Logo
Dendam Mrs. Ilona
Dendam Mrs. Ilona

Dendam Mrs. Ilona

98 Bab
Tamat
Dalam Dendam Mrs. Ilona, Ilona menyamar menjadi guru di sekolah bergengsi demi menghancurkan keluarga Altaresh. Mystery story ini mengikuti misinya menuntut keadilan atas kematian ayahnya. Baca modern novel penuh aksi ini untuk melihat perjuangan Ilona menuntaskan dendam di webnovel.
Bab 1 dari Dendam Mrs. Ilona

September datang berkunjung. Musim gugur baru saja dimulai. Dedaunan mulai berubah warna, berjatuhan, lalu mengering. Pemandangan Sungai Seine masih menjadi yang paling memukau dengan pemandangan daun-daun yang menguning di pohon. Menjadi salah satu tempat paling cocok untuk dikunjungi. Terlebih bagi mereka yang senang mengambil potret alam untuk mengisi lini masa media sosial. Atau hanya sekadar mengabadikan moment atau pemandangan, lalu hanya menyimpannya di galeri telepon untuk dibuka di kemudian hari untuk kembali mengenang sebuah peristiwa yang pernah terjadi sebelumnya. Kemudian, mereka akan menyusun rencana untuk berkunjung pada musim gugur selanjutnya. Menikmati pemandangan yang sama, tetapi tak membosankan karena alam menyuguhkan keindahan yang sayang jika dilewatkan begitu saja.

Sama halnya seperti seorang perempuan berambut sebahu dalam balutan mantel dengan bulu-bulu halus berwarna merah muda itu. Ia sudah menyiapkan kamera actionnya untuk menangkap gambar pemandangan musim gugur terakhirnya di kota yang terkenal dengan keromantisannya. Tidak heran jika kota di mana bangunan yang menjadi salah satu keajaiban dunia itu berada disebut sebagai Kota Cinta atau City of Love. Sebab, banyak orang yang datang dari segala penjuru dunia untuk melamar sang pujaan hati di sana. Seperti yang tengah disaksikan oleh perempuan yang memegang kamera action itu. Seorang pria berambut pirang tengah berlutut dengan kaki kiri seraya membuka kotak cincin di hadapan seorang perempuan cantik. Ia tersenyum melihat pemandangan itu. Lalu, mengambil potret romantis tersebut untuk ia abadikan.

Perempuan dengan mantel merah muda itu menatap kembali layar kameranya untuk melihat hasil tangkapan layar. Ia tersenyum lebih lebar dari sebelumnya. Mempertontonkan sepasang lesung pipinya yang menjadi salah satu kekurangan sekaligus kelebihannya itu. Sebab, lesung pipi miliknya selalu sukses membuat aura kecantikan yang sudah terlanjur ada itu semakin tampak sempurna dan membuat kaum adam terpesona. Ia menggeser lagi gambar lainnya. Suasananya masih sama. Berhasil menarik paksa kedua sudut bibirnya ke atas membentuk lengkungan kurva yang teramat cantik. Dan di saat bersamaan, ia membayangkan akan ada seorang pria yang akan melakukan hal yang sama padanya. Melamar dan menyematkan cincin di jari manisnya suatu hari nanti di tempat indah ini. Bermimpi tidak salah, bukan?

“Ridiculous thoughts,” ucapnya lalu terkekeh sendiri dengan pikiran yang muncul di dalam kepala. Terlalu lucu bagi perempuan pemilik nama Ilona Roselani Belvania itu jika memikirkan hal demikian. Mengingat baginya usia yang sebentar lagi menginjak angka dua puluh empat masih terbilang muda dan masih banyak keinginan dalam waiting list-nya yang belum ia capai hingga detik ini. Namun, memiliki keinginan dilamar oleh seorang pria yang ia cintai nanti di tempat romantis bukanlah hal yang salah, ‘kan? Ah, sepertinya ia akan memasukkan satu hal itu di dalam daftar keinginnya setelah ini.

Ilona menyimpan kembali kameranya ke dalam ransel di balik punggung. Ia kemudian mengeratkan mantel merah mudanya, karena suhu yang perlahan menurun. Ilona ingin melanjutkan langkahnya menyusuri jalanan di sekitar Sungai Seine untuk merekam lebih banyak dan lebih jelas pemandangan serta suasana yang entah kapan lagi bisa ia nikmati seperti ini di dalam kepalanya. Ingin mencari sebuah tema yang angkat ia sebagai topik dalam menuliskan cerita tentang musim gugur terakhirnya di kota penuh cahaya dan bangunan romantis itu. Dan tema yang akan dicari oleh perempuan berambut sebahu itu adalah tentang bahagia. Sebab, hidup Ilona tak mudah menciptakannya. Tak seperti yang sering ia lihat pada kehidupan orang-orang di sekitarnya.

Sejak hari itu, hidup Ilona terlalu banyak membicarakan tentang badai, tentang angin topan, gempa bumi yang terus mengguncang jiwa dan berhasil merobohkan dinding pertahanan, begitu juga dengan bencana-bencana besar lainnya yang melanda dan mendera diri. Kemudian ia mulai menapak kaki dengan mencari pintu lain yang harus dibuka meski ia tidak ingin, sebab mundur bukanlah pilihan yang tepat. Mundur adalah sebuah kemustahilan. Lalu, ia temukan kehidupan baru setelah pintu itu terbuka lebar dan menunjukkan sebuah kehidupan dalam lembaran baru tanpa noda, meski hanya setitik noktah. Kehidupan yang mungkin bagi orang lain adalah yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Namun, tidak bagi seorang Ilona Roselani Belvania. Sebab tidak ada kehidupan yang lebih baik dari kehidupan di mana ia bisa berkumpul dengan kedua orang tua dan kakak semata wayangnya.

Akan tetapi, Ilona tak mengatakan kehidupan barunya adalah kehidupan yang buruk. Tidak! Sebab, semesta melahirkan sebuah pertemuan untuknya setelah satu purnama melewati hari panjang di jantung Kota Paris. Di hari yang paling cerah. Di usianya yang baru menginjak angka enam belas. Seorang pemuda menubruk tubuhnya tanpa sengaja hingga nyaris terjungkal. Beruntung sepasang lengan itu berhasil menangkap dan menahan bobot tubuh mungilnya. Lalu, tatapan mereka saling bertubrukan satu sama lain. Sepasang bola mata abu-abu menjadi pemandangan pertama dan paling dekat yang tertangkap indra penglihatannya. Serta aroma mint yang diam-diam menelusup ke indra penciuman. Bohong jika Ilona tak merasa nyaman dan tenang mengirup aroma mint dari tubuh lelaki pertama yang ia temui di sana.

Lantas pertemuan itu melahirkan benih-benih cinta? Tidak! Perjalanan hidup Ilona bukanlah sebuah perjalanan hidup seperti yang digambarkan dalam novel-novel bergenre romance. Kehidupan Ilona adalah kehidupan nyata yang sesungguhnya. Dan pertemuan itu melahirkan sebuah perkenalan baru. Felix nama laki-laki itu. Pertemuan itu juga melahirkan tatapan-tatapan baru bercampur gelak tawa, melahirkan cerita-cerita random, dan kenangan yang jika dijadikan sebuah buku bacaan, maka akan memakan beribu-ribu lembar.

Di kehidupan baru. Dari seorang laki-laki bernama Felix itu Ilona mulai mengetahui betapa banyak orang-orang yang sebenarnya mengalami luka lebih hebat dari luka yang ia alami. Betapa banyak orang-orang yang bahkan dengan sangat terbuka melawan badai. Hadirnya sosok Felix mengajarkan Ilona tentang bagaimana caranya orang-orang yang terluka saling mengenali satu dengan yang lainnya hanya dari sebuah cerita tentang perjalanan hidup—seperti dirinya dengan Felix. Dan berhadapan dengan Felix, Ilona bisa melihat betapa riuh luka di dalam diri, tetapi harus tetap kuat dan kokoh berdiri. Tak boleh dipertontonkan dan bebas dikonsumsi.

Di kehidupan baru yang perlahan merangkak maju. Ilona mulai membuka pintu satu per satu untuk orang lain. Hal itu tentu saja lagi-lagi ia pelajari dari sosok Felix yang begitu dengan mudah mempersilakan orang lain memasuki hidupnya. Semudah Felix yang menyeretnya masuk ke dalam alur cerita laki-laki itu. Ia masih ingat betul bagaimana Felix memperlakukannya dengan sangat baik tanpa harus memperkenalkannya tentang kehancuran laki-laki itu. Kehancuran bukan milik semua orang. Kehancuran diri sendiri tidak boleh menjadi alasan kehancuran orang lain, apalagi menjadi alasan untuk menghancurkan. Kehancuran tidak pantas dibagi-bagi. Dan dari kehancuran, memang harusnya belajar adalah cara paling tepat merasakan sendiri segalanya.

“Ternyata kau di sini. Aku sudah mencarimu ke mana-mana.”

Ilona menurunkan tangannya yang tengah memegang kamera dan bersiap-siap untuk menangkap pemandangan masih dengan latar Sungai Seine setelah mendengar suara berat itu. Ia kemudian menoleh ke samping dan mendapati pemiliki suara itu yang sudah membuang pandang ke arah sungai masih dengan napas yang sedikit tersengal. Ilona tersenyum tipis. Seperti biasa, ia akan menyaksikan bagaimana laki-laki pertama yang ia kenal di Kota Paris itu begitu menikmati waktu dan suasana dengan sangat tenang. Wajah laki-laki itu akan terlihat cerah seakan tak menanggung beban apa pun. Lalu, Ilona melakukan hal yang sama—melayangkan pandangan ke arah Sungai Seine untuk terakhir kalinya sebelum ia kembali ke tanah di mana ia dilahirkan dan tumbuh nyaris selama enam belas tahun lamanya.

“Aku tidak pernah berpikir bahwa ini adalah kali terakhir aku menemanimu ke sini.” Felix berucap tanpa menatap Ilona. Apa yang ia katakan bukanlah sebuah dusta. Ia tidak pernah berpikir bahwa menemani Ilona mengunjungi Sungai Seine akan menemukan titik ending. Padahal, hampir dari segala hal Felix menyadari bahwa apa pun yang berjalan di muka bumi ini pasti akan berakhir pada masanya. “Waktu terlalu cepat berlalu. Dan waktumu di sini sudah cukup satu windu.”

Felix. Harusnya laki-laki itu tidak membahas tentang sebuah akhir. Sebab Ilona sendiri sudah berusaha menolak kata terakhir itu. Ilona meyakinkan diri untuk mengunjungi lagi tempat sarat peristiwa ini bersama Felix. Meski ia sendiri tidak tahu kapan itu terjadi. “Kau bisa menemaniku lagi suatu hari nanti. Aku akan kembali,” ujar Ilona penuh percaya diri. Namun, ia tak berani menoleh ke arah lelaki yang berdiri di sampingnya itu. Kalau boleh jujur, ia takut menitikkan air mata. Karena belum ada kesiapan untuk membahas kata akhir dengan Felix.

“Rose, kau akan kembali?” tanya Felix dengan girang. Ia memutar tubuh dan berdiri menghadap Ilona. Rose. Panggilan spesial yang Felix sematkan untuk perempuan berambut sebahu itu. Sejak pertama kali ia bertemu dengan Ilona, ia sudah memuji kecantikan perempuan itu seperti ia memuji keindahan bunga mawar kesukaan ibunya. Alasan kedua Felix menyematkan panggilan itu adalah karena Ilona yang tidak mudah terjamah karena sifatnya. Seperti bunga mawar yang tidak mudah dijamah karena durinya. Akan tetapi, pujiannya akan kecantikan Ilona, apa pun yang ia spesialkan dari Ilona, bukanlah alasan untuk jatuh cinta pada perempuan itu. Felix menyayangi Ilona. Seperti Felix menyayangi mendiang adiknya.

Sekali lagi Ilona mengikuti Felix. Ia memutar tubuh dan berdiri menghadap laki-laki itu. Kemudian, ia mengangkat kepala untuk bisa menubrukkan sorot mata cokelatnya dengan sorot mata abu itu. Berdiri berdekatan dengan Felix membuat Ilona seperti gadis mungil. Hingga dengan mudah Felix akan mengacak rambut sebahunya jika laki-laki itu merasa gemas. “Of course,” jawab Ilona dengan pasti. Ia juga mengulum senyumnya yang lebar hingga membuat sepasang lesung pipinya terbit dengan begitu cantik. “Kau tidak lupa ‘kan kalau yang tertulis di daftar keinginanku adalah kembali menginjakkan kaki di sini?” lanjut Ilona berusaha mengingatkan Felix tentang tulisan pada buku diary yang Felix berikan untuknya pada moment sweet seventeen yang sebenarnya tak begitu manis. Ya, bagaimana tidak? Menginjak usia di angka tujuh belas, ia harus merayakannya terpisah dengan seluruh angota keluarganya. Benar-benar di luar ekspektasi Ilona.

Felix tertawa kecil. “Menginjakkan kaki bersama seorang laki-laki yang akan menyematkan cincin di jari manismu, right?”

Ilona menyilang kedua tangan di depan dada. Ia menunjukkan ekspresi seolah-olah tengah berpikir keras. Padahal, apa yang ia lakukan itu hanya akan membuat Felix semakin gemas melihatnya. Lalu, mengacak rambut sebahunya.

“Aish! Kau benar-benar menggemaskan,” ujar Felix. Tepat seperti dugaan Ilona. Felix mengacak rambut Ilona dengan gemas. Lalu, menarik tubuh perempuan itu dan mengalungkan lengannya di leher Ilona. Dan tertawa lebar melihat wajah kesal perempuan berlesung pipi itu.

“Bagguette dan secangkir kopi terakhir,” ucap Felix setelah tawanya mereda.

“Not a bad idea,” jawab Ilona dengan cepat. Lalu, melangkah bersama Felix untuk menciptakan moment indah terakhir di pusat kota berlatar Sungai Seine. Dan akan Ilona bawa pulang semua kisah itu ke tanah kelahirannya. Akan ia jadikan dongeng untuk sahabat dan saudaranya nanti.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Brontak Dalam Sempak
Brontak Dalam Sempak
Dalam Brontak Dalam Sempak, Ujang menghadapi duel maut demi membuktikan kekuatannya. Mengaktifkan mode Tisu Magic berlapis baja, ia bertarung melawan ajian panas sang Datok. Ikuti adventure story penuh aksi ini dalam fantasy novel yang seru di platform webnovel pilihan Anda.
Dark in Antares City
Dark in Antares City
Dalam Dark in Antares City, Rio Rosswel bertekad membalas dendam setelah menyaksikan ibunya dibantai Eaters. Ikuti misi bertahan hidup di vampire romance books ini, di mana ia harus membasmi monster pemangsa manusia dalam kisah adventure story yang penuh aksi dan kengerian horor.
Dendam Menantu Miskin
Dendam Menantu Miskin
Dalam Dendam Menantu Miskin, Rendra terpaksa bercerai karena status sosialnya. Kini, buruh pabrik ini bertekad bangkit menjadi pria sukses demi merebut kembali istri dan anaknya. Ikuti kisah perjuangan penuh aksi dalam modern novel ini, pilihan terbaik bagi pembaca romance stories.
Dewa Perang Terbaik
Dewa Perang Terbaik
Dalam Dewa Perang Terbaik, Daniel kembali ke kota untuk membalas budi masa lalu. Sang Dewa Perang harus melindungi seorang gadis dari berbagai ancaman besar. Nikmati kisah action dan adventure penuh intrik ini dalam web novel terbaru bagi Anda yang suka read novels online secara gratis.
Kekayaanku, Keluarga Benalunya
Kekayaanku, Keluarga Benalunya
Dalam Kekayaanku, Keluarga Benalunya, seorang dokter bedah saraf menghadapi pengkhianatan suami yang memanjakan mantan kekasihnya. Romance novel ini menyajikan aksi balas dendam cerdas saat sang istri menghancurkan fasilitas mewah mereka. Baca kisah modern novel ini sekarang.
LINTANG Telik Sandi 69 - Prahara di Tanah Kematian
LINTANG Telik Sandi 69 - Prahara di Tanah Kematian
Dalam LINTANG Telik Sandi 69 - Prahara di Tanah Kematian, Lintang menyamar demi mengungkap teror di Benua Swarna Dwipa. Petualangan penuh aksi dalam fantasy novel ini membawa timnya ke Tanah Kematian untuk menghentikan konspirasi global. Baca adventure story ini di web novel sekarang.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Dendam Sang Putri: Kembali untuk Merebut Segalanya
Dendam Sang Putri: Kembali untuk Merebut Segalanya
Eliana kembali kepada orang tua kandungnya dan berusaha memenangkan hati mereka, tapi mereka lebih memilih anak angkatnya, mempercayai kebohongannya, hingga mendorong Eliana menuju kematian. Setelah terlahir kembali, Eliana melepas ikatan keluarga dan bersumpah merebut kembali segala yang hak miliknya. Dalam perjalanan balas dendam, hubungannya dengan Liam berkembang dari sekutu menjadi kekasih. Dendamnya terbalaskan, dan mereka meraih kebahagiaan bersama.
Pulang Sebagai Orang Kaya Baru
Pulang Sebagai Orang Kaya Baru
Setelah 20 tahun terpisah, Ivan Lionel menemukan orang tuanya, namun kini ia sudah menjadi CEO Grup Jayadi. Untuk menguji sifat mereka, ia menyamar sebagai pengantar makanan. Ternyata, orang tuanya lebih perhatian tanpa meremehkan identitasnya. Saat hendak mengungkapkan diri, pamannya mengundang mereka ke pesta pernikahan sepupunya. Merasa ada yang mencurigakan, Ivan memutuskan tetap menyamar dan membantu orang tuanya menguji sifat keluarga pamannya.
[Versi Dub] Pacarku Galak, Tapi Aku Nyerah!
[Versi Dub] Pacarku Galak, Tapi Aku Nyerah!
Seorang kurir makanan bernama Mario Lavin secara tak sengaja menyelamatkan Cinta Lara, pemimpin dari Serikat Lara. Cinta langsung jatuh hati pada pandangan pertama dan mulai mengejar Mario dengan cara yang gila-gilaan. Namun, Mario justru terjebak dalam rencana licik keluarga tunangannya, Sarah Wirya. Saat hari pernikahan tiba, Cinta datang dan dengan gagah berani merebut Mario. Setelah itu, Mario kehilangan ingatannya, tetapi Cinta tetap setia mendampinginya. Mereka pun kembali dijebak oleh Tani Sugina dan lainnya. Di saat ingatannya kembali dan identitas asli Mario Lavin terungkap, mampukah mereka melewati semua konspirasi dan meraih kebahagiaan?
[Versi suara dubbing] Sensasi Bersama, Takdir Terikat
[Versi suara dubbing] Sensasi Bersama, Takdir Terikat
Saksikan pengkhianatan, sebuah ciuman mabuk memicu empati yang seperti kilat — sakitnya dia, sepuluh kali lipat sakitnya dia. Dari eksploitasi hingga cinta, melalui lika-liku, kutukan menjadi ikatan manis, berakhir dengan persatuan!
[Versi suara dubbing] Kesedihan miliarder yang Tersembunyi
[Versi suara dubbing] Kesedihan miliarder yang Tersembunyi
Anak laki-laki keluarga term kaya putus hubungan dengan keluarganya karena istri, membantu perusahaan istrinya secara rahasia tetapi pura-pura menjadi penjual biasa, sementara istrinya sombong dan terjerat dengan mantan cinta karena desakan ibunya.
Setelah Amnesia, Dia Memanjakanku
Setelah Amnesia, Dia Memanjakanku
Menikah selama tiga tahun, suamiku selalu dingin dan cuek padaku. Ketika cinta pertamanya kembali dari luar negeri, dia langsung minta cerai. Tapi sebelum kami sempat tanda tangan, dia kecelakaan mobil dan hilang ingatan! Sekarang, dia jadi suami yang sangat mencintaiku.