Logo
Falling for him
Falling for him

Falling for him

60 Bab
Tamat
Dalam Falling for him, Theo yang skeptis akan kesetiaan menantang keteguhan Jaane Kim, gadis yang enggan jatuh cinta. Kisah romance modern ini membawa pembaca menyelami taktik sang Pied Pipper dalam menaklukkan hati yang teguh. Baca web novel ini untuk mengikuti romansa musim semi mereka.
Bab 1 dari Falling for him

Pemuda tinggi yang kini memasang ekspresi masam itu masih menggunakan seragam dari sekolah lamanya, masih dengan tas hitam dipunggung yang tidak berisi apa-apa. Laki-laki itu tengah duduk di meja makan, mendengarkan ceramah di pagi hari agar hatinya kembali putih suci.

"Kau sudah besar, tau lah mana yang benar dan mana yang tidak. Mana yang harus dilakukan dan mana yang jangan. Ibu sudah tua, Te, jangan buat Ibu terus-terusan pusing memikirkanmu. Sudah tiga tahun di SMA kau berpindah sekolah lebih dari lima kali, kenakalanmu itu sudah diluar nalar. Apalagi dengan usiamu- ya Tuhan! Katakan berapa usiamu tahun ini?"

"Dua puluh," jawab Theo pelan, telinganya sudah sangat panas. Ia tak mampu melakukan apapun, hanya berharap agar ini semua segera berakhir.

"Dua puluh, Te. Dan kau bertingkah seperti anak baru puber saja! Kau sudah dewasa, pikirkanlah apa yang baik untukmu sendiri mulai sekarang." Baru saja Theo hendak menjawab, sang Ibu melanjutkan.

"Jika seperti ini terus, universitas mana yang mau menerimamu? Dan jika kau tidak kuliah siapa yang akan meneruskan perusahaan Ayah? Usia dua puluh tahun masih di kelas sebelas. Jadi di usia berapa kau akan lulus kuliah, Te. Dan di usia berapa kau akan menikah. Ibu pusing, Te! Ibu pusing!" pungkas wanita berdress rumahan itu sambil memegangi kepala.

Theo mendekati Ibu-nya lalu memijat kepalanya. "Ibu pusing karna terlalu banyak berfikir, makanya jangan difikirkan," cicit Theo lagi.

Sang Ibu menabok lengan Theo keras-keras, seakan tak habis pikir dengan pola pikir putra bungsunya tersebut. "Jika bukan aku yang memikirkan, terus siapa lagi? Kau saja tidak mau berfikir tentang dirimu sendiri."

"Mulai sekarang aku akan memikirkan diriku sendiri, jadi Ibu tidak usah terlalu memikirkanku lagi."

"Mana bisa begitu," balas Ibu tak terima, tidak ada satu orangpun didunia yang bisa menyuruh seorang ibu untuk berhenti memikirkan putranya.

"Bisa lah, Bu. Dia sudah punya keinginan," sahut suara bariton yang baru saja turun dari lantai atas.

Seorang pria bersetelan kemeja biru tua dan celana bahan formal itu tersenyum, memamerkan pipi berlubang. Theo mencibir secara otomatis. Kehadiran kakak sulungnya tidak pernah menjernihkan keadaan. Ibu selalu pro kakaknya, dan Theo hanya akan berakhir jadi bahan untuk dibanding-bandingkan.

"Kau harus membimbingnya, bilang Ibu jika dia membuat masalah lagi," ujar Ibu Theo pada Namu- kakak Theo.

"Baik, jadi sekarang bebaskan dia, Bu. Kalau tidak, dia akan terlambat," balas Namu menenangkan, berhasil membuat Theo bebas dari kungkungan nasihat pagi sang Ibu, menyuruh Theo untuk segera berangkat sekolah.

"Cepatlah! Kita sudah terlambat."

Dahi Theo menyirit, "Apa maksudnya?" Otaknya kembali berfikir "Jadi sekolah baruku, adalah sekolah tempatmu mengajar, kak?!"

Benar. Theo bahkan tidak tau kalau ia resmi bersekolah di tempat kakaknya mengajar.

"Iya, Ayo cepat. Kau yang menyetir." jawabnya melemparkan kunci mobilnya pada Theo.

Oke, Theo mau mengaku bahwa ia memang anak lelaki bandel yang sulit melakukan perintah, namun ia juga kurang suka berbuat onar, tidak suka sama sekali malah. Jadi bukankah berlebihan jika ibu mengirimnya ke sekolah dan membuatnya diawasi setiap saat. Jelas sekali ibu membuangnya ke sekolah yang sama dengan Namu agar ia tak lepas dari pengawasan.

Theo memandang kunci ditelapak tangannya yang mengadah, "Aku memakai mobilku sendiri saja."

Setelah mengatakan itu Theo melemparkan kembali kunci mobil itu pada pemiliknya.

"Tidak bisa. Nanti kau bolos lagi," sahut Namu, tak setuju.

"Tidak, aku tidak akan bolos."

Namu hanya menatap adiknya itu dengan alis terangkat. Sebuah tanda mutlak kalau anak sulung keluarga Kim itu sama sekali tidak ingin dibantah. Setelahnya Theo memasuki mobil di bagian kemudi. Kakak-nya itu memang keterlaluan tegas.

Theo harus siap dengan penjara baru yang keluarganya buat.

--

Gadis delapan belas tahun yang menggunakan seragam ungu itu mendecak keras, gadis itu mengusap wajahnya lalu menghembuskan nafas kasar. Niatnya melampiaskan emosi malah berujung menambah emosi. Jaane tau mobil yang dibelikan Ayahnya setelah liburan semester kemarin itu merupakan mobil mahal dan dari produsen terkenal, tetapi Jaane tidak tau kalau ban mobil dari 'produsen terkenal' ini sangat tipis.

Gadis bersurai coklat itu membuka pintu mobil lalu mengambil ponselnya. Dengan cepat, Jaane mendial nomor Lica- salah satu sahabatnya. Hanya nada sambung yang terdengar, entah kemana gadis jangkung itu pergi hingga panggilan Jaane pun tidak dijawabnya.

Jaane mendial nomor Lica lagi, satu tangannya memegang ponsel dan satunya lagi memperlihatkan jam tangan kecil yang melingkar di pergelangan tangan kirinya. Sudah hampir masuk, tapi Lica tidak juga menjawab. Jaane mengedarkan pandangan, jalanan beroperasi lancar tapi tidak ada satupun yang dikenalnya untuk meminta bantuan. Taksi pun tak terlihat di daerah ini. Setelah ketiga kalinya nada dering itu berhenti, Jaane meletakan ponselnya di saku. Menyerah. Masa bodoh, akhirnya dia bolos juga. Gadis itu mengambil tasnya, mencopot kunci, lalu mulai melangkah di bahu jalan. Mengambil arah berlawanan dari arah menuju sekolah.

Jaane mengambil ponselnya di saku, mengetikan pesan berisi perintah kepada Jung- adiknya untuk mengambil menghubungi orang dan mengambil mobilnya, lalu ponsel itu disetting dalam mode hening. Jaane terlalu malas untuk berbicara. Tak ingin membuat harinya lebih buruk lagi.

Langkah yang Jaane ambil belum genap sepuluh namun ia harus menghentikan langkah saat sebuah mobil berhenti disampingnya, Jaane mengamati mobil itu sejenak, hingga kemudian kaca gelap mobil sedan itu turun Jaane masih belum tau siapa pengemudi ini.

Jaane tidak mengenalnya, maksudnya, laki-laki berseragam sekolah yang duduk memegang setir itu. Lelaki bertampang acuh dengan rambut hitam legam dan kulitnya berwarna tan.

"Jane, kau mau kemana?" Pria dikursi penumpang sebelah menundukan kepala agar dapat terlihat, menampilkan stuktur wajah yang amat dikenal. Jaane tersenyum sedetik kemudian.

"Saya hendak ke sekolah, sir,” jawab Jaane pada guru Bahasa inggris di sekolahnya.

Jaane berbohong? Iya, tidak mungkin juga dia menjawab 'saya mau pulang, sir. Ban mobil meletus' kejujuran semacam itu tidak terlalu diperlukan.

"Kau salah arah. Sekolah ada disana," balas Namu seraya menujuk depan. Yah, bahkan anak SD pun tau Jaane berjalan kearah yang salah.

"Tadi ban mobil saya meletus. Jadi saya mau mencari taksi disana," alibi Jaane.

"Ikut kami saja, disana juga tidak ada taksi."

"Tidak usah, sir. Saya berangkat sendiri saja," tolak Jaane cepat, bolos adalah satu-satunya agenda hingga sore nanti.

Tapi kemudian, laki-laki berseragam itu berdehem ketara seraya melihat jam di pergelangan tangannya.

"Sebentar lagi bel berbunyi, masuklah."

Menolak tidaklah mungkin lagi, mesin mobil sudah dinyalakan. Terpaksa. Tangan gadis itu membuka pintu belakang, lalu duduk di belakang kursi supir.

Bolos yang tertunda.

——

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Aku Tak Ingin Menjadi yang Kedua.
Aku Tak Ingin Menjadi yang Kedua.
Dalam novel Aku Tak Ingin Menjadi yang Kedua, Nisa terjebak dalam pengkhianatan setelah memergoki Damar ternyata memiliki istri pertama. Melalui romance stories ini, Nisa harus memilih antara bertahan atau melepaskan diri dari pernikahan tanpa kejelasan. Baca web novel ini selengkapnya.
Balas Dendam dari Ayahnya Sahabat
Balas Dendam dari Ayahnya Sahabat
Dalam novel romantis modern Balas Dendam dari Ayahnya Sahabat, aku terjebak dalam aksi pembalasan kejam. Demi menebus kesalahan ayahku yang menyakiti putri Om Charlie, aku terpaksa pasrah diperlakukan sesuka hati oleh pria itu. Baca novel online genre novel mafia ini untuk melihat nasibku yang tak berdaya.
GAIRAH LIAR PLAYBOY TAJIR
GAIRAH LIAR PLAYBOY TAJIR
Dalam novel romance GAIRAH LIAR PLAYBOY TAJIR, pewaris properti Leon Indrajaya harus menghadapi trauma masa lalunya. Pertemuannya dengan psikiater Evita memicu obsesi berbahaya. Baca billionaire romance novels ini saat Leon nekat merebut tunangan CEO media demi ambisinya.
Iparku Yang Menggoda
Iparku Yang Menggoda
Dalam romance novel Iparku Yang Menggoda, rumah tangga Lauren terancam saat Matthias mengungkap perselingkuhan suaminya. Terjebak antara pengkhianatan dan tawaran balas dendam sang kakak ipar, Lauren harus memilih di modern novel ini. Baca kisah selengkapnya di web novel ini.
Kebohongan Suamiku Menjadi Kenyataan
Kebohongan Suamiku Menjadi Kenyataan
Dalam novel romantis modern Kebohongan Suamiku Menjadi Kenyataan, seorang suami berbohong bisa melihat sisa umur demi merawat cinta pertamanya. Sang istri memilih mengalah dan menuruti semua keinginannya, menyembunyikan fakta bahwa dialah yang sebenarnya sekarat. Baca novel online ini sekarang.
Mendadak menjadi Istri
Mendadak menjadi Istri
Dalam novel Mendadak menjadi Istri, Wulan terjebak misteri saat Wisnu datang mengaku sebagai suaminya. Di tengah rencana pernikahan dengan Rayyan, ia harus mengungkap kebenaran yang disembunyikan ibunya. Baca romance novel ini untuk mengikuti misi Wulan mencari fakta di balik statusnya.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Di Bawah Topeng Istri yang Tak Diinginkan
Di Bawah Topeng Istri yang Tak Diinginkan
Verena Fowler siap untuk berbagi kabar gembira tentang kehamilannya dengan suaminya, Colin Hughes, tetapi sebaliknya, dia menyaksikannya menemani Sadie Scott yang sedang hamil. Itu adalah pengungkapan yang mengejutkan. Di pesta ulang tahun ibu mertuanya, dia mengalami penghinaan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan bertengkar sengit dengan Colin, dipicu oleh rencana Sadie. Kewalahan oleh pukulan ini, dia memutuskan untuk bercerai dan meninggalkan masa lalunya. Kakak laki-lakinya, Darren, muncul pada saat kritis untuk membawanya pulang. Namun, setelah bangun, dia hancur mengetahui kegugurannya. Untuk membantu Verena mendapatkan kembali semangatnya, Keluarga Fowler mengatur agar Verena menyelenggarakan pesta koktail bisnis. Tanpa diduga, dia bertemu dengan Keluarga Hughes dan Sadie lagi. Sadie mencoba segala cara yang mungkin untuk mempermalukan Verena, tetapi Verena membalas setiap upaya dengan kepercayaan diri dan ketenangan yang baru ditemukan, membuat Colin tercengang. Semua orang secara keliru percaya bahwa Verena adalah gundik Darren, membuat Keluarga Hughes mempersulitnya. Pada akhirnya, orang-orang menyadari Verena adalah putri tertua dari Keluarga Fowler. Baru pada saat itulah Colin memahami kesalahpahamannya tentang Verena, tetapi sudah terlambat, kerusakan tidak dapat diperbaiki.
Pertemuan Indah Setelah Badai
Pertemuan Indah Setelah Badai
Rea meninggalkan karier demi keluarga, tapi saat hamil lima bulan, doa dikhianati dan diusir suami bersama selingkuhannya. Setelah bercerai, dia menikah dengan Max, CEO muda yang membantunya bangkit. Dari pernikahan tumbuh cinta, dan bersama-sama mereka membalas dendam serta meraih sukses.
Hamil Anaknya Pangeran Dingin
Hamil Anaknya Pangeran Dingin
Setelah hidup kembali, Gwen menikah dengan Pangeran Arya yang lumpuh demi melindungi kandungannya yang dicap anak haram. Dia menawarkan bantuan untuk memulihkan kaki sang pangeran sebagai gantinya. Saat mereka bekerja sama melawan Pangeran Dani, benih cinta tumbuh. Tanpa disadari, ayah kandung bayi itu justru Pangeran Arya sendiri.
Jadi Malaikat Pelindung Ibuku
Jadi Malaikat Pelindung Ibuku
Sarah mengorbankan segalanya untuk keluarga, tapi dibalas dengan pengkhianatan. Setelah dia dan putri kecilnya Lindsey diusir, Sarah tewas karena kerja paksa. Demi biaya pemakaman ibunya, Lindsey menghadiri pesta pernikahan ayahnya, di sana dia dihina habis-habisan hingga nyawanya melayang bersama anjing kesayangannya. Namun, Lindsey kemudian secara ajaib terlahir kembali setahun ke masa lalu. Dengan memori masa depannya, dia membantu Sarah melihat kebenaran tepat waktu, mengubah nasib, dan meraih kebahagiaan bersama Terrence.
Segala Sedih akan Berganti Bahagia
Segala Sedih akan Berganti Bahagia
Ida dan Owen telah menikah selama lima tahun dan memiliki hubungan yang penuh kasih sayang. Pada ulang tahun pernikahan mereka yang kelima, Ida tanpa sengaja memergoki Owen berperilaku intim dengan adik kelasnya. Owen telah menyiapkan panggung untuk wanita itu, mengizinkannya memakai kostum opera milik nenek Ida. Ida dengan marah menegurnya, tetapi kata-kata suaminya tampak memihak wanita tersebut. Menyadari kalau pernikahan ini akan berakhir, Ida dengan tegas menarik investasinya dari perusahaan suaminya dan menjual semua sahamnya. Kemudian dia memesan tiket pesawat ke luar negeri untuk melanjutkan studinya, melanjutkan karier opera tradisional yang telah dimulainya lima tahun lalu, dan menghilang sepenuhnya dari dunia Owen.
Mimpi yang Hancur
Mimpi yang Hancur
Lahir di desa pegunungan yang feodal dan terisolasi, dia dan ibunya saling bergantung setelah ayahnya meninggal. Setelah mengetahui bahwa dia telah memenangkan hadiah pertama dalam kompetisi fisika global, mereka mulai memimpikan masa depan yang cerah. Namun, keluarga pamannya datang mengancam dan mempermalukan mereka, menuntut uang, dan memaksanya menikahi seorang idiot. Selama pertengkaran itu, ibunya meninggal karena stres. Beruntung, dalam perjalanan menuju pernikahan paksanya, dia diselamatkan oleh gubernur, yang membawanya keluar dari pegunungan dan memberinya beasiswa besar untuk kuliah di universitas impiannya. Setelah bertahun-tahun bekerja keras, dia akhirnya menjadi CEO perusahaan. Kembali ke kampung halamannya dengan penuh kejayaan, dia menghukum orang jahat dan mengubah desa, mengurangi keterasingan dan kemiskinannya, serta memastikan bahwa anak-anak di sana dapat memperoleh pendidikan.