Logo
Hasrat Terlarang Janda Tujuh Kali
Hasrat Terlarang Janda Tujuh Kali

Hasrat Terlarang Janda Tujuh Kali

54 Bab
Tamat
Dalam romance novel ini, Sarboah harus menghadapi takdir setelah menjanda tujuh kali. Hasratnya yang besar membawanya pada pernikahan tak terduga dengan Adrian, pria impoten yang mencari kesembuhan. Ikuti kisah modern novel ini tentang perjuangan mereka dalam Hasrat Terlarang Janda Tujuh Kali.
Bab 1 dari Hasrat Terlarang Janda Tujuh Kali

"Tidak mungkin, kamu tidak bercinta dengan pria itu, Sarboah!"

"Mas, tidak percaya padaku? Dia hanya memintaku berkencan dan makan malam. Percayalah!"

"Halah, wanita seperti dirimu, tidak bisa dipercaya! Pantas saja, semua pria meninggalkanmu. Ck! Kamu memang perempuan yang tidak cukup dengan satu pria. Kita bercerai saja!"

Aku hanya pasrah, ketika Mas Dewo menarik tanganku dan masuk ke dalam rumah orang tuaku yang berada di samping rumah. Dia mendorong tubuh seksi ini, hingga tersungkur di lantai tepat di hadapan ibu bapak yang sedang menonton televisi.

"Ada apa ini, kenapa kasar sekali?" Ibu membangunkanku. Mas Dewo membuang wajah ke samping.

"Nak Dewo, ada apa? Coba ceritakan pada bapak." Kali ini bapakku yang bicara. Dia beranjak dari duduk dan menghampiri Mas Dewo.

"Hari ini aku resmi menceraikan dia!" Mas Dewo mengacungkan jari telunjuk, tepat mengenai hidungku yang mancung.

"Lho, kenapa? Dipikir dulu, Nak. Jangan grasak-grusuk," ucap Bapak menengahi.

"Aku sudah tidak bisa mempertahankan rumah tanggaku, Pak! Sarboah telah selingkuh dan sekarang dia baru balik berkencan. Semalaman dia ngapain aja coba, Pak? Aku tidak masalah, asal dia jujur tapi apa? Dia tetap mengaku tidak melakukan apapun. Mana mungkin semalaman dengan pria lain, tidak berbuat mesum!"

Sakit rasanya hatiku mendengar ucapan Mas Dewo. Mudah sekali dia berkata seperti itu, di depan orang tuaku. Padahal, semua tidak sepenuhnya salahku.

Aku melihat wajah bapak tampak memerah, aku merasa dia sedang marah. Matanya membola sempurna seakan-akan siap memakanku hidup-hidup.

"Sarboah, benar begitu?"

"Pak, Aah bisa jelaskan."

"Jawab!" teriak Bapak dan aku mengangguk mengiyakan tuduhan Mas Dewo.

Plaaaak!

Wajahku ditampar olehnya, hingga menoleh ke samping. Sakit, perih dan ini kali pertama bapak berbuat kasar padaku. Aku ingin memeluk ibu, tetapi wanita itu pun melepas pegangan tangannya di bahuku dan pergi menjauh seraya berucap, "Kamu membuat kami malu!"

"Padahal aku bisa menerima status dia dengan lapang, aku bahkan mengabaikan gunjingan orang-orang yang berkata miring tentangnya, tetapi kini aku buktikan sendiri. Bahwa dia tidak setia, jadi benar kau memang tidak pernah cukup dengan satu pria."

"Cukup, Mas!"

"Sarboah!" marah bapak saat aku menyela Mas Dewo.

"Ya, memang benar yang dikatakan mereka aku kelebihan libido tapi aku tidak seburuk itu!"

"Sudahlah, Sarboah. Nyatanya kamu bermalam dan bercinta dengan pria itu, kan!?" tuduhnya.

Aku tidak ingin menjawab, percuma saja karena sekarang aku benar-benar telah disudutkan. Aku hanya bisa pasrah saat Mas Dewo mengikrarkan perceraian padaku. Bapak memegangi dadanya, mungkin jantungnya kumat, aku meraih tangan bapak untuk membantunya duduk, tetapi pria itu menepis tanganku dan berkata dengan nada membentak, "Jangan sentuh aku dengan tanganmu yang kotor!"

Sesak rasanya saat bapak mengatakan itu padaku. Kurasa kakiku lemas bagai jeli, berangsur tubuh ini merosot ke bawah, terduduk lemah di lantai. Tidak ada lagi tumpuan hidup tempat aku bersandar.

"Sarboah, bapak sudah lelah menjadi wali-mu, tujuh kali kamu menikah, tujuh kali pula bercerai! Sampai kapan kamu akan melempar bapak dengan kotoran!"

Aku hanya diam, meskipun ingin aku mengelak bahwa tak pernah sekalipun aku melempar kotoran padanya, karena tidak kuat dengan baunya. Sungguh.

"Pergilah!" usir bapak dengan mengacungkan jari ke udara. "Kau bukan anakku lagi."

Runtuh sudah pertahananku, hilang sudah harapku, kini pria yang selalu aku banggakan. Mendukung dalam setiap keputusan, sekarang karena Mas Dewo dia menjadi murka. Aku bisa apa? Hanya duduk menunduk di lantai dengan tubuh lemas bagai tanpa tulang.

"Sarboah, pergi!" teriak Bapak.

"Pak, sabar," ucap ibuku.

Aku mendongak menatap kedua orang tuaku dengan mata yang basah. Tidak peduli dengan semua tudingan Mas Dewo, tetapi aku hanya ingin satu, bapak dan ibu percaya dan mau mendengarkan penjelasanku. Aku kembali membuka bibirku yang bergetar, menjelaskan yang sebenarnya bukan mencari pembenaran.

"Bapak ini tidak seperti yang kalian bayangkan, aku …."

"Bapak tidak ingin melihat wajahmu lagi, kau benar-benar membuat kami malu. Pergi!" Bapakku mengusir dengan memegangi dada.

Segera aku berlari kembali ke rumah dan masuk ke dalam kamar. Dan, betapa terkejutnya saat melihat Mas Dewo sedang memasukkan baju ke dalam koper hitam. Aku berusaha menahan Mas Dewo dengan menarik kopernya. Tidak bisa kubiarkan dia pergi, karena masih sangat mencintai Mas Dewo.

"Jangan sentuh milikku, kau sudah bukan istriku lagi!"

Sungguh aku tidak menyentuh miliknya, hanya menyentuh koper saja. Aku menghampiri Mas Dewo dan menarik tangannya, ingin membicarakan kesepakatan yang terjadi diantara kita.

"Mas, harusnya tidak seperti ini, aku mohon jangan bercerai. Aku malu, Mas, malu, tujuh kali aku menjanda apa kata orang-orang di kampung ini?" mohonku.

"Tidak, aku gak mau!" Mas Dewo menepis tanganku. Menarik koper dan berlalu. Aku membuntuti Mas Dewo dan bertanya.

"Apakah pria itu mentransfer sejumlah uang yang dijanjikan padamu, Mas?" tanyaku. Mas Dewo diam sejenak sebelum akhirnya menjawab dengan intonasi nada yang tinggi.

"Tidak ada uang yang masuk ke rekening-ku, itu menandakan kau melakukan itu atas dasar suka sama suka!"

"Tapi dia bilang padaku …."

"Sudahlah, Sarboah! Jangan banyak alasan, aku sudah tidak sudi menikah dengan perempuan yang tidak setia!" tukas Mas Dewo.

Mas Dewo menutup pintu dengan keras, sehingga kusennya bergetar. Aku menghembuskan napas kasar, duduk di lantai dengan menyandarkan kepala di dinding, memejamkan mata, dan tersenyum getir.

"Cerai lagi dan lagi, kini resmi sudah aku menjadi janda tujuh kali."

Aku membayangkan, kejadian dua hari lalu. Pertemuan dengan sosok pria asing dari Jakarta. Dia mendekatiku yang kala itu sedang berjualan pernak-pernik di tepi pantai. Tanpa malu ia mengajak berkencan. Tentunya, aku menolak dan mengatakan sudah menikah. Ia menawarkan akan memberi banyak uang, asal mau berkencan semalam. Aku marah, karena ini bagai pelecehan. Dia tetap memaksa dan tentu kutolak dengan tegas, kukatakan padanya bahwa aku sangat mencintai suami. Namun pria itu tersenyum sinis dan berkata padaku.

"Uang selalu berada di atas cinta." Dia pergi dengan menyimpan kartu nama di atas mejaku.

"Aku akan memberimu uang dua ratus juta, asal kau mau berkencan!" ucapnya sebelum berlalu kala itu.

Tanpa kuduga, ada Mas Dewo berdiri di sampingku, menyadari keberadaan dia saat dia berdehem. Dia pun bertanya tentang tujuan kedatangan pria itu, karena yang didengar hanya nominal uang yang disebut pria asing itu, aku menceritakan semua tawarannya. Aku rasa Mas Dewo akan marah tetapi tidak. Dia justru meminta aku menerima tawaran pria asing dan uang yang dijanjikan akan digunakan untuk membuat toko kelontong. Aku menolak tawaran itu, aku berpikir itu sama dengan menjual diri. Namun, dia yang bersikukuh memintaku menerima tawaran untuk berkencan, hingga aku mau. Nyatanya sekarang, aku seperti orang yang dijebak oleh suamiku sendiri.

Tiga bulan berlalu aku berada dalam penyesalan, begitupun dengan gunjingan orang-orang yang memekakan telinga. Aku banyak mengurung diri di kamar, beruntung ada Turinah—sahabat yang setia membawakan makanan. Namun hari ini dia datang dengan membawa kabar duka. Turinah mengatakan bahwa Mas Dewo akan menikah lagi dengan pesta yang fantastis. Mendengar pesta yang mewah, tentu aku teringat dengan jumlah uang yang dijanjikan pria itu. Mungkinkah, Mas Dewo bohong? Aku mulai menerka-nerka, karena jika bukan uang dari pria itu, dari mana Mas Dewo mendapatkan uang, mengingat dia hanya seorang buruh tani.

"Ah, ko melamun? Masih belom bisa move on, ya?"

Bingung harus menjawab pertanyaan Turinah, dibilang belum bisa move on, itu benar. Hanya Mas Dewo yang bisa mengimbangi hasratku yang berlebih. Namun, bukan hanya itu yang mengisi pikiran. Aku harus memastikan sekali lagi, apakah pria itu benar-benar berbohong ataukah Mas Dewo yang mencari alasan dan menjebakku? Semua membuat aku pusing.

"Ah!" Tukinem kembali memanggil. "Mau datang, ndak?"

"Menurutmu?"

"Kalau ndak datang, aku yakin kau dikira gagal move on!"

Esok hari, aku memutuskan datang ke pesta. Dan, aku menatap tidak percaya, pesta pernikahan Mas Dewo begitu mewah. Mungkin ini pesta termewah yang disuguhkan di kampung sukun ini. Dia berdiri di pelaminan dengan perempuan yang tidak kukenal. Aku pun bertanya pada Turinah dan dia mengatakan bahwa perempuan itu berasal dari kota Jakarta. Tentu aku shock berat, kenapa tiba-tiba dua orang yang berasal dari kota yang sama hadir di antara pernikahan kami.

Tidak membuang waktu aku berjalan menuju pelaminan, menarik tangan Mas Dewo menjauh dari istrinya.

"Darimana kamu dapatkan uang untuk mengadakan pesta semeriah ini, Mas? Ini uang dari pria itu, kan? Jawab!" desak-ku.

"Aah, hubungan kita sudah berakhir, aku mohon jangan menggodaku. Aku sudah tidak bisa tidur denganmu," jawab Mas Dewo dengan suara yang keras membuat semua tamu menoleh ke arahku dengan tatapan seakan meremehkan.

"Ih, dasar perempuan gatel! Gak bisa move on, makanya jangan selingkuh!"

"Hati-hati, Buk. Nanti suami kita digoda olehnya."

Ingin aku menimpali ucapan para tamu itu, tetapi Turinah menarik tanganku menjauh dari kerumunan.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Cermin Retak Masa Lalu
Cermin Retak Masa Lalu
Baca novel online gratis Cermin Retak Masa Lalu, sebuah novel romantis modern penuh misteri. Kisah pengkhianatan suami yang terbongkar lewat paket lingerie dan unggahan media sosial selingkuhannya, memaksa sang istri menghadapi kenyataan pahit dalam pernikahan mereka.
Dipaksa Menikahi CEO Kejam
Dipaksa Menikahi CEO Kejam
Dalam novel Dipaksa Menikahi CEO Kejam, Fallen harus menghadapi kebencian ayahnya dan terikat pernikahan dengan pengusaha dingin. Temukan misteri kecelakaan masa lalu dalam romance novel ini. Baca billionaire romance books penuh intrik dan pengkhianatan hanya di platform kami.
Jatuh Cinta dengan Paman Mantan Pacar
Jatuh Cinta dengan Paman Mantan Pacar
Ditinggalkan Brendan di hari pernikahan, aku memilih membatalkan hubungan dan menikahi paman konglomeratnya, Edrence. Dalam billionaire romance novel ini, Brendan menyesal saat menyadari aku bukan lagi miliknya. Baca kisah Jatuh Cinta dengan Paman Mantan Pacar di web novel modern ini.
Jebakan Cinta Sang Miliarder (Amata: Beloved).
Jebakan Cinta Sang Miliarder (Amata: Beloved).
Dalam Jebakan Cinta Sang Miliarder (Amata: Beloved), Lee Hwanhee terjebak pernikahan paksa demi ambisi keluarga. Menghadapi Ayda Hannah yang keras kepala, Hwan harus bertahan dalam romansa modern yang penuh intrik. Baca billionaire romance novels ini sekarang di webnovel.
KUBALAS SAKIT HATIKU
KUBALAS SAKIT HATIKU
Dalam KUBALAS SAKIT HATIKU, Kienan harus menyelamatkan perusahaan keluarganya dari kebangkrutan akibat pengkhianatan Akbar. Di tengah kehamilan yang dirahasiakan, ia menghadapi perselingkuhan suaminya. Simak perjuangannya dalam romance novel ini, salah satu modern novel penuh intrik.
Obsesi Pacar Sahabatku
Obsesi Pacar Sahabatku
Dalam romance novel Obsesi Pacar Sahabatku, Sila terjebak klaim sepihak Agra yang merupakan kekasih sahabatnya sendiri. Menghadapi sikap posesif yang tidak masuk akal, Sila harus melawan obsesi gila ini di tengah konflik modern novel yang penuh tekanan dan pilihan sulit.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Dosa Playboy Disetir
Dosa Playboy Disetir
Andi Hapsari, seorang playboy masa Republik Tiongkok, demi balas dendam masa kecil dipermalukan digunduli dan dipukul pantat, menghamburkan empat ribu tael perak untuk menikahi ‘lawan bebuyutan’ Nia Sulastri yang jago pengobatan dan ilmu bela diri. Rencana awalnya menyiksa istri malah berbalik menjeratnya sendiri. Kini, keseharian Pak Andi berubah: siang ditusuk jarum akupunktur, malam dihukum beraturan. Mantan raja perang itu akhirnya menjadi anjing setia eksklusif untuk sang istri.
Sejak Itu, Kita Terpisah Jauh
Sejak Itu, Kita Terpisah Jauh
Tujuh tahun lalu, adik Kevin Tanjaya, Alexander Tanjaya, menabrak seseorang hingga tewas. Tunangannya, Sarah, dan orang tuanya malah memaksanya untuk mengakui kesalahan adiknya. Kevin pun akhirnya ditangkap dan dipenjarai. Setelah bebas, Kevin sadar gak ada satu pun anggota keluarganya yang peduli dengannya. Karena sudah berkali-kali mengalami pengkhianatan, dia pun memutuskan untuk pergi.
Luka di Balik Gengsi
Luka di Balik Gengsi
Berbekal kemampuan rahasia melihat komentar netizen yang selalu membenarkan kekejaman suaminya sebagai bentuk cinta dan "gengsi", seorang istri akhirnya tersadar setelah sang suami terus menyakitinya dan membiarkan wanita masa lalunya menyiksanya secara fisik maupun mental. Tak lagi termakan ilusi komentar tersebut, ia diam-diam menyusun rencana pelarian, meninggalkan surat cerai, lalu menghilang tanpa jejak. Kini, ia telah menemukan kebahagiaan sejati dengan menikahi pria yang jauh lebih sempurna, membiarkan mantan suaminya hancur mengemis penyesalan sementara ia tak akan pernah menoleh ke belakang lagi.
Pak Yuno Jatuh Cinta Lagi
Pak Yuno Jatuh Cinta Lagi
Suatu pagi, Keisha Sidharta sadar dirinya tokoh pendukung di novel! Hamil anak Yuno Cahyadi, tapi dulu lari ke laki-laki brengsek. Lihat perut six-pack suami dan kartu hitam mertua, dia sadar: kekayaan ini harus dipegang! Sejak itu, dia merayu suami untuk memperbaiki hubungan, sambil menyingkirkan laki-laki brengsek dan orang jahat, hidupnya jadi cerita manis. Akhirnya, setelah tahu kebenaran kehamilan, Keisha dan Yuno saling cinta, duduk di puncak kaya raya!
Konglomerat dari Masa Depan
Konglomerat dari Masa Depan
Hanson Arvelo, elit sosial mapan idaman banyak orang, terlahir kembali ke tahun 2002—tepat di hari pertama kuliah. Dengan ingatan masa depan, ia membangun relasi dan mendirikan Rocket 101, perusahaan jasa pengiriman yang menunggangi kebangkitan e-commerce. Di puncak ambisi dan sukses, Hanson terjebak dilema asmara: Ayla Yoana, gadis sederhana berhati tulus, atau Luna Rania, cinta pertamanya. Siapakah yang akan ia pilih?
Siapa yang Hamil?
Siapa yang Hamil?
Nira Solihin, sopir bus malam, menggunakan aturan larangan penumpang hamil sebagai kedok, merencanakan balas dendam selama sepuluh tahun. Dia menipu penumpang yang dulu menyebabkan kematian kakaknya agar naik bus, menggunakan tipuan ilusi untuk menciptakan bahaya di Jalan Akhirat, dan menyingkap sifat egois mereka. Akhirnya, polisi datang, para penjahat dihukum, dan Nira menenangkan roh yang telah meninggal.