Logo
Bersinar Setelah Menjanda
Bersinar Setelah Menjanda

Bersinar Setelah Menjanda

90 Bab
Tamat
Dalam Bersinar Setelah Menjanda, Amira membuktikan kekuatannya sebagai wanita mandiri di puncak kesuksesan. Saat mantan suaminya kembali dengan rayuan, ia harus memilih antara masa lalu atau masa depan. Baca romance novel ini untuk melihat kebangkitan Amira dalam modern novel yang penuh inspirasi.
Bab 1 dari Bersinar Setelah Menjanda

Rutinitas di pagi hari adalah sarapan agar kuat menghadapi kenyataan bukan banyak harapan seperti yang dilakukan Irfan.

Lelaki dewasa yang sudah rapi dengan kemeja dipadu dengan celana kain panjang dan sepatu pantofel itu menatap sinis ke arah sang istri yang sedang menghadap kompor.

"Dek... bisa enggak sih kamu perawatan, aku eneg lihat wajah kamu yang kusam dan dekil apalagi lihat badanmu yang makin hari makin melebar seperti gajah bengkak. Baru aja punya anak satu sudah kek gitu gimana kalau udah punya anak lima. Aku malulah, Dek, punya istri sepertimu, di kantor setiap hari selalu di suguhi wanita cantik, sexy dan wangi. Tapi di rumah selalu di sambut istri yang kucel dan bau bawang!!" omel Irfan. Ia menuju meja makan lantas menarik kursi untuk duduk, tangannya dengan cekatan mengambil piring lalu mengisinya dengan nasi beserta lauk yang di sajikan sang istri. Irfan sarapan dengan raut muka masam memandang sang istri yang memakai daster lecek serta rambut acak-acakan.

Wanita berwajah cantik alami namun tak terawat itu hanya bisa menghela nafas, keluhan seperti itu selalu keluar dari mulut suaminya setiap hari. Amira mematikan kompor setelah air di dalam panci mendidih lalu menuang airnya ke dalam gelas yang sudah berisi kopi.

"Kalau Abang mau aku cantik ya di modalin dong, Bang. Cantik itu butuh modal enggak sulapan," bantah Mira. Ia memendam emosi sembari meletakkan secangkir kopi susu di hadapan sang suami, meski setiap hari cacian dan makian ia dapatkan namun tetap melayani kebutuhan Irfan dengan baik.

Irfan makan dengan lahap bahkan ia menghabiskan lauknya tanpa memikirkan sang istri dan putrinya akan sarapan dengan apa. Setelah menyelesaikan sarapannya, ia kembali menimpali pembelaan Mira.

"Selama ini aku sudah memberimu uang seratus ribu untuk satu minggu kamu kemanain saja, harusnya kamu bisa menyisihkan sedikit untuk sekedar membeli skincare, Dek. Banyak tuh di toko biru, ataupun toko orange skincare yang enggak nyampe ratusan ribu sudah bisa bikin putih dan glowing," ujar Irfan dengan santai. Ia segera mengambil hp-nya dan mengetikan sesuatu.

Irfan menscrol beranda aplikasi hijau dan memperlihatkan kepada sang istri. Ia berpikir uang yang diberinya bisa cukup untuk berbelanja dan membeli skincare murahan tanpa mau tahu efek samping dari skincare itu.

"Nih lihat, banyak kan skincare dengan harga di bawah lima puluh ribu. Bahkan lima puluh ribu sudah dapat sepaket, kamunya aja yang enggak pandai mengatur uang dan malas merawat tubuh. Harusnya kamu tuh bisa menyenangkan suami biar suami betah di rumah, itu jerawat kamu makin hari makin penuh di wajah bikin aku makin jijik aja!" imbuh Irfan nyerocos tiada henti. Tanpa mau intropeksi diri ia selalu mencari-cari kekurangan sang istri.

"Boro-boro bisa pesan skincare dari aplikasi online, beli paketan data saja nggak mampu, Bang. Beli lauk untuk Abang saja rasanya ngos-ngosan. Abang pikir uang seratus ribu bisa cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama satu minggu, apalagi Abang saat makan selalu minta lauk ikan. Coba deh Abang yang belanja, aku tinggal masak saja," balas Mira dengan kesal.

Istri mana yang tidak kesal bila suami terus menuntut dirinya untuk tetap cantik tetapi memberi uang saja sangat pelit, Irfan hanya memberi nafkah seratus ribu untuk satu minggu. Dengan entengnya ia meminta sang istri untuk perawatan.

"Kamu pikir beli skincare itu pakai daun apa, Bang. Perawatan kalau belinya cuma sekali juga percuma enggak akan ada hasilnya. Sama saja percobaan kalau mau perawatan kan harus rutin memakainya," imbuh Mira.

"Kamu bilang nggak cukup, Dek, dasar istri boros banget sih bisanya cuma ngabisin duit suami aja. Nggak tahu apa aku capek-capek kerja kamu enak-enak tinggal ngabisin duitku saja. Mulai hari ini aku jatah kamu lima belas ribu, Dek, cukup enggak cukup kamu harus cukup-cukupin. Ngeluh mulu kerjaan kamu," ucap Irfan. Ia mengeluarkan uang lima belas ribu dari dalam dompetnya. Bukannya menambah uang belanja justru ia menguranginya.

"Dah.. Abang mau berangkat dulu. Oh ya kalau nggak mau beli data mending nebeng wifi deh punya tetangga depan rumah, makanya punya otak tuh di manfaatin jangan cuma dianggurin," imbuh Irfan. Ia segera beranjak dari duduknya dan segera melangkah keluar rumah.

"Abang, enggak sarapan dulu??" tanya Mira. Bahkan ia mengabaikan segala ocehan suaminya.

"Enggak, Abang sarapan di kantor saja. Bosen sarapan di rumah menunya tempe, telur mulu. Jangan lupa nanti sore masak rendang buat Abang!" jawab Irfan dengan ketus.

Amira tak membalas lagi ucapan Irfan, dan segera mencium punggung tangan sang suami dengan takzim. Selalu seperti itu saat Irfan bosan makan di rumah ia akan memilih jajan di luar tanpa mengingat anak dan istrinya. Mira bahkan tak tahu berapa gaji Irfan sebenarnya, menyebalkan bukan??.

Setelah kepergian Irfan, Mira segera mengambil nasi untuk sarapan Azzura Celina Nora, putri tercintanya yang berusia dua setengah tahun.

Celin, panggilan yang mereka sematkan untuk putri kecilnya, Celin sedang asyik bermain dengan mainannya di lantai.

"Mira....!! Kerjaan kamu ngapain saja hah, ini rumah kenapa seperti kapal pecah dibiarkan saja!" Terdengar teriakan dari arah ruang tamu, siapa lagi yang datang kalau bukan Bu Fatma, Ibu mertua Mira.

Namun Mira tetap membiarkan Bu Fatma terus mengomel, karena ocehan wanita paruh baya itu sudah menjadi makanan sehari- hari baginya.

Mira tetap tenang, tak tergoyahkan oleh kata-kata kasar itu ia hanya menghela nafas panjang, dan segera menghampiri dimana Celin berada.

"Nanti aku bersihin 'Bu, tadi habis ngurus bang Irfan dulu. Sekarang mau nyuapin Celin sarapan," balas Mira. Ia menatap Ibu mertua dengan tatapan tulus dan sabar.

"Alah... dasarnya saja kamu yang lelet dan pemalas. Dulu Ibu juga pernah ada di posisi kamu, setiap subuh ibu sudah bangun dan mengerjakan pekerjaan rumah jam tujuh semua sudah selesai, Ibu sudah mandi dan dandan yang wangi. Jadi suami tuh betah di rumah. Makanya mumpung anaknya masih tidur itu kita segera melakukan tugas istri dan ibu rumah tangga, bukanya malah ikut ngebo mulu," sungut Bu Fatma dengan menggebu.

Mira sama sekali tak mau meladeninya lagi, ia memilih fokus bermain bersama sang putri. Setelah selesai menyuapi Celin, ia segera memandikannya.

"Heh, kamu dengar enggak sih Ibu ngomong apa? Orang tua kalau ngomong itu dengerin dan dikerjakan bukan malah diam aja! Dasar wanita pemalas!" protes Bu Fatma karena Amira hanya diam saja dan memilih masuk ke dalam kamar mandi.

"Mira! Kamu budeg ya enggak punya telinga, kenapa diam aja? Apa kamu tiba-tiba bisu?" panggil Bu Fatma dengan suara meninggi.

Celin memeluk sang Ibu dengan erat karena takut dengan suara tinggi Neneknya. Mira memilih meng'iya'kan saja agar Bu Fatma cepat diam.

"Iya, Bu, aku udah denger kok," balas Mira.

"Kalau ngejawab itu jangan iya, iya, terus. Harus dilakukan, udah pemalas jorok lagi!" ucap Bu Fatma dengan ketus. Ia akhirnya keluar dari rumah ini membuat hati Mira merasa lega dan bisa mengurus putrinya dengan tenang.

Saat Mira selesai membereskan rumah dan memastikan Celin tertidur, ia merasakan kelelahan yang mendalam. Pandangannya menerawang keluar jendela, memikirkan Irfan yang akhir-akhir ini lebih sering menghabiskan waktu di luar rumah.

Sebuah suara samar mengganggu lamunannya, ponselnya berbunyi. Mira melirik layar dan mendapati sebuah pesan SMS dari nomor tak dikenal. Meski ragu, ia membuka pesan tersebut, dan kata-katanya membuat bulu kuduknya berdiri.

Apakah kamu tahu ke mana Irfan pergi setiap malam?

Mira membaca pesan itu berulang kali, berusaha mencerna maksudnya. Siapa yang mengirim pesan ini? Apa maksudnya?

Pikirannya berkecamuk, namun ia mencoba menepis rasa cemas yang tiba-tiba datang. Mungkin hanya orang iseng. Tetapi, saat ia hendak meletakkan ponsel, pesan lain masuk.

Jangan terlalu percaya. Semakin kamu diam, semakin dia akan terus berbohong.

Mira merasakan detak jantungnya semakin kencang, seolah pesan-pesan ini mengisyaratkan sesuatu yang selama ini tak ia sadari. Ia menggenggam ponsel itu erat, mencoba menenangkan diri, namun perasaan aneh dan mencurigakan mulai menyelimuti pikirannya.

Ia memandang wajah Celine yang tertidur lelap di sampingnya, dan firasat buruk perlahan muncul di hatinya.

Apa yang sebenarnya terjadi di belakangku? batin Mira

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Gairah Liar Dibalik Jilbab
Gairah Liar Dibalik Jilbab
Dalam Gairah Liar Dibalik Jilbab, seorang ibu menghadapi dilema moral saat putranya, Arman, memaksa melampaui batas sebelum pergi ke Jakarta. Romance novel ini mengeksplorasi konflik batin dan pilihan sulit dalam hubungan terlarang. Baca romance stories ini di platform read novels online.
Mantan Tapi Menikah
Mantan Tapi Menikah
Dalam romance novel Mantan Tapi Menikah, Emily terpaksa menerima tawaran pernikahan dari King, mantan kekasih yang pernah menyakitinya. Melalui modern novel ini, ikuti perjuangan Emily menghadapi masa lalu dan pilihan sulit dalam hidupnya. Baca kisah lengkapnya di web novel ini.
Pernikahan Piutang Berujung Cinta
Pernikahan Piutang Berujung Cinta
Dalam romance novel Pernikahan Piutang Berujung Cinta, Acasha terpaksa menjadi LC demi melunasi hutang ibunya. Billionaire bernama Lucas menawarkan kesepakatan rahasia untuk membebaskannya, namun kemunculan kembali Deryl mempersulit keadaan. Baca web novel ini untuk mengikuti kisahnya.
Prajurit Raja Perkasa
Prajurit Raja Perkasa
Dalam Prajurit Raja Perkasa, mantan tentara Peter Wang menjadi penjaga keamanan Bella Song di Golden City. Menghadapi geng ganas dalam genre modern action ini, ia harus bertahan hidup di antara konspirasi dan wanita cantik. Baca novel online ini untuk mengikuti petualangan adventure militer terbaik.
Rindu Membuat Sang Triliuner Jatuh Sakit
Rindu Membuat Sang Triliuner Jatuh Sakit
Baca Novel Online Gratis Rindu Membuat Sang Triliuner Jatuh Sakit. Reina, wanita tunarungu yang selalu dihina keluarga suaminya, Maxime, memutuskan bercerai saat cinta pertama suaminya kembali. Namun, sang miliarder menolak keras. Simak kisah novel romantis miliarder penuh haru ini.
Suamiku Ternyata Adalah Bosku
Suamiku Ternyata Adalah Bosku
Dalam Suamiku Ternyata Adalah Bosku, Sabrina terjebak pernikahan misterius dengan CEO Mario. Saat ingin bercerai, ia justru bekerja untuk sang bos yang setia pada istrinya. Temukan kisah billionaire romance novels ini di webnovel modern novel yang penuh rahasia dan takdir tak terduga.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Bercinta Sambil Bekerja
Bercinta Sambil Bekerja
Cecil seorang ahli penanganan krisis nomor satu di dunia menyerahkan kerjaan dengan gaji tingginya di luar negeri dan kerja di hotel Keluarga Hartomo karena cinta pertamanya pada Kalvin, seorang pemimpin Grup Hartomo. Waktu proses IPO perusahaan, mereka yang tanpa sengaja bertemu akhirnya buat hubungan palsu mereka jadi nyata. Meski terlihat saling manipulasi untuk saling mendekati, mereka yang saling mencintai pun mengungkapkan perasaan cinta 10 tahun mereka dan akhirnya bersatu.
Kekuatan yang Menahan Diri Menggoda dan Mengagumkan Pabrik Kecil
Kekuatan yang Menahan Diri Menggoda dan Mengagumkan Pabrik Kecil
Terpaksa putus sekolah dan yang dia inginkannya hanya pekerjaan paruh waktu yang sederhana. Namun, dia malah diburu seperti kelinci. Setelah satu malam, mendapati dirinya hamil kembar tiga! Sang miliarder dikenal berhati dingin dan dikabarkan membenci wanita, bahkan dikatakan tidak mampu memiliki anak. Namun, dia tidak dapat mengendalikan hasratnya terhadapnya. Awalnya hanya membawanya pulang untuk melahirkan bayi, tapi ketika keluarganya yang berkuasa mencoba memperlakukannya dengan buruk, dia turun tangan untuk melindunginya. Ketika rekan kerjanya menindasnya, dia memastikan mereka semua dipecat dan masuk daftar hitam.
Saudara Laki-laki Besar, Aku Kembali!
Saudara Laki-laki Besar, Aku Kembali!
Empat saudara kandung lahir dalam keluarga pedesaan yang miskin, tetapi mereka bahagia selama mereka bersama. Semuanya berubah ketika orang tua mereka secara tragis tenggelam, menyebabkan keluarga mereka yang sudah berjuang hancur total. Saudara tertua, yang baru berusia sepuluh tahun, tidak mampu menghidupi yang lebih muda. Demi keselamatan mereka, mereka harus menanggung rasa sakit karena memohon orang lain untuk merawat mereka, yang menyebabkan perpisahan yang berlangsung selama dua puluh tahun. Selama bertahun-tahun, karena kenyataan hidup, saudara tertua kehilangan kontak dengan yang lebih muda. Hal ini hanya memperdalam rasa bersalah dan penyesalan, karena mereka percaya bahwa mereka telah kehilangan orang tua mereka. Bertekad untuk menemukan mereka, saudara tertua terkejut ketika saudara kedua kembali sebagai pimpinan yang berkuasa.
[Versi suara dubbing] Cinta terputus sang putri
[Versi suara dubbing] Cinta terputus sang putri
Dia menyembunyikan identitasnya untuk membantu kekasihnya naik, hanya untuk dikhianati. Akhirnya, dia memperlihatkan identitasnya, menghukum orang yang tidak berhati dan mengambil alih kendali!
Pergi, Ibu Tiri! Kamu Salah Besar!
Pergi, Ibu Tiri! Kamu Salah Besar!
Menjelang pernikahan Ayahnya, Putrinya datang tepat waktu sebelum acara dan disangka simpanan oleh Calon Ibu Tirinya. Jiwa bully sang Calon Ibu Tiri membara dan melampiaskannya pada seseorang yang seharusnya tidak dia hina dan lecehkan. Sampai sejauh mana Sang Calon Ibu Tiri dalam kesalahpahaman ini? Simak Cerita selengkapnya....
Saatnya Bilang Tidak
Saatnya Bilang Tidak
Enzo adalah penerus misterius Quinn Corporation. Dia berasal dari keluarga terpandang dan berbakat dalam sepak bola. Enzo jatuh cinta pada Stella Hall, putri sopir keluarganya. Suatu malam, Stella mengalami kecelakaan akibat mengemudi dalam keadaan mabuk, tapi dia membujuk Enzo untuk mengaku sebagai pelakunya. Khawatir rahasianya terbongkar, Stella pun menipu Enzo hingga kehilangan seluruh tabungannya, bahkan menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi Enzo. Namun, tepat saat Enzo hampir mati, kekuatan misterius membawanya kembali ke satu bulan sebelum kejadian. Setelah tahu siapa Stella sebenarnya, Enzo tak lagi jatuh cinta padanya. Dia bertekad untuk meninggalkan citra "bucin"-nya dan memastikan Stella mendapat balasan yang pantas.