Logo
Berbagi suami
Berbagi suami

Berbagi suami

89 Bab
Tamat
Dalam novel romance modern Berbagi Suami, Sofia harus merelakan Nizam menikahi Nurmala yang lumpuh demi sebuah janji. Di tengah dilema istri kedua ini, Sofia berjuang mempertahankan kebahagiaannya. Baca kisah seru ini di webnovel sebagai salah satu fiction books pilihan Anda.
Bab 1 dari Berbagi suami

Satu bulan setelah kecelakaan nahas yang menimpa Nurmala, ia masih saja terbaring di ruang ICU dan belum sadarkan diri, alat alat medis yang selama ini membantunya masih terpasang lengkap di tubuhnya.

Setiap hari Sofia akan datang dan menemani sahabatnya di rumah sakit, bercerita tentang masa masa kebersamaan mereka, meski tak pernah ada jawaban Sofia tak pernah menyerah sedikitpun pada Nurmala.

Namun, suatu hari ada seorang lelaki berparas tampan yang datang menjenguknya.

Saat Sofia baru saja tiba di sana, ia melihat lelaki berperawakan tinggi mengenakan jeans berwarna hitam, t-shirt berwarna putih polos dengan blazzer berwarna senada, sedang berdiri memandang Nurmala cukup lama dari balik kaca.

Perlahan Sofia menghampiri lelaki itu dan menyapanya, "assalamualaikum."

Seketika lelaki itu menoleh ke arah Sofia dan menjawab salamnya, "waalaikumsalam,"

"Maaf mas ini, apakah saudara nya Nurmala?" tanya Sofia pada lelaki yang sudah dari tadi terus memandangi Nurmala dengan tatapan sendunya. Terlihat jelas dari sudut matanya sisa sisa air mata yang masih menempel membasahi bulu matanya.

"Bukan, saya Dimas lelaki yang sempat berta'aruf  dengan Nurmala. Tapi, saya kesini untuk memberikan ini," ucapnya penuh keraguan, sambil mengulurkan tangannya memberikan sebuah cincin pada Sofia.

"Maaf, tapi saya masih tidak mengerti apa maksud dari semua ini?" tanya Sofia masih dalam kebingungan seraya mengerutkan dahinya, masih belum menyadari situasi macam apa yang kini sedang ia hadapi.

"Besok adalah hari pernikahan kami, maksudnya pernikahan saya dan Nurmala. Namun, pernikahan tetap akan di lakukan," ujarnya. Sebelum akhirnya Sofia memotong perkataannya.

"Tunggu tunggu! tapi, bagaimana kamu akan melaksanakan pernikahan sedangkan Nurmala masih belum sadar dari komanya," Sofia mulai panik ia merasakan ada sesuatu yang tak beres.

"Maafkan saya tapi keluarga sepakat untuk menggantikan Nurmala dengan wanita lain, karena pernikahan ini tidak mungkin ditunda, menundanya hanya akan mencoreng nama baik keluarga. Sedangkan berita pernikahan sudah tersebar, lagipula kita tidak pernah tau kapan Nurmala akan membuka matanya lagi," ungkap Dimas sambil sesekali menyeka air matanya yang terus memaksa untuk keluar, sambil sesekali menatap ke arah Nurmala. "Nggak bisa gitu dong! Kamu tau kan keluarganya meninggal dalam kecelakaan tragis itu! Nurmala sekarang sendirian cuma kamu satu satunya harapannya sekarang," Sofia begitu emosi mendengar pernyataan Dimas hingga ia berbicara dengan lantang dihadapannya. Suaranya semakin keras sambil menatap dalam kedua bola mata yang masih menyisakan sedikit belas kasih untuk sahabatnya Nurmala. Sofia masih berharap Dimas akan membatalkan pernikahannya demi sahabatnya yang malang.

"Maaf, tapi saya tidak bisa menentang keputusan keluarga saya," ucapnya penuh penyesalan sambil berlalu pergi meninggalkan ruangan dimana Nurmala sedang berbaring.

Melihatnya pergi begitu saja Sofia kembali terisak meneteskan air matanya, langkahnya tertatih mendekati Nurmala dan menggenggam erat tangannya sambil berkata," Nurmala! sekarang aku harus bagaimana?" Sofia terisak begitu pilu sambil menundukkan wajahnya, cukup lama ia menangis di sana sampai matanya terlihat sembab karena terlalu banyak mengeluarkan air mata.

Tiba-tiba, Sofia merasakan tangan Nurmala bergerak membalas genggaman tangannya. Seketika Sofia tersentak dan langsung berdiri mendekatkan wajahnya sambil berbisik di telinganya, "Nurmala, kamu bisa dengar aku kan? Kalau kamu bisa dengar tolong jawab aku dengan gerakan jarimu!"

Sungguh suatu keajaiban Nurmala perlahan menggerakkan jemarinya meski terlihat gemetar.

"Aaaaaa," suara lirih terdengar dari mulutnya yang bergetar, dari sudut matanya terlihat mengeluarkan butiran air mata yang menetes. Untuk pertama kalinya Nurmala perlahan berusaha membuka matanya. Sofia segera berlari dan berteriak, "dokter!" Sofia memanggil dokter untuk memeriksa keadaan sahabatnya, senyuman penuh suka cita kini menghiasi bibirnya diiringi tetesan air mata kebahagiaan.

Semua berlari memeriksa keadaan Nurmala yang mulai sadar dari komanya, bagaikan sebuah keajaiban.

Hari demi hari keadaannya mulai membaik kini Nurmala bisa bernapas lega tanpa bantuan alat alat yang biasa terpasang di tubuhnya.

Pagi itu Nurmala kembali menanyakan keadaan keluarganya yang ikut terlibat dalam kecelakaan nahas itu, membuat Sofia kebingungan bagaimana cara memberi taunya, kalau Nurmala adalah satu satunya yang selamat dalam kecelakaan itu, meskipun butuh waktu lama untuk ia bisa sadarkan diri dari komanya.

"Sofi, bagaimana keadaan keluargaku? Mereka baik baik aja kan?" tanya Nurmala penuh rasa penasaran.

"Eee, aduh aku lupa harus telepon bang Nizam. Tunggu sebentar ya aku keluar dulu," Sofia berdalih, perkataannya yang terbata bata membuat Nurmala menaruh curiga padanya. "Tunggu!" dengan sigap Nurmala memegangi pergelangan tangan Sofia, saat ia akan beranjak dari tempat duduknya.

"Sofia! kamu tidak bisa menghindar terus menerus, apapun itu kamu harus jujur sama aku InsyaAllah aku akan menerimanya, bukankah aku berhak mengetahuinya?" ucap Nurmala memaksa dengan nada yang sedikit menekan. Sambil menatap dalam wajah sahabatnya yang mulai berlinang tak mampu lagi bersandiwara.

Sofia duduk kembali perlahan menarik nafas dalam dan berkata,  "sebenarnya, kamu adalah satu satunya yang berhasil selamat dalam kecelakaan itu Nurmala," perlahan Sofia mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi dengan sangat hati-hati.

Tangisannya seketika pecah mendengar orang-orang terkasihnya sudah tiada, air matanya berderai membasahi pipinya.

"Innalillahi wa innalillahi rojiun, abang bapak! Kenapa kalian tinggalkan Nurmala sendirian," Nurmala menangis tersedu-sedu mendengar kenyataan pahit yang baru saja diucapkan oleh sahabatnya, tangisnya begitu pilu seakan menyayat hati.

Sofia langsung memeluk sahabatnya dan ikut menangis bersamanya.

"Istighfar Nurmala, ini semua sudah jalan Allah, Allah tau apa yang terbaik untuk kita," tuturnya sambil terus mengusap punggungnya berusaha menenangkan Nurmala. Sofia memegangi kedua pipinya dan perlahan menghapus air matanya, "sabar sayang, sabar, InsyaAllah kamu kuat! aku akan terus berada di sampingmu Nurmala."

Saat Nurmala masih terisak dokter datang untuk memeriksa keadaan kakinya. Nurmala segera berusaha untuk tenang dan menahan tangisnya sebisa mungkin.

Keadaan Nurmala menjadi lebih buruk saat dokter menyatakan bahwa ia mengalami kelumpuhan, dan entah kapan ia akan bisa berjalan lagi.

Nurmala yang malang, dari sorot matanya tak terlihat ada harapan dan semangat sedikitpun. Semuanya hancur seketika, harapannya untuk menikah telah hancur karena ditinggalkan tunangannya, dalam waktu yang bersamaan ia tak bisa lagi berjalan, dan lebih buruk lagi kini ia sebatang kara. Nurmala yang periang kini menjadi murung ia terus saja menggenggam cincin yang diberikan Dimas, air matanya terus mengalir tak tertahankan, meskipun ia sudah berusaha untuk tegar. Bahkan Sofia sekalipun tak mampu untuk menghiburnya.

Sofia menunggu bang Nizam di taman rumah sakit. Ada banyak hal yang ia pikiran akhir akhir ini, berat badannya menyusut karena terlalu sibuk mengurus Nurmala sahabatnya.

Nizam baru saja tiba dari kejauhan ia melihat istrinya termenung sendirian, tanpa pikir panjang Nizam langsung menghampiri istrinya.

"Sofia, sayang!" Nizam sedikit mengeraskan suaranya, membuat sofia tersadar dari lamunannya.

"Abang udah datang, duduk bang! ada yang ingin aku sampaikan sama abang," ucapnya begitu serius, sambil meraih lengan suaminya.

"Ada apa sayang?" Nizam bertanya sambil mengembangkan senyumnya.

"Aku punya satu permintaan bang," Sofia mulai mengutarakan isi hatinya, meski masih sedikit ragu.

"Apa itu sayang? Apapun itu pasti akan abang kabulkan," Nizam masih bisa tersenyum sambil mengelus pucuk kepala istrinya dengan lembut.

"Aku, aku mau abang menikah dengan Nurmala, jadikan Nurmala adik maduku bang!" ucapnya lirih sambil memandang dalam wajah suaminya yang perlahan senyumnya mulai memudar.

"Apa! Nggak mungkin sayang, tidak pernah terlintas sedikitpun dalam benak abang untuk menduakan kamu," Pungkasnya tegas sambil memegangi bahu istrinya yang mulai meneteskan air matanya.

"Lantas aku harus bagaimana bang! aku juga tidak ingin seperti ini, tapi ini satu satunya cara yang terlintas dalam benakku! Nurmala kini sebatang kara, aku satu satunya yang ia miliki di dunia ini! aku ingin merawatnya tapi itu tidak mungkin kalau abang bukan mahramnya, karena akan menimbulkan fitnah dalam rumah tangga kita bang!" Sofia menangis tersedu dalam pelukan Nizam. Bagaimanapun juga mana ada istri yang rela suaminya menikahi wanita lain. Namun hanya itu satu satunya cara yang terlintas dalam pikiran Sofia.

"Bukankah abang sudah berjanji pada almarhum bang rifai untuk menjaga Nurmala, bagaimana abang akan menepati janji itu tanpa adanya ikatan pernikahan, sedangkan sekarang Nurmala sebatang kara dan juga lumpuh.

Cuma ini satu satunya cara bang! InsyaAllah aku ikhlas,"

Apakah Nizam  akan menyetujui permintaan Sofia?

Bersambung

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Falling for him
Falling for him
Dalam Falling for him, Theo yang skeptis akan kesetiaan menantang keteguhan Jaane Kim, gadis yang enggan jatuh cinta. Kisah romance modern ini membawa pembaca menyelami taktik sang Pied Pipper dalam menaklukkan hati yang teguh. Baca web novel ini untuk mengikuti romansa musim semi mereka.
Gairah Liar dan terpendam Sang CEO
Gairah Liar dan terpendam Sang CEO
Dalam billionaire romance novels ini, Nindy terjebak dalam obsesi Devien yang tak terbendung. Gairah Liar dan terpendam Sang CEO memaksa Nindy menghadapi situasi berbahaya di ruangan kedap suara. Ikuti kisah penuh ketegangan ini dalam web novel modern yang menguji batas harga diri dan kuasa.
Gelora Panas Sekretaris Seksi
Gelora Panas Sekretaris Seksi
Dalam romance novel Gelora Panas Sekretaris Seksi, Kayla bertekad membalas dendam pada Miranda dengan mendekati Jason. Sebagai sekretaris pribadi, ia bersaing merebut perhatian Jason demi menghancurkan masa lalu. Baca kisah lengkapnya di webnovel ini sekarang.
Mengungkap Istriku yang Dijauhi: Dia Menyembunyikan Seribu Identitas
Mengungkap Istriku yang Dijauhi: Dia Menyembunyikan Seribu Identitas
Dalam Mengungkap Istriku yang Dijauhi: Dia Menyembunyikan Seribu Identitas, Kathryn kembali untuk merebut warisannya. Di balik tuduhan miring, tersimpan rahasia besar yang mengguncang kota. Baca romance novel penuh misteri ini sebagai pilihan utama read novels online Anda.
Klinik Khusus Pramugari Seksi
Klinik Khusus Pramugari Seksi
Dalam novel romantis misteri Klinik Khusus Pramugari Seksi, seorang wanita dikirim kekasihnya ke klinik kecantikan demi standar fisik. Namun, ia justru terjebak dalam perawatan medis ganjil oleh dokter misterius. Baca novel online gratis ini untuk mengungkap rahasia di balik pintu klinik.
La Tahzan, Miss Lemot
La Tahzan, Miss Lemot
Dalam romance novel La Tahzan, Miss Lemot, Vinessa berjuang menghadapi penolakan keluarganya meski dianggap tidak ada. Sebagai young adult yang tegar, ia tetap bertahan di tengah perlakuan buruk. Ikuti kisah perjuangannya dalam web novel ini untuk menemukan pengakuan dan kebahagiaan.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Versi suara dubbing] Kata Terakhir Milik Dia
[Versi suara dubbing] Kata Terakhir Milik Dia
Dalam keluarga dengan aturan ketat, nenek Buyut sebenarnya adalah teman kamar calon istri cucu Buyutnya. Calon istri tersebut ingin membalas dendam kepada orang yang dia tidak suka, tanpa menyadari bahwa orang lain bisa dengan mudah meruntuhkan mimpinya untuk memiliki keluarga kaya...
Janji Masa Kecil
Janji Masa Kecil
Dia kehilangan pendengarannya karena dia, tetapi dia tidak tahu yang sebenarnya.
Pewaris yang Hilang: Mukjizat Natal
Pewaris yang Hilang: Mukjizat Natal
Dua puluh tahun lalu, Logan kehilangan putranya Troy, dan sejak saat itu tak pernah berhenti untuk mencarinya. Kini Logan yang telah menjadi seorang pengusaha miliarder mendapat kabar keberadaan Troy dan bertekad akan membawanya pulang untuk merayakan Natal bersama. Namun hal itu tidaklah mudah karena Logan harus melewati hadangan orang-orang yang licik, tamak dan haus akan kekuasaan.
Phoenix Elegan dan Keren
Phoenix Elegan dan Keren
Fiona Lusio, Pemimpin organisasi pembunuh top di dunia menemukan bahwa dia adalah putri Keluarga Lusio yang telah hilang selama 18 tahun di Kota Nambi. Dia kembali sebagai "gadis lemah yang tumbuh di pemukiman kumuh". Dalam menghadapi keluarganya, dia menyembunyikan identitasnya sebagai pembunuh. Selama ini, paman ketiganya, Santo Lusio berkolusi dengan geng lainnya untuk merebut kekuasaan dan ingin menjatuhkan Keluarga Lusio. Putra Pemimpin Geng Naga Hitam juga menunggu kesempatan untuk membalas dendam. Fiona dan adik angkatnya, Yola Lusio yang tadinya tidak akur menjadi saudara perempuan yang baik. Fiona juga bertemu kembali dengan Welly Basri yang tampaknya seorang playboy tetapi sebenarnya dia adalah pemimpin Geng Yohan. Pada akhirnya, dengan dukungan keluarganya, dia menghancurkan rencana rahasia musuh dan menjadi pemimpin geng yang kuat dan terpandang baik di keluarganya maupun di dunia.
Cucu Baru Lahir, Aku Juga Hamil
Cucu Baru Lahir, Aku Juga Hamil
Di kehidupan sebelumnya, Belinda dihabisi putri dan menantunya sendiri, sampai tewas di tempat sunyi. Terlahir kembali saat cucunya lahir, dia langsung berbalik melawan. Kartu kredit mereka dicabut, rumah tak jadi dibelikan, dan putri durhaka itu dikirim tinggal di kontrakan reyot. Biar lepas dari pengemis-pengemis ini, dia nekat hamil lagi meski usianya sudah enam puluhan. Di hari ulang tahunnya, putri dan menantunya datang ribut mau ancam. Tapi Belinda malah bangga umumkan dia hamil kembar. Kini dia punya ahli waris sendiri.
Terlahir Kembali untuk Membalas Dendam
Terlahir Kembali untuk Membalas Dendam
Ia rela menyamar sebagai pria dan menggantikan suaminya di medan perang, membantunya menjadi jenderal agung. Tapi yang ia dapat hanyalah pengkhianatan dan pembantaian keluarganya. Terlahir kembali, ia bersumpah tak akan tertipu lagi, dan takkan memberi ampun pada para penghianat.