Logo
Drive Back To December
Drive Back To December

Drive Back To December

71 Bab
Tamat
Dalam Drive Back To December, Gayatri terjebak pernikahan kedua dengan mantan suaminya, William Alansyah. Namun, misteri tentang keturunan mengungkap rahasia besar yang disembunyikan William. Baca romance novel penuh intrik ini sebagai pilihan utama bagi penggemar romance stories di platform webnovel.
Bab 1 dari Drive Back To December

(PoV Rumi)

"Dengan ini saya nyatakan gugatan saudara William Alansyah terhadap saudari Gayatri Rumi Rahardjo dikabulkan, mulai hari ini saudara William Alansyah dan saudari Gayatri Rumi Rahardjo resmi bercerai dan bukan lagi suami istri. Sidang ditutup," ucap Pak Hakim.

Palu sudah diketuk tiga kali. Aku menghela nafas panjang.

"Baiklah, semua sudah berakhir. Semoga setelah perceraian ini, semua masalah akan selesai. Aku harus bahagia, hidupku akan berlanjut dengan kebahagiaan," ucapku dalam hati. Memandang wajah mantan suamiku sekali lagi lalu memandang mantan ibu mertua dan mantan adik iparku sebelum beranjak pergi dari ruang persidangan.

***

Tiga tahun berlalu. Sejak peristiwa itu aku memutuskan untuk kembali ke Jogja. Mengemban label janda cantik sudah menjadi rutinitasku. Aku sudah mulai terbiasa, aku tak peduli orang mau bicara apa tentang aku, yang jelas aku tidak minta biaya hidup dari mereka. Aku bekerja sebagai agen di salah satu asuransi jiwa. Levelku sudah lumayan tinggi, jadi yah sudah bisa sombong sedikit.

Sebenarnya perceraian itu tak membuatku trauma untuk berumah tangga lagi tapi aku jadi lebih selektif saja. Ada beberapa pria yang mendekatiku, mayoritas mereka pengusaha dan selalu tertawa jika aku menceritakan perceraianku karena aku dituduh workaholic, tapi aku merasa belum ada yang cocok dengan hatiku.

Siang itu seperti biasa aku mencari nasabah disalah satu mall di Jogja. Aku memilih berada di salah satu Cafe dalam mall itu bersama dengan salah satu sahabatku, sesama agen.

"Rum, gimana target trip udah nutup?" tanya Nina padaku.

"Ya udah dong, sama uang saku juga udah aku tutup."

"Sombong amat lu! Ya kamu enak, Rum. Pria-pria kaya itu mau beli asuransi atau sekedar investasi di kamu. Lah aku, susah bener."

"Makanya jadi janda dong," selorohku.

"Ihh! Amit-amit deh, anakku udah 3. Kamu enak, cerai nggak ada anak," Nina beberapa kali mengetuk meja dan menjitak kepalanya. Aku hanya tersenyum getir melihatnya. Sungguh menjadi janda bukanlah sebuah pilihan hidup.

"Aku pesen kopi lagi deh, puyeng dari tadi nggak ada target. Kamu mau apa lagi, Nin?"

"Alah, target apalagi sih? Nggak usah deh, pusing kebanyakan kopi."

"Target lain. Mungkin aja ada yang mau jadi suami, hahaha. Ya udah aku pesen kopi dulu."

Aku beranjak dari tempat dudukku dan berjalan menuju tempat pemesanan. Segelas soy coffee late sudah ditangan. Aku memang sengaja menunggu dan melihat baristanya meracik minumanku. Saat aku membalikkan tubuhku, aku melihat ada seorang lelaki yang tidak asing namun sudah lama tak pernah jumpa.

"Sudah kuduga itu pasti kamu, Rumi," sapa pria itu padaku.

"Henry? Henry Prasetya?" tanyaku memastikan.

"Hai, Rumi. Nggak nyangka ya ketemu kamu disini."

"Apa kabar? Ya ampun, udah lama baget. Lagi ngapain di Jogja?"

"Aku baik. Kebetulan lagi ada kerjaan di sini."

"Ohh, oke."

"Boleh gabung nggak? Kamu duduk dimana?"

"Di sana tuh, aku tunggu ya." Aku menunjuk sebuah meja.

"Oke, Rum. Aku pesan dulu trus ke sana ya." Aku menggangguk kemudian kembali ke mejaku. Tak lama Nina memutuskan pergi karena ada keperluan mendadak, sebelum Henry datang.

Henry Prasetya, dia teman kuliahku di UNY dulu. Orangnya baik, kharismatik, lucu dan juga tampan. Teman-temanku dulu bahkan menyebut Henry sebagai keturunan ningrat karena rupanya yang jawa banget.

Wajahnya yang teduh dan bersahaja selaras dengan tuturnya yang lembut pasti membuat para wanita meleleh jika dekat dengannya. Henry menjadi idola kampus pada zaman itu. Aku cukup beruntung bisa mengenalnya dan berteman baik dengannya hingga lulus. Namun setelah itu Henry kembali ke kota asalnya yaitu Malang. Kami putus komunikasi, tak pernah lagi bertemu. Dan hari ini kami berkesempatan untuk berjumpa lagi. Akhirnya dari perjumpaan singkat hari ini kami saling bertukar nomor WhatsApp.

Obrolanku dan Henry berpindah ke WhatsApp. Menyenangkan sekali bertukar kabar dengan Henry, membicarakan masa sekarang dan masa lalu. Kini dia bekerja sebagai Manager di salah satu perusahaan ekspor-impor di Surabaya. Selama Henry mengurus pekerjaannya di Jogja, kami jadi sering bertemu untuk sekedar minum kopi ataupun makan. Dan dari pertemuan-pertemuan itu, pertemuan di hari terakhir Henry di Jogja menjadi hal yang tak terlupakan dalam hidupku.

"Rumi, besok pagi aku sudah harus kembali ke Surabaya," ucap Henry lembut. Terlihat guratan kesedihan di wajah tampannya.

"Iya, aku tahu. Kan udah ngomong kemarin."

"Aku bersyukur bisa dipertemukan lagi dengan kamu," lanjut Henry disertai senyumnya yang selalu manis.

"Hmm, masak? Aku lebih ke seneng sih ketemu kamu lagi."

"Rumi, sesungguhnya ada hal yang aku sembunyikan darimu sejak dulu."

"Jangan bilang kamu suka sama aku?" goda ku.

"Memang kenapa? Ada yang salah?"

"Emang bener? Hahaha."

"Bener, Rum."

"Ha? Apa sih, Hen? Nggak lucu 'lah."

"Ya emang nggak lucu. Aku 'kan nggak ngelawak. Aku serius."

Aku terdiam. Menatap Henry, mencoba mencari kebohongan melalui manik matanya, namun aku tak menemukannya. Aku cukup terkejut mendengar pernyataannya. Sungguh aku tak pernah menyangka dengan semua ini.

"Tapi aku janda, Henry," ucapku kemudian.

"So, what? Aku sudah pertimbangkan. Kamu bilang kamu nggak trauma 'kan dengan rumah tangga. Aku ingin menikahi kamu Rumi. Aku sudah menahan perasaan ini sejak kita kuliah. Aku rasa Tuhan merestuinya karena sudah mempertemukan aku dengan kamu lagi. Aku janji akan menjagamu. Sampai akhir nafasku."

"Aku memang nggak trauma untuk membuka hati lagi, berumah tangga lagi. Tapi aku nggak bisa grasak grusuk. Beri aku waktu ya."

"Of course, kapanpun kamu siap. Jadi kita pacaran nih sekarang?"

"Ha? Gimana?"

"Kita pacaran, Sayang."

"Cie, Sayang."

"Cie udah lama nggak ada yang manggil Sayang ya?"

"Ngajak berantem ya, hari pertama jadian loh ini."

"Hahaha."

Aku belum mengerti apakah keputusanku untuk menerima cinta Henry adalah keputusan yang tepat. Tapi aku tak ingin menjadi wanita munafik. Aku ingin memberi kesempatan pada Henry untuk membuktikan ucapannya. Siapa tahu Tuhan memang mengirimkan jodohku berupa Henry yang tampan dan baik itu. Ahh! Seandainya benar, aku pasti menjadi wanita yang sangat beruntung.

***

Kehadiran Nina membuyarkan lamunanku. Hanya membaca chat dari Henry saja bisa membuatku senyum-senyum sendiri dan membayangkan kebersamaanku dengan Henry. Seperti mengulang masa remaja yang sedang di mabuk asmara.

"Kasmaran ya?" tebak Nina yang sialnya sangat tepat.

"Emm." Aku hanya mengangkat bahu, tak memberi jawaban pasti pada Nina.

"Siapa orangnya? Client kamu ya?" Aku menggeleng. Lagi-lagi tak memberi jawaban pada Nina yang super kepo ini, membuat Nina mengerucutkan bibirnya karena kesal.

"Jatuh cinta bikin bisu ya?" sindirnya padaku.

"Masih pagi udah marah-marah aja nih, Bu Nina."

"Ya kamu ditanya jawabnya cuma angkat bahu 'lah, nggeleng 'lah. Sebel jadinya."

Aku membuka ponselku, mencari swafotoku bersama Henry, lalu menunjukkannya pada Nina. Mata Nina langsung melotot melihat foto itu.

"Ya Allah, Gusti. Kok ngguanteng tenan to, Rum. Wong ngendi iki?" (Ya Allah, Gusti. Kok ganteng bener, Rum? Orang mana ini?)

Aku tertawa melihat Nina. "Malang, tapi kerja di Surabaya."

"Edan! LDR dong? Tapi nggak papa, Rum. Tak dukung kalo sama yang ganteng kayak gini. Dari pada Pak Galih yang udah duda itu. Mending ini kemana-mana, Rum."

Aku hanya tersenyum mendengar kejujuran Nina. Pak Galih adalah client yang telah beberapa kali secara terang-terangan menyatakan jika menyukai ku. Tapi sayangnya aku tak memiliki ketertarikan yang sama dengannya.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Akulah Cintamu
Akulah Cintamu
Dalam Akulah Cintamu, Kayra berjuang menghidupi anaknya setelah suaminya hilang misterius. Takdir mempertemukannya dengan Damar, pria yang membencinya akibat rahasia masa lalu. Baca romance novel penuh haru ini untuk melihat bagaimana kebenaran mengubah segalanya di web novel modern ini.
COMPLICATED LOVE
COMPLICATED LOVE
Dalam COMPLICATED LOVE, Mira berjuang melawan kesenjangan sosial demi masa depan. Namun, takdir dan Sean, pemuda kaya yang angkuh, menghalangi ambisinya. Temukan kisah perjuangan kelas ini dalam romance novel modern yang penuh dinamika young adult fiction romance books di platform kami.
Dosa Terindah Bersama Kakak Ipar (Cinta Yang Semu)
Dosa Terindah Bersama Kakak Ipar (Cinta Yang Semu)
Dalam novel Dosa Terindah Bersama Kakak Ipar (Cinta Yang Semu), Queenza terjebak pernikahan balas budi yang penuh kekerasan. Ia menghadapi dilema besar saat benih cinta tumbuh pada kakak iparnya. Temukan kisah romance novel ini di webnovel yang menyajikan konflik modern penuh aksi.
Gairah panas sang presdir
Gairah panas sang presdir
Dalam novel Gairah panas sang presdir, Joshua terjebak dalam kondisi hiperseksual setelah dikhianati. Pertemuan dengan seorang mahasiswi menjadi titik balik baginya. Simak kisah billionaire romance novels ini di platform read novels online untuk melihat perjuangan Joshua sembuh dari traumanya.
Gairah Pelarian Cinta
Gairah Pelarian Cinta
Kepala ku mulai naik turun mengoral penis nya yang membuatku selalu terbayang. Sementara tangan kiri ku ikut mengocok naik turun. "Oooohhhh.... Cinta Stop...! Nanti keluaarrr! Aaaahhhh.....", lenguh Robi meminta ku berhenti mengoral penisnya. Aku berhenti dan kemudian berbalik badan, kami kembali saling pandang tanpa bicara satu kata pun. Lalu tiba-tiba tubuhku dipeluknya dan segera dibaliknya hingga kini posisi kami berganti menjadi Robi diatas tubuh ku dalam posisi missionary. Robi memandang tajam mata ku bebrapa saat seakan meminta ijin pada ku, aku hanya mengangguk dan berkata. "Pelan-pelan, ya!". Robi membelai pipi ku dan sesaat kemudian ia mencium kembali bibir ku agak lama dan setelah itu ia bicara dengan suara bergetar. "Jika sakit ngomong, ya. Ini juga yang pertama bagi ku, yang!". Aku hanya memejamkan mata saat kurasakan penisnya sudah berada di depan bibir vagina ku, di gesek-gesekannya sejenak supaya aku kembali bisa mengeluarkan cairan lubrikasi ku. Sambil terus menggesekkan penisnya di bibir vaginaku, Robi kemudian menggenggam penis nya dan mengarahkan serta menuntunnya ke bibir vagina ku. "Aawww....", pekik ku sambil meringis kesakitan saat kepala penis nya mulai membuka jalan, menuju vagina ku, 1/4 batangnya sudah memenuhi vagina ku yang kurasakan sesak dan penuh. "Sakit, Rob!", keluh ku. Robi yang melihatku meringis kesakitan kemudian ia mendiamkan sejenak sambil ia mengelus rambut dan mendaratkan ciumannya ke kening ku. Aku seperti merasa nyaman dengan perlakuannya barusan, sambil tersenyum aku berbisik pada nya. "Ambillah sayang, aku ikhlas menyerahkan untuk mu". Aku kembali memejamkan mata dan berusaha pasrah dan rileks, aku tahu ini bakalan sangat sakit dan merupakan kebanggan bagi kaum perempuan tapi rasa sayang ku menutup kesadaran ku saat itu, aku menanti dengan berdebar menyerahkan kehormatan ku pada lelaki yang sudah menaklukan hati ku. Melihat aku dengan pasrah di bawah membuat Robi mantap untuk memasukkan penis nya lebih dalam lagi hingga bisa merobek selaput darah ku. Lalu ia menghentakkan pinggulnya dengan keras sehingga membuat ku menjerit kembali. "Aaaaaawwwww..... Aduh.....! Aaaaaahhhhkkkk....".
Hasrat Berbahaya Sang Pewaris Duda
Hasrat Berbahaya Sang Pewaris Duda
Dalam Hasrat Berbahaya Sang Pewaris Duda, Shanty mempertaruhkan jiwanya pada pewaris Halim Group demi membalas dendam kepada mantan suaminya. Temukan intrik kekuasaan dan rahasia gelap dalam romance novel ini. Baca kisah billionaire romance novels selengkapnya di web novel kami.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

7 Hari Panduan Bertahan Longsor
7 Hari Panduan Bertahan Longsor
Musisi Toni Solihin difitnah oleh anak angkat keluarga Solihin, Zefri Solihin, dan tunangannya, Runa Lauwis. Terjebak longsor, kekurangan oksigen dan makanan sampai lumpuh, Toni juga disalahpahami oleh kakaknya, Nafi Solihin dan Lina Solihin, hingga meninggal. Terlahir kembali di longsor yang sama, Toni bertekad bertahan hidup. Zefri dan Runa menghalangi tim penyelamat, tapi Toni bertahan enam hari dan lolos dari maut. Saat Zefri ikut kompetisi piano, Toni muncul menghancurkan rencana mencuri karya musiknya. Nafi dan Lina makin membenci Toni dan tidak percaya penjelasannya. Toni memutus hubungan dengan keluarga. Dengan bantuan Zelia Salim, CEO Grup Salim, Toni mengalahkan Nafi di program radio. Saat pesta ulang tahun Pak Yeri, Zefri terungkap sejati. Nafi dan Lina akhirnya tahu kebenaran, tapi sudah terlambat. Toni siap pergi ke luar negeri, tidak memberi kesempatan rekonsiliasi.
Drama Para Menantu
Drama Para Menantu
Setelah tahu Kiara menggoda tunangannya hingga ibu mereka sakit, Nara memilih menikah dengan konglomerat Kiano Husen demi balas dendam. Di keluarga Husen, Nara dan Kiara saling adu siasat. Namun perlahan, hati Nara mulai luluh pada Kiano yang seharusnya hanya alat balas dendam.
[Versi suara dubbing] Cinta dan Benci Burung Feniks: Ujian Pengembangan Diri
[Versi suara dubbing] Cinta dan Benci Burung Feniks: Ujian Pengembangan Diri
Seorang pendatang baru mengganggu keseimbangan trio. Para cowok merencanakan untuk menggunakan dia untuk memaksa gadis itu memilih suami dan mengubah sifatnya, tetapi mereka mengkhianatinya.
Hidup Baru dari Luka Lama (Sulih Suara)
Hidup Baru dari Luka Lama (Sulih Suara)
Sejak lahir, Karlo selalu mendapatkan kasih sayang dan dimanja. Namun, karena suatu insiden, Keluarga Gunanto mengadopsi Tomo yang suka berpura-pura lemah dan menyedihkan di depan orang lain. Karlo sering difitnah dan disalahpahami. Pada akhirnya, dia bahkan dijebloskan ke penjara oleh keluarganya sendiri dan tunangannya, Meity. Setelah bebas, dengan berpura-pura mati, dia memutus semua hubungan masa lalu. Setelah itu, tunangannya dan keluarganya justru menyesal.
Hidup Lagi, Kubalas dendam
Hidup Lagi, Kubalas dendam
Terlahir kembali di hari pernikahan, Mutia dihina Maya dengan buket plastik murahan. Dulu, ia kehilangan buket giok, tunangan, dan kakaknya lalu tewas tragis. Kini ia menggenggam warisan kakeknya dan menegaskan: buketku ini harta negara!
Saya Adalah Superstar!
Saya Adalah Superstar!
Di kehidupan sebelumnya, tunangannya mencuri lagunya dan memberikannya kepada orang lain. Kali ini, dia bertekad untuk mengambil kembali semuanya.