Logo
Gadis Imut Kesayangan Sugar Daddy
Gadis Imut Kesayangan Sugar Daddy

Gadis Imut Kesayangan Sugar Daddy

93 Bab
Tamat
Dalam Gadis Imut Kesayangan Sugar Daddy, William MacRay, bos billionaire pemilik firma arsitektur, terjebak hubungan spesial dengan Emmy setelah pertemuan tak terduga. Petualangan mereka dalam romance novel ini diuji saat William harus memilih antara perjodohan atau cinta beda usia.
Bab 1 dari Gadis Imut Kesayangan Sugar Daddy

"BRUKK."

"Jalan pake mata dong, Om!" seru galak seorang pemuda yang mengenakan jaket kulit warna hitam yang bertubrukan dengan William di Bandara Soekarno-Hatta.

"Maaf, aku keburu-buru!" balas William lalu melanjutkan langkah cepatnya sembari menyeret koper miliknya menuju bagian pengecekan tiket akhir pesawat.

Petugas bandara dengan nametag Diana Sihotang itu tersenyum geli lalu berkata, "Selamat siang, Pak. Maaf, apa Anda penumpang American Airlines tujuan New York?"

"Iya, Mbak. Saya mau boarding sekarang!" jawab William tak sabar sambil melirik jam tangannya.

"Yaahh ... maaf, pesawatnya baru saja take-off dari landasan, Pak. Anda terlambat 15 menit dari panggilan terakhir sebelum pintu pesawat ditutup!" terang Diana turut prihatin.

Sekalipun dirinya gusar, tak ada yang dapat dilakukan lagi oleh William selain membalik badan untuk pulang saja. Dia harus menjadwal ulang keberangkatannya menuju New York. Sopir yang mengantarkannya ke bandara juga sudah meluncur meninggalkan tempat itu usai menurunkannya tadi. Maka William pun merogoh saku jasnya untuk mengambil dompet. Dia akan naik taksi bandara saja.

"Lho, di mana dompet gue sih?!" ujarnya panik sendiri merogoh saku jas dan juga celana kainnya di tengah lobi Bandara Soekarno-Hatta yang sibuk oleh arus penumpang. Dia pun teringat kejadian bertabrakan dengan seorang pemuda berjaket hitam tadi. "Ckk, sialan. Dasar copet, nggak tahu gue lagi sial begini malah ngambil dompet pula!" kesalnya.

Ketika William buru-buru membalik badannya yang tinggi kekar, dia tak sengaja menyenggol seorang gadis bertubuh mungil hingga nyaris terkapar di lantai bandara.

"Aaarrrhhh!" jerit gadis itu seraya memejamkan matanya.

"HA-HA-HA. Hey, kamu aman kok!" ujar William mendekap gadis mungil itu dengan sepasang lengan kekarnya. Dia senyum-senyum sendiri melihat wajah perempuan belia berambut panjang bergelombang di pelukannya.

Gadis itu pun mengomeli William, "Makasih, Om! Tapi, lain kali hati-hati deh, badan Om tuh kayak buldozer begini, bisa bikin orang benjol!" Dia lalu melanjutkan perjalanannya lagi menuju ke sebuah coffee shop untuk membeli minuman sebelum memesan taksi yang akan mengantarkannya pulang ke rumah kakek neneknya.

Emmy melangkah masuk ke Harlem Cafe lalu melihat-lihat papan menu dan harganya di atas konter pemesanan. Dia pun melakukan order, "Caramel Frappuccino satu ya, Mas. Sama muffin blueberry deh dua biji!"

"Oke, Kakak. Silakan ditunggu sebentar ya!" jawab mas-mas barista itu sambil menginput pesanan Emmy ke mesin kasir. Dia lalu menyebutkan jumlah tagihan untuk dibayar oleh Emmy.

Sementara menunggu pesanannya dibuat, Emmy duduk di kursi yang berbatasan dengan jendela cafe di dalam bandara tersebut. Pria blasteran berbadan besar seperti beruang kutub yang tadi menabraknya masih berdiri di tempat sama.

"Si om tadi tuh kenapa sih kok kayak orang linglung gitu nabrak-nabrak? Kasihan juga deh sebenernya—" Emmy bergumam pelan sembari menatap ke luar kaca jendela cafe.

Karena tergelitik oleh rasa simpati, akhirnya Emmy memberanikan dirinya untuk mendatangi pria yang tadi menabraknya. "Emm ... maaf, Om. Apa lagi nunggu orang? Mau kutraktir minum kopi di sana?" tunjuk Emmy ke arah Harlem Cafe.

"Ohh, boleh sih. Kebetulan dompetku habis dicopet di bandara jadi nggak bawa duit deh!" jawab William lalu dia menyeret kopernya mengikuti Emmy masuk ke Harlem Cafe.

"Om mau pesan apa? Bebas aja, aku yang traktir karena tadi sudah ditolongin, nggak mesti nyosor lantai," ucap Emmy dengan suara remaja yang imut-imut.

"Espresso saja," jawab William yang memang suka kopi hitam.

Emmy bertanya lagi, "Apa mau donat, croisant, atau pai?"

"Donat boleh juga!" sahut William tidak rewel. Dia tersenyum melihat gadis yang tak dia kenal sebelumnya mentraktirnya kopi serta donat.

'Gemesin banget deh dia, berapa ya umurnya? Kayak masih teenage gitu penampilannya!' batin William sambil diam-diam mengamati Emmy.

Ketika Emmy kembali ke meja, dia duduk berhadapan dengan William lalu mengulurkan tangan kanannya. "Kenalan dulu dong, Om. Aku Emmy, lengkapnya Emmy Estelia Setiawan!" ucapnya riang.

William menjabat tangan mungil yang ukurannya separuh telapak tangannya itu dan menyeringai geli seraya menjawab, "Will, singkatan dari William Samsons MacRay. Apa kamu baru pulang dolan? Kok sendirian di bandara, Emmy?"

Namun, Emmy malah cekikikan mendengar dugaan si om ganteng di seberangnya itu. "Apa aku masih keliatan ABG banget sih? Padahal aku sudah lulus kuliah lho, Om!" jawabnya tanpa merasa tersinggung.

Waiter cafe mengantarkan pesanan mereka berdua ke meja lalu berkata, "Silakan pesanannya, Mas, Mbak. Kalau mau nambah orderan bisa langsung ke meja display ya!" Dia pun berlalu dari meja tersebut.

"Ohh, keren dong sudah sarjana. Memang umur kamu berapa sih?" selidik William yang mulai penasaran dan tertarik mengenal Emmy lebih dekat.

"Aku dua dua tahun, Om. Kalau Om William usia berapa?" sahut Emmy seperti layaknya orang berkenalan dan sama-sama kepo pastinya.

William terbatuk-batuk karena ditanya umurnya yang memang pantas dipanggil dengan sebutan 'Om'. Dengan sigap Emmy menghampiri William lalu menepuk-nepuk punggung pria itu. "Kucariin air putih ya, Om! Bentar—" Dia lalu berlari kecil ke kasir untuk membelikan William sebotol air mineral untuk melegakan tenggorokan.

'Busettt, kita nih beda lima belas tahun. Hmm ... berasa old banget gue!' batin William sambil meminum air mineral kemasan yang dibelikan Emmy.

"Aku usia tiga tujuh, kenapa emang?" jawab William.

"Nggak kenapa-kenapa, kok gitu amat nanyanya sih, Om!" Emmy pun mencebik lalu memalingkan wajahnya ke kaca jendela cafe sambil mengunyah muffin blueberry favoritnya.

'Wow, kalau seumuran dia kayaknya wajar ya tukang ngambekan. Hmm!' batin William menilai temperamen Emmy yang nampaknya naik turun sesuai mood.

"Oya, selai blueberrynya cemong tuh!" William lalu membersihkan warna biru keunguan lengket itu dari tepi bibir Emmy. Dia menjilat jemarinya sambil menatap wajah gadis itu yang mendadak berwarna merah jambu.

"Thank you," ucap lirih Emmy. Dia mengerjap-ngerjapkan matanya gelisah sembari meminum Caramel Frappuccino miliknya. Setelah melirik jam tangan di pergelangan tangan William, dia pun berkata, "Om, apa mau nebeng taksi bareng sama aku? Tadi 'kan katanya dompet Om ilang dicopet di bandara!"

Mendengar tawaran yang dia butuhkan, William pun menjawab antusias, "Boleh. Yuk kita pulang, Beb!"

"Beb?!"

"Iya, 'kan kamu masih muda banget dan imut-imut, cocoklah kalau aku panggil 'Baby'," jawab William sambil terkekeh khas om-om.

"Nggak mau, Om. Panggil Emmy aja. Nanti aku dikirain sugar baby-nya, Om Will pula!" protes gadis itu galak dengan alis tertaut kesal.

William menggaruk-garuk kepalanya, nampaknya gadis imut itu super moody. Dia mendadak seperti merasa punya keponakan baru dan harus ekstra sabar momong bocah. Sisi baiknya adalah Emmy sangat simpatik dan gemar menolong orang, William suka itu.

"Oke, yuk cabut, Om. Kita cari taksi buat pulang bareng!" ajak Emmy menyunggingkan senyum berlesung pipitnya seraya bangkit dari kursi cafe.

Mereka berdua pun berjalan bersebelahan sambil menyeret koper masing-masing menuju ke pintu keluar Bandara Soekarno-Hatta. William yang biasanya tinggal perintah ini itu harus rela mencarikan taksi untuk Emmy dan dirinya. Namun, anehnya dia senang melakukannya. Ada apa gerangan dengan William?

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Alkisah Bunga Teratai
Alkisah Bunga Teratai
Dalam fantasy Alkisah Bunga Teratai, Sagara melatih tujuh manusia berkekuatan mistik untuk menjaga dunia supranatural. Melalui misi berbahaya, mereka menghadapi takdir reinkarnasi dan pertarungan nyawa. Baca adventure story ini di webnovel untuk mengungkap rahasia masa lalu mereka.
Antara Pekerjaan Rahasiaku Dan Cintanya
Antara Pekerjaan Rahasiaku Dan Cintanya
Dalam Antara Pekerjaan Rahasiaku Dan Cintanya, Meri menjalani hidup sebagai pembunuh bayaran demi uang. Di tengah bahaya, ia harus memilih antara cintanya pada Mike atau Dokter baru. Baca romance novel penuh aksi ini di platform web novel terbaik untuk mengikuti dilema hidupnya.
Beyond the Song
Beyond the Song
Dalam Beyond the Song, seorang monster bersembunyi di balik tubuh manusia hingga Siren menebar kematian. Bersama Kenneth, ia terjebak konspirasi dunia supernatural. Baca fantasy novel ini untuk mengikuti misi sang Siren dan kisah lgbt romance novel yang penuh misteri serta bahaya.
GADIS BIASA VS BOSS MAFIA
GADIS BIASA VS BOSS MAFIA
Dalam GADIS BIASA VS BOSS MAFIA, Anne Mary terjebak dalam dunia gelap setelah menjadi saksi pembunuhan. Mafia novel ini mengisahkan transformasi Anne dari gadis polos menjadi petarung tangguh demi bertahan hidup. Baca kisah serunya di web novel yang penuh aksi dan pengkhianatan ini.
Kronik Kenikmatan Abadi
Kronik Kenikmatan Abadi
Dalam Kronik Kenikmatan Abadi, seorang pria memanipulasi realitas melalui pesta dan acara besar untuk mengendalikan kota. Dengan unsur modern novel dan adventure story, ia menjadi mimpi buruk bagi musuhnya demi menjaga harapan serta kekuasaan dalam romance novel yang penuh intrik ini.
Moonlight and Mr. CEO
Moonlight and Mr. CEO
Dalam Moonlight and Mr. CEO, hidup Nicholas berubah saat kucing titipan sahabatnya bertransformasi menjadi gadis misterius di bawah bulan purnama. Ikuti adventure penuh rahasia dalam werewolf romance novels ini, sebuah modern novel unik tentang takdir dan perubahan hidup sang CEO.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Takdirku Terikat Musuh Serigala
Takdirku Terikat Musuh Serigala
Maeve, putri alfa yang memasuki akademi perang brutal Luperiom, tak pernah menyangka akan terikat takdir dengan Saxon Blackmoor, musuh klannya. Di tengah kebencian turun-temurun dan ancaman perang, ketertarikan terlarang mereka tumbuh, menjadi satu-satunya kekuatan yang mungkin menyelamatkan mereka berdua.
Mengejar Aib Tunangan, Eh Malah Baper?
Mengejar Aib Tunangan, Eh Malah Baper?
Vero yang sudah ditemukan ayah kandungnya, tiba-tiba menjadi putri keluarga bangsawan. Selama ini dia selalu menjunjung tinggi prinsip memiliki satu pasangan seumur hidup, jadi dia menolak menikah dengan tunangannya. Demi buktikan ke ayahnya bahwa dirinya benar, Vero memutuskan untuk pergi ke akademi yang didirikan tunangannya untuk membuktikan sifat buruk pria tersebut. Nggak disangka, di sana dia malah bertemu dengan teman masa kecilnya yang bernama Chandra. Sekarang dia harus buat keputusan untuk memilih Chandra atau tunangannya yang dirumorkan ingin berpoligami.
Cinta Terlarang untuk Tunangan Kakak
Cinta Terlarang untuk Tunangan Kakak
Claire tumbuh besar dengan terlindungi dan dimanja oleh keluarga Harper setelah kehilangan orang tuanya. Namun, tepat sebelum pernikahannya, Ricky mengusulkan agar mereka menjalani pernikahan terbuka. Claire yang hancur hati secara tidak sengaja terjatuh ke kolam renang dan diselamatkan oleh Frank, kakak Ricky. Frank telah lama menyimpan rasa sukanya pada Claire sejak mereka kecil, dan pertemuan ini membuat perasaannya bergejolak dengan sangat kuat. Dia pun mulai menggunakan segala cara untuk mendekatinya. Perlahan, Claire merasa terpikat dan akhirnya menemukan kebahagiaan bersama Frank.
Jatuh Cinta pada Sahabat Ayahku
Jatuh Cinta pada Sahabat Ayahku
Kinara, seorang wanita muda pemberani yang tergila-gila pada sahabat ayahnya, Gerson. Dengan menggunakan pesonanya, Kinara mencoba untuk menggoda Gerson. Saat Gerson berusaha menolaknya, ketegangan di antara mereka pun meningkat, lalu berujung pada pengkhianatan yang mengubah segalanya.
Senyum Manis yang Menjebak
Senyum Manis yang Menjebak
Nadia rela memberi segalanya kepada Kai hingga menjadi bahan tertawaan di seluruh kota. Saat semua orang mengira Nadia tidak akan menikah dengan siapa pun selain Kai, ternyata dia hanya menjadikan Kai sebagai pengganti. Dia tidak mencintai siapa pun bahkan ingin melarikan diri. Namun, Kai yang awalnya seorang yang tidak tahu arti cinta, akhirnya benar-benar jatuh cinta pada Nadia, hingga pada akhirnya dia seperti kehilangan akal dan mengikatnya di sisinya, memohon agar Nadia mencintainya.
Menantang Takdir dengan Spoiler
Menantang Takdir dengan Spoiler
Fina Halim sekeluarga berjumlah empat orang makan hotpot di rumah, namun tabung gas meledak secara tidak sengaja. Saat membuka mata lagi, dia ternyata jadi wanita antagonis di dalam novel yang ditulisnya sendiri. Yang lebih mengejutkan, orang tua dan adik laki-lakinya juga ikut berpindah, menjadi keluarga kaya dalam cerita. Fina sangat memahami alur cerita. Menurut alur semula, mereka akan berakhir tragis karena menyinggung tokoh utama wanita, Anita Liman. Untuk menyelamatkan nyawa dan kekayaan yang ada di depan mata, seluruh keluarga memutuskan untuk menyenangkan Anita. Namun Anita yang terlihat setuju, diam-diam merencanakan sesuatu dengan kakaknya, Jodi Liman. Untungnya Fina yang memahami alur cerita selalu bisa mengatasi semua bahaya. Untuk menyelamatkan diri, Fina setuju untuk membatalkan pernikahan dengan Ivan Lukito, tetapi secara tidak sengaja malah menjadi pengumuman resmi! Fina hanya bisa mengikuti situasi yang salah, sambil melawan musuh, dan menjalani pertunangan dengan Ivan. Akhirnya, wanita antagonis ini berhasil menjadi tokoh utama wanita. Gadis polos nan cerdik itu berhasil menaklukkan hati bos dominan yang arogan dan hidup bahagia.