Logo
Dalam Dekapan Dosen Tama
Dalam Dekapan Dosen Tama

Dalam Dekapan Dosen Tama

81 Bab
Tamat
Dalam Dekapan Dosen Tama mengisahkan Runa yang terjebak dalam dinamika pernikahan tak terduga dengan suaminya. Novel modern ini mengeksplorasi batas pengabdian dan hak dalam rumah tangga. Baca romance novel ini untuk melihat bagaimana pilihan sulit mengubah hidup mereka di webnovel.
Bab 1 dari Dalam Dekapan Dosen Tama

Matahari pagi menyorot hangat ke dalam ruang 4.207 di lantai dua gedung Fakultas Ekonomi Universitas Mandala. Ruangan itu sudah penuh oleh mahasiswa semester empat yang sedang bersiap mengikuti mata kuliah "Akuntansi Keuangan Menengah I", salah satu mata kuliah inti bagi jurusan Akuntansi.

Di depan kelas, tepat pukul 08.00, pintu terbuka dengan suara klik yang langsung disambut riuh pelan mahasiswa. Sosok yang masuk bukan dosen tua dengan jas kusut dan rambut beruban seperti kebanyakan, melainkan pria tinggi berwajah bersih dengan kemeja putih yang digulung rapi di lengan, celana kain abu-abu gelap, dan senyum tipis yang entah bagaimana bisa membuat seisi kelas mendadak lebih hidup.

"Selamat pagi, semuanya. Saya Tama Pratama, M.Acc, CPA, pengampu mata kuliah ini," ucapnya dengan suara tenang namun jelas. Gelar M.Acc menunjukkan gelar Master of Accounting yang dia raih dari universitas ternama di luar negeri, dan CPA adalah sertifikasi sebagai akuntan profesional yang menambah prestisenya.

Tama memang dosen muda yang sedang naik daun di kalangan mahasiswa. Selain karena kemampuannya menjelaskan topik-topik rumit seperti "pengakuan pendapatan berbasis akrual" dengan cara yang mudah dimengerti, wajah tampan dan gaya mengajarnya yang santai tapi cerdas membuatnya menjadi idola banyak mahasiswa, terutama mahasiswi.

Termasuk Dewi.

Dewi, mahasiswi ceria dengan rambut panjang se pantat dan kuku yang selalu berganti warna setiap minggu, duduk di bangku kedua dari depan, sebelah Aruna. Matanya sudah berbinar sejak lima menit sebelum Tama datang, dan dia dengan semangat menyiapkan buku catatan serta bolpoin warna-warni yang katanya untuk "menulis ilmu dengan cinta".

"Gila, Na. Dosen seganteng ini ngajar akuntansi? Rasanya kayak nonton drama Korea tapi isinya debit-kredit," bisik Dewi dengan suara tertahan, membuat beberapa mahasiswa di sekitar mereka ikut tersenyum.

Tapi Aruna hanya mengangguk pelan, tidak menanggapi lebih jauh. Dia mengenakan kemeja abu dan celana jeans longgar, rambut diikat satu, dan wajah datar yang nyaris tidak menunjukkan minat terhadap apapun selain layar laptopnya. Dia tipe mahasiswi yang masuk kuliah tepat waktu, mengerjakan tugas, lulus ujian, tanpa embel-embel euforia.

Baginya, dosen tetaplah dosen. Mau seganteng apapun, tidak ada bedanya.

"Aruna Janitra ya? Saya lihat nama kamu cukup sering di daftar nilai ujian tengah semester. Kerja bagus."

Suaranya membuat kepala Aruna perlahan terangkat. Dosen muda itu baru saja menyebut namanya. Kelas mendadak hening. Mata-mata penuh rasa ingin tahu mulai mengarah pada gadis yang biasanya luput dari perhatian.

"Terima kasih, Pak," jawab Aruna singkat. Suaranya datar, tanpa intonasi. Lalu kembali menunduk.

Tama tampak tersenyum kecil, lalu melanjutkan penjelasannya tentang pencatatan aktiva tetap dengan metode garis lurus.

Dewi menatap Aruna dengan wajah penuh curiga. "Jangan bilang kamu nggak deg-degan barusan?"

"Enggak."

"Kamu ini manusia atau robot sih?" sengit Dewi. Teman satu-satunya Aruna di kampus, teman dari mereka SMP. Dewi si bocah ekstrovert.

Tapi Aruna tidak menjawab. Dalam hati, dia justru merasa heran. Kenapa seorang dosen repot-repot memperhatikan nilai mahasiswanya secara personal? Namun dia mengabaikan itu. Baginya, akuntansi adalah tentang angka, bukan perasaan.

Yang belum dia tahu, bagi Tama, sejak pagi itu, nama "Aruna Janitra" tidak hanya muncul di daftar nilai. Tapi mulai diam-diam menempati satu ruang di pikirannya.

Sejak orang tuanya menyebutkan nama itu kemarin. Sejak orang tuanya mengenalkan dia dan seluk beluk gadis itu dengan sebuah foto, kemarin malam.

Suasana kelas 4.207 siang itu lebih senyap dari biasanya, meski keheningannya penuh dengan ketegangan yang manis. Dosen Tama Pratama berdiri tegak di depan papan tulis digital, jemarinya menggenggam spidol sambil sesekali mengetuk-ngetukkan ujungnya ke telapak tangan. Materi hari ini adalah lanjutan dari topik yang membuat kepala mahasiswa berdenyut. akuntansi untuk liabilitas jangka panjang.

Tama dikenal sebagai dosen killer, yang tanpa ragu melempar pertanyaan mendadak dan memanggil nama-nama mahasiswa yang bahkan belum sempat membuka buku. Tapi anehnya, para mahasiswa tetap rela antre di kelasnya. Killer-nya kalah oleh karismanya.

"Jika sebuah perusahaan memiliki obligasi yang diterbitkan dengan diskon, bagaimana perlakuan amortisasinya menggunakan metode garis lurus?"

Seketika ruangan jadi museum. Sunyi. Tak ada yang berani mengangkat tangan.

Tama menghela napas, matanya menyapu ke arah bangku-bangku tengah. Di situlah Dia melihatnya lagi, gadis dengan kuncir kuda dan kemeja abu, duduk tenang seperti biasanya. Tidak ikut tegang, tidak gelisah, hanya fokus menatap layar laptopnya.

"Aruna Janitra."

Suara Tama memanggil dengan mantap, namun nada suaranya entah mengapa terasa berbeda. Tak segarang biasanya.

Aruna mengangkat wajah. Tanpa ekspresi takut atau gugup seperti mahasiswa lainnya. Hanya sedikit kaget karena namanya disebut lagi. Dua kali dalam satu hari berturut-turut. Terlalu sering untuk ukuran gadis yang katanya "tidak menonjol".

"Silakan jawab."

Aruna mengangguk, dan dengan nada tenang menjawab teori serta aplikasinya. Suaranya tidak gemetar, tidak pula terlalu percaya diri. Sekadar menjawab. Sesederhana itu.

Tama mengangguk kecil. "Benar. Singkat, tapi tepat."

Lalu kembali membalik badan ke arah papan.

Namun pikirannya tertinggal di tempat Aruna duduk.

Ada sesuatu yang mengganggunya hari itu. Bukan karena materi yang rumit, atau mahasiswa yang pasif. Tapi karena pikiran yang sejak pagi belum juga luruh dari benaknya. Proposal dari ayahnya.

"Putri teman Bapak dari kampung. Anak baik. Sudah semester empat juga. Kalau cocok, ya kita lanjut serius, Tam."

Dan seperti takdir yang suka main-main, si "anak teman dari kampung" itu ternyata duduk hanya beberapa meter di hadapannya. Aruna Janitra. Nama yang tertulis di profil biodata yang dikirimkan lewat pesan WhatsApp oleh ibunya, malam sebelumnya.

Gadis itu. Yang bahkan selama dua semester tak pernah dia perhatikan. Yang kini justru menonjol karena ketidak peduliannya pada dirinya.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Aku Istrimu, Bukan Pengganti Pengasuh Anakmu
Aku Istrimu, Bukan Pengganti Pengasuh Anakmu
Dalam Aku Istrimu, Bukan Pengganti Pengasuh Anakmu, Salma menghadapi dilema besar saat Rifky memilih poligami demi keturunan. Romance novel ini mengupas perjuangan prinsip melawan pengkhianatan. Akankah ia tetap bertahan atau memilih cerai? Temukan jawabannya di modern novel ini sekarang.
Arus yang Membuatku Liar
Arus yang Membuatku Liar
Dalam novel romantis Arus yang Membuatku Liar, seorang istri menghadapi situasi berbahaya saat suaminya mengaktifkan alat pengontrol di tempat umum ke tingkat tertinggi. Di tengah kerumunan, ia terjatuh lemas dan dikelilingi pria asing. Baca novel online gratis ini untuk mengikuti kisahnya.
Cinta Beda Usia
Cinta Beda Usia
Dalam novel romantis Cinta Beda Usia, seorang janda menghadapi dilema moral dan konflik batin setelah tidak sengaja mendengar suara misterius dari kamar putranya yang berusia 18 tahun. Baca novel online modern ini untuk mengikuti kisah penuh ketegangan yang menguji batas hubungan keluarga.
Cinta Menjadi Dendam
Cinta Menjadi Dendam
Dalam novel romantis misteri Cinta Menjadi Dendam, Nimas rela mendonorkan sebagian hatinya demi menyelamatkan sang kekasih, Bima Arya. Namun, setelah operasi selesai, ia justru mengetahui bahwa pengorbanannya hanyalah bagian dari rencana balas dendam kejam Bima. Baca novel online ini sekarang.
HARMONI BULAN DAN MATAHARI
HARMONI BULAN DAN MATAHARI
Dalam HARMONI BULAN DAN MATAHARI, Arlyna Aira terjebak dilema setelah bertemu Gideon Bastian, pewaris tunggal keluarga kaya. Romance novel ini mengisahkan perjuangan cinta mereka melawan kasta dan rintangan hidup. Baca billionaire romance books ini untuk mengungkap akhir takdir mereka.
Kisah Panas Terapis Laktasi Pria
Kisah Panas Terapis Laktasi Pria
Dalam novel romantis modern Kisah Panas Terapis Laktasi Pria, seorang terapis laktasi pria membimbing klien wanitanya melalui sesi terapi fisik yang sangat intim dan menantang batasan profesional mereka. Baca novel online gratis yang penuh ketegangan ini sekarang.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Versi suara dubbing] Bahaya di Laboratorium
[Versi suara dubbing] Bahaya di Laboratorium
Peneliti yang direkrut CEO meraih terobosan penting dalam pengembangan obat kanker. Ayah CEO mengganggunya, menyebabkan sabotase di laboratorium dan kebocoran klorin. Dia menangani krisis tetapi dikunci di ruang gas beracun, menghadapi bahaya yang mengancam nyawanya.
[Versi suara dubbing] Lahir kembali: Perkawinan membalas dendam
[Versi suara dubbing] Lahir kembali: Perkawinan membalas dendam
Dia terlahir kembali sepuluh tahun yang lalu, bersatu dengan pasangan baru, membalas setelah dihina oleh kenalan lama, dan menyebabkan keruntuhan kekuatan lawan!
Tujuh Tahun Penebusan Dosa
Tujuh Tahun Penebusan Dosa
Tujuh tahun penebusan berakhir dalam siksaan. Baru setelah kekasih pergi, cinta sejati terwujud, meninggalkan penyesalan dan kerinduan yang tak terbatas...
Suamiku Si Bos Besar Di Balik Layar
Suamiku Si Bos Besar Di Balik Layar
Setelah terlahir kembali, Jenna membuka kedoknya dan menerjang lingkaran elite. Di luar dugaan, Trevor, suaminya yang selama ini dianggap penyandang disabilitas, ternyata adalah pelindungnya di balik layar. Pernikahan transaksional antara dua orang kuat ini awalnya hanya permainan belaka. Namun, di balik kerjasama palsu itu, justru tersulut gairah yang luar biasa nyata.
Setelah Undurkan Diri, Bos Langsung Panik
Setelah Undurkan Diri, Bos Langsung Panik
Bella Lingga telah menjadi sekretaris CEO kejam Hans Halim selama 6 tahun. Karena sudah muak dengan penindasan sang CEO dan berhasil melunasi hipotek, dia pun adakan pesta dengan sahabat hingga mabuk. Tidak disangka, dia malah tidur dengan CEO kejam itu. Demi menutupi kehamilan, dia memutuskan lekas undur diri agar tidak menjadi pengganggu hubungan akibat salah paham dia sendiri. Namun, sang CEO yang mulai menyadari perasaannya terhadap sekretarisnya pun menjadi gusar dan akan melakukan segala cara untuk mendapatkannya kembali, meski Bella menurutnya bukanlah gadis masa kecilnya.
Bangkit Untuk Mengubah Takdir
Bangkit Untuk Mengubah Takdir
Keluarga ini mengalami mimpi buruk ketika anak kandung mereka diculik oleh anak angkat mereka sendiri! Demi menguji siapa yang lebih disayangi keluarga, si anak angkat malah membakar gudang tempat penyekapan!<br>Dalam kepanikan, orang tua dan kakaknya memilih menyelamatkan si anak angkat, membiarkan darah daging mereka sendiri bergulat dengan kobaran api! Tepat di ambang kematian, gadis malang itu melihat pamannya datang bagai dewa penyelamat...<br>Ketika sang gadis membuka mata lagi, dia menemukan dirinya terlempar ke masa lalu! Kali ini, akankah nasib malangnya berubah?