My Love
The Queen is My Love
Dalam The Queen is My Love, Putri Vienza terjebak antara takdir kerajaan Wieldburg dan cintanya pada Ghafur. Menghadapi Pangeran Akhtar dalam genre romance fantasy lgbt ini, ia harus memilih antara kebohongan atau kebenaran. Simak kisah fiction fantasy romance books ini di webnovel.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

1001 Cara Menggoda Bosku
1001 Cara Menggoda Bosku
Demi menyelamatkan nyawa adiknya, Emma setuju untuk menggoda Ethan, seorang CEO miliarder, untuk merusak reputasinya. Tapi saat Emma semakin terlibat dalam dunia bisnis, semakin dia jatuh hati pada Ethan, sasaran yang harus dihancurkannya. Kini Emma dihadapkan pada dua pilihan: menyelamatkan nyawa satu-satunya adik yang dicintainya atau menyelamatkan Ethan, pria yang dicintainya dan telah banyak menolongnya yang mungkin menjadi solusi dari segala permasalahan hidupnya.
72 Jam Menghancurkan Mantanku
72 Jam Menghancurkan Mantanku
Semua orang iri pada pernikahan Amelia dengan Matthew, pewaris yang berkuasa. Namun, di hari ulang tahun pernikahan mereka yang ketiga, Matthew membawa pulang cinta pertamanya dan dengan dingin menuntut cerai, mengusir Amelia tanpa memberikan apa pun. Dia bahkan mengancam akan menghancurkan keluarga Amelia jika dia berani bicara. Tanpa melawan, Amelia menuruti semuanya. Tepat saat Matthew sedang bermesraan dengan kekasih lamanya, Amelia meluncurkan lelang langsung yang membongkar rahasia-rahasia Matthew. Setelah tiga putaran, jumlah penontonnya menembus 100 juta, dan saham perusahaan Matthew pun anjlok. Matthew dan keluarganya berlutut, memohon dengan putus asa agar dia berhenti, tapi Amelia hanya tersenyum ke arah kamera. "Sekarang, giliran barang yang terakhir."
Cari Istri ke Zaman Kuno
Cari Istri ke Zaman Kuno
Sony, seorang ahli teknik, terlempar ke dunia paralel di Desa Karang, Wilayah Awan, di bawah kekuasaan Dinasti Agung. Ia bereinkarnasi menjadi seorang pengrajin dari kasta rendah yang bahkan tidak memiliki nama. Pada usia 27 tahun, ia masih lajang dan menurut hukum Dinasti Agung, hukuman untuknya adalah pancung. Namun, begitu tiba, pemerintah setempat justru memberikannya seorang istri! Dengan memanfaatkan pengetahuan teknologi modern dan pola pikirnya, ia bangkit dan akhirnya terungkap bahwa ia sebenarnya adalah sang Kaisar yang hilang. Namun, karena lebih mencintai kebebasan, ia menyerahkan tahta kepada adik perempuannya dan memilih pergi bersama keempat istrinya yang sedang hamil untuk hidup bahagia dan merdeka di tempat yang jauh.
Dari Bayi, Jadi Kekasih
Dari Bayi, Jadi Kekasih
Setelah kabur dari si genit yang mau beli keperawanannya, Julia mencium seorang asing tak dikenalnya. Di sisi lain, Stephen adalah seorang miliuner yang alergi pada wanita. Bertahun-tahun setelah hubungan satu malam mereka, Julia kembali dengan anaknya. Tapi dia tidak tahu bahwa Stephen selalu mencarinya selama ini, mencari satu-satunya wanita yang bisa dia dekati tanpa merasakan alergi, dan tentu saja beserta anaknya.
Cinta Satu-Satunya
Cinta Satu-Satunya
Lila yang dipaksa bekerja di kasino dan bermain curang oleh ibunya akhirnya bertemu dengan pria yang menyelamatkannya, Leo. Lila yang tahu dirinya bukan anak kandung dan hamil anak Leo memutuskan untuk menerima tawaran Leo dan menikah kontrak dengannya. Leo yang tulus mencintai Lila berusaha mendapatkan hatinya. Ia memperlakukannya dengan baik dan juga membantu mencari orang tua kandung Lila yang selama ini ia curigai adalah temannya sendiri, sang taipan terkaya. Namun usaha Leo nggak mudah karena Kesia, anak adopsi Ken menganggap Lila sebagai saingannya yang merebut pria yang dicintainya dan juga ayah kaya raya yang sayang padanya.
Penagih Utang dan Anak Beruntung
Penagih Utang dan Anak Beruntung
Adila Loren mengalami gangguan mental setelah demam tinggi di usia 3 tahun saat menyelamatkan adiknya. Empat tahun kemudian, orang tua dan adiknya kabur karena utang, meninggalkannya sendirian. Ivan Cody, penagih utang, menemui Adila dan membawanya pulang setelah Adila menemukan cincin emas. Namun, ibu dan adik Ivan tidak suka padanya. Ivan menyelamatkan Adila dari tukang barang bekas dan memutuskan hubungan dengan keluarganya, membentuk keluarga baru yang saling mendukung.