Logo
Istri Keempat Sang Tuan Tanah
Istri Keempat Sang Tuan Tanah

Istri Keempat Sang Tuan Tanah

65 Bab
Tamat
Demi melunasi hutang, Lila terjebak dalam Istri Keempat Sang Tuan Tanah. Di modern novel ini, ia harus menghadapi aturan absolut tanpa perceraian dari sang miliarder. Baca kisah billionaire romance novels ini untuk melihat perjuangan Lila bertahan dalam pernikahan tanpa akhir.
Bab 1 dari Istri Keempat Sang Tuan Tanah

"Maafkan Ibu, Nak. Ibu sebenarnya tak ingin memaksamu melakukan ini. Tapi waktu itu Ibu terpaksa berhutang pada Tuan Thakur agar bisa membayar biaya rumah sakit bapakmu," kata Ibu padaku.

Lila, begitu nama panggilanku menatap hampa pada barang- barang yang dihambur oleh anak buah Tuan Thakur itu. Mereka telah datang ke sini beberapa kali dan telah beberapa kali pula melakukan hal ini setiap kali mereka gagal dalam mengemban misi menagih hutang sebanyak Rp. 178.000.000 pada kami.

Keluarga kami bukan keluarga yang sugih nan kaya. Semenjak aku lahir, yang kuingat ya kami selalu hidup miskin. Terlahir bungsu dari tiga bersaudara, bisa tamat SMA saja adalah suatu keajaiban buatku. Sementara dua orang kakaku yakni Wina dan Aldi masing- masing telah berkeluarga dengan tingkat kesulitan ekonomi yang sama sulitnya dengan kami. Dan mereka takkan mungkin sanggup membantu membayar hutang itu.

"Tuan Thakur itu, belum terlalu tua kok, Nak. Ibu dengar dia adalah lelaki yang gagah dan tampan. Tak mengapa kalau kita mencoba menawarkan dirimu untuk jadi istrinya. Siapa tahu beliau berminat, kau mungkin bisa hidup senang tak kekurangan suatu apa pun," kata Ibu.

"Siapa bilang, Tuan Thakur itu tidak tua? Waktu Lila masih kecil aja dia di ingatan Lila adalah orang dewasa, Bu! Apalagi sekarang, dia pasti sudah tua. Mana yang Lila dengar dia itu tukang kawin, dan ibuuu ... Ibu kok sampai hati mau menikahkan Lila dengan orang itu? Jadi istri keempat pula. Teganya Ibu ..." ratapku.

Kata- kata menawarkan itu terasa menyakiti harga diriku.

"Kita tak punya pilihan lain, Nak. Andai ibu punya pilihan lain, mana mungkin ibu tega menikahkan kamu dengan Tuan Takur? Meski kita sekeluarga banting tulang, tetap tak akan bisa membayar hutang- hutang itu kecuali kita sudah tak keluar biaya hidup lagi," keluh wanita tua bergelar ibu itu.

***

"Lila, bagaimana atuh urusan keluargamu dengan Tuan Thakur?" tanya Yenni, sahabatku.

Siang ini kami sama- sama berjanji mencuci pakaian di sungai. Ini kegiatan mengasyikkan anak gadis di perkampungan seperti kampung kami ini. Sambil mencuci baju, kami bisa juga sambil merumpi.

Aku menggeleng sedih.

"Aku tak tahu, Yen. Hutang ibuku banyak. Mustahil bagi kami bisa membayarnya. Dan masa ibu nawarin ke Tuan Thakur untuk menjadikan aku sebagai pembayar hutang? Ya Allah, Yen, tolong aku. Udah dijadikan pembayar hutang, ibu pula yang nawarin. Bayangkan! Untuk jadi istri keempat pula. Bayangkan sesial apa hidupku coba?" keluhku meluapkan segala uneg- unegku sambil aku membanting baju yang telah kusikat ke bebatuan.

"Ya Tuhan, memangnya istri keempat Tuan Thakur meninggal lagi?" celutuk Yenno.

Itu membuatku kaget.

"Meninggal gimana maksudnya?" tanyaku.

Aku sampai menghentikan kegiatanku mencuci untuk mendapat informasi dari Yenni.

Yenni meletakkan sikat bajunya dan turun dari batu besar tempatnya mencuci. Dia berjalan di air yang tidak terlalu deras itu dan mendekatiku.

"Hati- hati, Lil. Yang aku dengar posisi istri keempat Tuan Thakur itu terkutuk!"

"Apaaaaa?" teriakku kencang. Sadar suaraku terlalu kencang, aku pun langsung menutup mulutku.

"Terkutuk gimana?" tanyaku penasaran.

"Aku pernah mendengar, keluarganya Tuan Thakur itu sangat mementingkan anak laki- laki sebagai penerus keturunan. Tetapi keturunan Tuan Thakur terakhir laki- laki kayaknya hanya akan berhenti di Tuan Thakur ke VI, Tuan Thakur yang berjaya saat ini, calon suamimu," kata Yenni.

Oh my God! Bahkan gela mereka saja ada angka romawinya, batinku.

"Tolong ya, dia bukan calon suamiku," bantahku.

"Ketika itu yang kudengar bapaknya Tuan Thakur yang sekarang, membeli lahan pemakaman di kota sebelah. Lalu di sana dibangun mall, dan kau tahu banyak dari keluarga pemilik kuburan itu nggak terima. Salah satu dari mereka ada yang sampai bersiteru dan terjadilah pertumpahan darah yang menyebabkan ada yang meninggal. Dan aku dengar- dengar, keluarga mereka nggak terima dan bersumpah kalau di keluarga Tuan Thakur itu tidak akan pernah terlahir lagi anak laki- laki," kata Yenni.

"Ya ampun, seram banget ...." kataku. "Tapi hubungannya sama istri keempat apaan?" tanyaku lagi.

"Nah, kan. Habis Tuan Thakur ke VI menikah terbukti dia tak memiliki anak laki- laki. Dari bapaknya dia disuruh menikah lagi. Istri yang kedua malah tak punya keturunan alias mandul. Nah istri ke tiga pernah melahirkan anak laki- laki, tapi masih bayi berapa bulan udah meninggal. Nah istri yang keempat sudah dua kali setelah habis 100 hari pernikahan pasti akan meninggal," bisik Yenni.

"Apaaaa???!!!" teriakku lagi.

"Karena itu aku memperingatkanmu, Lil. Hati- hati," kata Yenni lirih.

Hingga kami pulang dari cucian, kata- kata Yenni selalu menghantuiku. Beberapa kali aku mengatakan pada Ibu untuk membatalkan keinginannya itu. Tapi Ibu tidak menghiraukan. Hingga di suatu malam, ibu datang ke kamarku. Masih menggenggam telepon genggam model lama yang ada senter di atasnya, sang Ibu membangunkanku yang hampir terlelap.

"Lil, Tuan Thakur bersedia membebaskan kita dari hutang. Sebagaimana tawaran ibu semua hutang kita akan lunas kalau kau menikah dengannya."

***

"Jadi kamu Delilah? Dengan panggilan apa biasanya kamu dipanggil?" tanya pria itu.

Aku menatapnya sedikit takut- takut. Pria yang dijuluki Tuan Thakur itu kini ada di hadapanku. Dia sebenarnya tidak setua yang ada di pikiranku. Meskipun memang dia tak semuda sosok pria yang pernah kuingat saat aku masih anak- anak.

"Lila, aku biasa dipanggil Lila, Pak!" jawabku sesopan yang aku bisa.

Tuan Thakur itu sedikit mengernyitkan keningnya mendengar aku memanggilnya dengan panggilan "Pak". Namun dia juga tidak protes.

"Umurmu 19 tahun?" tanyanya lagi.

Aku mengangguk.

Terlihat dia menghela napas berat.

"Sebenarnya kau masih terlalu muda untuk kunikahi, tapi istri pertamaku menyukaimu," katanya lagi.

Kali ini aku yang mengernyitkan kening.

Hahaha ... apa ini? Jadi sekarang seolah- olah dia yang terpaksa menikahiku. Dengan alasan istri pertamanya menyukaiku. Alasan tidak masuk akal apa itu? Mana ada seorang istri yang menyukai calon istri baru suaminya?

"Jadi, Lila ...." Tuan Thakur menyebut namaku. "Ibumu menawarkan padaku dirimu sebagai pelunas hutang- hutang yang pernah dia pinjam pada kami. Di sini, aku tidak mau menjadi orang jahat. Kau cukup beri tahu aku apakah kau bersedia atau tidak menikah denganku."

Aku terdiam. Kalau ditanya jujur pada hati nuraniku yang paling dalam tentu saja aku tidak bersedia. Hanya orang gila harta saja yang dengan sukarela menikahi seseorang yang memiliki banyak istri.

Aku menatapnya. Entah mengapa aku kali ini ingin menilainya secara pribadi dalam hatiku. Mencari kelayakan apa yang pantas jika ditukar dengan kebersediaanku sebagai istrinya.

Pria yang tidak kutahu siapa nama aslinya itu sepertinya berusia sekitar 40 tahunan, atau mungkin lebih muda sedikit dari itu? Sekilas yang kunilai dia adalah pria kharismatik, tampan, manly, rapi dan dia tidak seperti dibayanganku sebelumnya. Dalam raut wajahnya tidak ada sedikitpun ekspresi genit atau pun nakal seperti halnya pria yang suka gonta- ganti istri.

"Jadi setelah memperhatikanku secara seksama begitu, sudahkah kau memutuskan?" tanyanya membuyarkan semua perhatianku yang terpusat padanya.

Aku merasa wajahku memerah mendapat teguran seperti itu. Astaga, ini memalukan! Apakah aku sedang tersipu?

"Ehmmm!" dehemnya.

Entah apa aku yang salah lihat, aku sepertinya melihat dia sedang berusaha menahan senyumnya melihat kecanggunganku.

"Baiklah, Lila. Mari kita persingkat ini. Kau belum menjawab pertanyaanku. Tapi sebelumnya akan menjelaskan padamu point- point penting tentang pernikahan kita. Jadi dengarkan aku baik- baik, hmmm?"

Aku tanpa sadar mengangguk.

Dia memberiku sejenak jeda sebelum akhirnya dia mulai menjelaskan padaku, point- point apa yang dimaksudnya. Dengan menautkan tangannya di meja, dia menatapku.

"Yang pertama, kujelaskan di sini. Kita menikah adalah atas dasar kesukarelaan satu sama lain, bukan karena keterpaksaan. Aku tidak suka dianggap memaksa seseorang untuk kunikahi," katanya.

Tanpa sadar aku mengangguk seolah aku paham apa yang dia maksud. Padahal jelas- jelas bagiku tetap saja ini keterpaksaan.

"Yang kedua, ini bukan pernikahan kontrak seperti yang sering kau tonton pada drama- drama di televisi. Jadi dalam pernikahan ini, jangan harap akan ada perceraian. Jadi jika kau ingin terbebas dari pernikahan ini. Cuma ada dua kemungkinan. Salah satu dari kita mati. Atau jika pun memang harus ada perceraian, itu karena aku yang menginginkannya," katanya dengan nada yang tiba- tiba berubah mengintimidasi.

Mataku seketika berkunang-kunang mendengarnya.Tidak ada perceraian, tidak ada perceraian. Kata-kata itu menggema di dalam gendang telingaku berulang-ulang.

*bersambung*

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Belenggu Mantan
Belenggu Mantan
Dalam Belenggu Mantan, Diandra harus menghadapi kerumitan pasca perceraian dengan pewaris Aerles Corporation, Dave Airlangga. Romance novel ini mengungkap perjuangan memperbaiki hubungan yang hancur akibat salah paham dalam dunia billionaire romance books yang penuh tekanan.
Cinta Terhalang Ukuran
Cinta Terhalang Ukuran
Dalam novel modern Cinta Terhalang Ukuran, Dhipta Wisnu Pratama harus berjuang mendapatkan cinta Anandhila Prameswary meski memiliki keterbatasan fisik. Simak perjuangan billionaire ini dalam romance novel yang penuh tantangan demi meyakinkan sang aktris agar bersedia menikah dengannya.
Diawali Dengan Penceraian
Diawali Dengan Penceraian
Setelah 15 tahun hidup miskin dan diceraikan Clarisa, Gerald Wilton mengungkap identitas aslinya. Diawali Dengan Penceraian, kisah billionaire ini membawa Gerald bangkit dari status menantu sampah menuju puncak kekuasaan. Baca novel selengkapnya dalam modern romance novel penuh intrik ini.
Disgraced Wife
Disgraced Wife
Dalam novel romance modern Disgraced Wife, El Barack Nagara membeli Bellina demi keturunan dinasti billionaire. Bellina terjebak pernikahan paksa dan harus meninggalkan kekasihnya. Akankah ia lepas dari jeratan El atau justru jatuh cinta? Baca web novel ini untuk kisah selengkapnya.
Hasrat Cinta Terlarang CEO
Hasrat Cinta Terlarang CEO
Dalam novel modern Hasrat Cinta Terlarang CEO, Rachael yang dikhianati terpaksa menikahi Andrew Collins demi janji keluarga. Simak perjalanan mereka dalam billionaire romance novels ini, di mana takdir menguji kesetiaan dan ambisi saat ia mulai read novels online untuk mencari kebenaran.
Istri Kontrak: Penebusan Thorne
Istri Kontrak: Penebusan Thorne
Dalam Istri Kontrak: Penebusan Thorne, Clara dikhianati suaminya hingga kehilangan bayinya. Untuk membalas dendam, ia terikat perjanjian dengan Julian Aditama. Baca billionaire romance novels ini di web novel kami, sebuah modern novel penuh intrik tentang kekuasaan dan penebusan.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Datura
Datura
Berkat rekomendasi gurunya, Yessi memasuki dunia kapitalis papan atas, Leon. Sebuah dompet tua asal kampung halaman Yessi memicu naluri posesifnya. Dengan kedok pembimbing, Leon membentangkan jalan kemewahan yang tak dapat ditolak: pekerjaan bergengsi, apartemen mewah, kuliah di Harvard... Dalam rasa syukur dan kegelisahan, Yessi berusaha beradaptasi, tanpa sadar telah terjebak dalam rencana serigala berbulu domba tersebut.
Bukan Lagi Milikmu (Sulih Suara)
Bukan Lagi Milikmu (Sulih Suara)
Eria, presiden cantik dari Grup Ardita, selalu sangat mencintai suaminya, Nevan. Namun Nevan menghambur-hamburkan uang Eria, menguras darah Eria, dan bahkan berselingkuh dengan Ayla, kekasih masa lalu yang kembali dari luar negeri. Dia berkali-kali menekan Eria demi Ayla dan putranya, sampai saat Eria meninggal karena sakit, barulah Eria menyadari bahwa dia telah mencintai orang yang salah. Hidup kembali, Eria bersumpah akan mengambil kembali semua yang telah dia berikan.
Kala Perpisahan Mekar
Kala Perpisahan Mekar
Tidak ada air mata yang layak jatuh untuk pria yang mendua hati. Renata tahu betul hal ini setelah mengetahui dirinya bukan istri sah Frans sama sekali. Posisi itu diambil oleh Viona, wanita yang dijadikan pelampiasan oleh Frans selama Renata kuliah di luar negeri, karena wajah mereka sangat mirip. Dikhianati, disakiti, dipermainkan, bahkan hingga nyawanya terancam, Renata akhirnya pergi. Kepergiannya sebagai awal dari perjalanan untuk menemukan arti cinta yang sesungguhnya.
Istri Beku, Hati Alfa Membara
Istri Beku, Hati Alfa Membara
Setelah mengetahui suami Alfa-nya berselingkuh, Safira rela mengorbankan diri dalam ritual pembekuan abadi. Ikatan jodoh mereka pun terputus, menyisakan penyesalan abadi di hati sang Alfa. Kini, demi menghidupkan kembali cinta sejatinya, sang Alfa harus menantang takdir beku yang ia ciptakan sendiri.
Kerinduan Tak Berujung
Kerinduan Tak Berujung
Dia mengira dia telah mengkhianatinya sampai dia menangis ketika melihat jasadnya.
Putriku, Cintai Aku Sekali Lagi
Putriku, Cintai Aku Sekali Lagi
Markus hanya mencintai kekasih pertamanya. Dia bahkan tidak mengizinkan Arina, putrinya sendiri dari istrinya, memanggilnya sebagai ayah. Di hari ulang tahunnya, Arina menunggu sepanjang hari hanya untuk menyaksikan ayahnya melamar si mantan kekasih. Saat selingkuhan Markus dan putrinya menindas Arina, Markus justru membantu mereka.