Logo
Gairah Istri Kelima Juragan
Gairah Istri Kelima Juragan

Gairah Istri Kelima Juragan

91 Bab
Tamat
Terjerat utang suami, Malini terpaksa menghadapi tawaran Juragan Chandrakanta dalam Gairah Istri Kelima Juragan. Di tengah konflik modern novel ini, ia harus memilih antara beban finansial atau menjadi istri kelima. Temukan kelanjutan kisahnya di web novel romance novel populer ini.
Bab 1 dari Gairah Istri Kelima Juragan

Di sebuah ruangan dengan kertas dinding motif dan warna keemasan, Malini menatap pria berusia lima puluh tahun di hadapannya. Pria tampan dengan rahang tegas dan sepasang mata mirip elang yang mampu menaklukkan lawan bicaranya dalam sekali kedipan.

Pria yang kerap dipanggil orang-orang kampung dengan juragan itu tak nampak tua sedikitpun. Bahkan guratan dan keriput seolah enggan mampir ke wajahnya yang putih dan bersih.

Ada perasaan tegang yang hinggap di hati Malini. Bagaimana tidak, ia hanya berdua saja berhadapan dengan juragan Chandrakanta. Entah ke mana keempat isteri pria yang katanya gila bercinta itu.

"Ehem ... Jadi apa tujuanmu datang kemari? Malini!" suara serak dan berat itu semakin membuat Malini salah tingkah.

"A-anu juragan ...." sahut Malini menggantung.

Dadanya terlihat naik turun. Nampak terlihat jelas dari balik kebayanya yang sedikit menerawang. Membuat Chandrakanta menelan ludah. Lalu membuang muka ke arah yang lain.

"Katakan dengan cepat! Karena aku sedang banyak pekerjaan."

"Saya ingin meminjam uang juragan," sahutnya cepat. Perasaan lega memenuhi rongga dadanya. Walau belum tentu Chandrakanta akan meminjamkan uang.

"Berapa?"

"Lima puluh juta, juragan."

"Lima puluh juta?" ulang Chandrakanta.

Mungkin bukan masalah jajaran angka yang banyak itu. Tapi mungkin alasan. Ya ... Sebuah alasan yang ingin diketahui Chandrakanta. Mengapa wanita cantik bertubuh sintal itu memerlukan banyak uang.

"Ke mana suamimu?" tanya Chandrakanta lagi. Ia menggeser posisi duduknya di sebelah Malini. Berusaha melihatnya dengan jelas di setiap inci.

"Apa saya harus menjawab pertanyaan yang ndak ingin saya jawab, juragan?"

"Ya, aku perlu tahu. Kelak jika kau tidak bisa bertanggung jawab atas hutang-hutangmu itu, maka suamimu lah yang harus membayarnya.

"Tapi ... "

"Hmm ... Suamimu pergi dengan wanita lain?Meninggalkan begitu banyak hutang yang harus kau selesaikan sendirian. Apa aku benar?"

"Juragan ... Dari mana?"

"Siapa yang tak mengenal suamimu Malini. Prabawa yang suka berjudi dan main perempuan. Apa aku benar lagi?" suara Chandrakanta agak meninggi. Membuat Malini hampir terbakar amarah.

"Apa bedanya dirimu dengan suamiku? Duhai juragan yang gila kawin dan mempunyai banyak isteri!" hardik Malini dalam hati.

Membuat Chandrakanta menatap sepasang mata bundar hitam Malini dengan lekat.

"Aku tidak suka kau menyamakan diriku dengan suamimu yang tidak ada otak itu! Jadi berhentilah! Hentikan hatimu untuk berkata-kata yang tidak menyenangkan tentang diriku!"

Malini terkesiap. Tak menyangka jika Chandrakanta mengetahui isi hatinya. Ia sedikit malu dan merasa penasaran dalam waktu yang bersamaan.

"Bagaimana juragan mengetahui isi hatiku?" tanyanya dalam hati.

"Hatimu dipenuhi banyak pertanyaan tentangku. Itu tak penting! Apa kau mau minum? Makan sesuatu, mungkin? Biar aku minta Yuvati untuk membuatkannya."

"Ndak usah juragan! Saya ndak mau merepotkan. Saya hanya ingin meminjam uang," ujar Malini tegas. Mencoba mengembalikan topik pembicaraan.

"Hmm ... Baiklah ... Lima puluh juta bukan?"

"Benar juragan. Lima puluh juta." Malini menjawab dengan suara yang sedikit ringan.

"Gampang. Aku bisa memberikannya sekarang."

"Benarkah itu juragan? Jawab Malini bertambah senang.

"Ya. Kau tak percaya? Aku orang paling kaya di kampung ini?"

"Aku percaya, Tuan."

Malini memandangi isi ruang tengah yang lega dan besar itu. Semua perabotannya hampir semua terbuat dari emas, kristal dan perak. Wanita itu tak paham bagaimana juragan Chandrakanta bisa mendapatkan kekayaan yang begitu banyak.

Kesemuanya isterinya dibuatkan rumah tiga lantai terpisah di tanah yang berbeda. Anak-anak juragan juga bersekolah di sekolah yang bagus. Semua kendaraan dan apapun yang belum dimiliki oleh orang kaya lain, Chandrakanta telah lebih dulu memilikinya.

"Tapi tentu ada syarat yang harus aku ajukan."

"Syarat apa itu, Tuan?" tanya Malini menelan ludah. Berharap syarat yang diajukan juragan Chandrakanta masih bisa dilakukannya.

"Semoga bukan sebuah syarat yang berat." Lagi-lagi Malini berkata dalam hati.

Membuat Chandrakanta tersenyum kecil. Hatinya girang dan senang. Seolah mendapatkan sesuatu yang menggelitik. Bagai anak kecil yang merindukan mainan baru.

Malini berdoa dalam hati. Benaknya sudah mengkhayalkan sesuatu. Bisa melunasi hutangnya kepada si Jampang, menyekolahkan anak gadisnya di pondok yang diidam-idamkan dan juga bisa membuka usaha kecil-kecilan.

"Ehem ... Lima puluh juta, ya? Uang itu harus kau bayar selama 50 bulan. Satu bulan kau harus mengembalikan kepadaku sekitar lima juta."

"Jadi aku harus membayar 5 juta setiap bulan. Dan akan membayar selama lima puluh bulan. Itu artinya selama dua tahun lebih juragan?"

"Pintar kau Malini!" tukas Chandrakanta. Menampilkan barisan giginya yang bersih dan rapi.

Malini menghela nafas berat. Tiba-tiba saja otaknya menjadi buntu. Angka-angka itu bertebaran dalam benak dan membuat kepalanya pusing.

"Bukankah itu akan membuat hidupmu bertambah berat Malini? Lebih baik mencari jalan yang lain saja. Kau masih bisa bekerja atau melakukan sesuatu yang lain. Jangan mau!" sisi hati Malini yang lain mengajukan penolakan.

"Masih ada syarat yang lain jika kau tak menyetujui syarat yang itu. Yang ini lebih mudah!" Chandrakanta mengusap dagu Malini yang indah. Wanita itu terkejut lalu berpindah ke kursi yang lain. Membuat Chandrakanta merasa gemas.

"A-apa itu juragan?"

Chandrakanta mengejar Malini. Ikut pindah duduk ke kursi jati yang lain walau kursi itu sempit. Sekarang ia satu tempat dengan Malini. Berhimpitan dan sangat dekat. Membuat Malini sesak nafas. Dadanya lagi-lagi naik turun. Chandrakanta sangat ingin menerkamnya.

Pria tampan berusia setengah abad itu menatap Malini dengan tatapan genitnya. Menjulurkan lidah lalu mengedipkan mata. Siapa yang mampu menolak pesona pria berperawakan besar tinggi dengan tubuh yang kekar itu.

Tidak dengan Malini. Ia jijik, mual, melihat kelakuan pria tak beradab yang memiliki empat isteri itu. Dengan perasaan kesal dan campur aduk, ditinggalkannya rumah pertama milik juragan Chandrakanta dan berjanji untuk tidak kembali ke rumah itu lagi.

Yuvati yang baru pulang dari mengunjungi orang tuanya masuk dari pintu samping. Wanita yang selalu mengenakan sanggul cepol dan selendang berwarna terang itu sempat melihat bahwa suaminya sedang memiliki tamu.

Ia masuk ke kamar mandi yang ada di dalam kamarnya yang besar. Mencuci wajahnya yang berbentuk oval juga kaki dan tangannya.

"Loh kemana tamunya, Mas?" tanya Yuvati.

"Entah. Pulang mungkin," jawab juragan lalu masuk ke dalam kamar dengan perasaan kesal yang membuncah.

Yuvati menyusul ke dalam kamar. Melihat suaminya sedang berbaring di ranjang kayu besar dengan kelambu berwarna gading, membuat ia menghela nafas. Ia paham betul jika suaminya sedang seperti itu.

"Mau aku buatkan makanan apa, Mas?"

"Aku masih kenyang!" sahut Chandrakanta membalik badan. Memunggungi wanita dengan wajah yang ayu itu.

"Kalau pijat bagaimana?" suara Yuvati melunak. Membuat debar jantung Chandrakanta bergenderang.

Di usia yang empat puluh tahun. Chandrakanta tahu pasti, isteri pertamanya itu pintar merawat diri. Tubuhnya masih tetap langsing dan wangi. Yuvati gemar meminum jamu dan makan-makanan yang sehat. Terbukti wajah dan semua yang dimilikinya masih sempurna di mata Chandrakanta.

"Aku suruh Mbok Giyem menyiapkan semuanya ya, Mas. Mas tunggu dulu."

Yuvati menuju dapur, meminta Mbok Giyem dan beberapa orang lain meyiapkan air hangat di sebuah bak mandi kayu besar. Menyiapkan aneka akar-akaran dan rempah-rempah. Sari pati susu dan bengkuang juga bunga mawar berkelopak tebal.

Mbok Giyem memberi tanda bahwa semuanya selesai. Chandrakanta tersenyum lalu menggendong Yuvati yang sudah tak mengenakan sehelai benangpun.

Keduanya mengobrol, bercengkrama, memadu kasih. Tapi tetap saja. Bayangan wajah Malini yang sedang tersedu membuat Chandrakanta tak bisa menyingkirkan wajah cantik itu. Walau ia memejamkan mata ketika menikmati gelora yang disuguhkan oleh Yuvati.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Aku Bukan Sampah
Aku Bukan Sampah
Dalam novel romance Aku Bukan Sampah, Berlian yang trauma harus berhadapan dengan takdir saat bertemu pria billionaire. Di tengah rasa rendah diri, ia harus memilih antara pemulihan atau luka baru. Temukan kisah perjuangan hidupnya dalam web novel modern yang penuh emosi ini.
Aku Menikah, Tapi Bukan Untuk Dicintai
Aku Menikah, Tapi Bukan Untuk Dicintai
Dalam Aku Menikah, Tapi Bukan Untuk Dicintai, Lana terjebak hutang hingga menjadi alat sabotase Valerie. Ia harus menggoda Cedric, pengusaha dingin di romance novel ini. Namun, skema billionaire romance books ini berubah saat perasaan tulus muncul, mengancam persahabatan dan masa depannya.
Bangkitnya Sang Menantu Benalu
Bangkitnya Sang Menantu Benalu
Dalam novel modern Bangkitnya Sang Menantu Benalu, Stefan yang dianggap sampah berusaha memulihkan ingatannya demi membalas hinaan keluarga mertua. Ikuti kisah action dan romance novel ini saat ia bangkit dari titik terendah untuk mengklaim kembali martabatnya di web novel penuh intrik.
Mantan Pacar
Mantan Pacar
Dalam novel Mantan Pacar, Clara terjebak dalam mystery hilangnya sang tunangan di kebun anggur mewah. Di tengah rahasia keluarga, ia terikat dengan pria berbahaya. Baca romance novel ini untuk mengungkap kebenaran yang mengancam nyawa dalam kisah modern novel yang penuh intrik.
Mantan Suamiku
Mantan Suamiku
Dalam romance novel Mantan Suamiku, Aurora terjebak rencana licik Henry yang bertekad memilikinya kembali. Pertemuan setelah dua tahun perceraian ini memicu gairah dan konflik baru. Baca kisah modern novel ini untuk melihat bagaimana mereka meniti gairah dalam web novel penuh intrik.
Menjadi isteri pengganti
Menjadi isteri pengganti
Dalam Menjadi isteri pengganti, Ameera terjebak rasa bersalah atas kecelakaan tragis saudarinya. Demi kesembuhan Liam, ia harus memerankan sosok istri di modern novel ini. Namun, saat depresi Liam pulih, Ameera menghadapi kekerasan dalam romance novel yang penuh pengorbanan ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Putuskan Semua Obsesi Lama
Putuskan Semua Obsesi Lama
Menjelang pernikahannya dengan Jordy Kusuma, Amelia Winata mengetahui bahwa Jordy melakukan inseminasi buatan pada Diana Lenon yang sedang berada di stadium akhir kanker dengan dalih balas budi, bahkan mengajak Amelia ke pemotretan pernikahan mereka. Amelia yang patah hati membatalkan pernikahannya dengan bantuan sahabatnya, Bianca Erga, dan mengabdikan dirinya untuk proyek penelitian rahasia dosen pembimbingnya.
Sayang, Katakan saja Ya!
Sayang, Katakan saja Ya!
Dikhianati oleh tunangannya dan saudara perempuannya sendiri, Victoria Branson menikahi Teddy Lloyd tanpa mengetahui identitas aslinya – seorang miliarder rahasia. Bersama-sama, mereka harus melawan keluarga jahat Victoria, merebut kembali perusahaan ibunya, dan menemukan akhir yang bahagia.
[Versi Dub] Bercerai dan Diinginkan! Trio Pelamar Elit Saya
[Versi Dub] Bercerai dan Diinginkan! Trio Pelamar Elit Saya
Seorang gadis kaya merahasiakan identitas aslinya dan menikah dengan seorang pria yang tidak sekaya dirinya. Namun, keluarganya tidak menghargainya karena dia menjual ikan untuk mencari nafkah. Dengan tenang dia setuju untuk bercerai, tetapi sekarang, tiga pria brilian bergegas mendekatinya, masing-masing mengklaimnya sebagai tunangan mereka!
Punya Anak Genius dan Suami Dominasi
Punya Anak Genius dan Suami Dominasi
Rosi Angkasa, nona muda Grup Angkasa, menghadiri pernikahan Luki Ongga, mantannya dengan Wina Loskar, nona muda Grup Loskar. Wina meremehkan Rosi yang keluarganya sudah bangkrut. Rosi melemparkan sejumlah uang ke wajah Wina dan Luki sebagai hadiah pernikahan. Wina membalasnya dengan mencekoki Rosi dengan obat pembangkit gairah. Saat mau kabur, Rosi ditolong oleh Berto Cindara, CEO Grup Cindara, sekaligus temannya. Malam itu berakhir dengan Rosi tidur dengan Berto. Dengan membawa kecurigaannya pada Luki atas kebangkrutan Keluarga Angkasa, Rosi pergi meninggalkan semuanya termasuk Berto. 5 tahun kemudian Rosi kembali dengan identitas baru, Rosa Ananta, beserta kedua anaknya, Yoga Angkasa dan Nora Angkasa. Dengan identitas baru ini, Rosi masuk ke Grup Cindara dengan niat menghancurkan Grup Ongga dan mencari kebenaran soal keluarganya. Rosa yang muncul dengan rupa yang jelek, membuat Berto curiga atas kebenaran identitasnya karena selain tanda lahir di wajahnya, mata Rosa tetap mengingatkan Berto akan Rosi. Dengan adanya Grup ST yang menjadi saingan terbesar Grup Cindara, satu per satu misteri mulai terungkap. Mulai dari dalang dibalik bangkrutnya Keluarga Angkasa, hingga kasus pembunuhan.
Dihancurkan Cinta, Diakui Dunia
Dihancurkan Cinta, Diakui Dunia
Setelah enam tahun menikah, Lexi terkejut mengetahui bahwa suaminya, Jake, selama ini diam-diam menghidupi mantan pacarnya di luar negeri. Hancur hati Lexi saat Jake tak berada di sisi putri mereka yang tengah sakit kritis, dia pun dengan mantap menggugat cerai. Lexi kemudian bangkit dan membangun kariernya, dari seorang ibu rumah tangga berubah menjadi tokoh terkemuka di dunia sains. Risetnya dimuat di jurnal internasional bergengsi, bahkan meraih penghargaan dunia. Namun, saat dia hendak menyambut babak baru kehidupannya, Jake yang dulu acuh tak acuh itu kini justru mati-matian memohon agar Lexi kembali.
Cinta Abadi Sang Miliarder
Cinta Abadi Sang Miliarder
Alya Wijaya butuh suami untuk lepas dari perjodohan. Saat pacar lamanya tinggalkan dia demi sahabatnya, Alya yang patah hati berpaling ke Stefan Hilra, kenalan lama yaitu pekerja truk makanan. Sedikit yang diketahuinya kalau Stefan sebenarnya seorang CEO miliarder. Keluarga Alya yang egois dan sahabatnya mencoba untuk sabotasi dirinya di setiap kesempatan, tapi dengan dukungan Stefan, pernikahan Alya semakin kuat.