Logo
DICERAI KARENA MANDUL
DICERAI KARENA MANDUL

DICERAI KARENA MANDUL

59 Bab
Tamat
Dalam romance novel DICERAI KARENA MANDUL, Kala harus bangkit dari pengkhianatan dan perceraian pahit. Di tengah perjuangannya, ia terikat pada seorang anak bernama Sheryl yang mengubah hidupnya. Ikuti kisah modern novel ini tentang pilihan sulit dan harapan baru di platform web novel.
Bab 1 dari DICERAI KARENA MANDUL

Sunyi terus menyelimuti ruang yang dihadiri empat orang itu. Satu di antaranya, seorang perempuan berambut lurus sebahu hanya menatap lurus ke depan, tanpa ekspresi. Sementara dua lainnya, menatap si perempuan itu dengan pandangan nelangsa seolah ikut merasakan segala sakit yang ia derita. Ah, masih ada seorang lagi yang sepertinya dia bahagia.

Buktinya, wajah tampan itu bisa menyungging senyum walau sedikit.

“Ini surat dari pengadilan. Saya ambil segera, biar semua urusan cepat beres," kata si pria.

Si perempuan tanpa ekspresi itu hanya mengangguk pelan. Melirik sekilas amplop putih berlogo Pengadilan Agama di salah satu wilayah tempat ia tinggal. Surabaya.

"Saya pamit kalau begitu. Masalah yang dibicarakan di pengadilan sebelumnya, sudah saya urus. Dua atau tiga hari lagi, akan ada yang datang untuk minta tanda tangan kamu."

Lagi-lagi si perempuan itu mengangguk.

"Bu, Pak, Janu pamit. Mohon maaf atas segala salah dan khilaf Janu selama ini. Saya pulangkan Tari ke rumah kalian kembali."

Isakan kecil lolos dari bibir wanita paruh baya yang sedari tadi memperhatikan interaksi dua orang di depannya. Tak tahan, dia bangkit dari duduk dan memilih masuk ke kamar. Mengabaikan pria yang bernama Janu mengulurkan tangan untuk berjabat tangan yang terakhir kalinya.

"Janu pamit, Pak."

Tangan Janu ditepis pelan oleh orang yang dipanggil Bapak. Mungkin kecewa, marah, kesal dan benci terhadap Janu masih teramat tinggi. "Silakan jika sudah selesai."

Janu hanya mengangguk, "Saya pamit. Jaga diri baik-baik, Tari."

****

Sengaja ia memilih menempuh jarak puluhan kilo di malam ini. Doanya terperanjat penuh sembunyi. Besar harapnya pada sang waktu, agar keping sakitnya perlahan lepas satu per satu. Cukup baginya, dua tahun dibuang penuh sia-sia. Berkubang pedih dan meredupkan cahaya dirinya sendiri.

Masa lalu memang demikian hebat menggerus tingkat kewarasannya. Untuk itu lah, di sini ia sekarang. Mengambil satu keputusan besar bernama damai. Butuh tekad kuat, keinginan gigih, serta keyakinan penuh, kalau jalan yang ia pilih adalah yang terbaik.

Menurut versinya.

Lagu lawas era delapan puluhan mengiring sepanjang perjalanan darat yang dia jalani. Sengaja ia memilih menggunakan bus travel ketimbang kereta atau pesawat. Ia ingin menikmati setiap meter jarak yang dibentang oleh Sang Pencipta. Menaruh keping demi keping sakit yang dimiliki pada setiap pemberhentian bus yang dia tumpangi. Siapa tahu, keping itu dibawa oleh angin ke pusat badai lalu diremukkan hingga tak bersisa. Lalu ia terlahir kembali, mungkin selayaknya kupu-kupu yang menyudahi masa metamorfosisnya.

Semoga.

Dilirik jam tangan perak di pergelangan kirinya, sudah menunjuk waktu tengah malam. Matanya mengedar, sebagian penumpang sudah terlelap tidur. Hanya dirinya dan sang supir yang masih terjaga—mungkin. Diembuskan napas pelan, ia mencoba peruntungan sekali lagi untuk memejamkan mata yang demikian sulit baginya.

Benar saja. Matanya ternyata masih segar untuk memperhatikan sorot cahaya lampu dari arah berlawanan. Ponsel yang sedari tadi tergeletak di sandaran kursi, dia ambil. Mengecek sekali lagi pesan terakhir yang dikirim oleh sahabatnya. Membaca baris demi baris alamat yang sepertinya ia sudah hapal di luar kepala saking seringnya dibaca. Tempat tujuannya kali ini.

Jakarta.

"Mas, Jakarta itu seperti apa?" Tangan si perempuan dengan terampil menata piring dan juga lauk di meja makan.

Pria yang menjadi lawan bicaranya tertawa. "Kota yang enggak pernah tidur. Sumpek."

Perempuan itu hanya menanggapi dengan ber-o-ria.

"Makanya aku pilih buat usaha di Surabaya. Walau sama-sama kota besar, enggak sesumpek Jakarta. Lagian, aku bisa ketemu kamu kan, Nduk."

Alih-alih tersipu, si perempuan berambut sebahu itu malah menepuk pelan bahu suaminya. "Sudah, makan saja. Gombalmu enggak laku."

"Tari, aku serius lho."

Perempuan bernama Tari itu hanya tersenyum menanggapi. "Iya, aku juga serius. Sekarang waktunya makan, bukan gombal."

Gelembung ingatan itu pecah, membuat si perempuan merengap. Mengambil napas buru-buru sebanyak yang ia bisa. Meneguk dengan kasar air mineral yang selalu ia sediakan di dekatnya. Sudah sejauh ini malah ia mengingat hal sepele yang dulu hanya dianggap obrolan selingan menjelang makan malam.

Hanya mengingat hal itu saja, tetes air mata kembali membasahi pipi. Cukup, Tari. Cukup!

***

"Mau kamu apa, sih, Nak?" Seorang wanita paruh baya melemparkan dirinya ke sofa empuk begitu tiba di rumah yang cukup besar itu.

"Dia enggak becus, Ma. Masa iya aku pertahanin."

"Iya, Mama tahu. Tapi hari Senin kamu sudah mulai kerja. Mama bukan enggak mau dititipi anak kamu. Mama sayang banget sama Sheryl, Nak. Sayang banget. Tapi Mama enggak sanggup ngikutin gerak Sheryl. Dia butuh pengasuh. Mama yang ngawasin kerja mereka."

Pria yang diajak bicara sama frustrasinya dengan wanita yang sudah lebih dulu memijat pangkal hidungnya. Raut lelahnya jelas tercetak di wajahnya yang kini menatap sang ibu dengan pandangan prihatin.

"Maafin, Aria, ya Ma. Ini salah Aria."

Wanita paruh baya itu terenyuh. Di hadapannya, bersimpuh anak lelaki kebanggaannya sampai kapan pun. Anak yang kini benar-benar menjadi sosok yang mampu membuatnya kagum. Bukan sekadar pencapaian dalam karir, bukan. Wanita itu tidak terlalu mengharap hal itu. Akan tetapi, sikap dan juga perbuatannya yang membuat sisi lembut sang wanita yang usianya tak lagi muda itu bangga.

"Setiap orang punya masa lalu, Nak."

"Tapi karena Aria, Mama jadi ikutan susah. Harusnya Aria membahagiakan Mama."

"Mama sudah sangat bahagia, Nak." Diusapnya kepala pria yang sudah duduk bertumpu pada pangkuannya itu.

"Sheryl jangan dijaga oleh wanita tadi. Cari yang lainnya aja, ya, Ma. Kali ini, Aria janji lebih kooperatif."

"Benar, ya. Jangan bikin Mama pusing sama kamu yang banyak mau, lho."

Pria itu terkekeh. "Iya, Ma."

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

 Birahi Janda Binal
Birahi Janda Binal
Dalam novel romance modern Birahi Janda Binal, Widya Ayu Ningrum berjuang menghidupi anaknya setelah suaminya wafat. Sebagai janda muda di usia 24 tahun, ia menghadapi tantangan hidup yang berat. Baca web novel ini untuk mengikuti kisah perjuangan dan pilihan hidupnya yang penuh lika-liku.
Cinta Terlarang: "Ayah Angkatku" yang Mencuri Hatiku
Cinta Terlarang: "Ayah Angkatku" yang Mencuri Hatiku
Dalam romance modern misterius Cinta Terlarang: "Ayah Angkatku" yang Mencuri Hatiku, Cathleen Kirby diasuh Jerald Dobson setelah kebakaran tragis. Di tengah intrik harta keluarga, ia bergantung pada Jerald sebagai pelindungnya. Baca web novel ini untuk mengungkap rahasia masa lalu mereka.
Di Sudut Memori
Di Sudut Memori
Dalam novel Di Sudut Memori, Citra berjuang melawan penyakit kronis sambil melepaskan bayang-bayang Dwiyan. Kehadiran Panggih membawa harapan baru dalam romance novel ini. Temukan kisah haru tentang kesembuhan dan pilihan hidup hanya di web novel modern ini.
Dijual Suami Demi Pekerjaan
Dijual Suami Demi Pekerjaan
Dalam novel romantis Dijual Suami Demi Pekerjaan, seorang istri dikhianati suaminya dan dijadikan barang barter untuk menyusui anak di rumah miliarder misterius. Di sana, ia justru menjadi incaran tuan rumah yang menyimpan rahasia besar. Baca novel online gratis ini sekarang.
Harta Tahta Kesayangan Duda
Harta Tahta Kesayangan Duda
Dalam romance novel Harta Tahta Kesayangan Duda, Viallynn menghadapi dilema saat dikejar duda kaya yang kalem. Meski ragu akan perbedaan usia, tawaran kemapanan dan kehadiran sang anak membuatnya sulit menolak. Baca web novel ini untuk melihat pilihan hidupnya yang penuh kejutan.
Kembalinya Pewaris yang Ditinggalkan
Kembalinya Pewaris yang Ditinggalkan
Ditinggalkan di altar karena dianggap gadis desa, Chelsea bangkit mengungkap identitasnya sebagai pewaris triliunan rupiah dalam romance novel ini. Di tengah intrik dunia billionaire, ia harus melawan musuh yang iri sementara Nicholas mendukungnya. Baca webnovel seru ini sekarang.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Dalam Pelukan Mantan Saya Lagi Setelah Perceraian
Dalam Pelukan Mantan Saya Lagi Setelah Perceraian
Dia mencintainya secara diam-diam selama tujuh tahun dan akhirnya menikahinya. Namun, sang suami bersikap dingin terhadapnya, sehingga dia memutuskan untuk menceraikannya. Kemudian, dia menyesalinya. Mengejutkan betapa posesifnya seorang miliarder!
Bintang Rezeki Datang: Ayah, Akui Aku
Bintang Rezeki Datang: Ayah, Akui Aku
Mira terlahir sebagai bintang rezeki dengan mata ketiga yang mampu membedakan yang asli dari yang palsu. Dia hidup tenang bersama ibunya, Yulia Saputra, dengan menjalankan toko antik di Kota Hu. Namun, kedamaian itu hancur ketika Yusuf Wibowo, ayahnya yang telah dinyatakan meninggal selama lima tahun, tiba-tiba kembali dengan membawa seorang wanita dan anak.
[Versi suara dubbing] Api Kebangkitan: Ketika Kelemahan Lenyap
[Versi suara dubbing] Api Kebangkitan: Ketika Kelemahan Lenyap
Setelah kebakaran, keduanya mengalami kebangkitan: dia adalah siswa jenius SMA tetapi harus bergabung dengan keluarga berkuasa, dan dia menjadi ratu. Dia menyiksa dia hingga membuatnya lemah dan membiarkan dia diperlakukan dengan penindasan; ketika kebenaran terungkap, sudah terlambat untuk menyesali.
[Versi Dub] Dari Guru Les ke Sayangku
[Versi Dub] Dari Guru Les ke Sayangku
Saat masih kecil, Nathan tidak suka belajar. Ibunya membawa Bella untuk mendisiplinkannya. Dari Bella, Nathan belajar banyak hal. Dia mulai menjadi disiplin dan semangat belajar. Dia diam-diam bersumpah, setelah dewasa nanti, dia akan menikahi Bella. Setelah Dewasa, Nathan mengguncang dunia bisnis dan menjadi orang terkaya di dunia. Hal pertama yang dia lakukan setelah sukses, adalah pergi ke desa untuk menikahi Bella.
Perang Es dan Api: Dewi Salju Terakhir
Perang Es dan Api: Dewi Salju Terakhir
Dunia dikuasai perang serigala dan vampir. Sena, pembunuh legendaris yang dikutuk gurunya, kembali ke dunia fana. Ia melamar Dewi Es, tapi ditolak karena bangsawan palsu lebih berkuasa. Saat identitasnya terbongkar, pertarungan besar pun tak terelakkan.
Cinta Kami Seperti Anggur Berkualitas
Cinta Kami Seperti Anggur Berkualitas
Gita ditinggalkan tiba-tiba oleh kekasihnya Adit. Dia tiba-tiba bertemu seorang wanita yang mengaku sebagai tunangan Adit. Gita yang tak tahu Adit sebenarnya telah diculik oleh kakek konglomeratnya itu hanya bisa percaya pada ucapan Monika. Adit yang dibujuk oleh kakeknya untuk mengambil alih perusahaan anggur mereka akhirnya bersedia bekerja selama setahun demi masa depan yang lebih baik bagi Gita. Namun setelah dia kembali, Gita sudah nggak menginginkannya lagi!