Logo
Bismillah, Aku Ikhlas
Bismillah, Aku Ikhlas

Bismillah, Aku Ikhlas

87 Bab
Tamat
Dalam novel modern Bismillah, Aku Ikhlas, seorang istri menghadapi konflik berat akibat tuntutan ibu mertua. Kisah romance novel ini menyoroti perjuangan batin antara bertahan atau menyerah saat dituduh mandul. Temukan nasibnya dalam web novel yang penuh pilihan hidup sulit ini.
Bab 1 dari Bismillah, Aku Ikhlas

"Naima!" teriak ibu mertua dengan sangat lantang membangunkan tidurku pagi hari ini. 

Aku yang agak kurang enak badan terpaksa harus cepat bangun dan menghampirinya. "Ada apa Bu?"

"Kamu, ya! Jam berapa ini? Kenapa masih belum masak juga?? Hah!" sentak ibu mertua yang sepertinya sudah berpatroli dari dapur.

Ya, sehari-hari tugasku di rumah ini sudah seperti seorang babu. Ibu mertuaku tak pernah menganggapku sebagai anak menantunya. Aku hanya dijadikan pekerja rodi yang tak pernah mendapatkan imbalan.

Sebenarnya aku sangat tersiksa, namun aku juga tak tega jika harus bercerita tentang hal ini kepada mas Ilham, suamiku. Aku takut jika nanti mas Ilham malah merasa keberatan dan tak nyaman dengan ibu kandungnya sendiri. 

"Hei! Diajak ngomong koq malah bengong??" Lagi, dan lagi, mukaku disemprot dengan omelannya.

Andai aku bisa mengeluh satu kata saja, aku akan berteriak kepada semua orang bahwa aku LE-LAH! Aku sungguh lelah! 

"Maaf Bu, hari ini agak kurang enak badan," jawabku ragu. Aku takut jika ibu mertuaku akan semakin garang jika aku sampai salah bicara. 

"Ck! Palingan cuma pusing! Manja banget sih? Dulu kamu waktu di panti asuhan pasti sudah biasa kan, kerja berat?" sahut ibu mertua seolah tidak perduli. 

"Tap ...."

'Prang!'

Belum saja aku selesai mengucapkan kalimatku, ibu mertua sudah beraksi menjatuhkan wajan penggorengan tepat di bawah kakiku.

Nyaris saja menimpa kakiku, untungnya meleset ke samping. Memang, ibu mertuaku ini benar-benar ganas! 

"Halah! Manja banget! Cepat masak!" protesnya tak ingin lagi mendengar alasanku. 

Mendengar kalimat itu membuat hatiku semakin perih. Bagaimana bisa ibu mertuaku itu berubah drastis dengan saat pertama kali bertemu. 

Jika mengingat hari itu, hari di mana Mas Ilham membawaku ke rumah ini untuk memperkenalkanku dengan keluarganya. Bu Ratih yang dulu masih calon bumer, bersikap sangat baik padaku. Sambil tersenyum dia memuji-muji parasku yang ayu. Tapi, saat ini, di saat aku sudah menjadi istri anaknya, kenapa perubahan sikapnya begitu kentara? 

Ya Allah, dosa apa waktu kecilku hingga saat ini aku mendapatkan perlakuan seperti ini? 

"Cepetan masak! Semua orang sudah lapar!" bentaknya lagi. Bagaimanapun hatiku ingin berontak, begitu juga akhirnya aku pasrah dan menurut. Demi keutuhan rumah tanggaku dengan putranya. 

Aku langsung melangkahkan kaki menuju lemari pendingin untuk mencari bahan yang bisa kugunakan. 

"Masak nya yang enak! Jangan keasinan kayak kemarin!" celetuk wanita setengah tua itu mengingatkan. 

Aku mengangguk cepat. "Iya Bu." Aku mulai berjibaku dengan semua bahan yang ada. 

Jika mengingat hari kemarin, padahal ibu mertuaku sendiri yang membuat masakanku keasinan, tapi tetap saja aku yang disalahkan. 

Kejadiannya adalah, saat aku sudah menyetel semua rasa, kutinggal sayur santan yang masih belum mendidih di atas kompor. Karena aku sedang ingin ke kamar mandi untuk membuang hajat, maka aku tinggal sebentar. 

Namun, saat aku kembali kulihat ibu mertuaku itu mengicip kembali dan memasukkan sesuatu lagi ke dalam panci masakku. Aku paham betul toples yang dipegangnya saat itu adalah toples yang berisi garam. Otomatis! Rasa sayur dan kuah, terasa sangat asin. 

Tapi, ibu mertuaku yang sangat pintar di atas rata-rata mengumumkan kepada seluruh anggota keluarga bahwa akulah yang sengaja membuat asin masakanku.

Hingga akhirnya, sayur sepanci besar itu harus terpaksa dibuang karena tidak ada yang mau memakan. 

Kembali ke masa sekarang. Jam dinding sudah menunjukkan hampir pukul 08.00 pagi. Sesuai jadwal rutin, seharusnya kami sudah selesai sarapan dari beberapa puluh menit yang lalu. 

Karena kondisi tubuhku yang kurang fit, aktifitas memasakku menjadi terganggu dan sangat lama. 

"Naima!!!" teriak ibu mertua lagi memanggil namaku. 

Aku yang tengah membalik tahu dan tempe memilih tetap di posisi dan tidak langsung mendatanginya. 

"Naimaaaa!!!"

Astaghfirullah ... Itu mulut atau toa?? Nyaring sekali. 

"Iya, Bu." Setengah berlari aku menghampiri ibu mertua yang sedang berdiri di depan pintu. 

'Bruk!'

Setumpuk pakaian berbau menusuk hidung dilemparkan ke arahku. "Habis masak, cuci semua ini!"

Ya Allah, tugas satu saja belum kelar, sudah ditambah lagi? Mana badan lagi meriang begini? 

Aku memungut semua pakaian kotor ibu mertua dan langsung membawanya ke kamar mandi. Mulai memasukkan barang itu ke mesin cuci dan mengisinya lagi dengan air. 

"Ya Allah, Naima!!! Tempemu gosong ini, lho!" 

Mendengar teriakan ibu, aku buru-buru lari ke dapur. 

Ya Allah, ngebul! Asap di mana-mana. Dan tempe yang tadi berwarna kuning sekarang sudah menjadi hitam legam. 

"Ck! Jadi menantu koq nggak becus banget sih!" Ibu mertua berkacak pinggang. Sudah macam mandor sedang mengomeli bawahan.

"Maaf, Bu." Aku langsung mengangkat wajan penggorengan dan mencucinya. 

Untung saja ini gorengan terakhir, jadi tidak terlalu menyesal karena minyaknya tidak bisa dipakai lagi. Maklumlah, jadi wanita itu harus perhitungan. Kan lumayan, harga minyak lagi mahal! 

Ups! Koq malah jadi curhat? 

Sang Ratu kembali menghampiriku. "Ini sudah mateng semua kan? Sana siapin di meja!" bentaknya lagi memerintahku. 

Ya, ibu mertuaku itu sudah seperti ratu bagiku. Karena setiap perintahnya tidak boleh kutolak, Apapun itu. 

"Iya, Bu." Aku berjalan ke arah meja makan dan mempersiapkan semua menu yang sudah kumasak. 

"Ish! Ini bau apa, Sayang?" tanya mas Ilham sambil menutup hidung. 

"Bau tempe gosong istrimu!" seloroh ibu mertuaku seenaknya. 

"Masa sih? Nggak biasanya Naima masak, gosong?"

"Dibilangin juga! Tanya aja istrimu!"

Mas Ilham ikut kena sembur, kan? 

"Iya Mas, memang tadi aku yang gosongin tempe. Soalnya tadi pas lagi masak, aku dipanggil sama ibu."

"Eh, eh! Koq malah nyalain ibu!" sewot ibu mertuaku dengan mata melotot seperti mau copot. 

"Sudah, sudah." Mas Ilham menengahi kami dan langsung menarik kursi untuk duduk. " Sudah, Ibu, Naima, Mari sarapan.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Aku Enggak Siap Dengan Perasaan Ini
Aku Enggak Siap Dengan Perasaan Ini
Dalam Aku Enggak Siap Dengan Perasaan Ini, Shiloh Jung memulai adventure ke luar negeri demi memulihkan diri. Ia bertemu Edward Leung dan sepakat menyamar tanpa identitas asli. Saat bertemu kembali, Edward mendadak asing. Simak misteri cinta mereka di romance novel ini sekarang.
Cantika : DESTINY OF LOVE
Cantika : DESTINY OF LOVE
Dalam novel modern Cantika : DESTINY OF LOVE, Cantika terjebak ultimatum obsesif Jaden yang membelenggunya dalam bahaya. Ia harus memilih antara melarikan diri atau menghadapi rahasia kelam Jaden. Baca romance novel penuh ketegangan ini di platform web novel kami sekarang.
Di Bawah Langit London
Di Bawah Langit London
Dalam novel modern Di Bawah Langit London, Karina harus memimpin proyek hotel sambil menghadapi Henry, arsitek keras kepala yang ternyata tunangan pilihannya. Ikuti perjalanan romance novel ini saat profesionalisme beradu dengan tuntutan keluarga dan cinta di tengah kota London.
Hasrat Terlarang Janda Tujuh Kali
Hasrat Terlarang Janda Tujuh Kali
Dalam romance novel ini, Sarboah harus menghadapi takdir setelah menjanda tujuh kali. Hasratnya yang besar membawanya pada pernikahan tak terduga dengan Adrian, pria impoten yang mencari kesembuhan. Ikuti kisah modern novel ini tentang perjuangan mereka dalam Hasrat Terlarang Janda Tujuh Kali.
KALIAN SIAPA?
KALIAN SIAPA?
Dalam KALIAN SIAPA?, Amelia sang pewaris kaya berjuang mengungkap kebohongan keluarga palsu di tengah konflik billionaire romance novels ini. Bersama Bima yang dikhianati, mereka mencari jati diri dan kebenaran. Baca web novel ini untuk mengikuti perjalanan mereka menyembuhkan luka masa lalu.
Mantan yang Tak Terlupakan
Mantan yang Tak Terlupakan
Dalam novel modern Mantan yang Tak Terlupakan, Divya menemukan rahasia kelam Liam di balik pernikahan mereka. Menghadapi kenyataan pahit tentang pengkhianatan dan cinta lama, Divya memilih mengakhiri hubungan ini. Simak kisah romance novel ini di platform read novels online pilihan Anda.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Astaga! Salah Mengenali Istriku!
Astaga! Salah Mengenali Istriku!
Jessie meniduri bos CEO nya setelah mabuk. Dia kabur setelah bangun tapi malah menjatuhkan resume sahabatnya, Sinta di dalam kamar. Salah paham pun mulai terjadi, Sinta menjadi wanita CEO sampai suatu hari kebenaran terungkap. Jessie dan Tyaga kembali bersatu.
Ayah Pekerja Ternyata Miliarder
Ayah Pekerja Ternyata Miliarder
Seorang miliarder bernama Karyadi Mahesa menyamar sebagai kasir minimarket untuk mendidik putranya, Kusuma Mahesa. Namun, Kusuma menikah dengan wanita sombong dari keluarga kaya, yang membuat Kusuma selalu tertekan di hadapan calon istri, mertua, dan adik iparnya. Meski Kusuma tak ingin ayahnya hadir, Karyadi tetap datang ke pernikahan dan membela putranya dari hinaan. Setelah dihina dan mendiang istrinya direndahkan, kesabaran Karyadi habis. Situasi makin heboh saat anak angkatnya yang sukses besar tiba-tiba muncul dan bersaing menjadi menantu Keluarga Mahesa, membuat semua orang kaget.
Menikah Kilat dengan Mantan 8 Tahun Setelah Putus Cinta
Menikah Kilat dengan Mantan 8 Tahun Setelah Putus Cinta
Bertahun-tahun yang lalu, mereka bertemu ketika ibunya bekerja sebagai pembantu di rumahnya. Bertahun-tahun kemudian, dia menjadi seorang dokter terkemuka, dan keluarganya yang kaya raya mengambilnya kembali. Sementara itu, kesulitan keuangan keluarganya membuatnya tidak dapat menyelesaikan sekolah. Dia bekerja di berbagai pekerjaan untuk menghidupi dirinya sendiri, melunasi hutang orang tuanya, dan menutupi biaya pengobatan neneknya... Keadaan telah berubah; bagaimana cinta mereka akan berkembang?
Empat Rahasia Kecil
Empat Rahasia Kecil
Wanita itu pernah menjadi pewaris kaya, tetapi hidupnya berubah secara dramatis ketika orang tuanya koma setelah kecelakaan dan tunangannya berselingkuh. Secara kebetulan, dia hamil anak seorang pria tetapi secara keliru percaya ayahnya adalah orang lain. Bertahun-tahun kemudian, dia kembali dengan anaknya dan bertemu lagi dengan pria itu, menjadi bawahannya. Tidak menyadari bahwa bosnya adalah ayah kandung dari anaknya, serangkaian kesalahpahaman terjadi, membawa mereka lebih dekat. Akhirnya, kebenaran terungkap, menyelesaikan kesalahpahaman mereka dan membiarkan kasih berkembang, yang berpuncak pada keluarga yang bersukacita.
Kini Mereka Menyesal, Tapi Aku Tidak
Kini Mereka Menyesal, Tapi Aku Tidak
Laura, anak kandung Keluarga Windsor terjebak dalam tragedi yang membuatnya mati. Semua itu adalah ulah adik angkatnya, Serena yang bisa mendengar isi pikiran Laura, menjiplak karya musiknya dan memfitnahnya. Setelah terlahir kembali dua jam sebelum kematiannya, Laura berjuang untuk menjatuhkan Serena, membersihkan nama baiknya, dan merebut kembali apa yang memang haknya!
Pecandu Judi Kepincut Istri Cantik
Pecandu Judi Kepincut Istri Cantik
Pada akhir Dinasti Damai saat perang berkecamuk, Jaka masuk ke tubuh seorang penjudi. Dia memiliki istri yang cantik dan adik ipar yang menawan. Namun, kehidupannya melarat. Kala ini, istrinya datang membawa semangkuk bubur sambil berkata, "Kemarin, aku nggak seharusnya meracunimu.“