Logo
Dijatah Lima Juta
Dijatah Lima Juta

Dijatah Lima Juta

36 Bab
Tamat
Dalam novel romance modern Dijatah Lima Juta, perjuangan mengelola keuangan rumah tangga memicu konflik tajam antara suami istri. Saat jatah bulanan tidak lagi mencukupi kebutuhan, rahasia dan ketegangan mulai terungkap. Baca kisah lengkapnya di platform online novel ini.
Bab 1 dari Dijatah Lima Juta

"Ini uang bulanan untuk kamu! Kelola baik-baik, aku harap setelah ini tidak ada lagi yang namanya uang kurang!"

Wajahku memerah menahan marah saat mendengar Mas Umar mengatakan itu. Entah apa yang ada dalam pikirannya saat ini. Bisa-bisanya ia hanya memberiku uang bulanan dengan nominal seperti itu.

Namaku Dila, aku hanya seorang ibu rumah tangga yang bergantung dengan suamiku. Bukan aku tidak mau bekerja atau apa. Tapi, Mas Umar, selalu saja melarang jika aku ingin bekerja seperti istri orang lain.

Jatah bulanan yang diberikan Mas Umar selama ini, benar-benar membuat aku kesal. Bagaimana tidak, aku hanya dijatah lima juta untuk satu bulan. Aku akui, nominal lima juta itu tidak lah sedikit untuk era seperti ini. Tapi, tetap saja itu masih kurang banyak untukku.

"Kenapa harus lima juta terus sih, Mas? Apa tidak bisa kamu naikkan lagi uang bulanannya? Gaji kamu kan delapan juta satu bulan, kenapa tidak enam atau tujuh juta?" protesku.

"Yang benar saja kamu Dil? Enam atau tujuh juta kamu bilang? Lima juta itu sudah nominal yang besar. Apa masih kurang? Gajiku memang delapan juta. Tapi aku harus memberi mama dua juta, dan satu jutanya lagi untuk aku simpan buat rokok dan uang bensin. Syukuri saja Dil!"

Tanpa mau mendengar protesku lagi, Mas Umar langsung menyerahkan uang bulanan lalu keluar dari kamar.

Mataku nanar melihat tumpukan uang di atas tempat tidur. Dengan sangat terpaksa aku mulai mengambil dan menyimpannya di dalam dompet khusus uang bulanan. Kepalaku terasa berat dan pusing, apalagi ini awal bulan. Banyak sekali yang harus aku pikirkan dengan jatah bulanan yang sedikit ini.

"Kalau begini terus aku bisa gila. Mas Umar benar-benar kelewatan sekali. Dia memberiku jatah bulanan hanya lima juta, sedangkan mama dua juta. Sepertinya aku harus mencari kerja kali ini,"

Keputusanku sudah bulat. Aku tidak mau lagi terpaku dengan jatah bulanan yang selalu saja kurang. Aku mulai memikirkan melamar kerjaan dengan ijasah sarjana yang aku punya.

"Dila, sini sebentar!" teriak mas Umar dari arah dapur.

Awalnya aku tidak menghiraukan teriakan mas Umar. Namun, lagi-lagi Mas Umar mengulang teriakannya, dan terpaksa aku keluar dari kamar dengan kaki yang dihentakkan.

"Ada apa Mas?" tanyaku malas.

"Ada apa, ada apa. Lihat nih! Apa kamu tidak bisa masak atau pelit sih? Uang jatah bulanan sudah aku berikan, tapi kamu masih saja memasak menu yang sama setiap harinya. Tidak ada menu spesial, kamu bisa masak atau tidak sih?" omel mas Umar, menunjuk lauk pauk serta sayur di atas meja makan.

Emosiku benar-benar diuji kali ini. Aku hanya manusia biasa, mas Umar benar-benar membuatku meledak hari ini. Belum selesai masalah jatah bulanan, dia kembali mempermasalahkan makanan di atas meja.

"Syukuri saja Mas!" sahutku, mengulangi kalimat yang tadi ia ucapkan di kamar.

Dapat aku lihat wajah mas Umar memerah, telapak tangannya juga terkepal.

"Berani kamu mengulang kata-kata aku Dil? Syukur sih syukur, tapi kalau makan ini setiap hari aku juga bosan. Aku kerja dari pagi sampai malam cari uang, masa iya kamu hanya memasak ini? Percuma aku banting tulang, kalau makanan seperti ini yang tersaji. Aku cari uang itu untuk dapat uang banyak dan makan enak, bukan seperti ini!" bentak mas Umar, menatap nyalang ke arahku.

Aku tidak peduli dengan tatapan itu.Dengan santainya aku mendekati meja makan, lalu menutup kembali tutup saji yang tadi mas Umar buka.

"Kalau tidak mau makan, yasudah tidak usah sekalian!" ujarku, kemudian bersiap pergi ke kamar.

Baru saja aku berjalan melewati mas Umar, ia sudah menarik lenganku kasar.

"Apa-apaan sih kamu Dil? Kamu kenapa? Apa begini cara kamu memperlakukan suami sendiri? Aku capek kerja Dil, harusnya kamu itu memanjakan aku kalau pulang. Menyiapkan makanan yang enak-enak, bukan malah seperti ini!" ujar mas Umar, kali ini nada bicaranya tidak sekeras tadi, tapi penuh penekanan.

Perutku mual mendengar kata-kata mas Umar. 'Memanjakan?' cih, dia saja tidak pernah memanjakan aku sama sekali.

"Dengar ya, Mas! Aku ini bukan koki, aku ini hanya ibu rumah tangga biasa. Dalam satu bulan ada tiga puluh hari, dalam satu tahun ada tiga ratus enam puluh lima hari. Bagaimana caraku memikirkan menu yang berbeda-beda setiap harinya selama itu? Koki saja tidak akan sanggup, dan bisa saja memasak menu yang sama, apalagi aku yang hanya biasa ini. Makan saja apa yang ada, masih syukur masih bisa makan nasi dengan lauk dan sayur. Lihat orang-orang di luar sana! Jangankan buat makan ada lauk dan sayur, hanya makan nasi saja mereka sudah bersyukur," sahutku kesal.

Mas Umar mengusap wajahnya kasar. "Aku tidak mempermasalahkan makanan yang dimasak berulang kali dalam satu tahun. Yang aku masalahkan, kamu sudah diberi uang bulanan, masa iya lauknya hanya ini terus? Dan lagi, aku bukan mereka orang jalanan. Aku punya uang, aku bekerja, sudah sewajarnya aku mengharapkan menu yang lebih," jelas mas Umar, wajahnya masih terlihat merah saat mengatakan itu.

"Tau ah Mas, nanti saja membahas masalah ini! Aku mau istirahat dulu, tubuhku lelah. Kalau mau makan, makan saja yang itu. Tapi kalau tidak mau, kamu bisa pulang ke rumah mama dan makan di sana, menunya pasti enak-enak!"

Setelah mengatakan itu, aku menghempaskan cengkraman mas Umar di lenganku. Aku melenggang pergi begitu saja masuk ke dalam kamar dan tak lupa menutup pintunya sedikit agak keras.

Dengan perasaan kesal campur aduk dengan marah. Aku kembali menatap kesal uang yang barusan aku simpan.

"Kalau saja kamu memberiku uang bulanan lebih, aku tidak mungkin memasak menu itu-itu saja Mas. Harusnya kamu mikir, semuanya sekarang ini serba mahal. Dengan uang segitu selama satu bulan, mana mungkin cukup. Biarpun saat ini kita belum punya anak, tetap saja tidak cukup. Harusnya kamu memberikan uang bulanan yang lebih kalau mau makan enak setiap harinya. Bukan malah memberi jatah bulanan ke mama kamu sebanyak itu. Mama kan sudah ada uang dari gaji pensiunan papa kamu, itu bahkan lebih dari cukup untuk biaya hidup satu bulan, bahkan masih lebih. Sedangkan aku masih banyak kurangnya, aku harus memutar otak memikirkan agar uang itu cukup sampai gajian bulan depan nanti." batinku.

Pintu depan tertutup keras, dapat aku dengar dari dalam kamar. Aku tidak memedulikan itu, aku tau itu adalah perbuatan mas Umar. Ia pasti sedang marah dan pergi ke rumah mamanya. Biarlah ia makan di rumah mamanya, paling tidak ia tau kenyataan jatah bulanan yang ia berikan itu kurang.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Cinta Palsumu Menghancurkan Hidupku
Cinta Palsumu Menghancurkan Hidupku
Dalam Cinta Palsumu Menghancurkan Hidupku, Dewi dicampakkan oleh Pratama demi masa lalunya. Di tengah hinaan keluarga billionaire itu, Dewi mencoba bangkit hingga bertemu Reza. Temukan kisah perjuangan mencari cinta sejati di romance novel ini, salah satu modern novel terbaik untuk dibaca.
CRAZY RICH MENIKAHI GADIS POLOS
CRAZY RICH MENIKAHI GADIS POLOS
Dalam novel CRAZY RICH MENIKAHI GADIS POLOS, Havva harus menikah dengan miliarder Irlan demi pengobatan ibunya. Menjadi istri kedua di tengah ancaman Bilqis yang sinis, ia berjuang bertahan hidup. Baca romance novel ini sebagai pilihan fiction books terbaik di platform online novel kami.
Drive Back To December
Drive Back To December
Dalam Drive Back To December, Gayatri terjebak pernikahan kedua dengan mantan suaminya, William Alansyah. Namun, misteri tentang keturunan mengungkap rahasia besar yang disembunyikan William. Baca romance novel penuh intrik ini sebagai pilihan utama bagi penggemar romance stories di platform webnovel.
Lepas dari Cinta yang Telah Retak
Lepas dari Cinta yang Telah Retak
Dalam novel romantis Lepas dari Cinta yang Telah Retak, seorang istri berjuang menghadapi suaminya, Arga Pratama, yang dingin dan putri mereka yang menjauh. Baca novel online gratis ini yang menyajikan konflik keluarga penuh intrik dalam dunia novel mafia dan miliarder modern.
Lima Tahun Usai Berpisah
Lima Tahun Usai Berpisah
Dalam romance novel Lima Tahun Usai Berpisah, Lisa memilih pergi setelah dikhianati Farhan. Kini mereka bertemu kembali sebagai atasan dan bawahan. Situasi modern novel ini memanas saat Farhan menemukan rahasia tentang putra Lisa yang lahir setelah perceraian mereka.
Merah Hitam Cinta #bukuke-1 womenpowerseries
Merah Hitam Cinta #bukuke-1 womenpowerseries
Dalam Merah Hitam Cinta #bukuke-1 womenpowerseries, Kanaya meninggalkan suaminya yang berkhianat demi memulai hidup baru di perkebunan kopi. Romance novel ini mengisahkan perjuangannya menghadapi trauma dan sikap dingin Haikal. Baca kisah selengkapnya di web novel modern ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Aku Jadi Jaya Di Masa Kekeringan
Aku Jadi Jaya Di Masa Kekeringan
Seno, seorang tokoh berpengaruh di dunia mafia, merasa terbebani oleh masa lalunya yang penuh darah. Akhirnya dia mencari penebusan di sebuah kuil, tapi malah tersambar petir dan melintasi waktu ke zaman kekeringan di sebuah desa pegunungan kuno yang terpencil. Dia masuk ke dalam tubuh seorang berandalan yang mencuri persediaan makanan musim dingin keluarganya untuk beli arak dan akhirnya mati tersambar petir, Erno. Setelah bangun, Erno sadar bahwa berkat ramalan cangkang kura-kura yang diberikan padanya oleh biksu kuil itu, dia dapat meramal peruntungan sehari-hari, di mana mangsa akan berada, kapan bahaya akan datang, dan siapa yang bisa bantu dia keluar dari kesulitan. Berburu mangsa, mendapat uang, berlatih ilmu bela diri, berlatih memanah, berburu raja serigala, perlahan-lahan Erno mengubah reputasinya yang buruk, akhirnya jadi andalan keluarganya!
Bunuh Dewa
Bunuh Dewa
Dewa Iblis demi memaksa Dewi Ilahi, membantai Desa Keluarga Yongki. Namun, Dewi Ilahi karena cintanya pada Dewa Iblis, tak tega membunuhnya. Rafika Yongki memeluk jasad Ibu Rafika, akhirnya menyadari, di mata para dewa dan iblis, manusia hanyalah semut belaka. Tapi Rafika tak mau pasrah. Dia menjadi umpan, rela menjadi wadah untuk menghidupkan kembali Dewi Ilahi, dan menyusup ke sisi Dewa Iblis. Dia ingin membuktikan, manusia biasa pun bisa membunuh dewa.
Cinta Terkhianati
Cinta Terkhianati
Febi, Putri Mahkota Nala, rela meninggalkan tahtanya demi menikah dengan Pangeran Feri. Namun saat Feri jadi putra mahkota, Yuna-lah yang jadi putri, sementara Febi hanya selir. Terhina, Febi bersumpah membalas perlakuan Feri padanya.
Menantu Ikan,  Harta Triliunan di Ember!
Menantu Ikan, Harta Triliunan di Ember!
Dion Linus datang membawa seember ikan buat melamar ke keluarga Hanura. Namun, dia malah diremehkan sebagai nelayan miskin. Bahkan tunangannya, Aurora Hanura, ingin memutuskan pertunangan mereka. Untung saja Bianca Hanura tidak materialistis. Bianca tetap bersedia menikah dengan Dion. Ternyata, ada rahasaia besar yang disembunyikan Dion — ada berlian 10 senilai puluhan triliun di dalam mulut ikan! Semua orang di keluarga Hanura langsung terkejut. Aurora sangat menyesal. Di akhir cerita, Dion menikahi Bianca yang tulus dan baik hati.
Tunangan teman sekamarku ternyata adalah suamiku
Tunangan teman sekamarku ternyata adalah suamiku
Tunangan teman sekamarku sebenarnya adalah suamiku! Aku akan membuatmu membayar!
Sayang, Kamu Tak Pernah Sendiri
Sayang, Kamu Tak Pernah Sendiri
Dalam upaya menyelamatkan cinta sejatinya, suami Caroline melewatkan momen penting untuk menyelamatkan putri mereka, yang menyebabkan kematiannya yang tragis. Bertahun-tahun ditemani tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan cintanya yang lama. Pernikahan Carl dan Caroline mendekati akhir. Caroline bertekad untuk membalas kematian putrinya yang terlalu dini.