Logo
Cinta di Tepi: Tetaplah Bersamaku
Cinta di Tepi: Tetaplah Bersamaku

Cinta di Tepi: Tetaplah Bersamaku

100 Bab
Tamat
Dalam romance novel Cinta di Tepi: Tetaplah Bersamaku, Regan terjebak pernikahan paksa dengan Ella demi wanita lain. Saat Ella menyerah setelah sepuluh tahun berkorban, sebuah rahasia besar dan ancaman nyawa mengubah segalanya. Baca modern novel ini untuk mengikuti kisah cinta yang emosional.
Bab 1 dari Cinta di Tepi: Tetaplah Bersamaku

Saat kota Etin tampak hidup di bawah langit senja, Ella Karyana sedang melakukan penerbangan pulang setelah menjalani tiga bulan syuting yang melelahkan.

Perjalanan empat jam itu terasa seperti selamanya sebelum akhirnya pesawat mendarat.

Setelah mengambil koper, dia berjalan menuju pintu keluar sambil berharap akan ada mobil perusahaan yang menjemputnya. Namun begitu pintu terbuka, dia melihat seseorang yang dikenalnya, yaitu Esau Robani, sopir lama Keluarga Juanda. Menunggu kedatangannya, pria itu berdiri di samping sebuah Rolls-Royce hitam mewah dengan postur tubuh kaku dan penuh hormat.

Sambil menyeret koper, dia mendekat. Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, Esau segera membawakan kopernya dan membukakan pintu mobil untuknya.

Di dalam, ada seorang pria duduk dalam diam. Kehadirannya, yang dingin dan berwibawa, terbungkus dalam setelan hitam yang dirancang sempurna. Dengan wajah yang tajam dan tanpa menunjukkan ekspresi apa pun, dia tidak mendongak ataupun melirik ke arah Ella.

Pria itu adalah Regan Juanda, yang telah menjadi suami Ella selama dua tahun. Kemunculannya yang tidak terduga membuat Ella lengah, meskipun dia segera ingat kenapa Regan ada di sini. Kesepakatan mereka berakhir hari ini, jadi tentu saja pria itu akan muncul.

Masuk ke dalam mobil, Ella menjaga jarak dengan Regan, di mana ruang di antara mereka tetap sunyi dan tegang seperti sebelumnya.

Selama dua tahun, Regan sudah menegaskan bahwa dia tidak ingin dekat-dekat dengan Ella. Malam ini adalah pertama kalinya mereka duduk begitu dekat.

Ella bisa mencium aroma samar dari parfum yang dikenakan Regan, yang tidak asing tetapi terasa begitu jauh.

Setelah memasukkan koper Ella ke dalam bagasi, Esau kembali duduk di belakang kemudi. Saat mobil bergerak meninggalkan bandara, keheningan di dalam terasa menyesakkan.

Ekspresi Regan tetap dingin dan jauh seperti biasanya, di mana ini menciptakan ketegangan di udara yang begitu mencekik sehingga membuat Ella gugup. Jantungnya berdebar kencang dan setiap tarikan napas terasa begitu dangkal dan tidak nyaman.

Dua puluh menit kemudian, Rolls-Royce itu berhenti di depan kediaman Keluarga Juanda. Sebelum Ella bisa menenangkan pikiran, sang kepala pelayan bergegas keluar dan cepat-cepat membuka pintu. Regan melangkah keluar terlebih dahulu dengan langkah yang panjang menuju rumah tanpa melirik ke arah Ella sedikit pun. "Ayo kita ke ruang kerja," gumamnya dengan tegas, bahkan tidak repot-repot memperlambat langkahnya.

Mengetahui apa yang akan terjadi, saraf Ella tegang sepanjang perjalanan. Memasuki ruang kerja, dia melihat Regan mengeluarkan setumpuk kertas dari laci meja dan melemparkannya ke hadapannya.

"Mari kita bercerai," ucap Regan.

Setelah tiga bulan tidak bertemu dengan Regan, kata-kata pertama yang diucapkan pria itu begitu dingin dan cuek seperti pisau yang menusuk jauh ke dalam hati Ella.

Ella telah mencintai Regan selama sepuluh tahun, tetapi bahkan dengan menjadi istrinya belum cukup untuk mendekatkan dirinya dengan pria itu. Tidak satu pun dari diri Regan, baik jiwa dan raga, pernah menjadi miliknya.

"Niken sudah cukup umur untuk menikah sekarang, kan?" ucap Ella dengan suara bergetar, meskipun dia berusaha sekuat tenaga untuk tetap tenang.

Alis Regan berkedut sedikit dan secercah ketidaksabaran tampak di wajahnya yang tajam. Dia tidak repot-repot menanggapi komentar Ella. Sebaliknya, dia segera mengulurkan sebuah pulpen ke arah wanita itu tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

Ella mengangkat sudut bibir dengan paksa, memberikan senyuman yang sama sekali tidak tampak alami. Tanpa riasan yang biasa dia kenakan, bibirnya tampak pucat dan wajahnya tampak kuyu. Kelelahannya tidak dapat disangkal.

"Tanda tangani saja," ucap Regan dengan tegas tanpa menunjukkan emosi sedikit pun.

Ella menerima pulpen yang disodorkan padanya. Tanpa melirik sedikit pun isi kontrak, dia langsung membalik halaman ke halaman terakhir dan menandatangani namanya. Tindakan ini terasa final, tetapi hampa.

Ella meletakkan pulpen dan melirik ke arah Regan. Tatapan mata yang masih tajam itu menatap balik ke arahnya dengan sikap dingin yang membuat sekujur tubuhnya merinding, seolah-olah pria itu sedang melihat orang asing, bukan istri.

"Sekarang sudah larut malam. Apa tidak apa-apa jika aku pindah besok? tanya Ella dengan suara rapuh sambil tersenyum tegang saat dia berusaha mencari secercah kehangatan di wajah Regan. Namun, tanggapan Regan yang cepat dan tajam membuat harapannya pupus seketika. "Esau akan mengantarmu ke hotel."

Apakah Regan benar-benar mengusirnya sekarang juga? Dia bahkan tidak diizinkan untuk menghabiskan satu malam terakhir di bawah atap ini?

Senyum yang dipaksakan memudar seketika dan keheningan di antara mereka terasa semakin berat. Tatapan mereka bertemu sesaat sebelum dia berbalik dan hatinya semakin mengeras seiring setiap langkah yang dia ambil saat meninggalkan ruangan.

Di kamar, Ella mengambil koper yang bahkan belum sempat dia buka. Ketika dia menyeret kopernya turun ke lantai bawah, para pelayan bergegas untuk membantu, tetapi dia melambaikan tangan menolak mereka dan berkata sambil tersenyum lelah, "Terima kasih, tapi aku bisa membawanya sendiri."

Para pelayan saling bertukar pandang tanpa daya dan berdiri berjajar tanpa mengucapkan sepatah kata pun sembari menyaksikan Ella berjalan menuju pintu keluar.

Selama dua tahun tinggal di rumah ini, Ella mulai menumbuhkan kepedulian pada orang-orang di sini. Semua orang, kecuali Regan, sangat baik padanya. Walaupun sangat sedih, setelah menjalani dua tahun pernikahan yang dingin, dia tidak memiliki kekuatan lagi untuk berjuang.

Sekarang, semuanya sudah berakhir. Saatnya dia bergerak maju dan melepaskan masa lalu.

Meski merasakan sakit yang membakar di dadanya, Ella tetap tidak menangis. Dia telah belajar cara menyembunyikan emosinya dengan baik. Duduk di kursi belakang mobil, dia memaksakan diri untuk terlihat tenang. Setelah Esau menurunkannya di sebuah hotel berbintang di pusat kota, dia langsung keluar dengan membawa kopernya tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Setelah masuk ke dalam kamar, Ella menyalakan ponselnya, yang telah mati selama berjam-jam. Terdapat panggilan tidak terjawab dari ayahnya, Kurnia Karyana.

Ella menarik napas dalam-dalam dan mempersiapkan diri sebelum menghubungi nomor Kurnia, yang segera diangkat olehnya.

"Ella, kondisi Niken makin memburuk," ucap Kurnia dengan suara serak karena terbebani oleh rasa lelah dan khawatir.

Terkejut, Ella bertanya dengan jantung berdebar kencang, "Apa? Kapan ini terjadi?"

"Sekitar seminggu yang lalu."

"Kenapa Ayah tidak memberitahuku lebih awal?" tanya Ella.

"Kamu sedang sibuk syuting, jadi aku tidak ingin membebanimu," jawab Kurnia.

Ella terdiam sejenak, keheningan di antara mereka terasa berat. Pikirannya teringat kembali ke dua tahun lalu, saat dia mendonorkan sumsum tulang belakangnya untuk menyelamatkan nyawa Niken Karyana. Tiba-tiba, dia mengerti kenapa ayahnya menelepon. "Apa yang perlu kulakukan?" tanyanya dengan suaranya tenang tetapi pasrah.

"Tidak, tidak ada yang perlu kamu lakukan. Regan sudah mengurus semuanya. Dia mendatangkan dokter-dokter terbaik dan pihak rumah sakit juga telah menemukan donor sumsum tulang belakang yang cocok untuk Niken. Kamu hanya perlu berkunjung jika kamu sempat," ucap Kurnia.

Ella tetap terdiam, dadanya terasa sesak. Merasakan keraguan Ella, Kurnia memberikan nomor bangsal Niken dan mendesaknya untuk segera datang sambil menyebutkan betapa Niken merindukannya.

Rasa sakit yang tajam mencengkeram hati Ella. Dia berhasil mengiakan permintaan itu dengan lemah sebelum buru-buru mengakhiri panggilan telepon itu karena tidak sanggup mendengar lebih banyak lagi.

Malam ini terasa tidak berujung. Dia berguling-guling di tempat tidur hotel yang asing dengan pikiran berkecamuk. Pada pukul 2 dini hari, akhirnya dia menyerah dan memesan sebotol anggur merah. Setelah menghabiskan anggur tersebut separuh botol lebih, akhirnya dia berhasil tertidur walaupun masih gelisah.

Keesokan paginya, mendekati tengah hari, Ella terbangun karena ponselnya berdering. Itu adalah panggilan telepon dari manajernya, yang mengajukan gagasan untuk bergabung dengan acara realitas di pedesaan yang populer, di mana acara ini menjanjikan batu loncatan dalam dunia hiburan bagi semua para peserta yang berpartisipasi.

"Aku tidak tertarik. Aku butuh istirahat," jawab Ella dengan suara serak karena kelelahan.

Merasa jengkel, manajernya membentak, "Istirahat? Apa menurutmu kamu bisa beristirahat kapan pun kamu mau? Lihat, kamu sudah berkecimpung di industri ini selama tiga tahun. Kamu telah menolak adegan intim dan acara realitas, serta menghindari aksi publisitas dengan selebriti pria. Perusahaan telah berusaha sekuat tenaga untuk mengakomodasi kamu! Apa lagi yang kamu inginkan?" Suaranya menjadi lebih tajam saat melanjutkan, "Setelah meniti karier di dunia hiburan tiga tahun, kamu tetap tidak memiliki ambisi. Jika kamu seperti ini terus, kariermu akan tamat."

"Kalau begitu, biarlah itu terjadi," sahut Ella.

"Ella, kamu ...."

Suara manajernya terputus saat Ella mengakhiri panggilan telepon itu tanpa ragu. Rasa jengkel menggelegak dalam dirinya, tetapi dia tidak membiarkan dirinya berlarut-larut dalam kejengkelan ini. Dia langsung menuju kamar mandi dan mengabaikan suara ponselnya yang tak henti-hentinya berdering.

Setelah mandi cukup lama, dia merasa sedikit lebih jernih dan memutuskan untuk menghubungi Jenny Hanafi, sahabat karibnya yang sudah lama tidak dia temui. Ella bertanya apakah dia bisa tinggal di tempat Jenny selama beberapa hari. Jenny dengan senang hati langsung menyetujuinya dan segera datang menjemputnya.

Sesampainya di rumah Jenny, Ella membongkar barang bawaannya dan makan siang bersama Jenny. Kemudian, dia berangkat ke Rumah Sakit Umum Etin.

Dari balik kaca bangsal Niken, Ella melihatnya sedang disuapi makanan oleh seorang pengasuh. Niken, yang lemah dan pucat, hanya berhasil makan beberapa suap sebelum dia memuntahkan semuanya. Pemandangan ini membuat dada Ella terasa sesak dengan kesedihan.

Niken adalah adik tirinya yang berusia lima tahun lebih muda darinya dan kini menginjak usia dua puluh tahun. Mereka tidak terpisahkan sejak kanak-kanak. Sebagai adik, Niken selalu mengagumi Ella dan mengikutinya ke mana pun. Namun, semuanya berubah ketika mereka berdua jatuh cinta pada Regan.

Dua tahun yang lalu, ketika Niken pertama kali didiagnosis menderita leukemia, Regan sangat khawatir. Pada saat inilah Ella menyadari bahwa orang yang dicintai Regan bukanlah dirinya, melainkan Niken.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku
Dalam novel romantis miliarder Dikejar Lagi oleh Istri CEOku, seorang suami diceraikan setelah tiga tahun menikah karena dianggap tidak berguna oleh istrinya yang sukses. Padahal, semua kekayaan sang istri adalah pemberiannya. Baca novel online ini untuk mengikuti kisah selengkapnya.
Gadis Terbuang vs Raja Bisnis
Gadis Terbuang vs Raja Bisnis
Dalam Gadis Terbuang vs Raja Bisnis, Olivia yang kesulitan mencari kerja tak sengaja bertemu Alexander Drake. Pertemuan dengan sang miliarder dalam billionaire romance novels ini mengubah hidupnya secara drastis saat sang penguasa bisnis mulai tertarik pada sosoknya yang misterius.
GAIRAH CINTA CEO DINGIN
GAIRAH CINTA CEO DINGIN
Dalam GAIRAH CINTA CEO DINGIN, Karin Arvantie terjebak dalam ketegangan saat wawancara kerja dengan Ryan Atmaja. Billionaire dingin ini memicu konflik profesional dan daya tarik intens. Akankah ini menjadi sekadar karier atau awal dari romance novel yang penuh gairah di billionaire romance books?
I Hate You With Love
I Hate You With Love
Dalam I Hate You With Love, Aletta terpaksa menikahi Bian Dirgantara setelah calon suaminya kabur. Kini ia harus bertahan menghadapi kekejaman Bian sambil mengungkap rahasia besar yang mengancam hubungan mereka. Baca romance novel modern ini sebagai pilihan fiction books terbaik.
ISTRI KONTRAK SANG CEO
ISTRI KONTRAK SANG CEO
Dalam ISTRI KONTRAK SANG CEO, Merry berjuang mengakhiri pernikahan kontrak akibat perjodohan, namun Rehan justru enggan melepasnya. Di tengah kemunculan model saingan, kisah romance novel ini menguji kesetiaan sang billionaire dalam mempertahankan cinta sebelum semuanya terlambat.
Jerat Cinta Sang CEO
Jerat Cinta Sang CEO
Demi bertahan hidup, Emma Karina menjalani pernikahan kontrak dengan Ethan Marvino dalam Jerat Cinta Sang CEO. Sebagai istri dari pemimpin perusahaan no. 1 di Bali, Emma harus menghadapi sifat protektif sang billionaire romance novels ini sebelum sebuah rahasia besar mengancam hubungan mereka.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Versi Dub] Pengemis Hebat
[Versi Dub] Pengemis Hebat
Bertahun-tahun yang lalu, sebuah keluarga yang dikenal karena penguasaan mereka musnah. Sebelum meninggal, sang matriarki memperingatkan anaknya untuk tidak menggunakan keterampilan mereka lagi. Bertahun-tahun kemudian, selama kompetisi seni bela diri untuk memilih seorang pengantin, seorang wanita muda dari keluarga lain akan kalah dari lawan asing. Pada saat kritis, anak itu menghancurkan liontin giok, mendapatkan kembali kekuatan untuk melindungi orang yang mereka cintai.
Mengkhianati Suami Miliarder Saya
Mengkhianati Suami Miliarder Saya
Ketika ayah kaya dipenjara karena penipuan, sedangkan putrinya harus berjuang melawan kanker dan kehamilan rahasia tanpa uang sepeser pun. Karena ingin melindungi tunangannya dan perusahaan barunya dari malapetaka, wanita itu berpura-pura berselingkuh agar pria itu tidak lagi mencintainya. Namun, bertahun-tahun kemudian, meskipun akhirnya menjadi miliarder, pria itu masih belum melupakan wanita itu. Bagaimana wanita itu memberi tahu pria itu bahwa dia memiliki seorang putra berusia 7 tahun?
[Versi suara dubbing] Ketika Bencana Menyenyum
[Versi suara dubbing] Ketika Bencana Menyenyum
Anak yang disebut "bencana" dan ditinggalkan memperoleh keberuntungan dengan memberikan berkat, membawa malapetaka kepada orang jahat dengan menangis, membantu kerabat meraih sukses, dan orang jahat mendapatkan balasan yang pantas!
Kehidupan Seorang Kickboxer
Kehidupan Seorang Kickboxer
Paul Harkan, mantan juara kickboxer tak terkalahkan, kalah karena diracun. Seusai laga, ia tak sengaja menyebabkan putrinya tewas saat konflik dengan lawan. Terpisah dari keluarga dan dikucilkan, Paul terpuruk sebagai kurir. Harapan muncul lewat Vinny Jenar dan putrinya, Ririn (8), yang usia dan golongan darahnya sama dengan anak Paul. Namun Ririn berdarah rhesus negatif langka, membuatnya diburu geng Ben Tirta, sementara Vinny ditekan Ryan Yuno.
Setelah Cerai, Mantan Istriku Makin Cantik dan Memesona
Setelah Cerai, Mantan Istriku Makin Cantik dan Memesona
Dulu, dia pernah diculik dan diselamatkan olehnya. Untuk membalas budi, dia menikahinya, sementara pria itu mengira wanita lain yang menyelamatkannya dan meminta cerai. Setelah kebenaran terungkap, dia berusaha merebutnya kembali.
Pamanmu Adalah Suamiku
Pamanmu Adalah Suamiku
Nggak sengaja tidur dengan seorang paman di hari ulang tahunku, ternyata aku sudah mengusik orang yang salah...