Logo
Hasrat Istriku
Hasrat Istriku

Hasrat Istriku

88 Bab
Tamat
Dalam modern novel Hasrat Istriku, Naya harus menyembunyikan status pernikahannya demi ambisi karier. Saat tuntutan hidup memaksanya memilih antara posisi di perusahaan atau Ghiyas, ia menghadapi dilema besar. Simak kisah romance novel ini tentang konsekuensi atas pilihan dan loyalitas.
Bab 1 dari Hasrat Istriku

“Ibu enggak lihat teman-teman kantor kamu. Kamu enggak mengundang teman-teman kantor kamu? Apa bos kamu juga enggak datang hari ini?”

Naya, pengantin wanita yang baru saja menikah di hari itu tampak masih mengenakan gaunnya di malam hari. Para tamu masih berdatangan, dan yang datang di malam hari adalah teman-teman suaminya. Yang membuatnya harus tetap menggunakan gaun resepsinya.

“Mereka datang, kok. Tadi siang, mereka semua datang. Bos enggak datang hari ini, karena katanya lagi sibuk,” jawabnya kepada sosok ibunya yang masih memperhatikan riasan putrinya itu.

Naya menghela nafasnya berat, dia terlihat waswas selama di sana. Seolah dirinya merasa tengah diawasi. Dia tampak tegang dan sama sekali tak menikmati acara yang berlangsung hingga malam.

Sosok suaminya mendekatinya, tersenyum manis memperhatikan pengantin wanitanya yang mulai menguap karena kantuk. Bahkan dia terkekeh meledeknya karena mengantuk.

“Ngantuk, ya?” tanya Ghiyas, sosok suaminya yang kini menatapnya dengan tatapan teduh.

Naya mengangguk dan tersenyum malu. Keduanya tampak serasi menjadi pusat pesta itu. Ibunya Naya tersenyum manis menggoda Naya yang tampak masih malu-malu pada suaminya itu.

***

Malam itu, malam pertama bagi pengantin baru. Di mana keduanya akan saling mendekatkan diri dan mengenal satu sama lain lebih intim. Di sebuah kamar hotel dengan semerbak harum dan dihias seindah mungkin untuk menciptakan nuansa romantis dengan warna merah dan putih.

Naya menatapi kasurnya yang ditaburi kelopak bunga, dibentuk love di sana. Naya mendecak kecil seraya memegangi keningnya. Padahal, dirinya ingin bisa langsung tidur saja malam itu.

“Nay?” Ghiyas melepaskan dasinya dan memperhatikan Naya dengan senyum semringahnya.

“Hm?” Naya langsung menoleh, dengan raut wajahnya yang terkesan malas dan tak bergairah.

“Kenapa? Pusing? Kok, lemes banget?” tanya Ghiyas agak khawatir karena Naya tampak tak senang, padahal ini hari pernikahannya dan ini malam yang seharusnya menjadi momen terbaik di hidupnya.

“Enggak,” jawab Naya seraya menggelengkan kepalanya pelan.

“Bersih-bersih dulu sana! Sebelum tidur, bersihkan dulu make-up, mandi dulu biar enggak terasa lengket!” ujar Ghiyas seraya memegangi bahunya Naya.

“Iya. Naya duluan ya, Mas?” Naya menganggukkan kepalanya dan meminta izin menggunakan kamar mandi lebih dulu dari suaminya itu.

“Iya.” Ghiyas menganggukkan kepalanya sambil tersenyum, mengalah untuk Naya.

Setelah Naya keluar dari kamar mandi dan menggunakan sebuah piama berwarna merah, Naya duduk di sisi kasur dan menyingkirkan kelopak bunga yang mengganggunya sedari tadi. Hiasan handuk dengan bentuk angsa juga membuat Naya mendecak. Dia tampak tak senang.

Untuk mengalihkan perhatiannya dari rasa tak senang, Naya membuka handphonenya. Dan itu membuatnya bertemu dengan masalah baru di malam pernikahannya. Puluhan chat masuk sedari tadi, yang membuatnya segera menghubungi seseorang sambil bangkit dari duduknya.

“Halo? Kenapa? Ada apa? Sistemnya eror?”

Naya bergegas membuka tasnya, yang mana berisikan laptop. Sudah dia duga, jika dirinya pasti akan selalu membutuhkan laptop. Apa lagi, jika dirinya harus bekerja dadakan lagi seperti ini.

Gadis itu mengambil tempat di sebuah meja dan membuka laptopnya. Tangannya dengan cekatan mengutak-atik laptop dan juga handphonenya. Sesekali dia melihat laptop, dan sesekali handphone.

Ghiyas yang barus keluar dari kamar mandi memperhatikan Naya yang tampak serius di depan laptopnya. Ghiyas agak kaget karena Naya membawa laptop kerjanya. Dia mengenali barang itu.

“Nay? Enggak tidur? Bukannya tadi udah ngantuk?” tanya Ghiyas seraya menghampiri Naya.

“Enggak. Ada masalah di kantor. Mas bisa tidur duluan, Naya harus selesaikan ini sekarang.”

“Bukannya kamu dalam masa cuti nikah?” Ghiyas menatapi Naya dengan penuh keheranan.

Naya melirik ke arah Ghiyas sesaat. Dia kemudian tampak membeku untuk memikirkan jawaban atas pertanyaan Ghiyas itu. Memang, seharusnya sekarang dirinya dan Ghiyas bersenang-senang sebagai pengantin baru. Dan dirinya tak seharusnya bekerja di depan laptopnya.

“Ini masalah darurat. Kasihan team Naya, kalau enggak ada Naya. Secara, Naya bagian kepala team.”

“Tapi dalam masa cuti nikah kamu? Kamu kemarin bahkan masih kerja, padahal hari ini hari pernikahan kita, Nay. Dan malam ini kamu malah bekerja lagi?” Ghiyas mengernyitkan dahinya.

“Kan, Naya udah bilang, Mas. Ini darurat, ini di luar kendali.” Naya berusaha menjelaskannya.

“Tiga hari aja, Naya. Tiga hari kerja. Sebelum hari H, hari H, setelah hari H. Di tiga hari ini, kamu enggak bekerja sama sekali meski itu hari kerja, apa sulit? Ini pernikahan, Naya. Hal sakral yang harusnya jadi momen mengesankan dalam hidup kamu. Dan kamu masih menyempatkan waktu buat bekerja?” Ghiyas mendecak kecewa.

Naya balik mendecak. Naya lantas melepaskan kancing piamanya, yang membuat Ghiyas mengernyitkan dahinya melihat aksi Naya itu. Ghiyas memperhatikannya dengan bingung.

“Kamu ngapain?”

Naya berjalan ke kasur dan langsung berbaring terlentang. Seolah menyuguhkan seonggok daging di depan harimau. Dia menyajikan dirinya sendiri sebagai santapan bagi Ghiyas.

“Lakukan! Mas mau ini? Lakukan dengan cepat, habis ini Naya harus urus masalah kantor.”

Ucapan Naya terdengar menantang. Itu membuat Ghiyas mengernyitkan dahinya. Bukan ini yang dia harapkan dari Naya. Reaksi Naya yang dia harapkan adalah kata maaf dan kemudian menjelaskannya dengan keadaan dilema, kemudian mereka mencari solusi bersama dengan romantis.

“Kamu pikir pria akan berselera?” balas Ghiyas dengan perasaan sebal balik.

“Enggak mau? Ya udah.” Gadis itu langsung bangkut lagi dan menutup kancing piamanya.

Naya kembali lagi ke depan laptop dan kemudian melanjutkan tugasnya dengan serius. Sementara Ghiyas menolak pinggangnya seraya mendengus. Pria itu menatapi Naya dengan perasaan heran.

Yang dia kenal, Naya itu pendiam dan pemalu. Juga, dia terbilang ramah. Tapi malam ini, Naya terlihat ketus dan cuek. Apa mungkin karena sedang lelah dan kemudian ada masalah di kantor yang membuatnya gak bisa tidur setelah acara besar. Ghiyas bisa memakluminya jika memang demikian.

“Jangan tidur terlalu larut. Jangan terlalu memaksakan diri juga. Tidur kalau udah selesai!”

Ghiyas bicara dengan dingin, lantaran suasana hatinya juga memburuk karena perangai buruk Naya.

Sementara Naya menoleh ke arah Ghiyas, semula keningnya mengerut, namun kerutannya memudar. Naya memperhatikan Ghiyas yang berjalan ke kasur dan langsung membaringkan dirinya.

“Mas Agi!” panggil Naya sambil memperhatikan suaminya tersebut.

Ghiyas tak menyahut, namun dia menatap ke arah Naya sebagai responsnya. Dan Naya kemudian mendekatinya, dengan ragu-ragu dan perasaan yang tak menentu.

“Katanya ada—”

Naya kemudian mengecup pipinya Ghiyas.

“Maaf, soal tadi. Naya capek soalnya,” ucapnya dengan pelan.

Ghiyas tentunya termangu atas tindakan istrinya yang cekatan itu. Kelihatannya Naya sangat peka terhadap dirinya. Ghiyas kemudian tersenyum dan menggelengkan kecil sebagai tanda dirinya tak keberatan soal yang tadi.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Aku Dipaksa Memberi Keturunan
Aku Dipaksa Memberi Keturunan
Dalam novel Aku Dipaksa Memberi Keturunan, Risa terjebak pernikahan demi utang keluarga. Ia harus menghadapi rahasia gelap Dhimas dan tuntutan mertua. Simak kisah romance penuh mystery ini di webnovel kami, pilihan tepat bagi pencinta modern novel yang mencari cerita penuh intrik.
GRUP JANDA DAN DUDA BERSATU
GRUP JANDA DAN DUDA BERSATU
Dalam GRUP JANDA DAN DUDA BERSATU, Nabila dan Elice dipaksa Moy mengikuti kencan buta khusus duda. Romance novel ini menguji kesetiaan sahabat saat mereka mencari pasangan baru. Baca webnovel modern tentang ketangguhan wanita ini dan temukan apakah cinta akan mempererat atau memecah mereka.
Janjinya, Penjaranya
Janjinya, Penjaranya
Bebas dari penjara, tokoh utama Janjinya, Penjaranya dikhianati Dion dan keluarganya demi Keysha. Di tengah misteri ketidakadilan ini, sebuah tawaran pekerjaan rahasia menjadi jalan keluar. Baca romance novel penuh intrik ini di platform online novel terbaik sekarang.
Keyakinan Cinta
Keyakinan Cinta
Dalam novel Keyakinan Cinta, Adelle Collin, pewaris billionaire, menghadapi dilema saat jatuh hati pada Farhan yang sederhana. Romance modern ini menguji batasan perbedaan keyakinan. Ikuti perjuangan mereka dalam web novel ini sebagai pilihan fiction books terbaik untuk dibaca.
Malam Jahanam
Malam Jahanam
Dalam Malam Jahanam, perceraian orang tua meninggalkan luka mendalam bagi sang anak. Sebuah kejadian tak terduga mengubah hidupnya menjadi penuh liku. Ikuti kisah modern novel ini tentang pilihan sulit dan rahasia kelam dalam romance novel yang memikat di platform webnovel kami.
MENYUSUI TUYUL
MENYUSUI TUYUL
Dalam mystery MENYUSUI TUYUL, Bintang dan Alisha harus menghadapi tuduhan pesugihan dari warga desa. Sejak kepindahan mereka, rentetan kejadian aneh memicu fitnah keji. Temukan kebenaran di balik horor modern ini dalam web novel mencekam tentang perjuangan membersihkan nama baik.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Cinta yang Terlambat
Cinta yang Terlambat
Putri Jillian, Stella, meninggal dalam insiden runtuhnya taman kanak-kanak. Suaminya, Nicholas, bergegas menyelamatkan, tetapi sibuk menyelamatkan putri Irene, wanita yang dicintainya. Sebelum meninggal, Stella bertanya kepada Jillian mengapa ayahnya tidak datang untuk menyelamatkannya, membuat Jillian putus asa. Nicholas tidak muncul di pemakaman Stella, karena dia sibuk merawat Irene dan putrinya di rumah sakit. Dia baru mengetahui kematian putrinya ketika saudaranya menemukannya. Kesal dengan ketidakhadiran Nicholas di pemakaman, Jillian menuntut cerai. Setelah diselidiki oleh Aydan, Jillian mendapati Nicholas membeli properti untuk Irene, mendorong keputusannya untuk membalas dendam.
Patahkan Hatiku Lagi
Patahkan Hatiku Lagi
Lucy putus dengan pacarnya Felix, karena utang orang tuanya. Ia terlibat dengan rentenir yang memanfaatkannya dengan bunga yang sangat tinggi. Karena nggak ingin pacarnya ikut menderita dengannya, Lucy memutuskan Felix dengan membohonginya bahwa dia ingin kaya dan selingkuh pada teman baiknya, Heri. Setelah bertahun-tahun, Lucy melamar ke kantor Felix tanpa ia sadari. Felix menerimanya karena ingin balas dendam padanya. Namun, tanpa disadari kedua orang itu, benih-benih cinta mereka pun mulai terbentuk kembali.
[Versi suara dubbing] Giliran Dia untuk Mengaum
[Versi suara dubbing] Giliran Dia untuk Mengaum
Untuk mempertahankan penjahat terpaksa demi menyelamatkan putrinya yang sakit, ibu dengan marah memutus hubungan setelah putrinya dianiaya oleh gengnya, dan muncul di pengadilan untuk melawan balik di momen kritis!
[Versi suara dubbing] Cinta Disewa: Miliarder yang Tersembunyi
[Versi suara dubbing] Cinta Disewa: Miliarder yang Tersembunyi
[Versi suara dubbing] Cinta Disewa: Miliarder yang Tersembunyi
Dusta di Balik Operasi
Dusta di Balik Operasi
Dokter Rini jadi korban teknik operasi tanpa rasa sakit milik dokter magang Lana yang memindahkan rasa sakit ke dirinya hingga tewas. Terlahir kembali, Rini membeli slot perawatan Lana demi membongkar rahasia pemindahan rasa sakit.
Jatuh cinta pada Paman Sahabatku
Jatuh cinta pada Paman Sahabatku
Dia adalah paman nominalnya, dan perbedaan usia membuatnya sulit menerima perasaan romantisnya. Hingga saat ia menemukan bahwa ada banyak pria yang berusaha memperdengarkan perhatiannya, ia menyadari cinta yang ia pegang padanya telah mencapai puncak. Dia mengungkapkan cintanya pada paman zenapnya namun ditolak. Empat tahun kemudian, ia mengejarnya kembali.