Logo
Putri Yang Ditukar
Putri Yang Ditukar

Putri Yang Ditukar

87 Bab
Tamat
Dalam Putri Yang Ditukar, Syaqilla terjebak pengkhianatan ibu kandung yang menjualnya kepada rentenir demi melunasi utang. Romance novel modern ini mengupas misteri kebencian sang ibu dan perjuangan Syaqilla menentukan takdirnya. Baca kisah lengkapnya di web novel ini sekarang!
Bab 1 dari Putri Yang Ditukar

Di suatu malam yang telah larut, tepat jam 10 malam, seorang gadis yang baru selesai bekerja, tampak sangat kelelahan. Gadis berkemeja putih dan bercelana jeans itu kini berjalan menelusuri kota. Manapaki jejak di pinggiran pertokoan.

Malam yang sangat sepi, ia terus berjalan pelan sambil menikmati semilir angin malam yang terasa dingin menerpa tubuhnya. Dengan ditemani cahaya lampu-lampu temaram yang berkelipan terlihat begitu indah menghiasi pinggiran jalan raya yang ia lewati kini.

Lalu tiba-tiba saja langkah kakinya terhenti. Tak kala kedua netra beningnya dengan tanpa sengaja melihat sebuah mobil yang berada tak jauh dari tempatnya berdiri. Sembari kembali mengayunkan langkah, ia masih terus mengamati mobil mewah yang kini terparkir di depan rumahnya.

Dalam hatinya pun bertanya-tanya, "Mobil siapa ini? Apakah kali ini Ibu sedang berada di rumah?"

Tiap kali ia pulang kerja, rumah itu biasanya akan terlihat sepi. Karena ibunya jarang sekali pulang ke rumah ini. Sekalinya berada di rumah, pasti dia akan membawa teman laki-lakinya atau pelanggannya atau apalah itu namanya datang ke rumah itu juga. Sehingga membuat gadis yang baru berusia 20 tahunan itu sangat terganggu akan kehadirannya.

Namun, ia bisa apa? Dirinya sudah berapa kali mencoba melarang dan berusaha menasehati ibunya agar tidak melakukan hal yang tidak terpuji. Tetapi yang ada ia malah dimarahi habis-habisan olehnya dan bahkan ibunya itu tak segan untuk memukulnya atau lebih parahnya lagi bisa berbuat kasar lebih dari itu. Sehingga kini ia hanya bisa pasrah melihat ibunya yang terus melakukan perbuatan yang tercela itu.

Perlahan ia berjalan mendekati rumah kecil itu. Sebuah rumah yang sangat sederhana di pinggiran kota Jakarta, yang hanya memiliki luas sepuluh meter persegi.

Seperti rumah petak pada umumnya yang terlihat kecil dan tampak biasa saja. Tidak ada yang istimewa dengan rumah tersebut. Hanya saja itulah tempat satu-satunya untuk tempat tinggal gadis itu sekarang.

Samar-samar ia seperti mendengar ada keributan dari dalam rumah. Sehingga membuatnya merasa sangat penasaran ingin mengetahui apa yang sedang terjadi di dalam sana. Dengan segera ia pun ingin masuk ke dalam rumah.

"Tolonglah kasih aku tenggang waktu beberapa hari lagi, Bang!" ucap Tamara memohon. "Aku janji akan membayar hutang itu dengan segera," lanjutnya lagi.

"Hahaha ... Tamara, Tamara. Mau sampai kapan kau terus memberi janji palsu seperti ini padaku?" kata seorang pria yang sedang duduk santai sambil menopang sebelah kakinya seperti Bos besar.

"Memangnya kau mau bayar pake apa nanti? Pake tubuh rentamu itu? Sorry, aku sudah tidak tertarik dengan wanita tua sepertimu." Pria itu mencemoohnya.

"Ya elah, Bang, kau bisanya hanya menyelaku saja. Yang terpenting, 'kan aku bisa bayar utang itu ke kamu nanti," sahut Tamara yang terlihat kesal terhadap laki-laki tua itu.

"Lagian siapa juga yang mau menawarkan diri ke padamu, Bang? Masih banyak kok, lelaki lain yang lebih gagah dan lebih muda darimu di luaran sana yang mau denganku. Kenapa aku harus memilihmu yang sudah tua dan sudah punya banyak istri pula." Wanita paruh baya itu tersenyum sinis balas mencemoohnya juga.

"Sombong sekali kau. Aku mau lihat, bagaimana caramu membayar semua hutang- hutangmu itu? Sementara ini saja, kau sudah tidak ada lagi orang kaya yang mau denganmu, bukan?" Orang itu pun menyunggingkan sebelah ujung bibirnya, mengejek Tamara.

"Itu bukan urusanmu. Yang terpenting aku bisa membayar hutang itu, dan masalah kita selesai," balas Tamara lagi.

Tiba-tiba saja terdengar ada yang membuka pintu.

Ceklekk!

"Assallamualaikum," ucap Syaqilla seraya membuka pintu.

Sontak semua orang langsung terdiam dan menoleh ke arah pintu. Bramantio pria 45 tahun itu langsung terpesona ketika melihat ada sesosok gadis cantik yang sedang memasuki rumah tersebut.

Begitu masuk ke dalam rumah, Ananda Syaqilla atau yang akrab dipanggil dengan Syaqilla atau Aqilla itu melihat di ruang itu ada satu orang laki-laki yang sedang duduk berhadapan dengan ibunya. Sedangkan dua orang lagi berdiri di belakang laki-laki tersebut.

Laki-laki yang sedang terduduk tampak sudah berumur. Badannya sedikit gembul, kepalanya botak, kumis tebal dan sorot matanya yang genit.

Sedangkan dua orang yang berada di belakangnya, berbadan kekar tampangnya pun sangar. Mereka tampak seperti pengawal ataupun bodyguardnya saja.

Laki-laki yang sedang duduk itu kini sedang menatapnya sambil tersenyum menyeringai kepadanya. Syaqilla pun bergidik ngeri dan juga merasa risih karena laki-laki itu terus mengamati dirinya dengan tatapan yang sangat mencurigakan. Sehingga ia memutuskan untuk pergi ke kamarnya saja dari pada harus memikirkan apa maksud dari tatapan laki-laki tersebut.

"Ya sudah, aku mau ke kamar dulu ya, Bu. Mari semua!" Gadis cantik itu tersenyum ramah seraya menunduk sopan. Kemudian dengan segera ia pergi menuju kamarnya.

Bramantio masih terus saja memandangi gadis muda itu. Matanya enggan sekali untuk berkedip barang sedetikpun. Ia masih terhipnotis oleh kecantikan Syaqilla yang begitu sempurna di matanya.

Wajahnya yang cantik, kulit putih bersih, tubuh yang ramping namun berisi. Belum lagi gigi gingsul yang ada di sebelah kanan itu menanbah kesan manis di senyumnya. Yang bisa membuat semua orang yang melihatnya langsung jatuh hati kepadanya.

Apalagi Bramantio, ia adalah tipe laki-laki mata keranjang yang suka sekali mengoleksi istri. Terlebih lagi yang masih muda dan masih segar sepertinya. Dia pasti sangat menyukainya.

"Ekhem!" Tamara sengaja berdehem karena melihat Bram yang terdiam melongo seperti sapi ompong. Sambil terus menatap kepergian Syaqilla. Kini ia tahu apa yang sedang dipikirkan oleh rentenir tua itu.

"Dasar, bandot tua! Liat yang masih seger aja langsung ijo deh, tuh mata. Hahaha ... tapi ini kesempatan bagiku agar bisa mendapatkan uang yang lebih banyak bukan? Hahaha ...," umpat Tamara dalam hatinya. Namun ia juga merasa senang karena akan mendapat mangsa baru yang akan memberinya banyak uang nantinya.

Bram nyengir kuda lalu berkata, "Siapa dia, Ra?"

"Dia anakku. Kenapa?" jawabnya judes.

"Hah, anakmu! Sejak kapan kau punya anak?" Bram pun terkejut dan tidak percaya kalau Tamara mempunyai seorang anak gadis yang begitu cantik nan jelita. Karena sebelumnya ia tidak mengetahui kalau ternyata wanita yang tak lagi muda itu telah mempunyai seorang anak.

"Sudah lama."

"Tapi kok, aku gak pernah melihatnya."

"Ya karena aku menitipkanya di panti asuhan."

"Oh, gitu." Bram pun mengangguk -anggukan kepalanya. "Tapi, beneran itu anakmu?" tanyanya lagi masih belum percaya.

"Iya, Pak Bramantio ...." jawab Tamara dengan kesalnya.

Bram malah terkekeh ketika melihat wanita itu yang sudah mulai kesal dengan dirinya. "Jadi, apakah dia sama sepertimu?" ucapnya sambil menaikan sebelah alisnya.

"Tidak, dia masih suci," sahut Tamara mengerti dengan maksud pertanyaan Bram tadi.

"Benarkah?" Bram bertambah senang ketika mendengar kalau gadis itu masih suci alias masih perawan. Berarti gadis itu belum pernah disentuh oleh siapapun.

Otak nakalnya mulai traveling kemana-mana. Membayangkan yang tidak-tidak dengan gadis tersebut. Tiba-tiba terlintas keingin untuk memiliki gadis cantik itu. Sehingga ia pun ingin melakukan negosiasi dengan Tamara.

"Jadi gini, Tam. Gimana ... kalau kau serahkan gadis itu saja padaku? Dan hutangmu nanti akan ku anggap lunas," tawar Bram.

"Hahaha ... tuh, benarkan? Sudah ku duga. Dia pasti akan langsung tertarik dengan Aqilla. Dan aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini," ujarnya membatin.

"Hahaha ...," Tamara tertawa sinis mengejek Bram. "Jadi, anak gadisku yang masih perawan itu cuma kau hargai lima puluh juta doang?"

"Terus ... kau mau berapa, hah?" timpal Bram.

"Lima ratus juta! Aku mau lima ratus juta?!"

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Cinta yang Jatuh Tanpa Gema
Cinta yang Jatuh Tanpa Gema
Dalam novel modern Cinta yang Jatuh Tanpa Gema, Rumi yang hamil bertemu mantan iparnya setelah setahun kabur dari pernikahan yang gagal dengan miliarder Aryan. Baca novel online gratis ini yang mengisahkan perjuangan Rumi lepas dari masa lalu demi memulai hidup baru.
Di Jodohkan Dengan Om Galak
Di Jodohkan Dengan Om Galak
Dalam novel romance Di Jodohkan Dengan Om Galak, Nessa terikat kontrak pernikahan setahun dengan Arga, seorang CEO dingin. Di tengah bayang-bayang masa lalu sang billionaire, mereka harus memilih antara berpisah atau mempertahankan cinta. Baca web novel ini selengkapnya.
Ikatan Cinta yang Unik
Ikatan Cinta yang Unik
Dalam Ikatan Cinta yang Unik, Yvonne bangkit menjadi dokter sukses demi membalas dendam. Kini ia harus menghadapi kejutan saat putranya, seorang peretas cilik, mencoba menjodohkannya dengan sang ayah. Baca romance novel ini di antara koleksi billionaire romance books terbaik kami.
Jerat Cinta Lelaki Muda
Jerat Cinta Lelaki Muda
Dalam Jerat Cinta Lelaki Muda, Rafka sang playboy kampus mempertaruhkan segalanya demi menaklukkan Sarah, dosen dingin yang misterius. Menggunakan rahasia masa lalu sebagai senjata, ia terjebak intrik romance novel ini. Baca kisah modern novel penuh ambisi dan tantangan di webnovel.
Kalau Cinta, Pasti Sayang
Kalau Cinta, Pasti Sayang
Dalam novel romantis misteri Kalau Cinta, Pasti Sayang, seorang istri yang cintanya tak berbalas selama lima tahun akhirnya meninggal. Sang suami yang acuh tak acuh mengira hilangnya sang istri hanyalah sandiwara belaka. Baca novel online ini untuk mengungkap kebenaran tragis di balik kematiannya.
Menantu Bodoh
Menantu Bodoh
Dalam novel romantis modern Menantu Bodoh, seorang ibu mertua terjebak dalam dilema gairah terlarang bersama menantunya sendiri. Baca novel online gratis ini untuk mengikuti konflik batin dan hubungan rahasia yang mendebarkan di tengah risiko terbongkar yang sangat besar.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Setelah Kematian Palsu, Suamiku Memohon Maaf kepadaku
Setelah Kematian Palsu, Suamiku Memohon Maaf kepadaku
Sherly Cakra, istri dari James Futama, dituduh membunuh Shana Futama, adik dari James. Meski Sherly berusaha menjelaskan, tapi James tetap lebih percaya pada Wenny Jodika, teman masa kecilnya. Wenny yang sudah lama suka pada James, memanfaatkan kesempatan ini untuk menindas dan memfitnah Sherly. Dia berpura-pura mengidap gagal ginjal kronis agar James menyuruh Sherly mendonorkan ginjalnya. Ibu Sherly yang mengalami gangguan jiwa menjadi senjata untuk James memaksa Sherly menuruti segala keinginannya, termasuk mendonorkan ginjalnya. Dengan keadaan Sherly yang mengidap kanker lambung, dia tidak akan bisa melewati transplantasi ginjal ini. Karena terpaksa, Sherly bersedia mendonorkan ginjalnya, dengan syarat James harus menceraikan dia setelah itu. Di hari operasi transplantasi dilakukan, ibu Sherly mendapat kabar bahwa Sherly sudah meninggal, kabar burung ini membuat emosi ibu Sherly tidak stabil dan akhirnya bunuh diri. Pukulan ini membuat Sherly sampai pada titik kesabarannya. Saat dia mengancam ingin membunuh Wenny, James melindungi Wenny dan membuat Sherly semakin terpukul dan akhirnya tidak sadarkan diri. Semua mengira Sherly sudah mati. Tapi Indra, teman masak kecil Sherly, menyelamatkan Sherly. 3 tahun kemudian, pembalasan dendam Sherly dimulai.
Nyawa untuk Nyawamu
Nyawa untuk Nyawamu
Nate yang sakit keras sengaja menjauhkan pacarnya Vivian agar tidak menjadi beban. Demi masa depan Vivian, dia nekat ikut pengobatan eksperimental dari seorang donatur kaya. Tiga tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali. Di ambang kematian, Nate tetap menolak cinta Vivian. Namun, Vivian tidak menyerah dan terus memperjuangkan Nate. Akhirnya, dua jiwa yang diuji takdir ini berhasil meraih kebahagiaan bersama.
[Versi suara dubbing] Api Terakhir dari Kebaikan
[Versi suara dubbing] Api Terakhir dari Kebaikan
Untuk menyelamatkan seorang anak yang menderita penyakit terminal, seseorang mengambil alih uang asuransi, dipermalukan (chantek), lalu meledak karena kebencian dan menyerang kembali!
Pintu Itu Tertutup Selamanya
Pintu Itu Tertutup Selamanya
Tujuh tahun pernikahan, aku putuskan menceraikan Neal, biar dia nikmati akibatnya sendiri. Aku bisa melihat komentar yang tak terlihat orang lain. Tujuh tahun lalu, aku jatuh cinta padanya seketika. Didorong komentar itu, aku bertahan, mencoba menghangatkan hatinya yang beku. Tapi tujuh tahun kemudian, hanya gara-gara video pria berotot, dia menendangku keluar dari mobil di tengah jalan tol, mengakhiri segalanya. Bahkan setelah kecelakaan, dia tetap biarkan mantannya menyiksaku, terang-terangan pamer kemesraan. Aku muak dengan lingkaran setan ini. Sejak kecewa pertama, aku sudah siapkan jalan keluar. Aku gugat cerai, lenyap, dan nikah lagi. Kali ini, air mata dan penyesalannya tak lagi mampu mengembalikanku.
Istrinya yang Manis
Istrinya yang Manis
Lola menderita kanker perut saat hamil, tetapi dijebak oleh Rita yang memalsukan identitasnya sebagai anak perempuan orang kaya, dan mengakibatkan Lola keguguran. Lola merasa kesal dan sangat kecewa pada Mateo. Setelah memalsukan kematiannya selama tiga tahun, dia kembali hanya untuk membalas dendam.
[Dijuluki] Cinta yang Mendalam Sampai ke Tulang
[Dijuluki] Cinta yang Mendalam Sampai ke Tulang
Mo Chen duduk dengan khidmat di kursi kantornya. Pak Leng, bukankah Chen Group bertindak begitu agresif karena yakin kita ingin mengakuisisi tanah itu? Bagaimana jika kita menghentikan semua kerja sama dengan perusahaan mereka? Amy mengkerutkan dahinya, ekspresinya penuh kekhawatiran.