Logo
CINTA SANG MAFIA : Kembali Mencinta
CINTA SANG MAFIA : Kembali Mencinta

CINTA SANG MAFIA : Kembali Mencinta

30 Bab
Tamat
Dalam novel CINTA SANG MAFIA : Kembali Mencinta, William Ferdinand terjerumus ke dunia mafia akibat pengkhianatan masa lalu. Saat Shirley Smith kembali membawa kehangatan, William harus menjaga rahasia pernikahan mereka. Baca kisah romance novel dan mafia novel ini sekarang.
Bab 1 dari CINTA SANG MAFIA : Kembali Mencinta

"Tidak peduli apa pun keadaan kamu, aku janji akan menerima kamu apa adanya, Karina."

"Loe gila, tau nggak, Le! Emang loe udah tahu siapa dia sebenarnya? Keluarganya? Pekerjaannya? statusnya?"

"Kenapa loe lakuin ini ke gue?"

"Karena kamu bermarga Ferdinand. Ha ha ha! Kamulah penyebab mereka semua mati, Bule!"

Satu persatu kematian mereka mulai bermunculan di hadapannya. Baju tidur William sudah basah oleh keringat, sementara tubuhnya mengejang kesakitan.

"Apakah kamu masih merasa pantas hidup di dunia ini, Bule! Kamu penyebab kematian mereka!"

Kamu penyebab kematian mereka!

Kamu penyebab kematian mereka!

Pemuda blesteran itu menjerit, terbangun di tengah malam dengan kepala kesakitan. Perutnya bergejolak karena rasa mual. Dengan tubuh lemah dan tertatih dia pergi ke kamar mandi untuk mengeluarkan semua isi perutnya.

***

Jika saja nyawa dapat dibeli setiap kesalahan pasti akan mudah untuk diperbaiki, hingga tiada lagi yang namanya penyesalan. Dan jika setiap orang mau berpikir berulang kali dalam melakukan sebuah tindakan, mungkin penyesalan itu tak akan pernah datang untuk menghantui. Namun, memang seperti itulah hakikatnya hidup di dunia ini. Kesalahan serta penyesalan sudah menjadi hal yang lumrah untuk terjadi.

William Ferdinand tak pernah lagi merasakan ketenangan itu setelah kesalahan yang terjadi tiga tahun lalu. Untuk yang kesekian kalinya selama tiga tahun terakhir, pemuda tampan berdarah Indo-Jerman tersebut tak pernah bisa tertidur dengan lelap. Dia selalu terbangun di tengah malam dengan napas tersengal-sengal dan keringat membasahi tubuh, karena mimpi buruk yang berkepanjangan. Rasa bersalah itu tak kunjung pergi meski berulang kali dia mencoba untuk berlapang dada dan menganggap semuanya sebagai takdir dari yang Mahakuasa.

William berdiri terpaku memandangi sebuah nisan bertuliskan nama 'Ananta Permana Ridho'. Satu-satunya teman serta orang terdekat yang terakhir kali dia miliki, tetapi juga harus pergi meninggalkannya, membuat William hidup sebatang kara. Ini adalah makam keempat yang dikunjunginya hari ini, setelah makan mamanya, saudara kandungnya dan mantan teman kerjanya.

William sebenarnya sudah lelah menyalahkan diri sendiri atas setiap kejadian yang telah merenggut nyawa mereka. Meski begitu perasaan bersalah itu rasanya tak mungkin bisa pergi. Dia merutuki kebodohannya yang terlalu impulsif dalam menjalin sebuah hubungan, hingga pada akhirnya harus berujung kehilangan.

Jika saja waktu dapat diputar kembali, jika saja dia tidak tergesa-gesa dan menyelidiki terlebih dahulu status dari wanita yang telah membuatnya jatuh cinta, mungkin saja saat ini Anan dan Algo masih berdiri dan tertawa bersamanya.

"Maaf."

Entah sudah berapa banyak kata yang berkecamuk dan ingin dia tumpahkan dari dalam kepalanya. Namun nyatanya hanya satu kata tersebut yang berhasil terucap dan memecah keheningan.

William meletakkan sebuket bunga di atas makam Anan, lalu mengusap batu nisan itu dengan lembut.

"Aku berjanji akan lebih sering menjengukmu," ucapnya dengan mata berkaca-kaca. Tak ada yang pernah lebih disesalinya dari kehilangan seorang sahabat akibat ulahnya sendiri.

William berdiri dengan berat hati berbalik dan meninggalkan makam yang pagi itu terlihat sangat sepi.

Di sepanjang jalan pemakaman, ingatan William meraba-raba kembali pada kejadian tiga tahun lalu. Kejadian ceroboh karena keputusannya yang terlalu impulsif. Di mana dia jatuh cinta pada seorang wanita tanpa mengetahui jati dirinya, yang pada akhirnya menyeretnya pada sebuah petaka.

"Jika saja saat itu aku dapat mengontrol diri, apakah kehidupanku saat ini akan berbeda?" gumamnya dalam hati.

Mata biru jernih pemuda tampan itu menengadah pada langit-langit, menerawang kembali ke masa lalu.

***

🔪Tiga Tahun yang Lalu🔪

Kemerlip lampu ibukota menambah indahnya suasana jalanan kota K. Binar sang rembulan menyinari angkuhnya kegelapan malam. Seorang pemuda berdarah campuran tengah mengamati wanita cantik bertubuh mungil yang terlihat berjalan tergesa menuju sebuah ruang apartemen di mana dirinya berada. Pemuda itu bersembunyi di balik tembok, mengintip wanita yang saat ini sedang terpaku menatap sebuah kertas merah muda yang dilipat dengan rapi dan ditempel pada pintu apartemen tersebut.

Wanita bermata sayu itu tersenyum geli. Di jaman yang sudah secanggih ini, masih ada juga orang yang mau repot-repot menulis pada selembar kertas. Setengah ragu, jemari lentik itu terulur untuk mengambil dan membukanya secara perlahan. Mata sayu itu berbinar kala membaca setiap rangkaian aksara yang tersusun dengan begitu rapi dan juga indah. Sesekali dia tersenyum kecil, pancaran rasa haru terselip jelas dari sorot matanya.

Kata-kata puitis yang sudah bisa dia tebak siapa pemiliknya itu mampu menggetarkan lubuk hatinya. Dia terpejam, antara percaya dan tak percaya jika kata-kata itu memang sengaja dirangkai untuknya.

"Bolehkah aku terlalu berharap?" batinnya.

Wanita berparas sunda tersebut menggeleng pelan, lalu berdecak dengan kesal." Tidak mungkin kata-kata ini dirangkai untukku, bukan? Kamu hanya terlalu naif, Karina," lirihnya.

Sudut bibir William melengkung mendengar kalimat tersebut. Dengan langkah pelan dia berjalan mendekat, lalu berdehem padanya.

"Ekheem!"

Deheman itu dalam sekejap membuyarkan lamunan wanita bermata sayu tersebut. Dia berbalik dan tertegun saat melihat pemuda tampan yang sudah setahun ini dekat dengannya, dia tengah tersenyum manis padanya.

Karina menatapnya dengan sedikit linglung. Belum sepenuhnya percaya jika orang yang beberapa hari ini sering mengantarnya pulang, benar-benar tengah berdiri di hadapannya. Penulis aksara indah yang sedari tadi dipikirkannya itu berada tepat di depan mata.

"Will, kamu ...." Karina menghentikan ucapannya. Dia menggigit bibir bawahnya, menatap dengan canggung pada pemuda bertubuh tinggi tegap yang kini tengah berjalan menghampirinya.

Pemuda yang akrab disapa Bule oleh teman satu kostnya itu terkekeh melihat sikap canggung wanita yang baru saja membaca puisi miliknya. Puisi yang sebenarnya memang sengaja dia tempel di sana, hanya untuk mengejutkan wanita yang diam-diam menjadi dambaan hatinya.

Karina Larasati. Dialah satu-satunya wanita yang berhasil masuk dan mengusik kehidupan seorang William, hingga selalu hadir dalam mimpi indahnya dan merenggut semua ketenangan yang dia miliki.

Pertemuan yang cukup intens di restoran tempat William bekerja membuat keduanya tanpa sadar saling menyapa, saling memperhatikan hingga terlibat dalam keakraban dan akhirnya terjerumus dalam sebuah kata bernama asmara.

"Apakah ini yang dinamakan cinta sejati?" Karina berpikir.

"Itu memang untukmu, Karina," tegas William seakan telah memahami isi pikiran Karina.

Wanita itu tersenyum haru. Tak perlu bertanya kembali, dengan membaca dan menghayati setiap aksara yang telah dituliskan William untuknya, dia tentu paham sedalam mana perasaan pemuda tersebut terhadapnya.

"Tapi ... kenapa, Will? Kenapa harus aku?"

Dia penasaran. Dari sekian banyak wanita, kenapa bule tampan itu justru memilih dirinya?

"Semesta yang telah menjunjung rasa ini untukmu, Karina. Sang Hyang Widhi yang menuntun hatiku padamu."

Ada setetes embun yang tiba-tiba hadir dan tertahan di kedua pelupuk mata sayu Karina ketika mendengar jawaban dari William. Kata-kata asisten chef dari salah satu resto terkenal ibukota K itu berhasil membuat dadanya berdetak, seakan ada bunga-bunga yang tengah bermekaran di dalam sana.

Katakan bahwa saat ini dia tengah serakah. Meski ada rasa tak pantas yang seringkali hadir dalam diri Karina, nyatanya, untuk pertama kalinya dia benar-benar merasa sangat bahagia. Binar matanya tak mampu berbohong, ia menunjukkan itu semua.

William benar. Cinta bisa datang dan pergi tanpa permisi, pun hadir secara tiba-tiba tanpa pernah diminta. Seperti saat ini, seperti apa yang telah terjadi padanya meski dia tahu itu salah. Cinta mereka hadir di waktu yang tidak tepat.

Sayangnya, William tak menyadari itu semua.

"Aku harap, semua rasa ini dapat terbalas, Karina. Aku harap, perasaan rindu ini datang di waktu yang tepat."

Deg!

Sebuah rasa tak kasat mata yang seketika mencubit hati Karina kala menangkap kata-kata terakhir yang diucapkan oleh William.

Sekali lagi, pemuda itu benar. Cinta mereka datang di waktu yang kurang tepat.

Namun, melihat pemuda itu yang tiba-tiba membungkuk lalu menyerahkan sebuket bunga padanya layaknya seorang pangeran, Karina memilih untuk mengingkari logikanya.

Dia menginginkannya, sesuatu yang mungkin tak akan pernah datang untuk yang kedua kalinya.

"Will, kamu ...."

"Karina. Kita jadian, ya."

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Ahli Waris yang Terlupakan
Ahli Waris yang Terlupakan
Dalam novel mafia Ahli Waris yang Terlupakan, sang protagonis dikorbankan menjadi sandera kelompok saingan akibat kesalahan adik tirinya. Sebelum diserahkan, ia memutuskan hubungan dan membagikan seluruh asetnya. Baca novel online ini untuk menyaksikan rencana pembalasan senyapnya.
Budak di atas Ranjang
Budak di atas Ranjang
Dalam Budak di atas Ranjang, Izabelle terpaksa menyerahkan kehormatannya kepada Jordan Heron, bos mafia keji, demi melunasi utang judi ayahnya. Baca mafia romance books ini untuk mengikuti perjuangan Izabelle bertahan hidup dalam jeratan transaksi haram di web novel modern yang penuh intrik.
Gadis SMA Milik Mafia Kejam
Gadis SMA Milik Mafia Kejam
Dalam Gadis SMA Milik Mafia Kejam, Jimmy Alexander, pemimpin mafia berbahaya, terobsesi pada ketulusan seorang siswi setelah insiden tak terduga. Mafia novel ini mengisahkan ambisinya merebut sang gadis dari tunangannya. Baca romance stories penuh risiko ini di webnovel favorit Anda.
Nafsu Liar Putra Mafia
Nafsu Liar Putra Mafia
Dalam Nafsu Liar Putra Mafia, keturunan Hansen dan Maxwell harus mengelola kerajaan bisnis gelap sambil mencari pasangan hidup. Novel ini menyajikan romance novel penuh intrik kekuasaan dan pengkhianatan. Ikuti kisah mafia novel ini sebagai kelanjutan dari Wanita Pemuas di Ranjang.
Pengkhianatannya, Balas Dendam Mafia-ku
Pengkhianatannya, Balas Dendam Mafia-ku
Dalam Pengkhianatannya, Balas Dendam Mafia-ku, seorang putri mafia memicu perang setelah suaminya berkhianat. Saat kode kehormatan dilanggar, ia memulai penghancuran keluarga suaminya. Baca mafia novel penuh aksi ini di webnovel untuk mengikuti misi balas dendam berdarah yang tak terelakkan.
Perangkap Cinta Pebisnis Gelap
Perangkap Cinta Pebisnis Gelap
Dalam Perangkap Cinta Pebisnis Gelap, Arshia Clarikson terjebak obsesi berbahaya Dante Kingston. Mantan atlet drift ini harus menghadapi ambisi sang mafia novel yang mengancam kebebasannya. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti kisah pelarian Shia dari jerat sang pebisnis.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Adik lpar Memanjakanku
Adik lpar Memanjakanku
Setelah kehilangan suaminya secara tak terduga, Jelita baru mengetahui bahwa suaminya ternyata adalah putra sulung keluarga terkaya. Dia kemudian dijemput oleh ibu mertuanya untuk tinggal di rumah Keluarga Sano. Di sana, dia sering berselisih dengan adik iparnya, lalu mereka menjadi pasangan yang saling benci, tapi juga saling suka. Meskipun demikian, keduanya selalu menahan perasaan masing-masing. Namun, setelah menghadapi sebuah krisis besar bersama, mereka akhirnya menyadari perasaan satu sama lain dan bersatu sebagai pasangan sejati.
Cinta Bersemi Dalam Pelukan Paman
Cinta Bersemi Dalam Pelukan Paman
Pekerja kantoran biasa, Lily Basuki, terbangun di dalam novel melodrama yang baru dibacanya sebagai tokoh utama perempuan. Dia harus menghadapi ketidakpedulian suami, adik angkat bermuka dua, dan keluarga yang tak berpihak padanya. Akhirnya dia memilih melawan dan membongkar kepalsuan mereka. Namun kekuasaan besar sang tokoh utama pria segera mendorongnya ke jalan buntu.
Sayang, Mohon Pulang!
Sayang, Mohon Pulang!
Sebagai CEO perusahaan yang punya aset triliunan, Nyonya Dian hidup bahagia dengan anak kembar berusia delapan tahun yang bernama Stevi dan Denny, dan anak sulungnya yang bernama Anni. Semuanya berubah ketika sekretarisnya, Joni, menculik Stevi yang dia sangka Denny. Karena takut tertangkap, Joni menelantarkan Stevi dan Stevi diadopsi oleh Niko. Stevi tumbuh dengan nama Lili. Sepuluh tahun kemudian, Lili dan Denny berada di SMA yang sama. Tanpa Denny ketahui, dia dan teman-temannya menindas Lili di sekolah. Nyonya Dian dan keluarganya tidak pernah berhenti berjuang untuk mencari Stevi. Lili dan Niko menahan semua penghinaan sampai akhirnya Lili dikeluarkan dari sekolah. Lili bekerja untuk membayar biaya perawatan ayahnya yang terkena leukimia. Ketika mengetahui Lili adalah Stevi, Nyonya Dian, Denny, dan Anni memohon pada Lili untuk pulang, dan memberikan banyak kasih sayang pada Lili. Namun karena sudah tersakiti oleh perlakuan Keluarga Hartanto, dia tidak ingin berurusan lagi dengan keluarga lamanya. Keluarga Hartanto harus menebus kesalahan mereka dan membantu Lili yang sedang merawat ayahnya untuk memperbaiki keluarga mereka yang hancur!
Deterjen dan Cerai
Deterjen dan Cerai
Selama 30 tahun Yuni berkorban tanpa mengeluh, di Hari Perempuan hanya dapat deterjen promo. Ia rindu seikat bunga, tapi suaminya Andi memberi gelang emas untuk ibunya, kalung emas untuk menantu, skincare untuk anak perempuan, dan hanya deterjen serta sarung tangan untuknya. Anak perempuannya mengamuk, lalu ibu-anak ini bertaruh dan pergi. Dengan royalti 10 miliar, Yuni bangkit, meraih kembali mimpinya di dunia sastra, memenangkan penghargaan, dan menemukan cinta baru.
Pergi, Ibu Tiri! Kamu Salah Besar!
Pergi, Ibu Tiri! Kamu Salah Besar!
Menjelang pernikahan Ayahnya, Putrinya datang tepat waktu sebelum acara dan disangka simpanan oleh Calon Ibu Tirinya. Jiwa bully sang Calon Ibu Tiri membara dan melampiaskannya pada seseorang yang seharusnya tidak dia hina dan lecehkan. Sampai sejauh mana Sang Calon Ibu Tiri dalam kesalahpahaman ini? Simak Cerita selengkapnya....
Dilindungi Oleh Cinta
Dilindungi Oleh Cinta
Elissa, putri angkat dari Keluarga Smith, pernah menghadapi pengkhianatan oleh seorang pria brengsek, menjungkirbalikkan dunianya. Rylan, pelindungnya, membantunya menyadari esensi cinta sejati di tengah api yang menghancurkan. Setelah diberi kesempatan kedua untuk hidup, Elissa dengan cerdik mengakali pria brengsek itu. Pada saat yang sama, dia dengan sepenuh hati memeluk Rylan, berterima kasih atas perlindungannya yang tak tergoyahkan di kehidupan masa lalunya. Dengan Rylan di sisinya, Elissa berhasil membalas dendam, membawa pria brengsek itu untuk diadili. Kisah cinta mereka menginspirasi banyak orang, mengajarkan pentingnya menghargai cinta sejati dan mengejar kebahagiaan bahkan dalam menghadapi kesulitan. Bersama-sama, Elissa dan Rylan memulai perjalanan seumur hidup, menciptakan kisah cinta tak terlupakan yang penuh dengan kebahagiaan dan kepuasan.