Logo
Jejak Masa Lalu
Jejak Masa Lalu

Jejak Masa Lalu

71 Bab
Tamat
Dalam Jejak Masa Lalu, harmoni rumah tangga Nindi hancur saat Dika diam-diam merencanakan pernikahan dengan mantan kekasihnya. Kehadiran pria dari masa lalu Nindi kian memperumit konflik. Baca romance novel ini untuk melihat bagaimana pilihan sulit menguji kesetiaan dalam modern novel ini.
Bab 1 dari Jejak Masa Lalu

[Terima kasih untuk yang semalam. Aku senang sekali kamu mau meluangkan waktu untukku.]

Barisan kata yang tersusun rapi di layar ponsel, Dika baca cepat di dalam hati. Merasa tak perlu membalas, jari-jarinya menghapus pesan dari nomor tanpa nama, yang sebenarnya ia kenal betul siapa orangnya.

Laki-laki itu kemudian menjatuhkan tubuhnya ke atas ranjang dan menatap langit-langit kamarnya dengan pandangan menerawang. Tak ia pedulikan sama sekali matahari yang terus merangkak naik di luar sana.

Seandinya bisa, hari ini ia hanya ingin menghabiskan waktunya di atas tempat tidur. Tanpa perlu di sibukkan dengan pekerjaan, tekanan, ataupun tuntutan dari orang-orang di sekitarnya. Ia hanya ingin mengistirahatkan raga dan jiwanya yang tengah kelelahan.

"Sayang, kamu sudah bangun?"

Dika terlonjak kaget. Lamunannya buyar karena suara lembut dari wanita yang sekarang tengah berjalan ke arahnya.

Dia Nindi, wanita yang selama empat tahun ini membersamai Dika dalam biduk rumah tangga.

"Kenapa belum mandi? Ini sudah siang, lho," ujarnya lembut.

Aroma lembut lavender memenuhi indra penciuman Dika begitu Nindi mendudukkan diri di sebelah laki-laki itu. Wanita itu bahkan telah tampil cantik dengan make-up tipis dan baju terusan selutut yang seks. Sangat berbanding terbalik dengan Dika yang hanya memakai celana pendek dan masih bau liur.

"Dingin," rengek Dika, menjawab pertanyaan istrinya tadi.

Masih dengan posisi berbaring, tangan Dika bergerak melingkari pinggang istrinya. Kepalanya ia benamkan di perut wanita itu dan ia hirup dalam-dalam aroma tubuh Nindi yang selalu memanjakan indra penciumannya.

"Mau aku siapkan air hangat?" tawar Nindi. Telapak tangannya merapikan rambut tebal Dika yang berantakan karena baru bangun tidur.

Dika menggeleng, menolak tawaran istrinya. "Biarkan aku seperti ini sebentar saja," ucapnya dengan mata terpejam.

"Kamu pasti kelelahan, ya?" tanya Nindi khawatir.

Tadi malam, Dika sampai di rumah hampir jam dua belas, lebih lambat tiga jam dari waktu biasanya, dikarenakan harus lembur. Sudah pasti suaminya ini kelelahan.

"Iya." Dika menjawab seadanya. Ia memang kelelahan, baik fisik maupun batinnya.

"Ya sudah nanti kamu berangkat agak siangan saja. Kak Bimo pasti mengerti kalau kamu kelelahan karena lembur semalam."

"Hm."

Nindi tak lagi bersuara. Wanita itu tahu yang Dika butuhkah saat ini hanyalah ketenangan. Ia memilih mengusap-usap rambut Dika yang selalu menjadi favoritnya.

Sementara di dalam hati, Dika tengah merapalkan kata maaf berkali-kali untuk istrinya. Ia sungguh mencintai Nindi, tapi ia juga tak kusa menghindarkan istrinya dari hal yang mungkin nantinya akan menyakiti wanita itu.

Cukup lama mereka terdiam dan membiarkan waktu berlalu dalam keheningan yang menentramkan. Hingga beberapa menit berlalu, Dika memutuskan beranjak dari posisinya dan duduk dengan punggung bersandar pada kepala ranjang.

"Sudah lebih baik?" Nindi bertanya dengan senyum menghias bibir.

"Belum," jawab Dika datar.

Laki-laki itu menatap mata istrinya dalam. Rambut depan Nindi yang menjuntai ia raih dan diselipkannya ke belakang telinga. Sebuah kecupan manis laki-laki itu hadiahkan di dahi istrinya.

"Kamu cantik," puji Dika tulus. Telapak tanggangnya yang lebar membelai pipi sang istri yang tengah tersipu karena pujiannya. "Aku janji tidak akan menyakitimu," lanjutnya dengan nada sendu yang tak Nindi sadari.

Wajah Nindi memancarkan rona bahagia mendengar ucapan Dika.

"Iya, aku percaya," ujar Nindi. Wanita itu kemudian berdiri di sisi ranjang. "Ayo bangun, Sayang. Kamu harus mandi kalau tidak mau semakin terlambat."

Bukannya langsung berdiri, Dika justru mengulurkan tangannya malas-malasan ke arah Nindi, membuat dengusan halus keluar dari hidung wanita itu.

"Dasar manja," ejek Nindi yang hanya dibalas senyum tanpa dosa suaminya.

Meski begitu, Nindi tetap meraih tangan Dika dan membantu suaminya itu berdiri. Sebenarnya, ia tak pernah keberatan dengan sikap manja laki-laki itu. Nindi justru senang bisa menyaksikan sifat lain Dika yang tak pernah ditunjukkannya pada orang lain.

Sepasang suami istri itu keluar kamar, menuju kamar mandi, dengan Dika yang merangkul mesra bahu Nindi. Kamar mandi di rumah mereka memang hanya ada satu, bersebelahan dengan dapur. Sesekali candaan keluar dari mulut Dika dan ditanggapi Nindi dengan tawa pelannya.

"Sayang!" panggil Dika ketika telah sampai di ambang pintu kamar mandi.

Ruang makan yang juga merangkap sebagai dapur terletak bersebelahan dengan kamar mandi, membuat Nindi yang tengah menyiapkan sarapan dapat mendengar panggilan Dika dengan jelas.

Wanita itu menoleh dengan raut tanya.

"I love you!" Dika meneriakkan kata-katanya dan langsung masuk ke dalam kamar mandi serta menutup pintunya dengan meninggalkan suara debam yang keras.

Warna merah seketika merambati wajah Nindi. Ia terkejut sekaligus malu. Meski sudah empat tahun bersama, ia masih belum terbiasa dengan sikap manis suaminya.

Nindi menunduk salah tingkah. "I love you too," balas Nindi lirih, yang jelas tak mungkin didengar Dika. Ia tak mungkin berteriak seperti Dika dan berakhir menjadi tertawaan tetangga.

Dengan wajah berbinar, Nindi kembali melanjutkan pekerjaannya yang sempat terjeda.

Berlebihankah jika Nindi mengatakan ia jatuh cinta pada Dika setiap hari?

***

Setelah melepas kepergian Dika hingga depan pintu dan memastikan mobil laki-laki itu tak lagi terlihat, Nindi bergegas masuk ke rumah.

Baju terusan seksi yang tadi melekat di tubuh, ia ganti dengan kaos longgar berlengan pendek serta celana kain yang hanya mampu menutupi setengah pahanya.

Jujur saja, Nindi lebih nyaman mengenakan baju longgar dengan bentuk yang sederhana. Jika bukan karena Dika yang selalu menyuruhnya tampil feminin dan seksi, mana mau ia mengenakan semua pakaian yang mencetak bentuk tubuh dengan jelas itu.

Baginya baju-baju seksi itu hanya bentuk baktinya pada Dika. Ia hanya ingin suaminya senang karena kepuasan batinnya terpenuhi. Baju-baju longgarnya bisa ia kenakan ketika sendiri atau saat berhadapan dengan orang lain.

Selesai urusan baju, Nindi mengikat rambutnya tinggi-tinggi. Ini akan memudahkannya dalam beraktivitas.

Pekerjaan rumah wanita itu pun dimulai.

Tidak banyak sebenarnya yang perlu Nindi kerjakan. Ia dan Dika sama-sama menyukai kebersihan dan kerapian.

Baju kotor yang telah menumpuk di dalam keranjang, Nindi masukan ke dalam mesin cuci. Ia kemudian membersihkan sisa sarapan tadi dan mencuci piring sembari menunggu mesin cuci berputar.

Empat tahun mengerjakan pekerjaan rumah tangga seorang diri membuat Nindi terbiasa mengerjakan banyak hal secara bersamaan. Selain bisa menghemat waktu, ia juga bisa bersantai lebih cepat.

Setelah ini ia masih harus menjemur pakaian, menyiram tanaman, membersihkan lantai, dan menyetrika baju. Semua pekerjaan rumahnya harus selesai ketika Dika tak di rumah. Karena saat laki-laki itu pulang, waktunya hanya ada untuk memanjakan dan memperhatikan suaminya itu.

Baru saja Nindi mengangkat baju dari mesin cuci, suara bel rumahnya berbunyi nyaring.

"Siapa yang bertamu sepagi ini?" monolog Nindi heran.

Belum juga Nindi melangkah meninggalkan cuciannya, bel rumahnya kembali berbunyi berkali-kali dengan jarak yang rapat, seolah tamu di sana tak sabar untuk segera dibukakan pintu.

"Iya, tunggu sebentar!" teriak Nindi berharap orang di luar sana mau menunggu.

Dengan tergesa Nindi berjalan ke arah pintu depan.

Ketika pintu depan terbuka, sesosok perempuan yang tak asing bagi Nindi berdiri di depannya dengan penampilan yang berantakan. Di gendongannya ada seorang bayi berusia sekitar lima bulan yang tertidur dengan nyenyak.

Dahi Nindi mengernyit melihat pemandangan itu. Ada apa dengan perempuan di depannya ini?

Bersambung..

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

CEO Mesum
CEO Mesum
Dalam CEO Mesum, Alice Handerson harus menghadapi perilaku provokatif bosnya di kantor. Saat tawaran skandal muncul, sekretaris tegas ini terjebak antara profesionalisme dan hasrat. Baca kisah modern novel ini dalam balutan billionaire romance novels yang penuh ketegangan kekuasaan.
Ceo suamiku (season 2)
Ceo suamiku (season 2)
Dalam Ceo suamiku (season 2), Tasya harus menghadapi gangguan konstan dari Revan, bos barunya yang menyebalkan. Revan kini mengambil alih posisi ayahnya untuk mengelola seluruh perusahaan. Ikuti kisah billionaire romance novels ini dalam web novel seru tentang konflik kerja dan cinta modern.
Cinta Belum Berakhir
Cinta Belum Berakhir
Dalam novel Cinta Belum Berakhir, Haitsam terjebak membimbing Kanaya, mantan kekasih yang kini menjadi menantu atasannya. Romance novel ini mengisahkan dilema profesional dan rasa yang belum padam di tengah risiko pengkhianatan keluarga. Baca kisah modern novel ini selengkapnya.
Gadis (Tak) Perawan
Gadis (Tak) Perawan
Dalam romance novel Gadis (Tak) Perawan, Indana Maheswari menyembunyikan rahasia masa lalu demi menjaga nama baik keluarga. Saat mulai menerima Utsman, kehadiran Saddam membawa tawaran pernikahan rumit. Baca kisah modern novel ini untuk melihat pilihan sulit Indana di web novel kami.
Kecemerlangan Tak Terbelenggu: Menangkap Mata Sang CEO
Kecemerlangan Tak Terbelenggu: Menangkap Mata Sang CEO
Pasca cerai, Leanna kembali ke identitas aslinya sebagai peretas dan desainer kelas dunia. Di tengah kebebasan barunya, sang miliarder Matthew datang melamar. Baca Kecemerlangan Tak Terbelenggu: Menangkap Mata Sang CEO, sebuah billionaire romance novels yang penuh intrik dan modern novel.
Kisah Cnta Pembantu Sexy
Kisah Cnta Pembantu Sexy
Dalam Kisah Cnta Pembantu Sexy, Alfarezi yang alim harus menghadapi godaan Aruna, model dewasa yang menjadi pembantunya. Romance novel ini menguji prinsip dan iman saat pesona Aruna mulai tak terlupakan. Baca webnovel modern ini untuk mengikuti gejolak hati dan pilihan sulit mereka.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Jangan Ganggu CEO Itu, Entar Jatuh Cinta
Jangan Ganggu CEO Itu, Entar Jatuh Cinta
Silva Raika adalah yatim piatu yang berhasil menjadi pebisnis sukses yang terkaya di dunia. Namun, dia menyembunyikan fakta bahwa dia adalah CEO perusahaan terkaya di dunia dari suaminya.Silva memutuskan untuk bekerja sebagai karyawan magang karena dia tidak mau diam di rumah dan diolok-olok oleh mertuanya yang menganggap dia mata duitan.Di sisi lain, pria terkaya di Negara Dalsa, Cahyo Bandi, sedang mencari putri kandungnya yang hilang 20 tahun yang lalu.
Mencintaimu adalah Kebahagianku
Mencintaimu adalah Kebahagianku
Emma kabur dari keluarga yang mau kesuksesan dengan cara menjual anak sebelum dia tunangan, tapi dia malah bermalaman dengan pria kaya yang bernama Gevan, bahkan menghamili anaknya. Yang lebih mengejutkan tempat kerja Emma juga dibeli oleh Gevan, awalnya Emma hanya ingin bekerja keras untuk membuktikan kemampuan dirinya, dia memang berhasil membuktikan kemampuannya. Hanya saja, Emma juga terus diganggu oleh Gevan, akhirnya Emma luluh dan jatuh cinta pada Gevan.
Bidak Cinta Sang Kaisar
Bidak Cinta Sang Kaisar
Setelah ibunya meninggal, Elissa yang kesepian dan rapuh memilih Nicholas, seorang pria tampan, sebagai pengawal pribadinya. Tanpa disangka, dia justru jatuh cinta pada pria itu. Sayangnya, cintanya ditolak dan dihindari, hingga suatu hari kebenaran pahit terungkap. Ternyata Nicholas adalah seorang Kaisar yang sengaja mendekatinya untuk kakak tirinya, Allison. Saat bahaya datang, Nicholas melindungi Allison dan dengan dingin memerintahkan Elissa menggantikan kakaknya dalam sebuah pernikahan politik. Merasa dikhianati dan ditinggalkan, hati Elissa hancur berkeping-keping, dia pun bertekad mengubur dalam-dalam semua perasaannya untuk Nicholas...
Tersesat dalam Sentuhannya
Tersesat dalam Sentuhannya
Anak magang baru, Isla tak pernah menyangka bahwa CEO dingin dan perfeksionis, Christian — yang terus menekannya tanpa ampun di lapangan tenis siang hari — adalah orang yang sama yang membawanya menjelajahi dunia tersembunyi di malam hari di sebuah klub BDSM eksklusif. Namun saat topeng itu akhirnya terlepas dan identitas rahasia mereka mulai bercampur dengan kenyataan, apakah ini permainan yang bisa ia kendalikan… atau justru menyeretnya tenggelam dalam bayangan hasrat yang mencari penebusan tak terduga?
Kenapa Menangis Saat Kuberhenti Mengejar?
Kenapa Menangis Saat Kuberhenti Mengejar?
Demi membayar tagihan medis adiknya, Raymon Candu terpaksa melayani dua gadis yang tak pernah menghargainya. Mereka memperlakukannya semena-mena, menginjak harga dirinya, tanpa pernah menghargai kebaikannya. Namun, Raymon tidak menyerah. Setelah berhasil mengumpulkan cukup uang, dia tanpa ragu meninggalkan mereka. Kedua gadis itu mulai panik saat menyadari kepergiannya, bahkan sampai memohon agar dia kembali. Tapi Raymon sudah berjalan jauh, meninggalkan masa lalu yang pahit di belakangnya.
Kebangkitan Kaisar Agung
Kebangkitan Kaisar Agung
Andra, Kaisar Agung dari dunia peri, terlahir kembali di usia 19 dengan ingatan 500 tahun. Dengan kekuatan luar biasa, ia melindungi keluarga, membalas musuh, dan memulai kembali takdirnya.