Logo
Kepingan Hati
Kepingan Hati

Kepingan Hati

50 Bab
Tamat
Dalam novel Kepingan Hati, Rafa bertekad menaklukkan hati gurunya, Khafa, meski terhalang status. Takdir membawa mereka ke pernikahan tak terduga dalam romance stories ini. Sebagai modern novel yang emosional, perjuangan Rafa membuktikan cinta sejatinya baru saja dimulai.
Bab 1 dari Kepingan Hati

Pesta pernikahan antara Khafa Aseanda Zayn dan Fathan Shaquille akan diselenggarakan di kediaman mempelai perempuan. Rumah Khafa telah dihias dengan indah, menciptakan suasana yang benar-benar berbeda. Tidak hanya dekorasinya yang menarik perhatian, tetapi beragam hidangan prasmanan juga mengundang selera.

Meski begitu, di balik gemerlapnya acara, Khafa yang sudah menyelesaikan persiapannya sejak lima belas menit yang lalu tampak gelisah karena Fathan belum menunjukkan tanda-tanda kehadiran. Melza, ibu Khafa, juga merasakan kegelisahan yang sama karena tidak dapat menghubungi pihak keluarga mempelai lelaki.

"Ke mana Fathan, Fa?" tanya Melza dengan ekspresi kesal.

"Khafa juga tidak tahu, Bu," ucap Khafa gelisah.

"Tamu sudah mulai berdatangan, Khafa, tapi sampai detik ini Fathan beserta keluarganya belum memberikan kabar."

Khafa yang mendengar itu semakin cemas. Bahkan, perempuan itu mulai merenungkan hal-hal negatif tentang calon suami dan keluarganya.

"Semoga Bang Fathan dan keluarganya terhindar dari kejadian buruk," batin Khafa dengan penuh harap.

Tak lama, pintu ruangan itu terbuka, memperlihatkan Khafi dan Zayno bersama orang tua Fathan. Dua perempuan itu merasa lega melihat kedatangan mereka.

"Apa akad segera mulai? Tapi, kenapa Bapak malah di sini?"

"Apakah ada sesuatu yang kurang, Pak?" tanya Melza lagi.

Zayno mendapat pertanyaan itu dan hanya memilih untuk tetap diam. Ia bingung menentukan jawaban karena yang hadir hanya Gizka dan Rizky, tanpa kehadiran Fathan.

"Maafkan kami, Melza. Fathan tidak dapat hadir," ucap Gizka, ibu Fathan.

"Maksudmu apa, Gizka? Jika ingin menikah, tentu harus ada mempelai lelaki!"

"Tante bicara dengan jelas!" seru Khafi.

Gizka tidak sanggup bicara lagi karena wanita itu telah menangis, sehingga Rizky mengambil inisiatif untuk berbicara, sambil menatap keluarga tersebut dengan rasa penyesalan.

"Mohon maaf, Fathan tidak dapat menikahi Khafa karena ia telah pergi bersama Vayka, yang saat ini sedang mengandung anak mereka," ujar Rizky dengan berat hati pada akhir kalimat.

Khafa yang mendengar berita itu, menangis sambil menggeleng kuat. Ia tidak dapat mempercayai perkataan Rizky dan yakin bahwa Fathan tetap setia kepadanya.

"Om, jangan bohong!"

"Maafin, Om dan Tante, Khafa. Semua ini terjadi di luar dugaan kami."

"Sialan kalian!" teriak Melza.

"Bagaimana mungkin Fathan kabur saat pernikahan tinggal sebentar lagi? Kalian membuat kami merasa malu!"

Melza berteriak, membuat Gizka mendekatinya sembari mengucapkan permintaan maaf.

"Maaf tidak akan merubah segalanya, Gizka!" geram Melza.

"Kalian sungguh tidak punya hati," ujar Zayno, mata tajamnya menatap mereka.

"Tidak hanya putriku yang merasakan sakit, tetapi kami juga turut merasakannya. Gimana tanggapan orang-orang terhadap batalnya pernikahan ini?" Melza menatap keduanya dengan sinis.

"Kami mohon maaf."

Zayno melangkah maju dan tiba-tiba menghantam Rizky, membuat Gizka terkejut dengan insiden yang tiba-tiba terjadi.

"Zayno, tolong jangan pukul suamiku lagi!" seru Gizka tegas setelah Zayno menghantam pipi Rizky dua kali.

"Sakit itu tidak sebanding dengan rasa sakit yang kami rasakan!" ujar Zayno dengan pandangan tajam.

"Tidak apa, Zayno. Jika kamu ingin memukulku lagi, aku ikhlas. Ini adalah konsekuensi yang harus kuterima," kata Rizky sambil merangkul istrinya.

Zayno tak melanjutkan kekerasan, malah mengusap kasar wajah Rizky sambil menghela nafas panjang.

"Om, Tante, tunjukkan di mana Fathan berada!"

"Kami benar-benar tidak mengetahui keberadaan Fathan, Khafi," jawab Rizky.

"Orang tua seperti apa kalian yang tidak mengetahui keberadaan putranya saat akan menikah, sialan!" seru Zayno dengan kesal.

"Ya, kami mengakui kesalahan kami sebagai orang tua."

"Kalian harus bertanggungjawab menjelaskan ini semua dengan para tamu undangan! Jelaskan ke mereka kalau anak kalian yang salah," ucap Melza.

"Kami akan bertanggung jawab atas tindakan anak kami, Melza," ucap Gizka dengan rasa bersalah.

"Tentu, karena pihak kami yang mengalami kerugian.

Khafa terdiam, tak mampu lagi mengucapkan sepatah kata. Fakta itu seolah mematikan setiap rangsang di syarafnya. Rasa sakit hati dan malu menyelubungi Khafa serentak, merusak tidak hanya harga dirinya, melainkan juga kehormatan keluarganya. Ia seakan tuli terhadap kegaduhan di sekitarnya.

"Bang, kenapa kamu tega sama Khafa?" Khafa menangis tersedu-sedu, menyembunyikan wajah di antara kedua lututnya.

"Sebenarnya, aku berharap hari ini menjadi momen penuh kebahagiaan saat aku resmi menjadi istri dari lelaki yang kucintai."

"Namun, takdir tidak mengijinkan kami bersama, tapi mengapa takdir memisahkan kami dengan cara yang begitu menyakitkan?"

Pikiran Khafa semakin terombang-ambing, dan hatinya terasa begitu terpukul. Rasanya, Khafa ingin menjauh dari dunia ini karena tak mampu lagi bertemu dengan orang-orang di masa depan.

"Sakit ...."

Khafa tak yakin sejak kapan kamarnya hanya dihuni oleh dirinya dan Khafi. Bahkan kedua orangtuanya dan orangtua Fathan sudah tiada. Pandangan terluka dari Khafa membuat Khafi merasakan kepedihan yang mendalam.

"Apakah harus begini, Fi? Dia telah berjanji bikin gue bahagia, tapi kenyataannya dia malah ninggalin luka yang begitu mendalam."

"Gue hancur, Fi. Gue gagal nikah. Apa yang salah sama gue sampai dia pergi dengan wanita lain? Jika dia tidak mencintai gue, seharusnya nggak begini caranya. Ini sungguh menyakitkan, Fi," ujar Khafa.

Dengan berlinang air mata, Khafi memeluk erat tubuh saudari kembarnya.

"Gue salah apa sama dia, Fi? Kenapa dia tega menyakiti sekaligus merendahkan gue dan keluarga kita."

"Khafa, tenang ...."

"Gue nggak bisa tenang, Fi. Gue udah membuat ibu sama bapak merasa malu."

Khafi menangkup kedua wajah Khafa. Tak lupa, ia mengusap air mata Khafa yang tak kunjung berhenti mengalir sejak tadi.

"Lo nggak salah yang salah Fathan, Fa."

"Fi, rasanya sakit banget. Sebelumnya, gue belum pernah ngerasain sakit sehebat ini. Rasanya, dunia gue hancur," ungkap Khafa sambil terisak-isak.

Khafi tidak merespons kata-kata Khafa. Ia hanya mengelus bahu Khafa dengan lembut, ingin memberikan ketenangan.

"Apa yang kurang dari gue, Fi?" Khafa bertanya sembari menatap Khafi.

"Enggak ada yang kurang dari lo, Khafa. Cuma laki-laki brengsek itu yang nggak bersyukur."

"Sakit banget, Khafi," lirihnya.

"Gue tahu apa yang lo rasain sekarang, Fa. Kita hadapi bareng-bareng, ya."

"Jangan tinggalin gue, Fi."

"Gue nggak bakalan ninggalin lo, Fa," ucap Khafi sambil kembali memeluk Khafa.

Khafi berusaha menenangkan Khafa sambil meredam amarah di dalam hatinya yang membara, ingin mencari Fathan dan memberikan pelajaran pada lelaki yang telah menyakiti hati sang kakak. Khafi, yang selalu membahagiakan Khafa, tentu merasa tidak tahan melihat perempuan yang selalu ia sayangi dan jaga mengalami luka begitu mendalam seperti ini.

"Gue bakalan buat lo bahagia, Fa. Jangan nangis lagi, itu menyakiti hati gue," tutur Khafi.

Malam itu, Khafa dan Khafi merangkul satu sama lain di tengah malam yang sunyi. Meskipun luka yang dalam masih terasa, namun setidaknya, Khafi berhasil menenangkan hati Khafa dengan janjinya untuk terus bersama perempuan itu.

Perjalanan menuju kesembuhan tidaklah mudah. Bersama-sama, mereka melalui hari-hari yang sulit dan berbagi beban kesedihan. Namun, seiring waktu, Khafa mulai melihat cahaya di ujung terowongan. Khafi, saudara kembarnya, tetap menjadi pendukung yang teguh, menunjukkan bahwa cinta sejati bukanlah tentang kesempurnaan, melainkan tentang kekuatan untuk saling mendukung dalam keadaan baik maupun buruk.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Bukan Pernikahan Impian
Bukan Pernikahan Impian
Dalam Bukan Pernikahan Impian, Zaura terikat pernikahan tanpa cinta dengan Ezar yang keras kepala akibat tragedi tak terduga. Kisah romance novel ini menguji komitmen mereka di tengah perbedaan sifat yang tajam. Baca buku online ini untuk melihat apakah kebersamaan atau perpisahan yang menanti.
DIARY_LIANA
DIARY_LIANA
Dalam DIARY_LIANA, Liana Salsabila berjuang bangkit dari trauma pengkhianatan kekasih dan kehilangan rahimnya. Sebagai mahasiswi cerdas di genre romance modern ini, ia harus menghadapi konsekuensi rahasia besarnya di hadapan keluarga billionaire miliknya. Baca kisah lengkapnya di web novel ini.
Gadis Imigran
Gadis Imigran
Dalam Gadis Imigran, Iris Barcova terjebak dunia mafia demi biaya pengobatan ayahnya. Ia terpaksa menerima pernikahan kontrak dari pria berbahaya di romance novel ini. Di antara pengabdian keluarga dan pilihan cinta dokter setia, Iris harus bertahan dari pengkhianatan yang mengancamnya.
Kariermu Ada di Tanganku
Kariermu Ada di Tanganku
Dalam Kariermu Ada di Tanganku, Naya membalas pengkhianatan suaminya, Rafael, yang diam-diam menikah lagi. Sebagai putri miliarder di modern novel ini, Naya menggunakan kekuasaannya untuk menghancurkan hidup pengkhianat. Baca romance novel penuh intrik ini di platform web novel.
Mati Rasa
Mati Rasa
Dalam novel Mati Rasa, Lona terjebak dalam duka setelah kehilangan Bara. Di tengah reruntuhan emosi, Aanand hadir mencoba menyelamatkannya. Akankah Lona bangkit atau terperangkap kegelapan? Simak kisah romance novel ini di platform web novel dengan narasi modern dan young adult yang mendalam.
Neraka dalam Pernikahanku
Neraka dalam Pernikahanku
Dalam Neraka dalam Pernikahanku, Diane terjebak pernikahan penuh trauma dengan Alexavier yang kejam. Di balik genre romance modern ini, ia harus bertahan dari obsesi gelap suaminya. Temukan kisah perjuangan batin yang mendalam saat membaca romance stories ini di platform web novel kami.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Versi suara dubbing] Perang Dingin Antara Kita
[Versi suara dubbing] Perang Dingin Antara Kita
Dia memiliki karir yang sukses dan seorang anak perempuan yang cantik, tetapi dia salah mengira suaminya sedang berselingkuh dengan sekretarisnya, sehingga mereka berada dalam perang dingin.
Istri Magang Pak Rio
Istri Magang Pak Rio
Orang palsu sepertimu berani menyombongkan diri dengan begitu arogan. Tunggu saja sampai aku menemukan buktinya; akan kupastikan kamu mendapatkan apa yang pantas kamu dapatkan!
Istri Beku, Hati Alfa Membara
Istri Beku, Hati Alfa Membara
Setelah mengetahui suami Alfa-nya berselingkuh, Safira rela mengorbankan diri dalam ritual pembekuan abadi. Ikatan jodoh mereka pun terputus, menyisakan penyesalan abadi di hati sang Alfa. Kini, demi menghidupkan kembali cinta sejatinya, sang Alfa harus menantang takdir beku yang ia ciptakan sendiri.
Legenda Tabib Agung
Legenda Tabib Agung
Ayu, putri asli keluarga Pradipta, dibesarkan salah keluarga, tunjukkan keahlian tabib, ungkap skandal Wiratama dan Ranisari, temukan pengkhianat, akhirnya bersatu dan menikah dengan Aditya.
Melayang Tanpa Sayap
Melayang Tanpa Sayap
Pemuda jenius, Evan, sebenarnya adalah tuan muda Keluarga Buana, karena tersesat 15 tahun yang lalu, dia dipungut oleh Keluarga Handika, dan dianiaya oleh tuan muda Keluarga Handika. Untungnya, keempat tante Evan adalah dewi perang, aktris terkenal, dokter ajaib, dan ratu bisnis. Setelah menemukan Evan, mereka memanjakannya dan mempermalukan tuan muda palsu!
Sehari Menjadi Guru
Sehari Menjadi Guru
Fedri yang dikhianati Rosa dipenuhi amarah dan tekad membalas dendam. Ia menerima Wanda sebagai murid, membuktikan dirinya memiliki vitalitas di dunia bela diri. Fedri menemukan kebusukan tersembunyi yang mengguncang segalanya. Dengan keberanian, ia menjalankan misi hingga akhirnya kebenaran terungkap dan penjahat sejati ditangkap.