Logo
Hanya Suami di Atas Kertas
Hanya Suami di Atas Kertas

Hanya Suami di Atas Kertas

85 Bab
Tamat
Dalam Hanya Suami di Atas Kertas, Agnes berjuang lepas dari mertua toxic dan perceraian pahit dengan Rama. Di tengah tekanan status janda, ia harus memilih antara terpuruk atau bangkit. Baca romance novel ini untuk melihat transformasinya dalam kisah modern novel yang penuh emosi.
Bab 1 dari Hanya Suami di Atas Kertas

"Mas, bapak sakit. Adek minta izin pulang, ya?" pintaku pada Mas Rama sambil berjalan menghampiri lelakiku di tempat duduknya. Mas Rama sedang duduk santai di teras rumah ditemani ibu mertua dan Sinta sang adik.

"Ya, gak bisalah. Gak lama lagi Sinta pesta. Siapa yang bantu Ibu jika bukan kalian berdua? Bapakmu, sih. Sakit aja kerjanya. Makanan itu dipantang. Ini gak, lihat makanan semua dimakannya. Apa bapakmu tidak pernah lihat makanan ya, Nes? Rakus sekali Ibu lihat," ucap ibu mertua sangat menyakitkan. Ingin rasanya aku sumpahin beliau dengan kata-kata kasar tapi ya sudahlah. Aku tidak ingin berucap buruk untuk orang lain karena keburukan itu pasti akan kembali kepada keluarga aku kelak.

'Semoga aja dia tidak pernah merasakan seperti yang bapak aku rasakan," batinku.

"Masak kamu minta pulang, sih. Aneh-aneh aja kamu, Dek. Tiga hari lagi di rumah akan diadakan pesta. Siapa nanti yang bantu-bantu? Kamu pikir kita ngadain pesta ini hanya main-main? Banyak orang-orang penting yang datang. Jangan sampai persiapan amburadul. Nanti keluarga kita juga yang malu." Mas Rama memberi pengertian kepadaku.

Bukan aku tidak mau mengerti kondisi di rumah mertua saat ini. Tetapi aku lebih mengutamakan orang sakit daripada orang yang berpesta. Karena pesta 'kan merayakan suatu hubungan. Nah, bapak aku sakit. Beliau butuh dukungan, bahkan anak-anak merupakan hiburan juga buat beliau dan jelas akan memberikan semangat hidup untuknya. Makanya beliau menginginkan kami berkumpul semua.

"Alah ... itu 'kan alasan Kakak ajanya biar terbebas dari tugas. Memang dasar Kakak aja yang pemalas. Sinta lihat, Kakak sering sekali menghindar dari kerjaan di rumah. Maunya makan saja," timpal Sinta menambah keruh keadaan. Akhirnya semua mata tertuju kepadaku. Tatapan Mas Rama seakan ingin menelan tubuh ini bulat-bulat.

"Jangan suka menuduh orang sembarangan, Sin. Kalau gak tau masalah bagus kamu itu diam saja." ujarku membela diri.

"Jangan-jangan benar juga apa yang dibilang Sinta. Kamu malas membantu keluarga Mas 'kan? Kamu lebih berpihak kepada keluarga kamu sendiri." hardik lelakiku.

"Bukan begitu maksud Adek, Mas. Kalo bukan karena bapak masuk rumah sakit, gak akan mungkin Adek mau meninggalkan hajatan besar sebesar ini." jawabku tertunduk.

"Aku heran dengan jalan pikiran kamu, Dek. Kamu lebih mementingkan keluargamu sendiri dibandingkan keluarga Mas. Aku kecewa dengan sikap kamu ... Egois." Bentak Mas Rama dengan suara delapan oktaf. Beliau nampaknya sangat marah.

Dan lebih menakutkan lagi tatapan mata ibu mertua yang seakan mau menelan aku hidup-hidup. Tapi aku usir perasaan itu. Yang penting aku harus pulang untuk menjenguk bapak sakit. Kutebalkan juga muka ini untuk memohon ijin untuk pulang kampung.

"Bukan egois. Ini masalahnya bapak sakit loh, Mas. Bukannya Adek mau main-main." Aku tetap terus saja berusaha untuk mendapat izin pulang kampung.

"Gak bisa," bentaknya lagi dengan suara tinggi.

"Mas, Adek mohon. Tolonglah. Sekali ini aja ijinin aku pulang menjenguk bapak." pintaku lagi sambil menahan air mata yang sudah menganak sungai disudut mataku.

"Emang bapakmu sakit apa, sih?" tanya lelaki tampan yang telah merajai hati ini dalam kurun waktu delapan tahun belakangan ini. Sedihnya hati ini. Aku menyayanginya sepenuh hati tapi tidak dengan dia. Jika menyangkut keluargaku, dia sangat dingin dan tidak ada sedikitpun senyum di wajahnya. Keluargaku bagaikan orang lain yang tidak pernah dikenalnya. Dengan wajah datar seakan tidak ada hal yang perlu dirisaukan  mengenai kedua orangtuaku.

"Mas ... bapak diopname. Berarti sakitnya parah. Kalau sakit ringan gak mungkin juga beliau akan bersedia diopname," ujarku lagi.

Aku sangat tau sifat bapak yang tidak pernah ingin menyusahkan anak-anaknya. Jika masih bisa ditahan keluhannya pasti bapak sudah minta pulang. Beliau tidak akan mau dirawat di rumah sakit.Bapakku mengidap penyakit jantung koroner, jadi wajarlah jika sering mengeluh sakit karena tidak bisa pantang makan.  

Terlalu dipantangpun, kasian juga aku lihat bapak jadi lemas dan tidak bersemangat begitu. Seperti tidak bergairah. 

Mungkin juga beliau kesepian karena anak-anak pada berjauhan semua. Mereka mempunyai kehidupannya masing-masing.

"Dipikirlah secara matang-matang. Apa mungkin kamu akan meninggalkan pesta yang tidak berapa lama lagi akan kita adakan? Apa mungkin kita melepaskan tanggung jawab sebagai anak? Mas ini anak laki-laki ibu dan bertanggung jawab sepenuhnya kepada ibu dan adik-adikku. Jangan kau pikir mentang-mentang adikku yang pesta kamu bisa seenak hati."

"Aku tidak bermaksud begitu, Mas. Mas tahu sendiri 'kan, Bapakku itu udah tua dan sering sakit-sakitan. Wajarlah aku izin pulang. Bedalah Mas suasana hati kita jika menjenguk orang tua sakit dengan menghadiri pesta."

"Apa maksud, Kakak?" Tiba-tiba saja Sinta memotong pembicaraanku.

"Maksud Kakak gini. Pesta itu 'kan suasana hati kita penuh dengan kebahagiaan. Sementara menjenguk orang sakit, 'kan suasana hati sedih. Kalau Kakak disuruh memilih ya ... bagus memilih menjenguk orang sakit. Karena mereka itu yang butuh dukungan dan semangat dari kita," ucapku takut-takut dan hanya menunduk tanpa berani melihat kearah mereka bertiga.

"Nggak ... pokoknya kamu nggak boleh pulang hari ini. Kamu harus tetap disini membantu Ibu belanja dan lain sebagainya. Nanti sesudah siap pesta, baru boleh pulang. Nanti kita pulang sama-sama."

"Tapi Mas..."

"Nggak ada tapi-tapian. Sekali aku bilang nggak boleh ya nggak. Lagian bapakmu sudah biasa sakit. Pasti akan sembuh juga dia nanti." ujar Mas Rama. Mas Rama seakan terlalu menyepelekan kondisi bapak yang sedang tidak berdaya di rumah sakit.

"Mas, Aku tidak minta biaya ongkos atau apapun yang menyangkut uang sama kamu. Aku punya uangku sendiri, Mas. Aku hanya minta diantarkan. Atau Mas antar saja Adek ke terminal. Biar saja Adek naik bus antar propinsi saja, Mas. Yang penting Adek bisa menjenguk bapak," ujarku.

"Lucu kau, Nes. Di rumah mau ada hajatan, kamu malah mengajak anakku pergi mengantarkan kamu pulang kampung. Siapa yang akan menghandle semua pekerjaan di rumah. Kau jadi istri kenapa pembangkang begitu sih, Nes. Tidak bisa dibanggakan sedikitpun. Kau pikir mentang-mentang kau seorang Pegawai Negeri Sipil dan bergaji jadi bisa seenak hati mengatur-ngatur suamimu?" Sekarang giliran mertuaku yang ikut bersuara. Beliau selalu saja menyalahkan aku. Anak mana sih yang tidak akan kepikiran mendengarkan kabar orang tuanya masuk rumah sakit?

Coba sekali saja mereka berada di posisi aku saat ini. Mungkin mereka tidak tahan sedikitpun. Atau seandainya Sinta berada dalam posisi aku saat ini, mungkin saja ibunya tidak terima dan akan menggugat cerai suaminya. Siapa yang tahan punya suami selalu di atur oleh orang tuanya? Seakan tidak mempunyai wibawa sedikitpun. Udah tua tapi masih di bawah ketiak ibu.

"Bu, bapak saya masuk ruang ICCU. Beliau sedang berjuang melawan penyakitnya. Tidak ada niat sedikit pun dalam hati ini untuk lari dari tugas yang sudah keluarga ini berikan kepada saya. Malah saya sangat bahagia dan bangga karena diberi kepercayaan sama keluarga Mas Rama dalam mengurus segala kebutuhan pesta nantinya," ujar ku lagi.

"Ya udah. Kamu kerjakan saja tugasmu. Siap pesta  nanti kita pulang menjenguk bapak. Semoga saja beliau sudah sembuh." ujar Mas Rama lagi. Dan mereka seperti tidak pernah mau tau bagaimana perasaanku saat ini.

"Mas ... bapak sakit keras loh!" ujarku tergugu..

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Ayah Tiri yang Aku Idam-Idamkan
Ayah Tiri yang Aku Idam-Idamkan
Dalam novel Ayah Tiri yang Aku Idam-Idamkan, seorang gadis menemukan kasih sayang tulus yang melampaui ikatan darah. Menghadapi kontras figur ayah kandung, ia harus menentukan arti keluarga sejati. Baca romance novel ini di platform online novel untuk mengikuti kisah young adult yang menyentuh.
BACK TOGETHER
BACK TOGETHER
Dalam novel BACK TOGETHER, Belinda bertahan dalam pernikahan paksa demi anaknya meski Gio mencoba menjauhinya. Rahasia besar mulai terungkap saat mereka berjuang melawan pihak luar yang ingin menghancurkan rumah tangga ini. Baca romance novel ini sebagai pilihan utama fiction books Anda.
Bingkisan Daster Bekas Mertua
Bingkisan Daster Bekas Mertua
Dalam romance novel Bingkisan Daster Bekas Mertua, seorang istri menghadapi konflik modern saat keuangan rumah tangganya dikendalikan mertua. Ia harus berjuang mempertahankan kemandirian di tengah tekanan suami yang terlalu patuh. Baca kisah lengkapnya di web novel ini sekarang.
Gairah Nikmat Perselingkuhan
Gairah Nikmat Perselingkuhan
Dalam novel Gairah Nikmat Perselingkuhan, sebuah hubungan terlarang bermula dari pelukan hangat yang tak terduga. Wiwik terjebak dalam dilema antara kesetiaan dan godaan. Temukan kisah lengkapnya dalam romance novel ini, salah satu fiction books yang menyajikan konflik modern yang berisiko.
Istri Pengganti
Istri Pengganti
Dalam novel modern Istri Pengganti, Rayhan memaksa Zahra menikahinya demi membalas pengkhianatan mantan kekasihnya. Zahra harus memilih antara tawaran butik atau menolak pria dingin tersebut. Baca kisah romance novel ini selengkapnya di platform read novels online favorit Anda.
Maaf, Aku Tidak Pantas Buatmu
Maaf, Aku Tidak Pantas Buatmu
Dalam romance modern Maaf, Aku Tidak Pantas Buatmu, Irfan yang religius harus menghadapi penolakan misterius dari Iffah. Di tengah keraguan, muncul Rayhan yang menjadi pesaing baru. Ikuti kelanjutan romance stories ini untuk mengungkap alasan Iffah dalam web novel penuh pilihan hidup.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Kala Penyesalan Mengetuk Hati (Sulih Suara)
Kala Penyesalan Mengetuk Hati (Sulih Suara)
Sejak kecil, Wenny diabaikan oleh ayahnya yang lebih menyayangi adik tirinya. Setelah dewasa, dia memilih Haris sebagai pengawal pribadinya. Perlahan, Wenny jatuh cinta padanya dan mulai mendekatinya selama lebih dari tiga bulan. Namun, Haris tetap tidak tertarik, bahkan melukai hati Wenny. Hingga akhirnya, Wenny tahu bahwa Haris mendekatinya hanya untuk memenangkan hati adik tirinya. Akhirnya, Wenny patah hati dan memilih menikah dengan putra bangsawan yang lumpuh...
Nikah Kilat, Tapi Suamiku Sayang Banget!
Nikah Kilat, Tapi Suamiku Sayang Banget!
Kayla Rosa, seorang mahasiswi hamil secara nggak terduga. Awalnya dia rencana lahirkan dan besarkan anak itu sendirian. Nggak disangka ayah dari anak itu adalah Irfan Jordan, CEO Grup Silas. Irfan masuk paksa ke dalam hidup Kayla dan sangat memanjakan Kayla.
Bupati Cilik Berusia 8 Tahun
Bupati Cilik Berusia 8 Tahun
Toni, mantan penyidik kriminal, melintas ke zaman kuno dan menjadi pejabat berusia 8 tahun. Saat hampir dikuasai elite desa, sistem Hakim Adil aktif. Dia memecahkan kasus, mengalahkan musuh, dan menumpas bandit. Dengan poin sistem, dia memperoleh kemampuan dan membela rakyat hingga namanya tercatat dalam sejarah.
Dikejar Dua Cinta: Vampir dan Pemburu
Dikejar Dua Cinta: Vampir dan Pemburu
Aku benar-benar berantakan. Aku baru saja menumpahkan kopi ke bosku yang super tampan, Simon. Tak lama kemudian, aku malah menyadari kalau aku punya kekuatan rahasia yang tidak bisa kukendalikan. Hidupku jadi kacau, antara kopi tumpah, perasaan yang campur aduk, dan dua pria yang sama-sama bikin jantungku tak karuan. Simon, bosku yang misterius, menawan sekaligus berbahaya. Dia seorang vampir yang berjanji akan membantuku belajar mengendalikan sihirku. Sementara itu, Michael, sahabatku yang baik dan selalu ada untukku, ternyata menyimpan rahasia besar. Dia adalah seorang pemburu yang bersumpah untuk memusnahkan semua yang berhubungan dengan Simon. Mereka berdua menginginkanku. Makin kuat sihirku, makin besar pula api yang menyala di antara kami. Lantas, bagaimana aku bisa memilih jika mereka berdua tahu rahasia terkelamku?
Menjaga Pangeran di Masa Kelaparan
Menjaga Pangeran di Masa Kelaparan
Mayor Jenderal militer, Bella, menembus waktu dan terlahir kembali sebagai perempuan jahat dengan nama yang sama, seorang wanita yang bersekongkol dengan pria brengsek dan menindas anak-anak. Dalam perjalanan pengasingan yang penuh kekurangan, suami dan anak-anaknya memiliki kesan yang sangat buruk terhadapnya. Sepanjang perjalanan, Bella membunuh harimau putih, menyembuhkan suaminya, menyelamatkan anak-anak, dan berhasil membalikkan keadaan, perlahan mengubah pandangan semua orang terhadapnya.
[Dijuluki] Pengantin Pengganti Yaslan
[Dijuluki] Pengantin Pengganti Yaslan
Cinderella diperlakukan sebagai kekasih pengganti oleh presiden, dan bahkan ketika dia hamil, dia harus menyumbangkan darah kepada wanita yang pernah dicintainya. Pada akhirnya, Cinderella sangat kecewa dan meninggalkan presiden, tetapi presiden menyadari bahwa dia telah jatuh cinta padanya.