Logo
Lidah Menantu
Lidah Menantu

Lidah Menantu

70 Bab
Tamat
Dalam novel Lidah Menantu, Mak Esah menghadapi konflik tajam dengan menantunya yang menyimpan misteri besar. Kisah modern novel ini mengungkap rahasia gelap di balik sikap kasar sang menantu. Ikuti ketegangan penuh teka-teki saat kebenaran mulai terkuak di web novel penuh intrik ini.
Bab 1 dari Lidah Menantu

"Mak … Mak, di mana?" Kudengar suara Dini, menantuku memanggil.

"Di belakang, Din," sahutku. Kulanjutkan pekerjaan membilas baju.

"Mak, kenapa, di tudung belum ada lauk? Dini laper!" tanya Dini ketus.

Aku menoleh kepadanya. Dini sudah berdiri di ambang pintu tempat cucian.

"Mak, belum masak! Baju kemarin numpuk, makanya, Mak nyuci dulu," jelasku.

"Tapi, ini udah jam sepuluh, Mak! Mak, kan tau kalau jam segitu, Dini makan lagi! Nyucinya tinggal aja, Mak masak dulu, gih!" perintah Dini padaku.

"Ta— tapi ini nanggung, Din."

"Udah, Mak cepet masaknya! Dini gak mau tau, jam sebelas udah mateng, udah laper!"

Dini beranjak dari tempatnya berdiri, meninggalkanku yang masih berjibaku dengan cucian. Kugelengkan kepala melihat perlakuan menantuku itu. Kulanjutkan membilas baju yang tinggal sedikit. Jadi, nanti tinggal menjemur saja.

***

"Din, itu lauknya sudah mateng," panggilku. Kuketuk pintu kamarnya.

Pintu terbuka. Terlihat wajah Dini yang kusam, dengan rambut acak-acakan. Pasti dia ketiduran lagi.

"Sudah selesai masaknya?" tanya Dini lagi sambil menguncir rambutnya yang berantakan.

"Su— sudah. Mak dah tarok di atas meja, lauk sama sayurnya," jawabku.

"Ya, sudah. Dini mau mandi dulu, gerah!" ucap Dini sembari langsung menutup kembali pintu kamarnya.

Aku hanya bisa mengelus dada, menghadapi tingkah Dini.

Aku, Esah. Biasa dipanggil Mak Esah. Usiaku sudah memasuki kepala enam dan aku seorang janda. Dini, menikah dengan Imron, anak sulungku.

Mereka menikah sudah hampir setahun, namun belum dikaruniai anak. Sedangkan anak keduaku, Wita, sudah menikah terlebih dahulu sebelum Imron dan memiliki sepasang anak. Wita tinggal tak jauh dari rumahku, sekitar 20 menit dengan mengendarai motor.

Awalnya, aku sangat bahagia menerima kepindahan mereka. Kulayani Dini, menantuku itu, seperti anakku sendiri. Berharap, dia akan menyayangiku seperti ibunya sendiri. Namun, ibarat kata, jauh panggang dari api, jauh pula harapanku. Dini sepertinya, tidak menganggap aku sebagai mertua. Apalagi, setelah dia tahu, bahwa selama ini, kebutuhan hidupku, masih bergantung pada Imron.

"Assalamu'alaikum." Terdengar suara dari luar. Aku menuju ke depan, untuk melihat siapa yang datang.

"Wa'alaikumsalam," jawabku. Ternyata, Wita yang datang.

"Kenapa, dak langsung masuk, Nduk? Biasanya, kan gitu?" tanyaku pada Wita.

"Itu dulu, Mak, sekarang beda. Ntar, Wita diprotes lagi!" Bibir Wita manyun, matanya melirik ke dalam.

Aku langsung mengerti apa maksud Wita.

"Zidan sama Zakia, gak diajak?" tanyaku lagi.

"Ntar kalau sering diajak kesini, habisin duit Mak!

Jadi, Wita gak mau nyusahin!"

"Kok, ngomong gitu toh, Nduk?" tanyaku lagi.

Wita hanya tersenyum tipis. Lalu menyodorkan rantang kepadaku.

"Weslah, Mak. Ini, Wita bawain kesukaan Mak, urap. Tadi habis panen sayur di belakang, hasilnya lumayan, jadi, tak bikinin urap," tutur Wita.

"Alhamdulillah, makasih, ya, Wit. Dah lama mak dak makan urap." Aku tersenyum memandang Wita.

"Kesini, cuman bawak urap doang! Pulang dari sini, lebih dari urap yang dibawa!" Tiba-tiba Dini muncul dihadapanku dan Wita.

Aku mengernyitkan kening tanda tak mengerti, apa maksud ucapan Dini. Kulihat, Wita merengut. Apa, Dini barusan menyindir Wita.

"Maksud kamu apa?" tanya Wita dengan nada ketus.

"Gak ada maksud apa-apa, sadar diri aja! Kalau kesini buat nyusahin, mending gak usah kesini!" Dini tersenyum sinis.

Wita menatap tajam iparnya itu. Terlihat dari wajahnya, Wita menahan kesal. Dia menarik napas dan memejamkan mata menahan emosinya.

"Mak, Wita pulang dulu, ya! Ada penganggu di sini, jadi, Wita gak bisa lama-lama," pamit Wita akhirnya.

"Eh, iya, Wit. Hati-hati, Nduk! Salam sama Bagas dan cucu-cucu mak."

Wita mengangguk dan segera berlalu. Kulihat Dini mencebikkan mulutnya. Tak lama dia beranjak ke dalam. Kususul Wita kedepan yang lagi menaiki motornya.

"Nduk, yang sabar, ya!" ucapku memohon. Kuelus punggungnya berharap emosi Wita sedikit berkurang.

"Kalau gak mikir, dia itu istrinya mas Imron, sudah Wita ajak begulat, Mak! ucap Wita ketus.

"Sudah … sudah, sabar, Nduk! Gak baik, kek gitu!

"Ini masih sabar, Mak! Nanti, kalau sudah habis batasnya, Wita lawan beneran, tu orang! Udah dari kemarin-kemarin nyindir terus! Makanya, Wita jarang ke sini. Ini, kalau gak mas Bagas, yang maksa dan ingetin Wita, supaya ngeliat Mak, males banget kesini!" ucap Wita dengan penuh emosi.

Aku tercenung. Ternyata ini alasannya, kenapa Wita sekarang jarang ke rumahku.

"Ya, sudah! Biarkan saja, mudah-mudahan, Dini cepat sadar, berdoa saja!" ucapku lagi.

"Orang kek gitu, susah sadarnya, Mak!" timpal Wita.

"Kita cuma bisa berdoa saja, Nduk. Allah Maha Mengetahui segalanya," ucapku.

"Ya, sudahlah, Mak! Wita pulang dulu! Mak jangan capek-capek, ya! Wita berpamitan seraya mencium punggung tanganku.

" Iya, Nduk. Doakan, mak sehat selalu ya!" pintaku.

Wita mengangguk dan segera menghidupkan motornya. Tak lama dia pun berlalu.

Aku pun heran dengan sikap Dini, yang berubah drastis. Waktu Imron memperkenalkanku pada Dini, anak itu terlihat santun dan baik. Makanya, aku menyetujui pernikahan Imron dan Dini.

Mak … kesini, Mak!" Terdengar suara Dini memanggil dari arah dapur. Aku segera masuk dan menuju dapur.

"Ada apa, Din?" tanyaku sambil duduk di kursi makan. Kulihat, Dini sedang menghadap piring berisi nasi dan lauk, yang kumasak tadi.

"Sore nanti, mas Imron pulang." ucap Dini sambil mengunyah.

"Alhamdulillah," jawabku.

Imron, anak sulungku memang jarang di rumah. Pekerjaannya, sebagai sales luar kota, mengharuskan dia sering bepergian. Terkadang untuk order barang, menagih sekaligus mengantarkan barang pesanan pelanggan. Dalam seminggu, hanya dua hari di rumah.

"Nanti, kalau mas Imron nanya, siapa yang masak dan beberes rumah, seperti biasa, Mak bilang, Dini yang urus semuanya! Mak, jangan pernah ngomong macam-macam sama mas Imron! Mak, gak mau, kan kami bertengkar gara-gara, Mak?" ancam Dini

Aku menghela napas. Berbohong lagi untuk kesekian kali. Kapankah menantuku ini akan sadar.

"Mak!" panggil Dini lagi. "Mak denger, gak? Terlihat wajah kesalnya menatapku.

" Iya, mak denger dan mak paham. Dak perlu kamu ingatkan lagi. Llagipula selama ini, emang selalu begitu, kan?" sindirku.

"Baguslah, kalau Mak sudah paham!" sungut Dini.

Untuk kedua kalinya, kuhela napas. Dosa apa aku, dapat menantu seperti ini. Pandai berpura-pura. Apakah karena kepandaiannya ini, anakku Imron, terlena, hingga mati-matian ingin menikahinya.

"Ya, sudah, Dini mau lanjutin makan lagi, Mak ke depan aja lagi!" usir Dini.

Aku bangkit dari duduk, menuju kamarku. Badanku terasa letih sekali. Belum lagi, penyakit rematik yang kuderita, sering membuatku kesakitan. Ditambah, semua pekerjaan, aku yang menyelesaikan.

Tiba-tiba, teringat aku akan urap pemberian Wita tadi. Gegas aku keluar kamar. Perut pun sudah terasa keroncongan. Aku menuju ke meja tamu, tempat urap tadi kuletakkan. Namun, rantang berisi urap tadi tidak ada.

Aku menuju ke dapur, barangkali aku salah tarok.

"Ya, Allah, Din!!! Apa yang kamu lakukan?" pekikku.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

BERKAH SECANTING BERAS
BERKAH SECANTING BERAS
Dalam romance novel BERKAH SECANTING BERAS, Mira berjuang melewati rintangan ekonomi demi menolong Abah Karjo yang sebatang kara. Ikuti kisah modern novel ini tentang ketulusan dan pengorbanan di tengah keterbatasan. Baca selengkapnya di platform web novel kami.
CRAZY RICH MENIKAHI GADIS POLOS
CRAZY RICH MENIKAHI GADIS POLOS
Dalam novel CRAZY RICH MENIKAHI GADIS POLOS, Havva harus menikah dengan miliarder Irlan demi pengobatan ibunya. Menjadi istri kedua di tengah ancaman Bilqis yang sinis, ia berjuang bertahan hidup. Baca romance novel ini sebagai pilihan fiction books terbaik di platform online novel kami.
KANG CENDOL TERNYATA MILIARDER
KANG CENDOL TERNYATA MILIARDER
Dalam novel romance KANG CENDOL TERNYATA MILIARDER, Irpan menyamar sebagai penjual minuman demi menutupi identitas aslinya. Pertemuan tak terduga dengan Putri menguji rahasia besar sang konglomerat. Simak kisah billionaire romance books ini di platform read novels online pilihan Anda.
Lawyer With Benefit
Lawyer With Benefit
Dalam romance novel Lawyer With Benefit, Adara berjuang merebut kembali aset ayahnya dari ibu tirinya yang licik. Bersama Deva, pengacara hebat di modern novel ini, Adara terjebak hubungan rahasia demi menuntaskan dendam dan melindungi warisannya sebelum semua terlambat.
Menghidupkan Kembali Cinta yang Hilang
Menghidupkan Kembali Cinta yang Hilang
Dalam Menghidupkan Kembali Cinta yang Hilang, Regina bangkit dari pengkhianatan Malvin demi masa depan baru. Setelah dicampakkan demi cinta pertama, ia sukses menjadi wanita mandiri. Kini sang billionaire memohon ia kembali. Baca romance novel ini di antara daftar fiction books terbaik.
Pernah Membenci dan Mencintaimu
Pernah Membenci dan Mencintaimu
Novel romantis Pernah Membenci dan Mencintaimu mengisahkan Jessica yang kembali ke masa lalu saat gempa bumi terjadi. Enggan mengulangi kematian tragis akibat kekejaman suaminya yang terobsesi pada mendiang cinta pertamanya, ia bertekad melindungi bayinya sendiri. Baca Novel Web seru ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Perang Seorang Ibu
Perang Seorang Ibu
Eva dengan sengaja hidup sederhana agar putrinya, Kathy, dapat tumbuh layaknya anak biasa. Namun, Kathy justru menjadi korban perundungan di sekolah karena dianggap berasal dari keluarga tak mampu. Situasi makin rumit ketika Kay, ibu salah satu murid, mengaku sebagai istri CEO dengan mencuri identitas Eva, lalu menghasut orang tua dan guru untuk terus menyakiti Kathy. Sampai akhirnya Eva tak lagi bisa diam. Dengan segala kekuatan dan pengaruhnya sebagai istri CEO sejati, dia memberikan balasan setimpal kepada para pelaku. Saat Kay menyadari kesalahannya, segalanya sudah terlambat, dan dia harus menanggung konsekuensi atas perbuatannya. Melalui pengalaman pahit ini, Kathy tidak hanya menemukan kekaguman baru pada ibunya, tetapi juga belajar arti ketangguhan dan cara membela diri.
Siaran Langsung Perselingkuhan
Siaran Langsung Perselingkuhan
Setelah mengetahui bahwa istrinya, yang terlalu berdedikasi untuk menghidupi saudara laki-lakinya dengan mengorbankan keluarga mereka sendiri, telah tidak setia, pria itu berpura-pura hilang dan memulai siaran langsung publik untuk mencarinya. Segera, seluruh kota menyadari perselingkuhan wanita itu.
Dari Bidak ke Predator
Dari Bidak ke Predator
Kbar Suryono adalah anak haram Richard Yudhistira yang tidak diakui. Untuk mendapatkan biaya operasi bagi ibunya yang menderita penyakit kritis, Akbar menerima tugas yang diajukan Richard dan nekat menembus sarang bahaya. Tanpa dia ketahui, semua ini hanyalah bagian dari rencana Richard. Akbar hanyalah bidak yang bisa dibuang.
Permainan Mematikan
Permainan Mematikan
Penyanyi rintisan Matt Lipsey kehilangan penglihatannya tiga tahun lalu usai menyelamatkan pacarnya, Sapphire Steele, dari kebakaran. Ditipu oleh Sapphire dan saudarinya, Ruth, dia dipaksa menjadi penyanyi pengganti untuk Neal Arnold yang berjanji membantunya merintis karier, tetapi akhirnya mengkhianatinya. Tragisnya, Matt meninggal akibat pengkhianatan mereka. Terlahir kembali, Matt bertekad tidak akan dimanfaatkan lagi, menempuh jalan balas dendam sambil meraih ketenaran.
Kotak Misteri Cinta
Kotak Misteri Cinta
Untuk menyelidiki calon pasangan perjodohannya, putri konglomerat Elina menyamar sebagai mahasiswa miskin. Tanpa diduga, tunangannya Dion menjadikannya target permainan kotak misteri cinta.Elina berpura-pura terjebak sambil diam-diam mengumpulkan bukti. Saat batas waktu sebulan tiba dan mereka menunggu dia dipermalukan, Elina justru mengungkap identitasnya sebagai satu-satunya pewaris Grup Tano dan membalik para pemburu menjadi mangsa.
[Versi Dub] Uang, Senjata, dan Natal yang Tak Terlupakan
[Versi Dub] Uang, Senjata, dan Natal yang Tak Terlupakan
CEO dari grup industri-militer paling berkuasa di dunia disangka sebagai seorang penjual miskin yang hanya berpenghasilan rendah. Tanpa diduga, dia pun menikah kontrak dengan dengan bos sebuah perusahaan. Sang bos menemani istrinya ke kampung halamannya untuk makan malam Natal, di mana dia terus-menerus direndahkan oleh kerabat istrinya dan diejek. Sang bos pun membuktikan kekuatan dan statusnya, akhirnya menemukan cinta sejati dengan istrinya.