Logo
Disusui Madu
Disusui Madu

Disusui Madu

64 Bab
Tamat
Dalam novel Disusui Madu, Wafa terjebak dalam dominasi Cindy saat menumpang di rumahnya. Konflik memuncak ketika Wafa dipaksa menjadi asisten rumah tangga hingga kehilangan putranya. Modern novel ini menyajikan mystery story tentang kehamilan Cindy yang mengancam keutuhan rumah tangga Wafa.
Bab 1 dari Disusui Madu

Bab 1: Numpang Di Rumah Teman

"Apa? tinggal di rumah temen kamu, Mas? apa nggak salah Mas? Masa kita numpang di rumah orang lain sih!"

Entah otakku yang sulit untuk mencerna ucapan suamiku, atau kewarasanku hilang kala Mas Dika, mengutarakan keinginannya mengajakku dan keluarga kecilku untuk tinggal di rumah temannya Mas Dika, yang bernama Cindy.

"Nggak Wafa, kamu nggak salah dengar, Mas bener-bener ... "

Mas Dika terlihat frustasi, ia bahkan tak melanjutkan ucapannya, kedua tangannya menjambak rambutnya kasar. Aku tahu, saat ini, dirinya sangat depresi atas apa yang terjadi beberapa waktu lalu, pada pekerjaannya yang membuat hidup kami, di titik terendah saat ini.

"Oke Mas, aku ngerti, saat ini kita harus pergi dari rumah ini, tapi Mas, masa sih harus tinggal di tempat teman kamu!"

Aku mengeluh, ini sulit untuk kuterima, karena wanita yang bernama Cindy tersebut, bukankah saudara dekat Mas Dika, apalagi keluarganya. Hanya teman.

"Ya terus gimana lagi Wafa, kita nggak mungkin tinggal di jalan! coba kamu pikir, dimana kita tinggal dengan anak-anak? Mas juga bingung, saat ini Mas nggak punya uang, gajian juga seminggu lagi, Mas sudah hubungi teman-teman Mas, tapi mereka nggak ada yang bisa bantuin Mas, selain Cindy, jadi Mas mohon sama kamu, supaya kamu ikut sama Mas ya!"

Lagi-lagi Mas Dika meyakinkan aku untuk mengikutinya ke tempat wanita yang, sejujurnya aku tidak mengerti mengapa wanita yang bernama Cindy itu mengijinkan aku, tepatnya keluarga kecilku tinggal bersamanya. Mengapa dia sebaik itu?

Pertanyaan mendasar dari seorang istri adalah, sedekat apa wanita itu dengan suamiku, sehingga wanita itu bersedia menampung kami di tempat tinggalnya ini sulit kuterima sebagai wanita biasa.

"Apa kita tinggal di rumah ibu saja Mas,"

Kuharap saranku bisa Mas Dika terima. Walaupun sejujurnya, aku pun tak yakin akan mampu berdampingan dengan wanita yang disebut mertua tersebut. Karena bagi kaum hawa, tinggal di pondok mertua itu lebih horor ketimbang tinggal di tempat yang lama tak berpenghuni.

"Nggak Wafa, kamu sendiri juga tau, gimana keadaan ibu dan kamu. Kalian selalu cekcok. Memangnya, kamu bersedia tinggal dan berdamai dengan ibu? sedangkan kalian selalu saja berbeda arah, berbeda pendapat."

Kedua bola mataku terpejam. Ya, apa yang diucapkan Mas Dika memang ada benarnya, aku dan ibu mertuaku selalu saja beda paham, kami seperti dua arah yang berbeda, selalu berlainan dan selalu berbeda paham. Bahkan meskipun itu hal kecil.

Dengus napas kasar keluar dari hidungku, rasanya keadaan ini benar-benar membuat otakku pecah. Disaat seperti ini orang-orang yang dibutuhkan pun seolah menghilang dari hidup kami. Padahal, hidup kami tak pelit-pelit amat kok untuk menolong orang lain. Dulu.

"Mas, ini ada cincin pernikahan kita, gimana kalau kita jual saja dulu, atau kita gadaikan saja, barangkali kita bisa menemukan kosan kecil, atau kontrakan."

Aku berikan saran lain pada Mas Dika, karena aku memiliki firasat yang tak nyaman tentang rumah tangga kami, jika harus menumpang di rumah teman suamiku tersebut. Risih pula

Apapun alasannya, aku sangat yakin bahwa dalam rumah tangga, yang terbaik adalah pisah rumah. Jangankan dengan teman wanita, bahkan dengan mertua pun atau bahkan sekalipun dengan orang tua sendiri, ngontrak atau berpisah adalah jalan yang terhormat.

Dan aku memperjuangkan hak untuk dihormati orang lain dengan cara mengontrak atau ngekost.

"Jual cincin kawin? Ya Tuhan, Wafa, kamu tuh aneh ya, cincin kawin itu cincin yang sangat sakral untuk pernikahan, lambang ikatan suci pernikahan, kok bisa-bisanya sih kamu kepikiran untuk menggadaikan atau menjual cincin demi menghindari numpang di rumah temen aku!"

Sudah kuduga, Mas Dika menolak saran dariku, padahal aku hanya berniat menggadaikan, nanti jika sudah gajian, aku bisa menembusnya kembali, itu pikirku.

"Mas jangan salah paham, aku cuman pengen menggadaikan, bukan menjual Mas, nanti kalau kita sudah dapat uang lagi, kita terus lagi cincinnya,"

Selaku, tak terima dengan pemikiran dan penolakan Mas Dika. Entah harus bagaimana cara meyakinkan suamiku agar kami mandiri. Tak perlu mengandalkan bantuan dari orang lain. Agar kedepannya tak perlu menjadi hutang budi.

"Enggak ah, Mas enggak setuju, lagian nggak ada yang jamin kalau cincin kita akan tetap ada di tempat itu, takut juga jika seandainya gak ke tebus. Jadi, Mas gak setuju kalau kamu, gadaikan cincin itu. Cincin pernikahan itu sakral untuk kita Wafa,"

Mas Dika tak setuju dengan ideku.

Aku senang Mas Dika menghargai arti kesakralan pernikahan kami. Namun, saat ini bukan waktu yang tepat untuk membahas tentang simbol cincin pernikahan. Ada yang lebih penting dari itu semua.

Jari jemariku memijit pelipis yang terasa pening. Entah harus ucapan seperti apa yang harus ku lontarkan kepada suamiku, agar dia tidak menerima penawaran dari teman baiknya yang bernama Cindy tersebut untuk menampung kami.

Parahnya, saat ini memang aku sama sekali tidak memegang uang yang besar untuk menyewa hotel atau apartemen barang sehari, dua hari. Tragis memang.

"Coba aja Mas, kalau saat itu kamu nggak teledor dengan barang orang lain, Mas!"

Tanpa sadar, mulutku begitu saja mengeluarkan keluhan tentang kejadian yang membuat keadaan kami saat ini terpuruk.

Yaitu, tentang kejadian beberapa minggu lalu, tentang suamiku yang meminjam mobil temannya yang milyaran rupiah, teledornya lagi, ia malah mengalami kecelakaan yang menyebabkan ganti rugi yang tak sedikit bagi dompet kami.

Dan akibat keteledoran tersebut, membuat uang tabungan kami terkeruk untuk ganti rugi mobil tersebut, bahkan rumah minimalis satu-satunya kami pun, harus dijual akibat keteledoran suamiku.

"Kamu nyalahin Mas, Wafa!"

Tajam Mas Dika menatapku. Pastinya ia tersinggung. Salahku.

"Maaf Mas, aku keceplosan."

Tanpa sadar, aku telah membuat suamiku tersinggung. Aku menutup mulutku, sebal pada diri sendiri.

"Harusnya kamu bersyukur Wafa! Seenggaknya aku itu masih hidup dan selamat! Hanya mobil itu yang cidera! Bukan aku!"

Mas Dika melotot emosi menatapku. Aku menunduk takut dan menyesal.

"Maaf Mas," ucapku lirih dan malu.

Benar juga, harusnya aku bersyukur karena suamiku masih selamat dan sehat. Hanya cidera sedikit, itupun diawal kecelakaan.

"Kamu pikir Mas mau kehilangan uang kita! Gara-gara kecelakaan mobil itu. Tapi, satu hal yang harus kamu tau, meskipun Mas mengganti mobil itu, uang itu, uang Mas! Mas yang bekerja, bukan seperti kamu yang setiap hari hanya di rumah ongkang-ongkang, yang hanya menerima gaji bulanan, belanja tiap bulan, minta ini, minta itu sama aku!"

Suamiku murka dengan ucapanku. Aku benar-benar bodoh telah mengucapkan kalimat yang tak seharusnya terucap.

"Dasar gak tau diri!"

Mas Dika mengumpat dan mengataiku. Benar-benar emosi tinggi.

"Loh, Mas, udah dong marahnya, aku kan nggak sengaja, Mas. Maaf Mas," ucapku menyesal. Kesal juga dengan umpatan darinya.

Aku tahu, aku salah bicara. Tapi, mendengar kalimat ongkang-ongkang di rumah saja, membuat aku merasa terhinakan sebagai seorang wanita. Karena, jika boleh memilih, aku juga ingin bekerja, agar aku tidak perlu menengadahkan tangan ini, kepada suamiku.

"Ya terus apa namanya! emang aku salah bicara? kan kenyataannya gitu! kamu cuman ongkang-ongkang di rumah, cuman tau gajian, uang bulanan, tanpa tau gimana capeknya aku, banting tulang untuk kalian!"

Mas Dika menatapku tajam, kedua bola matanya merah, kutahu ada amarah yang siap meledak dengan ucapanku, dan aku sungguh menyesal telah mengungkapkan apa yang ada di pikiranku barusan. Meskipun itu kenyataan.

"Maaf Mas, Wafa salah, udah ngomong kayak gitu, maaf ya," ucapku lagi.

Mas Dika hanya mendengus kesal, tanpa mengucapkan sepatah kata pun dan tak berapa lama kemudian kami pun saling mendiamkan satu sama lain. berkecamuk dengan pikiran masing-masing.

Disaat seperti ini, rumah tangga terasa panas dan gaduh. Hal sekecil apapun menjadi titik api yang pada akhirnya berkobar-kobar menjalar ke segala arah perdebatan.

Terutama masalah perekonomian, hal itu sangat mudah menyulut emosi dan pertikaian.

Rumah tanggaku yang harmonis pun tak luput dari ujian ini. Walaupun sebenarnya tak pernah terbayangkan sebelumnya bahwa kami akan menjumpai sebuah masalah serumit ini.

Beberapa menit kemudian suara klakson mobil pun terdengar, membuyarkan lamunan kami berdua.

Mas Dika mengerjap, begitu juga dengan diriku.

Mobil mewah pun datang. Aku menyipitkan mata saat melihat mobil tersebut berhenti di depan rumah kami. Tepatnya, bekas rumah kami.

"Sekarang terserah kamu! Mau ikut sama Mas, atau tetap disini! Mempertahankan gengsimu!"

Dengan tegas Mas Dika menekan perasaanku.

Dan aku, sungguh tak ingin menumpang hidup di rumah orang. Apalagi rumah orang lain. Bukan saudara ataupun handai taulan.

Aku harus bagaimana?

Bersambung ...

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Bingkai Suami, Keadilan Sengit Istri
Bingkai Suami, Keadilan Sengit Istri
Dalam novel modern Bingkai Suami, Keadilan Sengit Istri, seorang desainer dijebak suaminya, Baskara, demi wanita lain. Setelah bebas, ia memulai misi balas dendam untuk menghancurkan karier dan reputasi Baskara. Baca romance novel penuh misteri ini di aplikasi online novel sekarang.
HOT DUDA
HOT DUDA
Dalam novel HOT DUDA, Taran sang pengusaha sukses merekrut Resti demi karier adiknya. Meski awalnya berselisih, benih cinta tumbuh di antara mereka. Temukan kisah billionaire romance novels ini saat mereka menghadapi hambatan dari Ben dalam salah satu romance stories terbaik di platform ini.
Kehamilanku Adalah Harapanku
Kehamilanku Adalah Harapanku
Dalam romance novel Kehamilanku Adalah Harapanku, Lae berjuang mempertahankan janinnya setelah Reza menuntut aborsi akibat tekanan keluarga. Kisah modern novel ini mengikuti keteguhan seorang yatim piatu menghadapi pengkhianatan demi masa depan anaknya. Baca fiction books ini sekarang.
Lost In Heart
Lost In Heart
Dalam novel Lost In Heart, Pricila menghadapi kehancuran rumah tangga akibat pengkhianatan. Ia memulai adventure ke Bromo demi ketenangan jiwa. Di perjalanan, ia bertemu Yohan yang memberi pelajaran hidup berharga. Simak romance novel ini tentang pencarian jati diri dan cinta baru.
Lupakan Aku
Lupakan Aku
Dalam novel Lupakan Aku, Sita harus menghadapi kenyataan pahit saat mengetahui kekasihnya, Raka, adalah putra pengusaha kaya. Hubungan beda status sosial ini menguji kesetiaan mereka. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti perjuangan cinta mereka di web novel modern.
MENANTU KONTRAK
MENANTU KONTRAK
Diusir ibu tiri, Anindya terjebak dalam misi Nyonya Nadia demi warisan. Di novel MENANTU KONTRAK, ia harus menghadapi Reivan yang dingin dalam skema billionaire romance novels. Baca kisah modern novel penuh intrik keluarga ini untuk melihat perjuangan Anindya bertahan hidup dan mencari cinta.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Versi suara dubbing] Tangisan Kekeluargaan: Anak Perempuan Tersembunyi Jenderal
[Versi suara dubbing] Tangisan Kekeluargaan: Anak Perempuan Tersembunyi Jenderal
Gubernur militer kembali setelah menindak bandit dan diaku sebagai ayah oleh seorang gadis yatim. Dia menolaknya dan mengangkat senjata, sementara saudara laki-lakinya yang lebih muda curiga mereka adalah kerabat darah dan merencanakan tes DNA. Sebenarnya, ibu gadis itu pernah pura-pura putus hubungan untuk melindunginya, kemudian terluka, dan akhirnya dia mengetahui kebenaran dan menyelamatkan orang-orang.
Duka di Balik Senyuman
Duka di Balik Senyuman
Video mesum milik Leona tersebar, dirinya yang merupakan nona keluarga kaya pun menjadi bahan cemooh semua orang. Hal tersebut membuat Leona sadar bahwa Gio, pacar yang sangat dia sayangi, adalah dalang dari perudungan yang sering kali ia alami. Gio nggak pernah mencintainya, semua hal yang dia lakukan hanya demi balas dendam atas penderitaan yang diterima kakaknya. Dengan putus asa, Leona pun menyetujui perintah ayahnya untuk menikah dengan pria buta dan gila...
Pernikahan Palsu dengan CEO yang Jutawan
Pernikahan Palsu dengan CEO yang Jutawan
Setelah mantan pacar berselingkuh dan mencuri uangnya, dia menikahi orang yang baru dia temui. Namun, dia tidak memberi tahunya bahwa dia diam-diam adalah miliarder terkaya di negara itu. Apa yang akan pria itu lakukan saat dia mengetahuinya? Dan bisakah mereka merahasiakan identitas asli mereka dari keluarga dan teman-teman yang mengintai mereka?
Aku yang Nggak Disayangi
Aku yang Nggak Disayangi
Dituduh mendorong neneknya, Wilona Joly dikucilkan keluarganya. Ia menikah dengan Ethan Fauzi, yang dikiranya cintanya tulus. Saat hamil, Wilona tahu Ethan hanya memanfaatkannya sebagai bank darah untuk adik angkatnya, Sofia. Hancur, Wilona gugurkan kandungannya, jadi biksuni, dan tinggalkan tiga 'hadiah' untuk Sofia. Ethan menyesal, kakinya lumpuh akibat usahanya mengejar Wilona. Ia beri semua hartanya, tapi Wilona donasikan dan buka kedai teh, hidup tenang jauh dari dunia.
Jadi Kaya Karena Penjilat
Jadi Kaya Karena Penjilat
Yogi yang putus asa setelah dicampakkan tanpa diduga mengaktifkan "Sistem Penjilat" yang memberinya banyak uang untuk dihabiskan pada wanita.
Kekuatan Ibu Kesayangan
Kekuatan Ibu Kesayangan
Mina, sebagai seorang ibu tunggal, menghadapi berbagai kesulitan dalam keluarganya. Namun, dengan kekuatan dan kecerdasannya, dia berhasil membesarkan tiga putra yang sukses.Saat ulang tahun ke-70 ayahnya, sang ibu menelepon Mina untuk pulang. Namun, dia malah dipersulit oleh Yuni, Lani, dan ayahnya yang berperilaku seperti orang yang tidak tahu berterima kasih.Namun, pada akhirnya, Mina berhasil mengatasi semua diskriminasi dan menemukan cinta sejati serta kebahagiaan.