Logo
Bidadari di dalam Rumahku
Bidadari di dalam Rumahku

Bidadari di dalam Rumahku

45 Bab
Tamat
Dalam Bidadari di dalam Rumahku, Kinan menghadapi dilema saat suaminya memutuskan berpoligami demi mencari istri shalehah. Novel modern ini mengeksplorasi perjuangan istri dalam mempertahankan rumah tangga. Baca kisah lengkapnya di web novel romance stories pilihan pembaca ini.
Bab 1 dari Bidadari di dalam Rumahku

Ku lihat rona bahagia diwajah suamiku, begitu juga dengan khasanah. Wanita itu tampak ramah saat berbicara dengan para tamu. Ibu mertua terlihat sedih saat melihatku menatap kebahagiaan suamiku dengan wanita lain.

"Kinan, sabar ya," ucap ibu mertua. "Kita doakan Arfan menepati janjinya." Aku sendiri tidak yakin jika Mas Arfan bisa menepati janjinya.

Banyak orang yang menggunjingkan aku karena terlalu bodoh dengan mau dimadu. Namun, aku sendiri tak tahu sampai kapan aku kuat dengan penderitaan ini.

Malam pengantin Ana dan Mas Arfan membuatku berderai air mata. Siapa yang ikhlas berbagi suami. Padahal hati ini sakit dengan keadaan ini.

Pagi itu ku lihat rambut basah Mas Arfan. Aku tahu dia dan Ana pasti sudah melakukan hubungan suami istri.

"Kinan, kamu kenapa?" tanya Mas Arfan.

"Tidak, Mas. Akh baik-baik saja," jawabku.

Ku lihat Ana melayani Mas Arfan dia mengambilkan makanan untuk Mas Arfan. Ada rasa perih di hati yang aku tahan.

Aku berangkat kerja sekaligus mengantar anakku sekolah. Di dalam mobil Kiara terlihat murung.

"Ma, apa Kiara akan kehilangan papa? Sama seperti mama?" tanya Kiara.

"Anak manis, kamu tenang saja. Kita gak akan kehilangan papa meskipun papa menikah lagi," jawabku.

"Mama pasti sakit hati melihat kemesraan papa dan Tante Ana," kata Kiara.

"Sayang, panggil dia Mama Ana, dia mama kamu juga," kataku.

Sudah sampai di sekolah Kiara, dia segera turun dan melambaikan tangan padaku. Aku tersenyum padanya, meskipun hatiku sakit aku harus terlihat tegar di mata anakku.

Sampai di kantor banyak sekali yang menggunjingkan aku. Terlebih masalah poligami yang suamiku lakukan saat ini.

"Tuh Kinan, masih aja dia berusaha tegar padahal aku yakin dia sakit hati," bisik salah seorang perempuan.

Aku hanya bisa berjalan melewati mereka dan berusaha untuk tidak menghiraukan apa yang mereka katakan.

Selama bekerja, aku tidak konsentrasi. Pasalnya hari ini Mas Arfan cuti dan dia berada di rumah berdua dengan Ana.

"Mbak Kinan, Kiara biar kami yang jemput ya. Kami ingin mengajak Kiara jalan-jalan," pesan dari Ana di ponselku.

"Iya, hati-hati kalau jalan-jalan," balasku.

Ada rasa sesak di dada mendengar anak dan suamiku akan jalan bersama dengan Ana. Aku tidak fokus bekerja, hingga berkali-kali aku melihat jam di tangan berharap segera sore dan aku ingin segera pulang.

Erina masuk ke ruanganku, dia membawakan aku makanan. Saat makan siang tadi aku tidak ke kantin demi menghindari gunjingan orang lain.

"Jangan lupa makan! Kamu udah ambil keputusan mau di poligami. Jadi ya kamu harus siap dengan segala resikonya," kata Erina.

"Kamu benar tapi semua butuh proses," kataku.

Aku makan makanan yang Erina bawa untukku. Aku makan sambil memainkan ponselku. Ku lihat story Mas Arfan sedang pose foto dengan Khasanan dan Kiara.

Tiba-tiba nafsu makanku hilang. Aku gak nyangka Mas Arfan dengan mudah mengumbar hubungannya dengan Ana meskipun mereka pasangan sah.

"Kok gak di makan," kata Erina. Aku memperlihatkan story Mas Arfan pada Erina."pantas kamu gak nafsu makan lagi," komentar Erina.

Sore itu aku segera pulang, sampai di rumah ku lihat Ana, Kiara dan Mas Arfan bercengkrama di ruang keluarga. Melihat kebersamaan mereka hatiku sakit. Aku merasa Ana telah mengambil anak dan suamiku.

Aku masuk ke dalam kamar, mengunci dan menangis sendiri. Sementara Mas Arfan terdengar tertawa bahagia di ruang keluarga bersama Ana.

Aku segera mandi, ku dengar pintu di ketuk. Aku yang baru selesai ganti baju membuka pintu.

"Sayang, kamu kenapa?" tanya Mas Arfan.

"Harusnya kami tahu apa yang aku rasakan, Mas. Tidak mudah menerima apa yang kamu lakukan padaku," jawabku.

"Sayang, bukannya kita udah sepakat. Dan aku akan berusaha untuk adil," kata Mas Arfan.

"Adil? Kamu dan Ana jalan-jalan saat aku sibuk kerja apa itu adil? Bahkan kamu dengan mudah mengumbar kemesraan di media sosial," bantahku.

"Jadi kamu cemburu?" tanya Mas Arfan.

"Iya, aku cemburu. Apa itu tujuanmu memperlihatkan kemesraan kalian?" tanyaku. "Aku merasa Ana telah berhasil mengambil semua yang aku punya suami dan anakku," kataku.

Mas Arfan memelukku, ku tumpahkan tangisku dalam pelukan Mas Arfan. Aku benar-benar takut kehilangan keluargaku.

"Percayalah, kamu akan tetap wanita nomor satu di hatiku sampai kapanpun itu," kata Mas Arfan.

Kami lalu keluar dari kamar, Kiara langsung memelukku. Dia menceritakan saat jalan-jalan tadi.

"Kiara suka jalan-jalan, Ma. Nanti kita pergi lagi sama mama juga," kata Kiara.

"Iya, sayang," ucapku tersenyum.

Ku lihat Ana ikut tersenyum, kami berempat duduk santai sambil menunggu waktu magrib tiba. Setelah itu kami salat berjamaah di imami Mas Arfan. Setelah salat Ana mengajak kami mengaji. Saat Ana membaca ayat suci Al-qur'an aku melihat Mas Arfan menatapnya dan tersenyum.

Perbedaan antara aku dan Ana hanya dalam urusan agama saja. Ana memang sangat fasih membaca al qur'an. Namun soal mengurus anak dan suami aku juga bisa.

"Wah suara kamu bagus sekali Ana," puji Mas Arfan.

"Terima kasih, Mas," kata Ana.

Selama satu jam kami mengaji, Ana beberapa kali membenarkan bacaanku dan Mas Arfan. Aku sadar Ana memang tidak terkalahkan soal agama. Hanya saja aku merasa tidak suka jika Mas Arfan memuji dia di depanku.

Selesai salat isyak aku membatu Bibik menyiapkan makan malam. Ku lihat Ana menyusul kami di dapur.

"Makasih, Na. Kamu udah ajari aku dan Mas Fahri mengaji. Terlebih lagi pada Kiara," kataku.

"Sama-sama, Mbak. Kan tujuan Mas Fahri memang itu saat menikahiku," ucap Ana.

Kamu makan malam bersama, hanya bunyi sendok yang terdengar. Aku melihat Ana menawarkan makanan lagi untuk Mas Arfan tetapi di tolak.

Aku langsung masuk ke kamar Kiara, aku membantu dia untuk mengerjakan tugas sekolah. Tadi ku lihat Ana dan Mas Fahri duduk di ruang keluarga berdua.

"Mama, kalau nanti mama Ana hamil. Apa mama Ana masih sayang sama Kiara seperti saat ini?" tanya Kiara.

"Loh kok tanya kayak gitu ke mama, harusnya Kiara tanya ke mama Ana. Kalau mama yang hamil lagi sih mama gak akan lupakan Kiara, kan Kiara anak mama juga," jawabku.

Selesai membantu Kiara belajar, aku menidurkan Kiara. Setelah Kiara tidur aku masuk ke dalam kamarku. Berharap malam ini Mas Arfan tidur bersamaku.

Namun, sudah dua jam aku menunggu Mas Arfan dan tidak kunjung datang. Aku memutuskan untuk tidur saja. Aku kira setelah semalam jatah bersama Ana malam ini bersamaku. Namun, aku salah.

Pagi itu, Mas Arfan masuk ke kamarku.

"Kinan, maaf Mas semalam ketiduran di kamar Ana," kata Mas Arfan. "Semalam aku dipijit Ana, malah aku ketiduran," kata Mas Arfan.

"Iya, Mas. Aku gak apa-apa," kataku.

Aku keluar dari kamar dan menyiapkan sarapan. Tidak berapa lama aku lihat Ana keluar dari kamar.

"Maaf ya baru bisa bantuin," kata Ana.

Aku hanya tersenyum, ku lirik rambut panjang Ana di balik jilbabnya. Ternyata rambutnya basah. Begitu juga dengan Mas Arfan rambutnya juga basah.

Sakit, sungguh sakit tiap hari melihat rambut mereka basah.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1
CH. 2
CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Billionare and His Secret Wife
Billionare and His Secret Wife
Dalam Billionare and His Secret Wife, Michelle terjebak situasi berbahaya hingga nekat menghabiskan malam bersama pria asing. Tak disangka, pertemuan itu mengubah hidupnya. Simak kisah billionaire romance books ini dalam balutan modern novel yang penuh intrik dan gairah di webnovel.
(Bukan) Pernikahan Impian
(Bukan) Pernikahan Impian
Demi menghindari perjodohan keluarga, Dara terjebak dalam (Bukan) Pernikahan Impian bersama Alfan, seorang duda satu anak. Kisah romance modern ini membawa Dara pada peran ibu baru demi kebahagiaan sang putri. Simak perjuangan mereka dalam web novel ini sebagai pilihan read books online free.
Dendam Wanita Simpanan
Dendam Wanita Simpanan
Dalam Dendam Wanita Simpanan, Nayla terjebak fitnah pelakor yang menghancurkan hidupnya. Muak dengan ancaman, ia memutuskan membalas dendam dengan mewujudkan tuduhan itu jadi nyata. Simak kisah romance modern ini di platform web novel kami dan baca fiksi menarik lainnya secara online.
Ditinggalkan Karena Burik
Ditinggalkan Karena Burik
Dalam romance novel Ditinggalkan Karena Burik, Aisyah dibuang suaminya akibat penampilan fisik. Kini ia bertransformasi demi membalas rasa sakit hati. Saat rahasia terbongkar, keduanya terjebak sandiwara di depan keluarga. Baca kisah modern novel ini secara gratis di web novel.
Harta Tahta Kesayangan Duda
Harta Tahta Kesayangan Duda
Dalam romance novel Harta Tahta Kesayangan Duda, Viallynn menghadapi dilema saat dikejar duda kaya yang kalem. Meski ragu akan perbedaan usia, tawaran kemapanan dan kehadiran sang anak membuatnya sulit menolak. Baca web novel ini untuk melihat pilihan hidupnya yang penuh kejutan.
Istri Bodoh Yang Terlalu Percaya Suaminya
Istri Bodoh Yang Terlalu Percaya Suaminya
Dalam Istri Bodoh Yang Terlalu Percaya Suaminya, Risa terjebak permainan licik tetangganya, Hardiman. Romance novel ini mengisahkan transformasi Risa dari istri polos menjadi tawanan hasrat terlarang. Baca kisah lengkapnya di webnovel populer ini untuk mengikuti konflik modern yang mencekam.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Debut Asmara Voli Pantai
Debut Asmara Voli Pantai
Jenny Taylor ingin kehilangan keperawanan dengan musuh bebuyutan sekaligus kakak tirinya, Chris Riggins. Gara-gara tanpa sengaja mencium Chris, dia jadi bahan olokan pacar Chris, Natalie, dan seluruh tim voli. Namun, tiba-tiba Chris mulai perhatian dan peduli pada Jenny. Apakah ini awal dari hubungan terlarang mereka?
Bulan di Kota Selatan
Bulan di Kota Selatan
Rara Iskandar menyelamatkan Mahadri Wiratama di luar negeri dan tak sengaja terkena obat perangsang hingga berhubungan intim. Setelah pulang, Mahadri kembali ke Indonesia untuk membatalkan pertunangan, yang ternyata calon istrinya adalah Rara sendiri. Rara, demi merebut kembali perusahaan keluarganya, memaksa Mahadri menyetujui pertunangan ini. Keduanya tak saling mengenali identitas, hingga akhirnya kebenaran terungkap dan mereka pun bersatu.
[Versi suara dubbing] Hakim Hidup dan Mati: 101 Hutang Cinta
[Versi suara dubbing] Hakim Hidup dan Mati: 101 Hutang Cinta
Seorang hakim yang dicari oleh tokoh-tokoh berkuasa mengalami berbagai kesulitan. Dia diselamatkan delapan tahun yang lalu, bersumpah akan memaafkan penyelamatnya 101 kali, melahirkan anaknya, tetapi menghadapi cinta tak berbalas dan identitasnya yang terungkap.
Takhta Bukan Hadiah, Tapi Rebutan
Takhta Bukan Hadiah, Tapi Rebutan
Setelah sepuluh tahun jadi tawanan politik di Crando, Putra Mahkota Pleka, Arthur, pulang hanya untuk ditolak ayahnya, George, dan dijebak saudaranya, Richard, hingga diasingkan. Bangkit kembali, dia lepas gelar dan kabur ke Ratu Diana dari Crando, tapi Richard terus memburunya. Arthur pun membalas dendam, memimpin pasukan bersenjata ciptaannya sendiri untuk menaklukkan kota-kota Pleka. Dia rebut ibu kota, ungkap fakta bahwa Richard meracuni ibunya, cela George di depan umum, dan hancurkan koalisi enam negara, lalu tangkap para penguasa untuk kuasai segalanya.
Hebatku Tak Hanya Satu
Hebatku Tak Hanya Satu
Suatu hari ketika aku berpura-pura menjadi pengemis, aku bertemu dengan calon istriku yang jatuh sakit, kondisinya yang nggak kunjung membaik membuat orang merasa cemas Ahmad, nggak hanya itu, aku bahkan dikhianati dan kehilangan calon istriku serta sahabatku dari kecil. Mereka merasa diriku hanyalah seorang pengemis yang nggak berguna, namun faktanya ternyata nggak begini, apa yang akan aku lakukan ketika menghadapi semua ini?
Pelindung Cilik? Bukan, Dia Bos Besarku!
Pelindung Cilik? Bukan, Dia Bos Besarku!
CEO berhati dingin Chris Preston terancam bahaya akibat persaingan bisnis. Putus asa, ia diperkenalkan pada master legendaris, yang ternyata adalah gadis enam tahun bernama Momo yang butuh pelukan dan es krim. Tingginya tak lebih dari lutut dan memegang boneka usang, Momo tampak tak meyakinkan. Namun, saat ia dengan mudah melumpuhkan pembunuh bayaran terbaik dengan lolipop dan boneka kelincinya, Chris terpaksa menerima kenyataan absurd ini...