Logo
Donat Penyelamat
Donat Penyelamat

Donat Penyelamat

41 Bab
Tamat
Dalam romance modern berjudul Donat Penyelamat, Cita berjuang menjadi tulang punggung keluarga setelah suaminya, Danang, lumpuh akibat kecelakaan. Menghadapi penolakan mertua dan beban ekonomi, ia harus mempertahankan rumah tangganya. Baca webnovel ini untuk mengikuti perjuangan cintanya.
Bab 1 dari Donat Penyelamat

"Cit, donatnya berapa satu dus itu?" Aku membuka kaca helm, tanganku gemetar menahan dingin.

Hujan memang sudah turun sejak pagi tadi. Biasanya jelang siang hujan reda. Namun akhir-akhir ini cuaca nggak bisa diprediksi. Sebentar panas, sebentar hujan. Kadang hujan seharian. Seperti hari ini. Namun sebagai pedagang yang baru merintis jualan donat, terpaksa harus kutembus hujan demi mengantar pesanan donat tepat waktu ke tangan pembeli.

"Dua puluh lima ribu, Bu. Isinya ada dua belas." Sahutku. Kantong kresek yang kupegang basah kuyup. Namun kupastikan isinya aman.

"Ibu mau dong. Tiga box buat nanti sore. Itu punya siapa?" Tanyanya lagi.

"Ini punya bukde Laksmi. Baik Bu, nanti Cita antar ke rumah ibu ya." Senyumku mengembang. Ini yang namanya rezeki di tengah badai.

Air hujan masih turun dari langit dengan derasnya. Sudah hampir setengah jam aku menunggu kedatangan Bude Lasmi, namun belum juga datang. Kami memang sepakat COD di depan minimarket ini.

Drrt rrrttt

Ponsel dalam saku jaketku bergetar. Mungkin dari bude Lasmi. Segera kuletakkan kantong berisi dua box donat di lantai, kemudian kurogoh ponselku.

Mas Danang...

"Halo, mas."

"Cit, kamu belum balik? Ini Tia rewel dari tadi nyariin kamu!" Terdengar suara suamiku menyatu dengan air hujan.

"Aduh gimana dong, mas. Bude Lasmi belum datang, ini!" Sahutku.

"Ya udah. Kalo sepuluh menit lagi dia nggak nongol, kamu pulang aja! Janji kok nggak ditepati!" Ujarnya.

Ya Allah...

Mas Danang mematikan telepon. Kugenggam erat ponselku. Sambil berpikir apakah aku harus menghubungi bude Lasmi atau nggak.

"Kenapa, Cit?" Tanya Bu Yanti. Kami sama-sama tengah berteduh. Namun Bu Yanti sudah lebih dulu berada disini saat aku datang tadi.

"Anu, Tia rewel. Bude Lasmi nya belum datang juga. Mungkin nunggu hujan reda." Jawabku.

"Hati-hati lho, Cit. Bu Laksmi kadang suka gitu." Gumam Bu Yanti. Aku mengernyit.

"Gitu gimana, Bu?"

"Kemarin ada kurir antar barang pesanan ke rumahnya. Eeeh dia ngumpet di rumah ibu. Bilangnya nggak ada duit buat Nebus." Jawabnya lagi membuat lututku terasa lemas. Mudah-mudahan saja ucapan Bu Yanti nggak berlaku padaku.

"Coba, sebaiknya kamu telpon dia. Buat mastiin beneran mau diambil apa nggak." Usulnya. Aku mengangguk, kemudian ku usap layar ponselku dan mencari kontak Bu Laksmi.

Kebetulan terlihat dari layar bagian atas, bude Lasmi tengah online.

Tuuuut tuuuut

Suara panggilan dariku tidak jawabnya. Sementara Bu Yanti tak lepas menatapku dan ponsel di tangan secara bergantian.

"Gimana?" Aku menggeleng lemas.

"Apa ibu bilang! Coba kirim pesan." Aku lagi-lagi mengangguk.

[Assalamualaikum, bude. Ini Cita udah di depan Ind*mart. Bude jadi datang 'kan?]

Terkirim.

Selang beberapa menit kemudian, ponselku bergetar.

[Masih hujan. Kamu tunggu aja.]

Balasnya.

Lalu kusampaikan pada Bu Yanti.

"Hamdalah, sebaiknya kamu bilang ta antar saja ke rumahnya." Usul Bu Yanti kemudian. Dan lagi-lagi ku anggukan kepala.

[Bude kalau sekiranya hujan, biar Kita antar ke rumah bude saja, ya.]

Aku menatap cemas layar ponselku. Tanpa keluar dari chat bude Lasmi.

[Ndak usah. Bude lagi dijalan, mungkin baru sampai dua jam lagi. Kamu bawa pulang lagi aja donatnya. Nanti bude ambil ke rumahmu.]

Jawaban bude Lasmi membuat persendian di tubuhku terasa lemas. Ingin rasanya menangis, namun tentu saja itu nggak mungkin.

"Apa katanya?"

Aku tak menjawab, malah kuulurkan ponselku pada Bu Yanti agar dia membacanya sendiri. Bu Yanti menggelengkan kepala sambil menyerahkan ponselku kembali.

"Apa ibu bilang! Di jalan mana, coba! Orang dari semalam dia mengeluh suaminya belum gajian, kok! Ya sudah, itu donat biar ibu aja yang beli. Kasihan kamu, belum tentu dia beneran datang." Bu Yanti merogoh dompet dari dalam tasnya, kemudian mengeluarkan selembar uang seratus ribuan.

"Ini." Lalu menyerahkannya padaku.

"Tapi Bu, Cita nggak ada kembalian. Sebentar Cita tukar dulu ke kasir." Sahutku.

"Ndak usah. Kamu pegang aja, buat nanti kalau-kalau ibu pesan lagi. Nanti sore Ndak jadi bikin ya. Kan udah ada, ini." Jawabnya. Kemudian mengambil kantong kresek donat pesanan bude Lasmi.

"Masha Allah Bu, matur nuwun sanget. Makasih banyak ya Bu. Mudah-mudahan ibu suka sama donatnya." Ujarku sambil menyeka air mata yang tiba-tiba meluncur dari mata ini.

"Iya sama-sama. Ya udah, sana pulang. Kasihan anakmu." Senyum Bu Yanti. Aku mengangguk.

Hujan masih turun dengan derasnya. Namun aku harus segera pulang sebelum mas Danang kehilangan kesabarannya.

*

Namaku Cita. Seorang ibu rumah tangga dengan satu anak yang masih berusia dua tahun. Usiaku belum genap dua puluh tahun, ketika mas Danang menikahi aku. Suamiku sendiri sudah berusia tiga puluh tahun kala itu. Mas Danang adalah anak ketiga dari saudagar cengkeh yang ternama di kampung kami.

Banyak yang menebak, pernikahan kami semata karena aku hanya mengincar kekayaannya. Meski nyatanya, kami memang saling mencintai meski usia kami terpaut cukup jauh.

Kami hidup bahagia. Mas Danang bekerja memantau kebun cengkeh milik orangtuanya. Dan kebahagiaan kami semakin bertambah ketika hadirnya Tia dalam rahimku, di usia pernikahan kami yang ke empat tahun. Penantian yang cukup panjang. Bahkan tak sekali dua kali, ibu mertua dan kakak iparku menyarankan mas Danang untuk menikah lagi.

Namun kekuatan cinta kami mengalahkan ujian itu. Sekaligus menghentikan usaha keluarga mas Danang yang mengompori agar ia menikahi wanita lain.

*

Aku tiba di rumah dengan tubuh sangat menggigil. Dari luar terdengar Tia menangis hingga suaranya parau. Segera kulepas helm serta jaket hujan. Dan menaruhnya sembarang. Tak lupa ku tenteng kantong kresek berisi sayur dan telur. Tadi, sempatkan mampir ke warung untuk belanja.

"Ya Allah mas, itu Tia Sampai kejer gitu!" Segera aku berlari ke kamar. Tia berlari menghambur ke dalam pelukanku. Seluruh wajahnya basah oleh keringat dan airmata.

"Cup cup sayang. Ini mama. Tadi Ade bobo makanya nggak mama ajak. Di luar juga hujan. Cup sayang." Kuangkat tubuh kecil Tia lalu kugendong dan membawanya keluar kamar.

Mas Danang melirik pada kami sekilas, lalu kembali membuang muka. Menatap keluar rumah dengan wajah sendu.

Kuhela napas dalam-dalam, kemudian mengembuskannya pelan. Kutinggalkan suamiku ke dapur. Untuk memasak bakal makan malam kami.

"Ade tunggu disini ya, kita masak-masakan." Kubujuk Tia dan mendudukkannya di atas ubin yang sebelumnya kuhamparkan karpet busa bergambar Masha and the bear. Awalnya Tia menolak, memeluk leherku begitu kuat. Tapi kemudian mengangguk setelah dipotong ujung batang kangkung dan menaruhnya di wadah plastik.

Tak butuh waktu lama, Tia terlihat riang menirukan gerakan tanganku. Memotong batang kangkung dengan pisau mainannya.

"Cita! Aku mau ke kamar mandi!" Seruan mas Danang terdengar. Ku Kecilkan kompor, lantas memberitahu Tia agar menunggu. Tia mengangguk.

Putriku sebetulnya tidak rewel. Hanya sesekali waktu ia merajuk, jika bangun tidur tak melihat keberadaanku.

Kuhampiri mas Danang, lalu ku ukir senyum meski jiwa raga ini begitu lelah. Kemudian segera aku berjongkok. Tangan mas Danang terulur meraih pundakku. Dengan segenap tenaga, aku berdiri setelah tubuh mas Danang berada di punggungku. Kuseret langkah tertatih membawa suamiku ke kamar mandi.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Belenggu Hasrat Tuan Muda Adalrich
Belenggu Hasrat Tuan Muda Adalrich
Dalam Belenggu Hasrat Tuan Muda Adalrich, Hans sang pewaris billionaire harus melawan gangguan psikologisnya saat bertemu Sashenka. Di tengah persaingan bisnis, mampukah ia menaklukkan hasratnya? Baca romance novel ini sebagai pilihan modern novel terbaik di platform web novel.
Cinta Berujung Duka atau Suka
Cinta Berujung Duka atau Suka
Dalam novel romantis miliarder Cinta Berujung Duka atau Suka, seorang istri harus menghadapi kenyataan pahit saat suaminya, Jeffry Aryadi, mengabaikan putri kandung mereka yang sakit demi anak cinta sejatinya. Keputusan berat untuk pergi pun diambil. Baca Novel Online ini sekarang.
MENIKAHI CEO LUMPUH
MENIKAHI CEO LUMPUH
Dalam MENIKAHI CEO LUMPUH, Sofia terjebak perjodohan demi ayahnya. Di tengah konflik billionaire romance novels ini, ia harus menghadapi rahasia Yesaya yang mengancam pernikahan mereka. Ikuti kisah modern novel penuh pengorbanan ini saat cinta tulus Sofia diuji oleh keputusan pahit suaminya.
Misteri Cinta
Misteri Cinta
Dalam Misteri Cinta, Oceania Samudra menghadapi teror setelah calon suaminya menghilang dan gedung pernikahannya meledak. Ia harus bekerja sama dengan polisi Badai Putra Alam untuk bertahan hidup. Baca kisah modern novel ini yang penuh intrik dan romance stories mendebarkan di webnovel.
Rivalku, Harapan Satu-Satuku
Rivalku, Harapan Satu-Satuku
Dalam novel Rivalku, Harapan Satu-Satuku, aku terlahir kembali demi membalas pengkhianatan Alexander. Menghindari kematian tragis, aku memilih rival masa kecilku, Darrian Kencana, sebagai tunangan. Temukan kisah billionaire romance ini dalam web novel penuh intrik dan rencana balas dendam.
Secret-Life! (Petarung Tangguh!)
Secret-Life! (Petarung Tangguh!)
Dalam Secret-Life! (Petarung Tangguh!), David pulang ke tanah air dengan bantuan pemerintah demi hidup normal. Namun, petualangan di modern novel ini menuntutnya tetap waspada. Sebagai adventure story yang penuh aksi, ia harus menjaga rahasia sambil melindungi orang terdekat dari bahaya.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Kisah Kita Tak Berakhir di Kontrak
Kisah Kita Tak Berakhir di Kontrak
Demi biaya pengobatan ayahnya, Piper menjadi pendamping kontrak Edward, pewaris yang lama mengaguminya, selama tiga tahun. Edward salah mengira Piper wanita mata duitan, maka dia mencintai sekaligus membencinya. Sementara Piper perlahan jatuh hati padanya. Tepat sebelum masa kontrak berakhir, Piper mengetahui dirinya hamil, tapi justru mendengar kabar bahwa Edward akan segera bertunangan. Tertekan oleh nenek dan tunangan Edward, serta dibingungkan oleh sikap tertutupnya, Piper pergi membawa anak mereka yang masih dalam kandungan. Sembilan tahun kemudian, mereka bertemu kembali melalui putra mereka. Edward yang mengira Piper sudah menikah akhirnya tahu bahwa dia masih melajang. Dia pun mengungkap kebenaran masa lalu, memperbaiki hubungan mereka, lalu melamar Piper. Mereka akhirnya menikah dan menjalani hidup bahagia bersama putra mereka.
[Versi Dub] 190 Menit Terakhir
[Versi Dub] 190 Menit Terakhir
Dokter Hadi Pranoto, seorang dokter ternama dari Seston, ditugaskan oleh keluarga Wijaya, keluarga paling berpengaruh di Xonos, untuk mengantarkan ginjal penyelamat dari Rumah Sakit Bandar Medika ke Xonos dalam waktu tiga jam untuk menyelamatkan Chandra Wijaya. Di dalam pesawat, ia tak sengaja bertemu dengan Siska Darmawan, calon menantu keluarga Wijaya. Ketegangan memuncak ketika Siska dan ibunya menyalahgunakan pengaruh keluarga Wijaya—membahayakan nyawa Chandra.
Jadi Malaikat Pelindung Ibuku
Jadi Malaikat Pelindung Ibuku
Sarah mengorbankan segalanya untuk keluarga, tapi dibalas dengan pengkhianatan. Setelah dia dan putri kecilnya Lindsey diusir, Sarah tewas karena kerja paksa. Demi biaya pemakaman ibunya, Lindsey menghadiri pesta pernikahan ayahnya, di sana dia dihina habis-habisan hingga nyawanya melayang bersama anjing kesayangannya. Namun, Lindsey kemudian secara ajaib terlahir kembali setahun ke masa lalu. Dengan memori masa depannya, dia membantu Sarah melihat kebenaran tepat waktu, mengubah nasib, dan meraih kebahagiaan bersama Terrence.
Aku Pasti Membalas Dendam Kali ini
Aku Pasti Membalas Dendam Kali ini
"Bagaimana kau masih bisa mengatakan perkataan seperti pulang bersama!" Saya tidak bisa percaya pria yang saya cintai sangat telah mengkhianatiku! Saya membunuhnya dengan tanganku sendiri, dan saya dikeruk dan dibunuh oleh adik perempuan saya. Tapi saya diberikan kesempatan kedua. Reinkarnasi kembali ke saat semua belum terungkap, kali ini, saya akan mengambil inisiatif! Mereka yang telah merusak saya dalam kehidupan masa lalu, saya akan membuat mereka membayar.
Kisah sang Tuan Putri
Kisah sang Tuan Putri
Alina secara tidak sengaja melakukan perjalanan kembali ke zaman kuno karena liontin giok Pangeran Blaine dan menjadi putri selir perdana menteri, Alison, yang merupakan pengantin pengganti Pangeran Kevin. Untuk kembali ke dunia modern, dia mati-matian berusaha mendapatkan liontin giok Pangeran Blaine.
Misi Terakhir: Move on!
Misi Terakhir: Move on!
Leo Salim, seorang agen rahasia dengan nama samaran "Sang Pemenggal," jatuh cinta pada Yolanda Limawan, putri keluarga terkaya di Kota Dagelan. Namun, ayah dan kakak Yolanda adalah anggota inti dari Geng Black Gold, sebuah organisasi kriminal besar. Leo diberi tugas untuk menyusup ke geng tersebut dan menangkap ketuanya yang dijuluki " Bos Iblis." Untuk masuk ke geng, Leo meminta bantuan Yolanda agar bekerja di perusahaan kakaknya. Ketika Herbert, kakak Yolanda, mengetahui hubungan mereka, dia marah dan memaksa Yolanda untuk putus dengan Leo, dan ayah Yolanda memberi Yolanda dua pilihan: putus dengan Leo atau dengan ayahnya. Ayahnya pun memerintahkan anak buahnya untuk membunuh Leo. Namun, Ibu Yolanda, yang memiliki kendali dalam keluarga, datang untuk menanyakan keseriusan Leo...