Logo
CINTA YANG RETAK
CINTA YANG RETAK

CINTA YANG RETAK

100 Bab
Tamat
Dalam novel CINTA YANG RETAK, seorang istri mengungkap perselingkuhan suaminya. Di balik pengkhianatan ini, tersimpan rahasia gelap yang mengubah rencana perpisahannya. Baca kisah romance modern penuh misteri ini di webnovel, salah satu fiction books paling mendebarkan saat ini.
Bab 1 dari CINTA YANG RETAK

Maya duduk sendirian di ruang tamu, menatap jam dinding yang berdetak perlahan. Pukul 11 malam, dan Arya belum pulang. Sekali lagi, ia menyebut alasan pekerjaan di telepon, tapi Maya merasa ada yang berbeda. Biasanya, Arya akan memberi tahu lebih dulu jika harus lembur. Kali ini, suaminya hanya memberikan jawaban singkat yang terasa hambar.

Maya menghela napas panjang. Ia memutuskan untuk tetap terjaga, meski kantuk mulai menyerang. Suara langkah kaki terdengar di depan pintu, diikuti oleh suara kunci yang berputar. Arya masuk dengan raut wajah lelah, tetapi Maya tahu itu bukan hanya kelelahan fisik.

"Kamu baru pulang?" Maya memulai, nada suaranya setenang mungkin.

"Iya, banyak kerjaan di kantor," jawab Arya sambil melepas sepatu tanpa menatap Maya.

"Kenapa nggak kasih tahu aku sebelumnya?" Maya mencoba mencari mata suaminya, tapi Arya sibuk membuka tas kerjanya.

"Lupa. Maaf ya."

Maya terdiam. Kata-kata Arya terdengar datar, seperti sebuah rekaman yang diputar ulang tanpa emosi.

"Arya, kamu baik-baik aja, kan?" Maya bertanya, kali ini dengan nada lebih lembut.

Arya akhirnya menoleh, memasang senyum tipis yang tidak meyakinkan.

"Aku capek, Maya. Aku mandi dulu, ya."

Tanpa menunggu jawaban, Arya melangkah ke kamar mandi, meninggalkan Maya yang masih duduk terpaku.

Malam itu, Maya tak bisa memejamkan mata. Pikirannya dipenuhi tanya. Bukankah Arya selalu bercerita tentang harinya? Bukankah mereka adalah pasangan yang tak pernah menyimpan rahasia?

Esoknya, saat Maya sedang menyiapkan sarapan, ia mencoba memulai percakapan lagi.

"Mas Arya, apa ada masalah di kantor? Kamu terlihat tegang akhir-akhir ini."

Arya menggeleng sambil menyeruput kopi. "Nggak ada apa-apa kok, cuma kerjaan lagi numpuk."

"Tapi kenapa aku merasa ada yang berbeda?" Maya menatapnya tajam, mencoba membaca ekspresi wajah Arya.

"Kamu terlalu banyak mikir, Maya. Jangan khawatir, ya." Arya menepuk tangan Maya sejenak, lalu berdiri. "Aku berangkat dulu, ada meeting pagi ini."

Maya mengangguk perlahan, tetapi hatinya mulai diselimuti kekhawatiran. Tatapan Arya seperti menghindar, dan Maya merasa jarak antara mereka mulai tumbuh.

Malam harinya, Maya memutuskan untuk membersihkan kamar kerja Arya. Sebuah kebiasaan yang biasa ia lakukan ketika merasa ingin lebih dekat dengan suaminya. Namun, kali ini, tangannya berhenti di tengah tumpukan kertas di meja kerja Arya. Sebuah struk restoran jatuh dari antara dokumen-dokumen.

"Restoran ini bukan tempat dia biasanya makan siang," gumam Maya. Ia melihat tanggal di struk itu, dan hatinya mencelos. Tanggalnya cocok dengan malam Arya pulang terlambat minggu lalu.

Sebuah nama wanita tertulis di bagian bawah struk: Sinta.

"Siapa Sinta?" Maya berbisik pada dirinya sendiri, dadanya mulai terasa sesak.

Arya tiba-tiba muncul di pintu kamar kerja.

"Maya, kamu ngapain di sini?" tanyanya, suaranya terdengar tegang.

Maya menggenggam struk itu erat-erat, matanya menatap Arya penuh tanda tanya.

"Arya, siapa Sinta?" tanyanya, berusaha tetap tenang meski suaranya bergetar.

Arya terdiam sejenak, kemudian menggeleng.

"Itu cuma kolega kantor. Kamu nggak perlu khawatir."

"Kolega? Tapi kenapa kamu nggak pernah cerita tentang dia?" Maya mendesak.

Arya mendekat dan mengambil struk itu dari tangan Maya dengan lembut.

"Sudah kubilang, nggak ada apa-apa. Aku nggak mau kita berdebat soal ini, Maya. Aku capek. Aku tidur dulu, ya."

Arya berlalu tanpa menjelaskan lebih lanjut, meninggalkan Maya yang berdiri terpaku dengan hati yang mulai retak.

Maya duduk di tepi tempat tidur setelah Arya masuk ke kamar dan segera berbaring tanpa banyak bicara.

Ia menatap punggung suaminya yang sudah memunggunginya, mencoba menenangkan pikirannya yang mulai dipenuhi spekulasi.

"Arya..." panggil Maya perlahan, hampir seperti bisikan.

Tidak ada respons. Hanya napas Arya yang terdengar.

"Aku nggak mau berpikir macam-macam, tapi... apa kamu yakin nggak ada yang perlu aku tahu?" tanyanya, sedikit lebih keras kali ini.

Arya bergerak, tetapi hanya untuk membenarkan posisi tidurnya. "Maya, sudah malam. Aku benar-benar lelah. Besok saja, ya, kalau mau ngobrol."

Jawaban itu seperti tamparan bagi Maya. Ia merasa diabaikan, seolah perasaannya tidak penting. Ia bangkit dari tempat tidur dan melangkah pelan keluar kamar, membiarkan Arya sendirian.

Maya menyalakan lampu kecil di dapur dan duduk di meja makan dengan secangkir teh hangat yang kini terasa pahit. Ia membuka ponselnya, menggulir foto-foto lama saat mereka masih sering menghabiskan waktu bersama. Sebuah foto liburan mereka di Bali muncul, memperlihatkan senyum lebar Arya yang penuh cinta.

"Kapan terakhir kali kita bahagia seperti ini?" gumam Maya pelan.

Ia teringat malam-malam panjang ketika mereka bisa berbicara tentang apa saja, dari hal-hal sepele hingga impian mereka di masa depan. Tapi kini, pembicaraan mereka terasa seperti rutinitas kosong, penuh basa-basi tanpa makna.

Keesokan harinya, Maya memutuskan untuk tidak langsung menyudahi semuanya. Ia ingin memastikan bahwa kecurigaannya bukan hanya sekadar perasaan berlebihan.

Maya menghubungi Karin, sahabat yang selalu ia percaya.

"Halo, Rin? Bisa ketemu sebentar? Aku butuh curhat," kata Maya, suaranya terdengar lebih tenang daripada yang ia rasakan.

"Tentu bisa! Ada apa, May? Kamu kedengarannya lagi banyak pikiran," jawab Karin dari seberang telepon.

Di sebuah kafe kecil di sudut kota, Maya duduk bersama Karin, menceritakan semua yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

"Aku tahu Arya sibuk. Aku tahu pekerjaan kadang menyita waktu. Tapi, entah kenapa aku merasa... dia menjauh. Dan yang paling aneh, aku merasa dia menyembunyikan sesuatu," Maya menjelaskan, menatap cangkir kopinya.

Karin mengernyitkan alis. "Kamu yakin ini bukan cuma perasaan kamu aja, May? Kadang kalau kita terlalu sayang sama seseorang, kita jadi lebih sensitif."

"Aku pikir begitu juga, awalnya," Maya menarik napas panjang. "Tapi semalam aku nemu struk restoran. Ada nama wanita di sana. Sinta."

Karin mencondongkan tubuhnya, nada suaranya menjadi lebih serius. "Sinta? Siapa dia?"

"Arya bilang dia cuma kolega. Tapi... kenapa dia nggak pernah cerita soal dia?" Maya menggeleng, mencoba menahan air mata yang mulai menggenang di matanya.

Karin terdiam sejenak, lalu menyentuh tangan Maya. "May, aku nggak mau kamu buru-buru mengambil kesimpulan. Kalau memang ada sesuatu yang nggak beres, kamu harus tahu kebenarannya dulu. Jangan bertindak berdasarkan asumsi."

"Tapi bagaimana caranya? Aku nggak bisa terus-terusan begini, Rin. Aku capek bertanya tanpa jawaban."

Karin berpikir sejenak, lalu berkata pelan, "Coba amati lagi, May. Kalau memang ada yang dia sembunyikan, cepat atau lambat, kamu akan menemukannya. Tapi kamu harus siap untuk menghadapi apa pun yang kamu temukan nanti."

Malam itu, Maya kembali pulang dengan perasaan yang bercampur aduk. Ia berusaha menata pikirannya, tetapi kecurigaan itu sudah menancap dalam di hatinya.

Saat Arya pulang, Maya memperhatikan setiap gerak-geriknya. Ia mencoba mencari tanda-tanda kecil-apakah Arya gugup, apakah Arya menghindari kontak mata, atau mungkin menyembunyikan sesuatu.

Tapi Arya tetap tenang, bahkan sempat menceritakan sesuatu tentang pekerjaannya di kantor.

"Hari ini banyak banget meeting. Kepala sampai pusing, May," katanya sambil meregangkan otot bahunya.

Maya hanya tersenyum tipis. "Aku masak sup favorit kamu. Mau sekarang atau nanti makannya?"

Arya menatapnya dan tersenyum kecil. "Sekarang aja, lapar banget."

Namun, di balik senyum itu, Maya merasa ada sesuatu yang disembunyikan. Entah apa, tetapi ia tahu retakan kecil ini akan segera membesar.

Di kamar, Maya berjanji pada dirinya sendiri. "Aku akan cari tahu kebenarannya. Apa pun itu."

Bersambung...

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan
Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan
Membaca novel modern Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan di platform webnovel gratis. Jessica mengetahui perselingkuhan suaminya, Rio, tepat saat divonis kanker ovarium stadium akhir. Di tengah pengkhianatan ini, ia bertekad pergi demi kedamaiannya sendiri.
Ketika Suamiku  Minta Rujuk
Ketika Suamiku Minta Rujuk
Dalam novel romance modern Ketika Suamiku Minta Rujuk, Reyna harus menghadapi pengkhianatan Damar yang berselingkuh dengan sahabatnya sendiri. Setelah membangun hidup baru, ia dihadapkan pada pilihan sulit saat mantan suaminya kembali. Baca romance stories ini di platform web novel.
Kurang dari tiga
Kurang dari tiga
Dalam novel romance Kurang dari tiga, Raka berjuang mempertahankan posisinya sebagai pacar Cherry yang terobsesi pada Nadia. Konflik hubungan modern ini membawa Raka ke titik tak terduga. Simak kisah lengkapnya dalam web novel menarik yang menjadi salah satu fiction books pilihan pembaca.
KURELAKAN SUAMIKU
KURELAKAN SUAMIKU
Dalam KURELAKAN SUAMIKU, Alwi menghadapi ujian berat saat rasa bosan mengancam keutuhan rumah tangganya yang mapan. Ikuti kisah modern novel ini tentang pilihan sulit seorang istri di tengah konflik kesetiaan. Baca romance novel ini untuk melihat konsekuensi dari sebuah pengkhianatan.
My Crazy Man
My Crazy Man
Dalam My Crazy Man, Azura sang supermodel dingin harus menghadapi obsesi Devano Mackzie. CEO muda ini bertekad menaklukkan masa lalu kelam Azura dengan cara yang tak terduga. Ikuti billionaire romance novels ini di web novel Indonesia untuk melihat perjuangan cinta mereka yang penuh kejutan.
Putri Yang Ditukar
Putri Yang Ditukar
Dalam Putri Yang Ditukar, Syaqilla terjebak pengkhianatan ibu kandung yang menjualnya kepada rentenir demi melunasi utang. Romance novel modern ini mengupas misteri kebencian sang ibu dan perjuangan Syaqilla menentukan takdirnya. Baca kisah lengkapnya di web novel ini sekarang!

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Cincin Lepas, Bursa Runtuh
Cincin Lepas, Bursa Runtuh
Demi balas budi Lukas Lamja, Susi Yurojo sang genius bisnis Kota Japura, berjanji membantu tunangannya si Lukas membangun usaha dari nol dan memberi dia 10 kesempatan berbuat salah. Berkat usaha Susi, Grup Lamja dengan cepat berdiri kokoh di Kota Japura, tapi belum bisa melantai di bursa efek. Tunangannya yang dulu begitu penyayang kini justru terus menyudutkannya. Di bawah hasutan adik sepupunya, Tina Sanjaya, Lukas berkali-kali menyakiti hati Susi hingga sedalam-dalamnya. Begitu 10 kesempatan berbuat salah habis terpakai, Susi langsung mengkahiri pertunangan. Sejak hari Susi pergi, Grup Lamja mulai mengalami krisis.
[Versi suara dubbing] Perang Dingin Antara Kita
[Versi suara dubbing] Perang Dingin Antara Kita
Dia memiliki karir yang sukses dan seorang anak perempuan yang cantik, tetapi dia salah mengira suaminya sedang berselingkuh dengan sekretarisnya, sehingga mereka berada dalam perang dingin.
Gigit Anjing, Karma Membalas
Gigit Anjing, Karma Membalas
Seorang pelatih anjing, Rudi, yang mengerti bahasa anjing, bertemu dengan Mia, pecinta anjing ekstrem yang memanjakan Doni, anjing galaknya. Saat Doni menggigit orang, Rudi justru menjadi korban perundungan siber dari Mia. Namun, pada akhirnya, karma datang menghampiri sang pemilik: Mia mengalami keguguran dan wajahnya rusak.
Musim Semiku T'lah Tiba
Musim Semiku T'lah Tiba
Untuk membalas dendam pada suaminya dan si pelakor, Ashley bekerja sama dengan seorang pria yang tampan. Tapi ternyata pria tampan ini menyukainya!
Pembalasan di Kehidupan Kedua
Pembalasan di Kehidupan Kedua
Sheva Uskar, seorang elite bisnis, di kehidupan sebelumnya telah tertipu oleh adik laki-lakinya, Yandi Uskar dan suaminya Septian Salidi. Karena percaya pada tipu daya mereka, dia menyerahkan seluruh usahanya kepada sang adik ipar, Yura Waldi. Siapa sangka, Yura ternyata berhati jahat, setelah merebut seluruh bisnis Sheva, dia malah berselingkuh dengan Septian, dan pada akhirnya menyebabkan kematian tragis Sheva! Namun, Sheva terlahir kembali. Kali ini, di pesta pertunangannya, ia secara terbuka membatalkan pertunangannya dengan Septian, bahkan menghancurkan mimpi Yura untuk menikah masuk ke keluarga kaya dengan berdiri tegas sebagai kepala Keluarga Uskar. Sayangnya, Yandi masih terlalu dibutakan dan tetap percaya pada Yura. Dalam keadaan terpaksa, Sheva pun mengungkap jati diri Yura yang sebenarnya. Akhirnya, ia berhasil “menyadarkan” adiknya yang bodoh dan menunjukkan jati dirinya sebagai wanita tangguh sejati.
Putri yang Tertukar
Putri yang Tertukar
Ceritanya berkisar pada dua protagonis Yun Luming dan Gu Yunshen. Yun Luming adalah wanita yang cerdas, jenaka, dan baik hati, sedangkan Gu Yunshen adalah pria yang tampan, dingin, dan misterius. Pada malam hujan beberapa tahun yang lalu, Yun Luming menyelamatkan CEO Gu Yunshen yang sekarat, dan nasib keduanya menjadi saling terkait sejak saat itu.