Logo
Bukan Calon Kakak Ipar
Bukan Calon Kakak Ipar

Bukan Calon Kakak Ipar

44 Bab
Tamat
Dalam romance novel Bukan Calon Kakak Ipar, Nasha menghadapi pengkhianatan Feri saat berduka atas kematian kakaknya. Di tengah luka, ia kembali bertemu Rayyan, mantan calon kakak iparnya. Ikuti kisah modern novel ini tentang pilihan hidup dan kesetiaan di platform web novel.
Bab 1 dari Bukan Calon Kakak Ipar

Sore ini, aku baru saja pulang kuliah. Capek rasanya naik motor kurang lebih 45 menit menuju kampus. Nasha Dwi Paramitha itulah namaku, gadis berusia 20 tahun yang sedang menempuh S1 pendidikan dokter gigi di Unsoed Purwokerto.

Aku bungsu dari dua bersaudara, anak pasangan Bapak Rahmat dan Ibu Sarinah atau biasa dipanggil Bu Inah. Kakakku berusia lima tahun diatasku. Namanya Nisha Eka Paramitha, sekarang bekerja sebagai bidan di salah satu rumah sakit di Purwokerto.

Saat memasuki pagar rumah, kulihat sebuah motor CBR hitam terparkir rapi di halaman rumahku.

"Siapa yang datang ya?" batinku.

Aku pun memasuki rumah setelah sebelumnya memarkirkan motorku disebelah motor CBR.

"Assalamu’alaikum." Aku mengucap salam.

"Wa’alaikumsalam," jawab keempat orang yang ada di ruangan. Kompak.

Aku menyalami Ayah, Ibu dan Mbak Nisha hingga mataku terpaku pada seseorang yang duduk di samping Mbak Nisha. Masya Allah tampan dan mempesona. Postur badannya tinggi menjulang, atletis, mata setajam elang, alis tebal, bibir tipis dan kulit putih. Jangan lupakan wajah keturunan indonya alias blasteran. Duh, begitu mempesonanya lelaki ini, aku jadi tergoda. Astaga.

"Kenalin Na, Mas Rayyan. Dia pacar Mbak." Mbak Nisha memperkenalkannya padaku.

"Nasha, Mas. Salam kenal." Aku pun mengulurkan tanganku.

"Rayyan," ucapnya sambil menyambut uluran tanganku.

Kami mengobrol lama. Dari obrolan kami, aku tahu Mas Rayyan itu cowok-able banget. Kelihatan banget cinta mati sama Mbakku. Hihihi. Tatapan matanya itu loh lembut banget tapi tajam. Setdah. Hahaha.

"Saya pamit pulang dulu Om Tante. Insya Allah minggu depan saya berserta kedua orang tua saya akan melamar secara resmi."

"Amin. Semoga dipermudahkan semuanya. Terima kasih ya Nak," tutur ayahku.

"Saya yang justru harus berterima kasih karena Om dan Tante telah mendidik putri Om ini dengan luar biasa."

"Ah Mas ini. Gombal." Mbak Nisha tampak malu.

"Hahaha. Mari Om Tante."

"Ya Nak hati-hati," ucap Ayah dan Ibu.

Mbak Nisha mengantar Mas Rayyan ke depan. Ayah dan Ibu segera masuk ke kamarnya. Aku sengaja mengintip apa yang mereka lakukan.

"Mas, jangan lupa kalau sudah sampai aku di WA ya?" Mbak Nisha mulai berbicara.

"Iya sayang. Kamu bobok yang nyenyak ya. Jangan lupa mimpiin Mas," ucap Mas Rayyan sambil mengelus rambut Mbak Nisha.

"Pengin cepet halal Dek. Biar Mas bisa cium kamu."

"Ish Mas Rayyan ah. Udah dibilangin kalau .... "

"Iya. Makanya Mas sabar sayangku. Mas suka kok icip-icip yang halal bukan yang haram."

Kulihat pipi Mbak Nisha merona. Ah, kenapa aku juga ikut merona kayak aku yang di gombalin aja. Ckckck.

"Ya udah Mas pulang. Dah Adek. Assalamu’alaikum."

"Wa’alaikumsalam."

Mbak Nisha segera masuk ke dalam rumah. Dan kaget melihatku tengah senyum-senyum gak jelas.

"Cie ... Mas Adek. Uh! Romantisnya."

"Ish. Kamu ya Dek. Suka jahilin Mbak." Mbak Nisha menarik kedua pipiku.

"Aaaaa ... sakit Mbak," keluhku.

"Hahaha. Habis pipi kamu gemesin kaya bakpao." Aku mengerucutkan bibir.

"Udah jangan marah, nanti cantiknya ilang."

"Hemmmm ... Mbak kenal Mas Rayyan dimana?" tanyaku kepo.

"Dia dokter baru di tempat Mbak. Usianya baru 26 tahun."

"Ooo ... cakep ya Mbak."

"Hahaha. Cakeplah kalau gak cakep gak mungkin Mbak suka."

"Kayaknya orangnya baik ya Mbak. Penyayang gitu."

"Hu'um. Makanya Mbak yakin dia lelaki yang baik. Dia selalu jaga Mbak dan menghargai Mbak."

"Mbak sama Mas Rayyan berapa lama pacaran?"

"Tiga tahun kurang lebihnya. Mbak kenal pas Mas Rayyan lagi koas di rumah sakit tempat Mbak kerja. Setelah lama kenal kita pacaran. Lalu kita LDR-an selama dia intership ke NTT, bertahan pacaran sampai sekarang. Alhamdulillah bentar lagi lamaran," Mbak Nisha tak mampu menyembunyikan raut bahagianya.

"Alhamdulillah. Nasha doakan semua lancar ya Mbak. Doakan Na juga biar ketemu sama lelaki baik kaya Mas Rayyan."

"Amin. Tapi fokus kuliah dulu ya Dek."

"Oh itu pasti."

Kami berbincang cukup lama di ruang tamu hingga hari mulai malam. Akhirnya kami menyudahi obrolan kami dan menuju kamar masing-masing.

*********

Kamu hati-hati ya Na, insya Allah bulan depan Mbak beli motor jadi kamu gak perlu bolak balik jemput aku atau naik bus lagi."

"Santai Mbak, masih bisa disiasati kok."

"Mbak cuma kasihan aja sama kamu harus bolak balik nganter dan jemput Mbak. Belum lagi kalau Mbak ada tugas kamu yang ngalah naik bus."

"Mbak Nisha ini kayak sama siapa. Eh... Mas Rayyan," sapaku saat melihat Mas Rayyan tengah berjalan mendekati kami. Dia tersenyum dan wow lesung pipinya duh bikin hati meleleh.

"Kalian sering berangkat bareng?" tanya Mas Rayyan.

"Iya," jawab kami kompak.

"Kok aku gak pernah lihat Nis?"

"Soalnya kalau Mas Rayyan udah datang langsung bawaannya heboh nyiapin ini itu jadi gak pernah perhatian sama adik cantikku ini," tutur Mbak Nisha.

"Betul. Betul. Betul," sahutku.

"Hahaha. Ya Allah. Maaf. Mas beneran gak tahu."

"Ya udah sih gak penting juga. Mbak, Mas. Aku berangkat dulu ya. Assalamu’alaikum."

"Wa’alaikumsalam."

Aku pun segera menjalankan motorku setelah berpamitan dengan mereka.

********

Sabun, sikat gigi, lotion, deodorant, parfum, bedak, lipstik, tissue lalu ... ah, roti tawar rupanya," gumamku.

Aku tengah berbelanja bulanan untuk diriku sendiri. Sebelum pulang, aku mampir ke Moro dulu. Hari Minggu nanti acara lamaran Mbak Nisha dan Mas Rayyan, dijamin aku gak bisa keluar karena harus bantu ini bantu itu. Makanya mumpung longgar, jadi sekalian. Apalagi jadwal tamu bulananku tak lama lagi pasti datang.

"Na, kamu disini?"Aku menoleh ke asal suara.

"Eh, Mas Rayyan? Kesini juga Mas?"

"Iya nganter Mamah beli ini itu ...."

"Banyak sekali," lanjutku dengan tangan membentuk lingkaran.

"Hahaha. Gemesin kamu ya."

"Aw. Aw Aw. Ish sakit Mas!" Aku memukul keras tangannya. Lalu aku memegang kedua pipiku yang habis dia cubit.

"Habis pipimu gemesin tahu. Pantas Nisha suka bilang sama Mas kalau suka sekali mencubit pipimu."

"Ckckck. Dasar kakak sama calon kakak ipar pada kurang garam. Klop pokoknya pantas jodoh," gerutuku.

"Amin. Kan Minggu kita lamaran terus nikah."

"Ya. Ya. Ya. Terserah. Minggir Mas, Na mau lewat."

Aku mendorong troliku ke arena roti tawar khusus wanita.

"Kamu suka pake yang gak bersayap rupanya?"

Astaga aku lupa kalau masih ada Mas Rayyan.

"Ish, Mas ini. Ngapain ngikutin Na. Malu tahu. Hush. Hush. Pergi sana ini area cewek, cowok dilarang mendekat."

"Hahaha." Mas Rayyan malah tertawa dan memperlihatkan kembali kedua lesung pipinya.

Husah. Husah. Aku segera membuang pikiran anehku. Ya ampun aku mesti nyari pacar yang punya lesung pipi juga. Biar bisa mengalihkan duniaku dari pria blasteran ini. Ckckck.

"Ngapain malu Na, udah biasa. Lagian aku ada tiga cewek di rumah ya tapi yang satu masih SD sih."

"Haish Mas Rayyan nyebelin."

Aku berusaha memasang muka marah. Namun kalimat Mas Rayyan selanjutnya membuatku sumringah.

"Udah selesai milih rotinya, sini Mas bayarin," ucapnya sambil mendorong troliku.

Asik. Jatah uang buat belanja bulananku aman, jadi bisa buat beli novel hihihi. Akhirnya kuikuti langkah Mas Rayyan menuju kasir.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Bangkitnya Sang Menantu Benalu
Bangkitnya Sang Menantu Benalu
Dalam novel modern Bangkitnya Sang Menantu Benalu, Stefan yang dianggap sampah berusaha memulihkan ingatannya demi membalas hinaan keluarga mertua. Ikuti kisah action dan romance novel ini saat ia bangkit dari titik terendah untuk mengklaim kembali martabatnya di web novel penuh intrik.
Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy
Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy
Dalam Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy, Alexandria terjebak rencana manipulatif Ragnala setelah pindah kota. Romance novel ini mengisahkan rahasia anak berusia empat tahun dan paksaan status baru. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti taktik si cerdik dalam genre modern ini.
Dibuang oleh Keluarga
Dibuang oleh Keluarga
Dalam novel romantis modern Dibuang oleh Keluarga, pernikahan Cindy Marissa hancur saat Thomas Samono dan kakaknya pergi demi Yana Amerta. Ditinggal sendiri di hari pernikahan, Cindy akhirnya menyerah dan memilih pulang ke orang tuanya. Baca novel online ini untuk mengikuti kisah pilunya.
Dinikahi Guru Bk
Dinikahi Guru Bk
Dalam Dinikahi Guru Bk, Anggun sering berurusan dengan Arjuna, guru BK yang dikenal tegas. Namun, pengakuan Arjuna tentang calon istrinya mengubah dinamika mereka. Ikuti romance novel ini di antara pilihan fiction books yang menyajikan kisah cinta sekolah yang penuh kejutan dan rahasia.
En-PD153
En-PD153
Dalam En-PD153, seorang putri keluarga terhormat dikhianati mantan kekasih yang muncul membawa wanita hamil. Sebagai pewaris bisnis terkemuka, ia menolak menjadi selingkuhan dalam billionaire romance novels ini. Baca kelanjutan kisah balas dendam di webnovel modern novel yang penuh intrik.
GAIRAH TERLARANG KAKAK IPAR
GAIRAH TERLARANG KAKAK IPAR
Dalam GAIRAH TERLARANG KAKAK IPAR, Renata terjebak pernikahan tanpa kasih sayang dengan Adi. Kehadiran Ryota Anggara memicu hubungan terlarang yang penuh risiko. Temukan kisah pengkhianatan dan hasrat dalam romance novel ini, salah satu modern novel yang menguji kesetiaan di webnovel.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Atas Nama Sang Ibu (Sulih Suara)
Atas Nama Sang Ibu (Sulih Suara)
Sang anak, Yumi, sering menjadi korban perundungan di sekolah. Begitu mengetahui hal ini, sang ibu, Zahra, segera melindungi anaknya. Dia membungkam para orang tua murid yang membela anak-anak mereka yang berbuat salah, sekaligus menampar mereka secara moral. Aksinya membuat Fania tidak bisa lagi memanfaatkan identitas Citro untuk menipu orang lain. Pada akhirnya, Fania dan suaminya, Cundra, mendapat hukuman yang pantas mereka terima.
[Versi suara dubbing] Suara hissing di luar pintu
[Versi suara dubbing] Suara hissing di luar pintu
Seseorang melihat seekor ular piton memakan orang di tempat mandi umum. Ketika memperingatkan orang lain, dia diragukan. Tindakan bodoh membuat ular itu keluar, dan yang kedua bersembunyi saat perangkap dipasang.
[Versi suara dubbing] Perpisahan yang Tidak Dapat Dibalikkan
[Versi suara dubbing] Perpisahan yang Tidak Dapat Dibalikkan
Ketiga saudari perempuan itu menjauh dari cinta lama mereka karena kebaikan yang palsu. Ketika mereka menyadari, dia sudah menikah dengan orang lain, melebihi batas penebusan...
Tunggu Saja Keberhasilanku
Tunggu Saja Keberhasilanku
Sudah lima tahun Isa hidup bersama suaminya yang idiot, ditambah harus menjaga ibu mertua yang ada penyakit jantung. Awalnya Isa berencana meninggalkan mereka, hanya saja Isa tahu kalau Isa meninggalkan mereka, hidup mereka akan makin sulit, jadi Isa masih ragu-ragu. Hanya saja Isa sudah dicari oleh Keluarga Lino dan harus kembali bersama mereka, di saat itu Isa baru mengungkapkan semua rahasianya. Tapi entah bagaimana nasib Isa ke depannya, serta nasib ibu mertua dan suami idiotnya...
Cinta Penuh Rintangan
Cinta Penuh Rintangan
Kecelakaan saat mabuk secara tak terduga menjeratnya dengan CEO masa depan.
Sembuh Karena Cinta
Sembuh Karena Cinta
Ahmad Prasetyo diseret adik perempuannya ke rumah sakit spesialis kelamin laki-laki, dan dokter yang menanganinya ternyata adalah mantan kekasihnya, Putri Harsono. Karena kesalahpahaman di masa lalu, mereka saling menyimpan prasangka. Saat pemeriksaan, Ahmad Prasetyo didiagnosis secara keliru mengidap HIV. Rival kerjanya, Eko Rahmawati, menyebarkan kabar burung ini hingga Ahmad terjebak dalam krisis reputasi yang parah. Saat kontrol kembali, Putri Harsono menemukan kesalahan pada formulir laboratorium dan menjelaskan bahwa itu hanyalah infeksi biasa. Semua kesalahpahaman akhirnya terungkap, dan hubungan mereka pun kembali baik.