Logo
Di Atas Ranjang Om Rudy
Di Atas Ranjang Om Rudy

Di Atas Ranjang Om Rudy

70 Bab
Tamat
Terusir pasca kematian suaminya, Liany berlindung di rumah Rudy Hermawan. Namun, kehadiran Satria yang misterius memicu konflik loyalitas dalam romance novel ini. Baca kisah selengkapnya di Di Atas Ranjang Om Rudy, sebuah modern novel penuh intrik dan rahasia rumah tangga yang rumit.
Bab 1 dari Di Atas Ranjang Om Rudy

Liany menggenggam ponselnya dengan gelisah, sudah tiga hari tidak ada kabar dari suaminya. Sesibuk-sibuknya Adam pasti dia tetap mengirimkan pesan singkat. Dua malam belakangan ini dia bermimpi buruk, dilihatnya Adam berada di atas kapal yang sedang karam dan melambaikan tangannya. Jantungnya selalu berdetak kencang jika mengingat mimpinya itu.

Bunyi ketukan pintu mendadak membuyarkan lamunan Liany, bergegas dia membuka pintu untuk melihat siapa yang datang. Dua orang laki-laki berseragam mirip dengan suaminya tengah berdiri di depan pintunya.

“Benar ini dengan Nyonya Adam Pratama?” tanya salah satu dari mereka dengan sopan.

“Iya, benar saya Liany, istri mas Adam, silakan masuk, Pak,” dengan perasaan tak menentu Liany mempersilakan kedua tamunya itu masuk.

“Siapa yang datang, Lia?” Ibu mertua Liany muncul dari balik tirai kamarnya dan mengamati kedua tamu yang mengenakan seragam kerja yang hampir mirip dengan putranya.

“Kami dari perusahaan Veco tempat putra Ibu bekerja, kami ingin mengabarkan sesuatu tentang putra ibu dan rekan-rekannya.”

Mendengar hal itu Ibu Witri bergegas duduk, Liany pun ikut duduk di tak jauh dari mereka.

“Rig pengeboran lepas pantai tempat putra ibu bekerja mengalami kecelakaan, terjadi ledakan besar dan beberapa orang tidak bisa selamat, termasuk putra ibu, Adam Pratama. Jenazahnya yang terlempar ke laut baru ditemukan pagi tadi dan sudah diterbangkan menuju kantor pusat bersama lima rekannya yang lain.”

“Apaaa? Bapak-bapak itu datang kemari untuk mengatakan jika anak saya Adam meninggal dunia?!” nada suara ibu Witri meninggi, tak percaya dengan apa yang didengarnya barusan.

“Maaf, Bu, kami turut berduka, Adam termasuk dalam korban yang meninggal dunia bersama lima orang lainnya, sementara yang lainnya mengalami luka-luka. Jenazah bisa dijemput keluarga nanti malam di halaman kantor pusat.”

Air mata Liany tak tertahankan lagi, udara di sekitarnya terasa menipis, tetapi dia harus kuat, dia tidak boleh terjatuh dan lemah. Kedua tamu itu mengucapkan bela sungkawa dan berpamitan untuk berkunjung ke rumah korban lainnya.

Sepeninggal kedua tamu itu, ibu Witri seketika histeris, menangis meraung seakan tidak percaya jika putra kesayangannya, kebanggaan dirinya pulang dengan tanpa nyawa. Ibu mertua Liany itu menelpon mengabarkan semua anggota keluarganya tentang kabar buruk itu dan memintanya berkumpul. Juga seorang anak perempuannya, adik Adam, Eve yang sedang bekerja di luar kota diminta pulang segera. Liany tidak mengabari siapapun, toh memang dirinya hanya sebatang kara, dirinya telah lama menjadi yatim piatu dan tidak punya kerabat dekat.

“Kau … Kau menantu pembawa sial! Kau yang membuat putraku mendapat celaka!” cecar ibu Witri tiba-tiba pada Liany.

“Ibu, tolong jangan berkata seperti itu, Lia salah apa sama Ibu, sampai Ibu tega berkata begitu?” tangis Liany tak terbendung lagi, kematian suaminya sudah membuat nyawanya terasa ikut pergi separuhnya ditambah perkataan ibu mertuanya yang sungguh menambah pilu Liany.

“Aku tidak sudi melihat mukamu lagi! Pergi dari rumahku!” teriak Ibu Witri dengan penuh emosi.

“Baik, Bu, Liany akan pergi tapi tolong biar Liany lihat dulu mas Adam yang terakhir kalinya, Liany mohon, Bu,” Liany duduk bersimpuh sambil memegang kaki ibu Witri meminta belas kasihannya.

“Baik … baiklah perempuan sial, kau boleh menunggu jasad anakku pulang, setelah ini jangan harap kau memiliki tempat di rumah ini dan juga santunan kematian putraku!” hardik ibu Witri sambil melepas tangan Liany dengan sepakan kakinya kasar.

Suara tangis terdengar bersahutan ketika keluarga besar ibu Witri mulai berdatangan, juga Eve adik ipar Liany yang terlihat sangat emosional.

“Pembunuh kau! Perempuan sialan! Kau penyebab kakakku tidak panjang umur, pergi kau… pergi!” Eve menjambak rambut Liany dengan keras dan mendorongnya, andai para tetangga tidak memeganginya Liany sudah terjatuh di teras rumah. Pekikan kecil dan gumaman dari para pelayat terdengar, banyak yang menaruh rasa kasihan pada Liany terlebih para tetangga yang tahu jika selama ini Liany diperlakukan semena-mena oleh ibu mertua dan adik iparnya. Bahkan gaji Adam yang besar tidak pernah dipegang oleh istrinya melainkan ibunya Adam.

Liany tak bisa duduk dekat jenazah suaminya, ibu RT merangkulnya untuk duduk di dekatnya sambil memberikan tisu. Liany menangis dalam diam, tak ada kata-kata dan taka da perlawanan. Di sudut ruangan ibu-ibu mulai bergunjing dengan sikap kasar Eve dan ibu Witri pada menantunya itu.

“Kamu yang sabar, yaa Nak, ini semua sudah kehendak Allah, yang kuat yaa, Nak,” hibur ibu RT sambil mengelus bahu Liany. Perempuan muda itu hanya sanggup mengangguk dengan butiran air mata yang berjatuhan.

Setelah pemakaman, beberapa keluarga masih berada di rumah, mereka akan menggelar takziah selama tiga malam. Liany tak ubahnya seperti pembantu di rumah itu menuruti semua perintah ibu Witri dan Eve yang masih saja menampakkan rasa kesal kepadanya dibanding rasa duka mereka.

“Berapa santunan yang akan kita terima, Bu?” tanya Eve perlahan yang tertangkap telinga Liany saat membuat teh bagi keluarga besarnya.

“Sekitar dua ratus juta ada mungkin itu, katanya bisa dicairkan dalam waktu tiga hari atau seminggu,” jawab ibu Witri sambil menyiapkan gelas.

“Ibu akan kasih juga Liany?”

“Ehhh … enak aja! Gak ada … gak akan Ibu kasih! Perempuan bawa sial, coba kalau kakakmu menurut nikah sama Selly mungkin sekarang kakakmu itu masih ada!” sergah ibu Witri.

“Jangan lah begitu Mba Wit, gak kasihan kamu sama menantumu itu? Gajinya Adam selama ini kau pula yang pegang lha sekarang uang santunan kamu mau ambil sendiri, tega kamu,” tegur salah seorang kerabat ibu Witri, perempuan kurus berbalut gamis hitam longgar itu tak sengaja mendengar kata-kata ibu Witri.

“Heleh … jangan kau sok ikut campur dengan urusan keluargaku, sudah kau bayar hutangmu itu kah? Sok sok pula mau peringati aku!” bentak ibu Witri yang sukses membungkam perempuan itu.

Setelah tiga malam takziah dan tidak memerlukan tenaga Liany lagi, dengan kasar Eve melemparkan tas-tas milik Liany ke luar rumah. Sungguh tidak ada yang dapat mencegah perbuatan kejam itu. Para tetangga hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah ibu dan anak yang sedang mengusir janda putra mereka. Ibu RT bergegas membantu mengambilkan tas Liany dan memintanya tinggal sementara di rumah mereka.

“Tidak apa, Bu, saya akan ke rumah bibi saya saja di pinggiran kota terima kasih atas tawarannya,” tolak Liany halus. Dia tidak ingin menjadi beban orang lain. Ibu Rt memasukkan amplop ke dalam kantong jaket Liany,

“Ini sumbangan dari beberapa warga, melihat perlakuan ibu Witri dan anak gadisnya itu, kami sepakat tidak akan memberikan uang duka ini kepada mereka. Kami memang menunggu waktu yang tepat untuk memberikannya kepadamu. Semoga kelak kehidupanmu labih baik lagi, yaa Nak.” Ibu Rt memeluk Liany sesaat. Rasa kasihan dan haru atas kesabaran Liany membuat matanya berkaca-kaca. Hingga Liany hilang di ujung jalan perempuan paruh baya itu masih berdiri di tempatnya.

Liany benar-benar ingin menangis sekarang, rumah bibinya yang dulu sempat mengasuhnya ketika kecil sudah rata dengan tanah. Ada bekas kayu yang telah berubah menjadi arang kehitaman tanda api besar pernah melalap rumah ini. Dengan menenteng dua tas di tangannya Liany kembali berjalan, kali ini tanpa arah dan tujuan. Gerakan halus di perutnya membuatnya semakin bersedih. Hingga,

“Liany! Kamu Liany kan?” seorang wanita muda turun dari mobil mewahnya dan memastikan jika dirinya adalah Liany yang dikenalnya.

“Myla? Iya, aku Liany dan kamu Myla kan?” tanya pun berganti ke gadis yang tampak modis dan canti itu.

“Yaa ampun mau kemana kamu? Bawa tas berat begini, mana lagi hamil, suami kamu mana?”

“Iya, Myla, aku sedang hamil enam bulan, suamiku ….” Dengan suara gemetar Liany bercerita singkat dengan apa yang menimpanya.

“Ayo ikut denganku, pasti mama tidak akan keberatan kamu tinggal bersama kami!” seru Myla sambil mengambil alih tas-tas Liany dan memasukkannya di mobil.

“Tante Katrina apa kabar?” tanya Liany menyebut nama mama Myla.

“Mama, baik-baik saja dan semakin sibuk, perusahaannya berkembang sangat pesat.”

“Om Rudy?” tanya Liany lagi, terakhir mereka bertemu saat itu Liany dan Myla masih kelas dua SMU.

“Papa, baik juga, dan yaah sama-sama sibuk.”

Liany membayangkan bibinya yang cantik dan lemah lembut itu juga suami kedua bibinya, om Rudy seorang pria yang ramah, baik hati dan … rupawan.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Antara Tajir dan Hafidz Qur'an
Antara Tajir dan Hafidz Qur'an
Dalam Antara Tajir dan Hafidz Qur'an, Nadia harus memilih antara kemewahan atau cinta pada Akbar, seorang penghafal Al-Qur'an. Romance novel ini mengisahkan perjuangan melampaui status sosial. Baca kisah inspiratif ini di web novel kami sebagai pilihan fiction books terbaik Anda.
Biar Suami dan Anakku Hidup Tanpa Penyesalan
Biar Suami dan Anakku Hidup Tanpa Penyesalan
Dalam novel romantis modern Biar Suami dan Anakku Hidup Tanpa Penyesalan, Dian menghadapi kenyataan pahit saat suami dan putranya terus mengabaikannya demi merawat sahabat lama yang sakit parah. Merasa tidak lagi dihargai di rumahnya sendiri, Dian memilih pergi. Baca novel online ini sekarang.
Cinta Kita Sudah Sampai Ujung
Cinta Kita Sudah Sampai Ujung
Dalam novel romantis miliarder Cinta Kita Sudah Sampai Ujung, Vanesa mengakhiri pernikahan kontraknya setelah dikhianati Steven. Di tengah kehamilan rahasianya, ia bangkit menjadi wanita mandiri yang kaya raya. Baca novel online ini untuk mengikuti perjuangan Vanesa meraih kesuksesannya sendiri.
Derita Menantu Jelita
Derita Menantu Jelita
Dalam novel romantis misteri Derita Menantu Jelita, seorang istri menghadapi ujian berat saat suaminya lumpuh dan ayah mertuanya pindah ke rumah mereka. Demi keturunan, sang suami nekat meracuni minuman istri dan ayahnya sendiri. Baca novel online menegangkan ini sekarang.
Gelora Asmara Ratu Berlian
Gelora Asmara Ratu Berlian
Dalam Gelora Asmara Ratu Berlian, Intan bangkit dari pengkhianatan masa lalu untuk membalas dendam pada Zayn. Sebagai miliarder baru, ia menghadapi dilema antara kebencian atau keutuhan keluarga. Baca kisah romance novel ini di web novel pilihan Anda untuk mengikuti transformasi sang ratu.
Main Api
Main Api
Dalam novel romantis modern remaja Main Api, seorang siswi nekat mengirimkan video intim pribadinya kepada teman semejanya demi memicu ketegangan dan menggoda hasrat cowok itu. Baca novel online gratis ini untuk mengikuti permainan berbahaya yang penuh debaran.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Tuhan, Balikkan Kecantikanku
Tuhan, Balikkan Kecantikanku
Saat Wendy tersadar dari ledakan gas itu, dia baru sadar telah melintasi waktu. Wendy menjadi wanita gemuk yang baru saja menikahi seorang pria bernama Yoga. Pernikahan yang didasari dengan perjanjian membuat mereka hidup Bersama. Yoga sedari kecil dirawat oleh Pak Liam. Putra dan menantu Pak Liam yang bernama Siti, tidak pernah senang jika melihat Yoga dan Wendy hidup dengan baik. Selalu ada cara yang Siti lakukan agar bias mendapatkan hidup yang sama baiknya. Tapi Siti yang selalu merebut milik orang lain itu, tidak pernah berhasil. Yoga adalah seorang Pangeran yang sedang menyamar menjadi pemburu. Demi membongkar kelicikan Ratu, Yoga hidup dengan identitas palsunya. Wendy juga melakukan hal yang sama. Dia tidak memberi tahu suaminya tentang identitas aslinya yang merupakan seorang koki hebat. Mereka hidup damai bersama dengan saling menyembunyikan identitas aslinya. Time-traveled back, I went from a beautiful chef to a 220-pound fat girl, facing humiliation and bullies. But don't forget, I still have my memories and my skills! I decided to lose weight, and open a hotpot restaurant! On my way to success, I discover that my husband, who appears to be a disfigured hunter, has a mysterious identity...
Asalku dari Zaman Kuno (Sulih Suara)
Asalku dari Zaman Kuno (Sulih Suara)
Reyna Kiana, seorang jenderal dari zaman kuno, secara tak sengaja melintasi waktu ke zaman modern dan menjadi nona Keluarga Kiana. Menghadapi perlakuan tidak adil dari nona palsu, Wenny Kiana, dan keluarganya, Reyna menggunakan kecerdasan dan keberaniannya untuk mengungkap rencana jahat. Berkat itu, dia kembali dipercaya. Reyna terus berkembang di zaman modern, menciptakan kisah luar biasa tentang intrik keluarga dan kebangkitan setelah melintasi waktu.
Kenapa Menangis Saat Kuberhenti Mengejar?
Kenapa Menangis Saat Kuberhenti Mengejar?
Demi membayar tagihan medis adiknya, Raymon Candu terpaksa melayani dua gadis yang tak pernah menghargainya. Mereka memperlakukannya semena-mena, menginjak harga dirinya, tanpa pernah menghargai kebaikannya. Namun, Raymon tidak menyerah. Setelah berhasil mengumpulkan cukup uang, dia tanpa ragu meninggalkan mereka. Kedua gadis itu mulai panik saat menyadari kepergiannya, bahkan sampai memohon agar dia kembali. Tapi Raymon sudah berjalan jauh, meninggalkan masa lalu yang pahit di belakangnya.
Jangan Macam-Macam, Patih Licik!
Jangan Macam-Macam, Patih Licik!
Di kehidupan sebelumnya, Nadira hanyalah gadis manja yang hidup bahagia. Namun sebuah fitnah khianat menghancurkan segalanya—keluarganya dibantai, dan nyawanya sendiri pun direnggut.
Saatnya Jadi Nona Kaya!
Saatnya Jadi Nona Kaya!
Bella sudah berusaha keras untuk bisa menikah dengan Calvin, tapi dirinya ternyata dikhianati dan dibohongi selama bertahun-tahun. Rumah yang dia beli malah diberikan oleh Calvin kepada wanita bernama Siska. Setelah itu, Bella pun sadar, sebenarnya dia nggak perlu menikah dengan Calvin. Saat dirinya berdiri di Biro Urusan Sipil, dia bertemu dengan teman lamanya yang bernama Ken dan hal pertama yang Bella ajukan padanya adalah menikah dengannya. Setelah itu, Bella pun melaksanakan balas dendamnya kepada orang yang sudah menyakitinya!
Sistem Balasan Sepuluh Kali Lipat
Sistem Balasan Sepuluh Kali Lipat
Dulunya Miko Kaisan sangat bucin. Dia pakai uang perusahaan untuk keperluan pacar dan keluarga pacarnya. Perbuatannya menyebabkan perusahaan hampir bangkrut, bahkan di saat ini dia baru tahu kalau pacarnya selingkuh dan merebut proyeknya hingga membuat Miko harus bayar ganti rugi sebesar 100 miliar. Di waktu ini, Miko melakukan pengikatan sistem, kalau dia keluarkan uang untuk karyawannya, dia akan dapat balasan hadiah 10 kali lipat. Saat tersisa 6 karyawan, Miko berbohong bahwa dirinya adalah anak orang kaya. Dia penuhi keinginan karyawannya agar mereka mulai kerja keras. Hal ini membuat Miko nggak perlu bayar ganti rugi. Karier Miko makin sukses, sementara Kamila justru semakin terpuruk.