Logo
Cahaya Pelangi dari Surga
Cahaya Pelangi dari Surga

Cahaya Pelangi dari Surga

70 Bab
Tamat
Dalam romance novel Cahaya Pelangi dari Surga, Rubby terjebak antara cinta tulus Rain dan perjodohan paksa dengan Halilintar yang berniat buruk. Di tengah siksaan ibu tiri, ia harus menentukan pilihan hidup dalam modern novel ini. Baca kisah selengkapnya di webnovel populer ini.
Bab 1 dari Cahaya Pelangi dari Surga

Pecahan gelas membentur lantai marmer, serpihannya menyebar, berbunyi begitu nyaring. Gadis bersurai hitam tersentak kaget. Anak berumur sepuluh tahun itu, hanya diam mematung menyaksikan pertengkaran hebat kedua orang tua.

"Jangan kau pikir aku tidak tahu, kau berselingkuh dengan pria itu!" Suara bariton memecah kebisuan malam.

"Astaghfirullah, Mas. Kau jangan membalikan fakta. Jelas-jelas aku melihat kau bersama dengan tetangga kita!" sahutnya dengan mata yang menyala.

"Berhenti menuduhku, Sharena!" bentaknya.

Tamparan keras melayang menyentuh pipi mulus istrinya. Wanita berambut hitam panjang tersungkur ke lantai dengan memegangi bibirnya yang berdarah.

"Mamah!" pekik anak kecil berumur sepuluh tahun. Ia berlari menuruni tangga, hendak menghampiri ibunya. Namun, urung dilakukan.

"Kau dekati ibumu, aku pastikan kau akan bermalam di gudang bawah tanah!" ancam pria paruh baya itu.

"Kau tidak pernah berubah, Mas. Kau akan menyesal jika terus seperti ini!"

"Ya, aku menyesal karena telah menikahimu, Sharena! Aku semakin yakin, bahwa anak itu bukan anakku!" Pria itu mengacungkan jari telunjuk, mengarahkan pada gadis yang sedang menangis tergugu, di anak tangga ke tiga.

"Cukup, Mas. Cukup!" jerit Sherena. Bulir suci membasahi pipi, tetesannya menunjukan rasa perih yang mendalam.

"Pergilah, kau bebas sekarang! Silahkan, kau bersenang-senang bersama selingkuhan berkedok sahabat itu!"

"Demi Tuhan, aku tidak pernah selingkuh. Percayalah, dia anakmu!"

"Cukup, Sherena! Pergi!" Brahma menendang tubuh istrinya, hingga meringkuk di lantai.

Sherena kembali bangkit dan menatap suaminya dengan mata yang menyala dan basah oleh air mata.

"Jika benar dia bukan anakmu kau boleh buang kami, tapi aku mohon jangan menuduh tanpa bukti. Aku ingin kau tes DNA!" tekan Sherena menggoyang kaki Brahma.

"Tidak!" Brahma menepis tangan Sherena.

"Kenapa kau begitu egois, Mas!?"

"Kau yang egois, sekarang enyahlah dari hadapanku, Sherena. Aku sudah jijik melihat wajahmu!" usir Brahma tanpa ampun.

Brahma pergi meninggalkan Sherena yang masih bercucuran air mata. Wanita paruh baya yang masih terlihat cantik itu, menangis dan menjatuhkan tubuhnya ke lantai. Dia menutup wajah dengan kedua tangan. Sherena batuk hingga mengeluarkan darah. Dia menatap tangannya yang penuh darah dengan nanar.

Sherena merahasiakan penyakit kanker yang diderita dari suami dan anak. Dia tidak ingin mereka tahu, selama ini Brahma menuduh dia berselingkuh. Padahal pria yang dituduh adalah sahabat yang setia, menemani dan membiayai pengobatan penyakit Sherena. Brahma terlalu pelit mengeluarkan uang untuk pengobatan.

Anak kecil yang sedari berdiri memaku itu berjalan menghampiri, Sherena segera mengusapkan tangannya yang dipenuhi darah pada celana Kulot yang dikenakan.

"Mamah," panggilnya. Dia ikut duduk di samping ibunya. "Apa benar aku bukan anak papah?" Wajahnya terlihat sendu.

Sherena memeluknya dengan erat. Mencium beberapa kali pucuk kepala putrinya. Sherena melepas pelukan, memegang kedua bahu putrinya dan berkata.

"Anakku, Rubby," ucapnya. Ya, anak kecil berumur sepuluh tahun itu, bernama Pelangi Mekka Rubby.

"Dengarkan Ibu, Nak. Kau itu anak papahmu. Percayalah, Mamah tidak pernah selingkuh." Mata Sherena Kembali berkabut, hujan turun dari kelompok mata.

"Mamah, jangan nangis." Bibir Ruby bergetar menahan sesak, ibu jarinya yang lentik mengusap wajah ibunya. "Rubby percaya pada Mamah," ucap Rubby.

Sherena kembali memeluk anaknya dengan erat. Menumpahkan rasa sesak, yang menguasai hati selama dua belas tahun. Sherena kembali melepas pelukan, menatap lekat darah dagingnya yang terlihat cantik dan manis.

"Nak, dengarkan ibu baik-baik," serunya. Rubby pun mengangguk.

"Jika ibu tidak ada, tolong jaga papahmu. Jangan tinggalkan dia apapun yang terjadi. Kau mengerti, Nak?"

"Memang, Mamah mau kemana?" Rubby bertanya dengan wajah yang polos.

"Mamah harus pergi, jadi berjanjilah padaku, agar Mamah bisa tenang." Sherena mengacungkan jari kelingking ke udara. "Janji!" Wanita ini tersenyum dipaksakan.

"Aku, janji, Mah." Rubby melingkarkan jarinya.

"Anak pintar." Sherena mengacak rambut hitam putrinya.

"Jaga dirimu baik-baik, Nak. Mamah pergi dulu ya." Sherena beranjak dari duduk. Dia berdiri. Rubby menahan tangan wanita ini. Namun, dengan kasar Sherena menepisnya.

"Maafkan Mamah, Nak. Mamah harus pergi." Sherena berlari dengan menangis, dia menutup wajahnya dengan kedua tangan.

"Mamah jangan pergi!" Rubby berteriak mengejar Sherena. Namun Sherena sama sekali tidak berbalik.

"Mamah!"

"Biarkan dia pergi, Rubby! Dia bukan ibu yang baik!" Brahma berteriak menahan langkah Rubby.

Sherena menghentikan langkahnya saat suaminya mengatakan kata yang menyakitkan. Sherena menggelengkan kepala dan meninggalkan rumah ini dengan membawa segudang luka. Rubby terus menangis, melihat kepergian ibunya dengan bersandar di daun pintu.

"Mamah." Rubby bergumam lirih.

"Rubby, masuk!" bentak Brahma.

*

Mentari datang menyapa bumi, sinar keemasan mulai menembus ranting-ranting pohon. Kicauan burung terdengar syahdu, pagi yang indah. Pintu rumah Rubby digedor dengan sangat kencang. Rubby tersentak dari lamunan, sejak semalam dia tidak dapat memejamkan mata—menangisi kepergian Sherena.

Rubby menyibakan selimut yang menutupi tubuh. Dia beranjak dari tempat tidur. Menuruni tangga dengan tergesa. Dia melihat Brahma sedang berdiri di ambang pintu, berhadapan dengan pria asing. Rubby menghentikan langkah, tubuhnya ambruk. Dia bersimpuh di anak tangga saat mendengar pria asing itu, mengatakan ibunya ditemukan di tepi pantai dengan sudah tidak bernyawa. Mendengar itu, Rubby berlari menghampiri sang ayah dan memeluknya. Menumpahkan rasa sedih. Namun, dengan cepat Brahma menjauhkan tubuh Rubby. Berlalu meninggalkan Rubby tanpa sepatah katapun.

Rubby duduk di lantai, menangis sendiri dengan memeluk lutut dan membenamkan wajah di antaranya. Tidak ada lagi tempat bersandar dan berbagi, Sherena kini telah pergi dan tak akan kembali.

Seorang anak kecil seusianya berdiri di belakang Rubby, mengusap lembut pucuk kepalanya. Gadis kecil ini mendongak, matanya yang berair menangkap sosok pria yang sangat dikenal.

"Rain?" gumamnya.

Ya, anak lelaki berusia sepuluh tahun itu, bernama Rain Suryadharma—sahabat Rubby.

"Apa kau tidak berniat pergi ke pantai, melihat ibumu?" Rain memiringkan wajah ke satu sisi. Ibu jari mengusap sudut mata Rubby yang masih dipenuhi air mata.

Rubby memeluk tubuh Rain dengan erat. Menumpahkan kesedihan di bahu Rain.

"Mamah udah tidak ada, aku harus bagaimana?" lirih Rubby, suaranya bergetar.

"Jangan takut, kan, ada aku." Rain mengusap lembut pucuk kepala Rubby.

"Aku tidak akan pergi, Rubby. Aku berjanji," ucap Rain. Melepaskan pelukan dan tersenyum manis menatap wajah Rubby yang berair.

"Ayo kita lihat ibumu."

Rubby mengangguk cepat.

Mereka pergi ke Pantai yang tidak jauh dari rumah. Rain tahu kabar duka itu dari ayahnya—Dharma.

*

Pusara Sherena masih basah. Belum genap satu bulan, Sherena meninggal. Brahma sudah menikah dengan janda beranak satu. Rubby tidak terima semua ini. Dia mengacaukan pesta pernikahan Brahma. Rubby membanting apa saja yang ada di lantai dua. Hal itu membuat Brahma marah dan murka.

Brahma naik ke lantai dua dengan langkah cepat. Menyeret Rubby masuk ke dalam kamar. Membanting tubuh mungil itu ke lantai hingga tersungkur.

"Apa kau sudah gila, hah!" bentak Brahma. Rubby semakin menangis tergugu saat tamparan mendarat di pipinya yang basah oleh air mata.

"Rubby tidak mau ayah menikah lagi, aku mohon." Rubby bersimpuh di kaki Brahma.

"Lepaskan!" Brahma menendang perut Rubby hingga tersungkur.

"Suka atau tidak, aku akan tetap menikah!" Brahma berbalik hendak meninggalkan Rubby.

"Aku mohon." Rubby menahan kaki Brahma dengan kedua tangan.

"Rubby lepaskan!" Tangan Brahma terangkat di udara siap melayang ke pipi Rubby.

"Mas, jangan!" Wanita calon pengantin itu menahan tangan Brahma. Perlahan tangan itu turun.

"Kau lihat Rubby. Calon ibumu sangat baik," ucap Brahma dengan berlalu.

Wanita bergaun putih itu tersenyum menyeringai saat Brahma pergi. Dia berjongkok dan mendekatkan wajahnya ke arah Rubby.

"Rubby sayang, sebaiknya kau menurut padaku atau aku bisa saja membuat, ayahmu sangat membenci dirimu, kau paham?" ancamnya dengan mencengkram dagu Rubby.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

A-PD170
A-PD170
Dalam novel modern A-PD170, Winnie menghadapi kehancuran setelah dipermalukan tunangannya. Demi bertahan hidup, ia nekat mengklaim mengandung anak Dion, sang paman yang berkuasa. Ikuti kisah billionaire romance novels ini tentang pernikahan kesepakatan yang penuh intrik dan rahasia besar.
Aku Menikahi Paman Mantanku
Aku Menikahi Paman Mantanku
Dikhianati Carsten demi perundungnya, Aku Menikahi Paman Mantanku untuk membalas dendam. Dalam romance novel ini, sang paman billionaire menawarkan kekuatan hukum untuk menjebloskan mereka ke penjara. Inilah kisah modern novel tentang keadilan dan pilihan hidup yang tak terduga.
CINTA DAN PENGORBANAN
CINTA DAN PENGORBANAN
Dalam CINTA DAN PENGORBANAN, Nezha berjuang mencari ibu kandungnya hingga bertemu Aretha. Hubungan modern novel ini diuji saat Nezha harus memilih antara cinta atau hutang budi. Temukan rahasia besar di lgbt book ini, salah satu romance stories yang penuh intrik dan pilihan sulit.
Dilema Cinta Penuh Nikmat
Dilema Cinta Penuh Nikmat
Dalam novel modern Dilema Cinta Penuh Nikmat, Endah terjebak antara status calon istri dan gairah terlarang bersama Aslan. Sebuah romance novel yang menantang kesetiaan saat ia menyerahkan segalanya pada sang pujaan hati. Baca kisah lengkapnya di webnovel ini sekarang.
Identitas Asliku Menghancurkan Pacarku
Identitas Asliku Menghancurkan Pacarku
Dalam romance novel Identitas Asliku Menghancurkan Pacarku, seorang mahasiswi menghadapi tuduhan palsu dari teman sekamarnya. Saat status sosialnya dihina, ia menyembunyikan fakta bahwa pria kaya yang dikira kekasihnya adalah ayahnya sendiri. Baca modern novel ini di web novel sekarang.
Istri Lugu Presdir Dingin
Istri Lugu Presdir Dingin
Baca novel romantis miliarder Istri Lugu Presdir Dingin di novel online gratis ini. Nia yang hamil di luar nikah terpaksa menikahi Dion, duda kaya, demi menyelamatkan dirinya. Namun, rahasia besar tentang ayah kandung janinnya mengancam pernikahan baru ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Aku, Anak Konglomerat?
Aku, Anak Konglomerat?
Hanafi​ adalah anak orang kaya raya, tapi dari kecil dibesarkan dengan sederhana sehingga tak tahu asal usulnya. Dewasa, ia masuk dunia kerja. Meski miskin, ia tak rendah diri, malah menarik perhatian CEO cantik Melati. Mereka berpura-pura jadi pacar untuk ketemu orang tua, tapi malah dibenci dan difitnah orang. Dengan kecerdasan dan bantuan diam-diam orang tuanya, Hanafi berhasil mengatasi semua masalah. Akhirnya, ia pun sadar: "Keluarganya ternyata luar biasa."
Berlabuh ke Musuh Hati
Berlabuh ke Musuh Hati
Demi menyelamatkan Sam, kaki Sella patah. Namun, ia malah disalahpahami dan disakiti oleh Sam. Dengan bantuan Gian, Sella bangkit membalas. Saat Sam sadar, segalanya sudah terlambat. Sella memilih Gian, dan Sam hidup sendiri dalam penyesalan. Kisah ini sarat cinta, luka, dan balas denda.
[Versi suara dubbing] Bulan terakhir dari godaan
[Versi suara dubbing] Bulan terakhir dari godaan
Kakak perempuan dipenjarakan di menara. Untuk menyelamatkannya, adik perempuan menyamar untuk mendekati reinkarnasi musuhnya, seorang anak Buddha yang kultivasinya hampir selesai, dengan niat memancingnya untuk melanggar peraturan dan jatuh ke dunia fana...
Kembali Untukmu
Kembali Untukmu
Pada pemakamannya sendiri, arwah Kathy akhirnya menyadari bahwa nyawanya direnggut oleh keluarga dan tunangannya yang serakah demi warisan ibunya. Dia lalu menjadi saksi bagaimana Alan membalas dendam untuknya sebelum mengakhiri hidupnya sendiri. Setelah terlahir kembali tepat di saat dia menyatakan cinta dan melamar Vance, dengan penuh kebencian Kathy merobek-robek surat lamaran itu dan menampar Vance di hadapan semua orang. Kini, dia bertekad mengubah takdir dan membalas pengorbanan Alan, pria yang mencintainya hingga napas terakhir.
Jangan Macam-Macam, Patih Licik!
Jangan Macam-Macam, Patih Licik!
Di kehidupan sebelumnya, Nadira hanyalah gadis manja yang hidup bahagia. Namun sebuah fitnah khianat menghancurkan segalanya—keluarganya dibantai, dan nyawanya sendiri pun direnggut.
Topeng Berlian
Topeng Berlian
Tujuh tahun lalu, orang tua Mia telah mengatur pernikahan dengan Jon dengan investasi seratus enam puluh miliar. Karena keadaan yang tidak terduga, dia akhirnya menjalin hubungan dengan Jeff, pria terkaya di wilayah tersebut, dan setelah melahirkan lima anak, dia meninggalkan tanah air. Tujuh tahun kemudian, dia kembali sebagai desainer perhiasan brilian. Anna bertekad untuk merebut kembali martabatnya dan membalas dendam.