Logo
Gadis Berbalut Luka
Gadis Berbalut Luka

Gadis Berbalut Luka

74 Bab
Tamat
Dalam romance novel Gadis Berbalut Luka, Ayana berjuang bangkit dari pengkhianatan masa lalu. Tekadnya menghindari pria diuji saat bertemu Bima Argunarta, sosok dari masa mencekamnya. Ikuti kisah modern novel ini tentang pilihan sulit dan rahasia lama di antara fiksi online novel terbaik.
Bab 1 dari Gadis Berbalut Luka

Kulirik arloji yang melingkar di pergelangan tangan. Pemberian dari orang istimewa di ulang tahunku yang ke dua puluh enam tahun, tepat sebulan yang lalu. Meski bukan barang branded, aku tahu bahwa ada perjuangan yang tak main-main di baliknya. Ada keringat hasil jerih payah dari seorang pria yang sangat kuhargai. 

Arka Mahesa, pria sederhana yang mampu memikat hatiku. Memperlakukanku layaknya seorang ratu, dan selalu memberikan perhatian yang selama ini kuidamkan. Dia sangat dewasa, pengertian, dan humoris. Sosok yang sangat cocok untuk diriku yang membutuhkan candaan di sela kesibukan yang sangat melelahkan. 

Meski jarang bertemu, hal itu bukanlah penghalang bagi hubungan kami. Aku dan dia sudah berkomitmen untuk setia dan tak akan mengecewakan satu sama lain. Meski banyak perbedaan yang kerap menjadi bumerang di hubungan ini, tetapi kami berusaha untuk tetap kuat dan tegar melewatinya. Ya, slogan ‘badai pasti akan berlalu’ selalu menjadi penguat dan penyemangat yang entah sampai kapan akan bertahan. 

Banyak orang di luar sana yang menyayangkan hubunganku ini. Katanya Arka bukanlah pria yang cocok untuk diriku yang sudah memiliki segalanya. Mereka tak tahu bahwa ada satu hal yang bisa kudapatkan setelah bersama dengan Arka, yaitu kebahagian dan arti kasih sayang yang sesungguhnya. 

Sejak kecil aku selalu ditinggalkan orang tua ke luar kota, sehingga hanya bibi pengasuh yang menemani hari-hariku. Aku tak pernah merasakan tidur bersama orang tua, seperti yang kerap diceritakan oleh teman sebayaku. Aku tak pernah dibacakan dongeng sebelum tidur, juga tak pernah merasakan keharmonisan yang selalu dielu-elukan oleh orang lain.

Mereka tak tahu, bahwa yang kubutuhkan di dunia ini bukanlah semata-mata hanya uang saja, tetapi kasih sayang dari orang lain. Tak perlu orang yang berharta untuk membuatku jatuh cinta, tak perlu orang yang rupawan untuk membangunkan sel cinta dalam tubuhku, cukup Dia. Cukup dia, si pria jangkung berhidung mancung yang selalu berada di sisiku. Cukup dia, pria dengan senyuman seratus derajat celcius yang dapat melelehkan hatiku. Karena dirinya, adalah sosok yang mampu menghapus sejuta luka yang telah lama bernaung di kalbu.

Jujur, hubunganku dengan Arka bukanlah yang pertama, tetapi Arka adalah pria pertama yang membuatku yakin bahwa tidak semua kaum adam itu sama. Itu adalah kalimat yang kerap diucapkan setiap wanita kala sedang sakit hati atau dikecewakan oleh pasangannya. 

Walaupun hubungan yang telah berjalan selama tiga tahun selalu dibayang-bayangi oleh orang tuaku, tetapi pria berkacamata itu masih tetap bertahan, menjadikanku yakin bahwa dirinya adalah orang yang tepat. Tak terhitung berapa kali ia mendapatkan cacian dan hinaan, membuatku kerap berselisih dengan orang tuaku sendiri yang dengan mudahnya mengatakan kalimat-kalimat kasar tersebut. Mereka bahkan mengatasnamakan agama, tetapi tutur katanya tak mencerminkan seseorang yang berakhlak mulia. 

Seolah tersadar dari lamunan yang kugeluti, aku yang sedang menunggunya di  taman, kembali melirik arloji. Cukup heran karena sosoknya tak kunjung datang, padahal waktu janji yang telah kami sepakati telah berlalu. Seminggu tak bertemu, membuatku sangat merindukannya. Salahkan pekerjaan, yang sepertinya dengan sengaja membuat kami berdua sulit untuk bertemu. Dia yang harus lembur di kantor barunya, sedangkan aku harus ke luar kota menjalani beberapa pemotretan.

Perasaan gelisah menghantui, bagaimana jika dirinya mengalami kecelakaan? Bagaimana jika ada masalah yang ia dapatkan selama perjalanan kemari? Pikiran negatif itu terus berputar di otakku.

Sepuluh menit, dua puluh menit, tiga puluh menit, hingga satu jam telah berlalu. Akhirnya dia datang juga, senyumku mengembang menyambut kedatangannya yang kusadari sedikit asing. Biasanya, dia akan melemparkan senyuman hangat sambil melambaikan tangan, dan membawakan sekuntum bunga yang menurutku sangat romantis. Namun, kali ini berbeda, tak ada senyuman, dan tak ada sekuntum mawar di genggamannya.

Ada apa dengannya? Apakah dirinya lupa? Tidak mungkin! Dia tak akan dengan mudah melupakan sesuatu yang telah menjadi kebiasaannya selama tiga tahun terakhir ini.

“Mengapa kau terlambat?” tanyaku dengan wajah gelisah.

“Ada sedikit urusan tadi,” jawabnya tanpa memandang wajahku.

Dia berbeda, ada yang lain dari dirinya saat ini. Aku menatap bola matanya lekat-lekat, alisku bertaut menandakan bahwa situasi saat ini tak baik-baik saja.

“Kau punya masalah? Ada apa? Cerita sama aku?” pintaku dengan nada memohon.

Dia masih saja terdiam, menatap langit yang sedang cerah. “Kita putus saja!” tegasnya, membuatku sangat syok. Tak ada kebohongan di balik matanya, membuatku yakin bahwa dia mengucapkan kalimat sakral itu dengan serius.

Tubuhku seperti tertimpa puluhan godam, remuk, dan hancur. Ragaku seakan  terbakar bak tersambar petir di cuaca yang sangat cerah. Dan hatiku seakan layu, bagai bunga yang tak tersiram. Dirinya yang menyembuhkan luka, dia pula yang menyayatnya kembali.

“Kenapa kau ingin mengakhirinya?” Pupil mataku membulat menatap tajam wajahnya.

“Aku tidak ingin menjalani hubungan tanpa sebuah restu,” tuturnya dengan air muka gelisah. 

“Lantas, mengapa baru sekarang, Arka!” hardikku tak terima.

“Ayana, sadarlah!” sergahnya. Suaranya meninggi, hal yang tak pernah dia lakukan sebelumnya. “Hubungan kita tak akan bisa berlanjut. Aku tidak akan meninggalkan tuhanku, dan kau juga seperti itu, bukan? Orang tuamu benar, tak akan ada kebaikan jika kita bersama,” lanjutnya semakin membuat hatiku tersayat.

Mataku mulai berkaca-kaca, kami memang berbeda keyakinan, aku menengadah, sedang dia menggenggam tangan. Mengapa baru sekarang!? Saat aku sudah berharap akan sosoknya, dia malah dengan gampangnya menyatakan perpisahan. Seandainya dulu dia melepasku, aku mungkin tak akan merasa sesakit ini.

“Kau lelah bersamaku? Jika alasanmu hanya karena restu, mengapa tidak dari dulu kau mengakhirinya?” Air mataku sudah mengalir. Dulu, dirinya tak akan membiarkanku mengeluarkan air mata meski hanya setetes. Namun sekarang, justru dialah yang menjadi penyebab dari tangisanku ini.

“Benar katamu. Aku lelah! Mengapa baru sekarang aku rela melepasmu? Karena aku sudah tak sanggup mendapat hinaan dari orang tuamu. Aku tidak kaya, Na. Aku hanya pegawai biasa, sedangkan kau sudah memiliki segalanya. Kita berbeda kasta.”

Lagi-lagi perbedaan kasta. Apa kasta sangat penting baginya? Apa orang yang memiliki kasta berbeda tak akan bisa bersatu? Apakah jodoh seseorang dilihat dari kasta dan kekayaannya? Aku ingin berteriak, mengeluarkan semua keluh kesahku selama ini, tetapi suaraku seakan tertahan di tenggorokan, sehingga aku memilih untuk diam saja.

Aku yang duduk di kursi taman, menunduk agar tak ada orang yang melihatku menangis. Apakah akhir dari hubunganku harus selalu seperti ini? Semua pria akan meninggalkanku karena ulah orang tuaku.  Terkadang aku ingin hidup bebas, hidup biasa saja, tanpa kekangan orang tua. Aku sudah dewasa, mengapa mereka masih memperlakukanku seperti balita? Aku juga ingin menjalani hidup sesuai keinginanku.

“Aku minta maaf karena telah membuatmu menangis, kau pasti tahu bahwa aku juga mencintaimu. Akan tetapi, aku memilih untuk menyerah dengan hubungan ini. Carilah orang yang sepadan dan memiliki kepercayaan yang sama denganmu,” sesalnya, lalu mengelus rambutku, yang mungkin akan menjadi momen untuk terakhir kalinya. “Aku akan pergi. Pulanglah!” 

Akhirnya hal yang kutakutkan terjadi, dia meninggalkanku sendirian. Aku menatap punggungnya yang semakin mengecil termakan oleh jarak. Air mataku masih setia mengalir menjadi bukti betapa hancurnya perasaanku. 

Dirinya pergi meninggalkan sejuta kenangan indah yang sepertinya tak akan kulupa. Kenangan bersamanya akan terngiang dan terus menjadi bukti perjalanan cinta yang indah sekaligus menyakitkan.

Kutatap langit yang cerah, saat kurasakan sebutir air mendarat di pipiku. Hujan di hari yang sangat cerah. Orang-orang berlarian, tetapi tidak denganku. Aku menikmati hujan yang mengguyur,  berharap rintiknya mampu menyamarkan air mataku. Cuaca hari ini seakan mewakili hatiku. Bahagia karena bisa kembali bertemu dengannya, sekaligus sedih karena hari ini, merupakan hari terakhir untuk hubungan yang telah lama kami bina bersama. 

Aku akan menerima takdirku, takdir untuk tidak bersamanya. Meski sulit, tetapi aku akan bertahan sampai cinta yang baru akan menyembuhkan luka yang ia toreh. Aku akan mencari lelaki seiman dan seamin, seperti kemauannya. Meski kutahu itu akan sangat sulit terealisasikan.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

AKAN KUBUAT KAU MENYESAL, MAS!
AKAN KUBUAT KAU MENYESAL, MAS!
Dalam AKAN KUBUAT KAU MENYESAL, MAS!, seorang istri berhenti menafkahi suami pengkhianat yang berani menikah lagi. Romance novel modern ini mengisahkan perjuangannya meraih kebahagiaan baru dan membiarkan suaminya jatuh miskin. Baca cerita lengkapnya di web novel ini sekarang.
Aku Menikahi Paman Mantanku
Aku Menikahi Paman Mantanku
Dikhianati Carsten demi perundungnya, Aku Menikahi Paman Mantanku untuk membalas dendam. Dalam romance novel ini, sang paman billionaire menawarkan kekuatan hukum untuk menjebloskan mereka ke penjara. Inilah kisah modern novel tentang keadilan dan pilihan hidup yang tak terduga.
Aku Menunggumu, Cintaku
Aku Menunggumu, Cintaku
Dalam Aku Menunggumu, Cintaku, Natalia menghilang saat hamil untuk lari dari Kenzo. Billionaire romance novels ini mengisahkan ambisi Kenzo mencari Natalia hingga ke skala global. Saat Natalia kembali dengan kekuasaan baru, ia kembali terjerat dalam takdir ini. Baca romance stories ini sekarang.
Bos Terkutuk: Jauhi Aku!
Bos Terkutuk: Jauhi Aku!
Dalam romance novel Bos Terkutuk: Jauhi Aku!, Valerie bangkit dari pengkhianatan Edwin untuk menjadi ahli waris miliarder. Saat menikmati hidup baru, sang mantan bos muncul kembali di pesta pribadinya. Temukan kisah billionaire romance books ini tentang kekuasaan dan pembalasan dendam.
Cinta Kusut yang Ditakdirkan
Cinta Kusut yang Ditakdirkan
Dalam Cinta Kusut yang Ditakdirkan, Fransiska kembali untuk mengakhiri pernikahan tanpa cinta dengan William demi wanita lain. Namun, saat surat cerai siap ditandatangani, keraguan William menghambat segalanya. Ikuti kisah modern novel ini dalam romance novel yang penuh dilema dan pilihan sulit.
Cinta Lima Belas Tahun
Cinta Lima Belas Tahun
Dalam novel romantis Cinta Lima Belas Tahun, hubungan bahagia tokoh utama dengan Bagas Saputra selama 15 tahun hancur sejak kehadiran wanita lain. Bagas berubah drastis dan menuntut perceraian. Temukan perjuangan mempertahankan pernikahan ini di platform baca buku online gratis kami.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Cinta dalam Bayang-Bayang Benci
Cinta dalam Bayang-Bayang Benci
Ella, seorang gadis bisu, memendam cinta yang mendalam untuk suaminya, Charles, selama bertahun-tahun. Sayangnya, Charles gagal membalas cinta yang sama. Frustrasi, Ella memutuskan untuk menceraikan suaminya, hanya untuk menghadapi penolakan Charles. Seperti sudah ditakdirkan, Ella mendapati bahwa dirinya hamil. Namun, Charles tanpa perasaan meninggalkannya, meninggalkannya sendirian untuk menghadapi akibat kecelakaan yang mulai menghapus ingatannya.
Pendeta Pusing, Muridnya Bikin Ulah Lagi
Pendeta Pusing, Muridnya Bikin Ulah Lagi
Seorang pemuda bernama "Carlos" bernasib malang, dia bersama gurunya, Evan, dan seniornya, Sania latihan di Gunung Yona untuk membasmi iblis dan menegakkan kebaikan. Dalam sebuah kasus pembantaian, dia bertemu dengan siluman tikus bernama Vania. Pertemuan itu menyebabkan dendam Gunung Yona dan Gua Awam terungkap. Bahkan membuat pil iblis di tubuh Carlos memicu kutukan sehingga kedua keluarga yang saling musuhan itu harus bersatu untuk menyelamatkan makhluk hidup.
[Versi Dub] Terjebak di Dalam Novel: Bangkitnya Istri Jahat
[Versi Dub] Terjebak di Dalam Novel: Bangkitnya Istri Jahat
Mahasiswi modern, Yesi Bara, tiba-tiba terbangun dalam tubuh mantan istri jahat tokoh utama pria di sebuah novel era lama. Demi jadi istri pejabat, dia pernah mengkhianati suami dan menggugurkan kandungannya. Akhirnya, hidupnya berakhir tragis bersama pria kasar.
Istri Manis, Bayi Ajaib
Istri Manis, Bayi Ajaib
Lani yang hamil bisa dengar suara bayinya. Dia pura-pura manis, lahiran live buat bersihkan nama, lalu bawa si bayi cerdik sampai berhasil jadi nyonya Keluarga Saputra.
Kehidupan Baru Ibu untuk sang Putri
Kehidupan Baru Ibu untuk sang Putri
Rina Mahesa pernah buta karena cinta. Setelah kehilangan suami, ia justru terjebak bersama Juno Pranoto dan rela mengabaikan putrinya, Maya Mahesa. Akhir hidupnya tragis, dibuang oleh Keluarga Pranoto yang dulu ia bela. Saat diberi kesempatan hidup kembali, Rina bersumpah akan melindungi putrinya dan tidak lagi jatuh ke jalan yang sama.
Luka di Musim Dingin
Luka di Musim Dingin
Putus asa melihat cinta sepuluh tahunnya dikhianati oleh Putra Mahkota Hutama yang lebih memilih menikahi Kinaya Lindra, Yunis Kencana nekat mengajukan diri sebagai mempelai dalam pernikahan politik demi meredakan krisis di perbatasan Balangga. Meski Kaisar sempat ragu, tekad baja Yunis yang sudah mati rasa akhirnya berbuah titah resmi sebagai Putri Pelindung Negara yang akan diberangkatkan tujuh hari lagi, sementara Hutama yang terlalu percaya diri masih hidup dalam ilusi bahwa kekasih masa kecilnya itu takkan pernah sanggup meninggalkannya.