Logo
Balas Dendam Putri Konglomerat
Balas Dendam Putri Konglomerat

Balas Dendam Putri Konglomerat

43 Bab
Tamat
Dalam Balas Dendam Putri Konglomerat, Aluna dikhianati suaminya demi wanita lain hingga kehilangan bayinya. Kini, identitas aslinya sebagai putri konglomerat media terungkap. Ikuti kisah billionaire romance ini di webnovel, sebuah modern novel penuh misi pembalasan dendam yang membara.
Bab 1 dari Balas Dendam Putri Konglomerat

Duniaku runtuh saat aku melihat suamiku, Dian, menggenggam erat tangan cinta masa lalunya, Ratnasari, di rumah sakit. Padahal, aku di sana untuk program bayi tabung kami yang sudah berjalan lima tahun.

Dia bilang ada rapat penting, ternyata rapatnya adalah menemani Ratnasari yang sakit kanker dan memohon untuk dijadikan prioritas. Lebih parahnya, Ratnasari mengklaim dia hamil anak Dian.

Aku dikurung di rumah, ponselku disita, dan dipaksa pindah ke kamar tamu yang kotor sementara Ratnasari menempati kamar utama kami. Bahkan ayah angkatku sendiri berpihak pada mereka, memaksaku menandatangani surat cerai dan menggugurkan kandunganku.

Mereka menyeretku ke rumah sakit, menyuntikkan obat, dan aku kehilangan anakku. Aku baru tahu, obat bayi tabungku selama ini sudah ditukar dengan obat perusak janin.

"Anakmu... dia tidak bisa diselamatkan," isak ibu kandungku saat aku sadar.

Ya, aku adalah Aluna Adijaya, putri konglomerat media terbesar di Asia Tenggara yang diculik saat bayi. Kini, aku kembali. Aku akan menghancurkan mereka semua.

Bab 1

Aluna Adijaya POV

Duniaku runtuh saat aku melihat suamiku, Dian, berdiri di samping Ratnasari di rumah sakit, tangannya menggenggam erat wanita itu, sementara aku di sana untuk program bayi tabung kami. Aku tidak percaya pada apa yang kulihat. Jantungku berdebar kencang, memukul-mukul dadaku seperti ingin keluar.

"Dian?" bisikku, suaraku nyaris tak terdengar.

Dian dan Ratnasari sedang berbicara dengan seorang dokter onkologi. Mereka tampak begitu akrab, seolah hanya ada mereka berdua di ruangan itu. Ratnasari terlihat pucat dan kurus, tapi ada senyum licik di bibirnya saat dia menatap Dian.

"Stres karena tidak diakui akan memperburuk kankernya, Dian," kata Ratnasari, suaranya lemah tapi penuh desakan. "Kumohon, jadikan aku prioritasmu. Hanya sampai aku sembuh."

Aku melihat Dian mengangguk, matanya dipenuhi rasa bersalah. Kata-kata itu menusuk hatiku, lebih tajam dari pisau. Prioritas? Bagaimana dengan program bayi tabung kami yang sudah lima tahun kulakukan? Bagaimana dengan diriku?

Darahku mendidih. Dadaku terasa sesak. Aku ingin berteriak, ingin memaki, tapi suaraku tercekat di tenggorokan. Ini bukan mimpi buruk, ini kenyataan. Kenyataan pahit yang menghancurkan semua harapanku.

"Aluna!" Suara suster memanggilku, menarikku dari lamunanku. "Giliran Anda untuk konsultasi."

Suara itu cukup keras untuk mengalihkan perhatian Dian dan Ratnasari. Mata Dian melebar saat melihatku berdiri di sana, hanya beberapa langkah dari mereka. Wajahnya langsung pucat pasi. Ratnasari ikut menoleh, dan senyum liciknya menghilang diganti ekspresi terkejut yang dibuat-buat.

Dian tidak bisa berkata-kata. Matanya bertemu denganku, dipenuhi kepanikan dan rasa bersalah yang tak bisa disembunyikan. Aku melihat kebingungan di sana, tapi tidak ada penyesalan. Hanya rasa takut ketahuan.

Lima tahun. Aku telah menghabiskan lima tahun hidupku untuk program bayi tabung ini. Setiap suntikan, setiap pil, setiap kunjungan dokter, setiap harapan yang pupus, semua kulalui sendiri. Dian selalu bilang dia sibuk. Sibuk dengan pekerjaan politiknya.

Sekarang aku tahu kesibukan macam apa itu. Dia sibuk membiayai pengobatan cinta masa lalunya. Air mata mulai menggenang di mataku, tapi aku memaksanya kembali. Aku tidak akan menangis di depan mereka.

Aku melangkah maju, setiap langkah terasa berat, tapi tekadku menguat. Aku harus tahu. Aku harus mengakhiri semua ini.

"Kenapa kau tidak menjawab teleponku?" tanyaku, suaraku bergetar tapi penuh amarah. "Kau bilang ada rapat penting. Ternyata rapatmu di sini, dengan dia?"

Wajah Dian semakin pucat. Dia mencoba meraih tanganku, tapi aku menepisnya. Amarahku meluap.

"Kau pembohong!" teriakku, dan tanpa pikir panjang, tanganku melayang, menampar pipinya keras.

Suara tamparan itu bergema di koridor rumah sakit yang sepi. Dian terdiam, menunduk, tidak membalas. Dia hanya mengusap pipinya yang memerah, matanya menghindari tatapanku. Sikapnya membuatku semakin marah.

"Jelaskan!" desakku. "Sekarang! Jelaskan semua ini!"

Ratnasari, yang tadinya hanya diam, tiba-tiba maju selangkah, meletakkan tangannya di lengan Dian. "Aluna, jangan begitu. Dian tidak bersalah. Aku yang memintanya datang. Aku hamil anaknya."

Kata-kata itu menghantamku seperti godam. Aku merasa seluruh duniaku hancur berkeping-keping. Hamil? Anak? Lalu bagaimana dengan anakku? Anak yang sedang kami perjuangkan mati-matian?

Aku tertawa, tawa yang penuh kepedihan dan sarkasme. "Hamil? Selamat, Ratnasari. Kau berhasil. Kau berhasil menghancurkan hidupku, menghancurkan harapanku."

Air mata yang tadi kutahan akhirnya tumpah ruah. Mereka mengalir deras di pipiku, panas dan pahit. Aku menatap Dian, mataku memohon penjelasan.

Dian mencoba memelukku, tapi aku mendorongnya menjauh. "Jangan sentuh aku! Apa maksudnya ini, Dian? Apa yang dikatakan wanita ini benar?"

Ratnasari memotongnya, suaranya terdengar picik. "Dia berjanji padaku. Dia bilang dia akan menceraikanmu dan kita akan bersama. Dia bahkan berjanji untuk mengadopsi anakmu jika kau berhasil hamil. Dia bilang kau hanya alat untuk mendapatkan anak yang sehat untuknya. Tapi aku yang akan menjadi ibunya."

Aku menatap Dian. Matanya menghindari tatapanku, wajahnya kaku. Dia tidak menyangkal.

"Dian?" suaraku bergetar, hampir tidak terdengar. "Apa yang dia katakan benar? Kau akan mengadopsi anakku? Anak yang kuperjuangkan mati-matian ini? Kau akan memberikannya pada wanita ini?"

Dian akhirnya mendongak, matanya penuh penyesalan yang terlambat. "Maafkan aku, Aluna. Aku tidak bermaksud menyakitimu. Aku hanya... aku terjebak. Keluargaku... keluarga Ratnasari sangat berpengaruh. Mereka mengancam akan menghancurkan karier politikku jika aku tidak bertanggung jawab."

"Jadi anak ini, anak yang ada di dalam diriku sekarang, anak yang kami perjuangkan, kau berencana untuk memberikannya padanya?" Nada suaraku datar, tapi di dalamnya ada badai yang mengamuk.

"Tidak, Aluna. Tidak seperti itu," kata Dian, mencoba membela diri. "Aku tidak akan memberikannya padanya. Aku hanya... aku hanya perlu waktu. Aku akan menebus semuanya setelah Ratnasari sembuh. Kita bisa tetap bersama, aku janji."

Aku menatapnya dengan jijik. Bagaimana bisa dia begitu egois? Begitu buta? Dia adalah seorang politisi. Dia memiliki kekuasaan, pengaruh, dan uang. Dia bisa melakukan apa pun yang dia inginkan. Tapi dia memilih untuk mengorbankan aku, mengorbankan anakku, demi kariernya.

Aku ingat saat kami menikah. Aku hanyalah pengusaha kuliner sederhana. Dia adalah politisi muda yang sedang naik daun. Keluargaku, keluarga Chandra, adalah keluarga biasa. Kami tidak memiliki kekuasaan atau pengaruh seperti keluarga Soegiharto.

"Aku akan menyiapkan makan malam di rumah kita malam ini," kata Dian, suaranya mencoba terdengar meyakinkan. "Kau dan Ratnasari bisa saling mengenal lebih baik. Aku akan menjelaskan semuanya secara detail."

Aku menatapnya, bibirku mengatup rapat. Aku tidak bisa memercayai dia lagi. Tapi aku ingin melihat sejauh mana drama ini akan berlanjut.

Ratnasari tersenyum manis, senyum yang tidak sampai ke matanya. "Tentu, Aluna. Aku senang bisa mengenalmu lebih jauh. Aku akan mengurusnya. Bagaimana kalau kita ke butik dulu untuk memilih gaun? Kebetulan ada koleksi baru yang bagus."

Aku hanya menatapnya dingin. "Tidak perlu. Aku akan mengurusnya sendiri. Aku tidak ingin menghabiskan waktu denganmu lebih lama lagi."

Aku berbalik dan meninggalkan mereka berdua di sana, hatiku hancur, tapi tekadku untuk bertahan hidup semakin kuat. Aku tidak akan membiarkan mereka menghancurkanku.

Di dalam mobil taksi yang membawaku pulang, aku menyentuh perutku yang rata. Ada kehidupan di sana, kehidupan yang kuperjuangkan mati-mati. Anak ini adalah bagian dariku, dan tidak ada yang bisa mengambilnya dariku.

Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan, tapi satu hal yang pasti: aku tidak akan menyerah tanpa perlawanan.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Antara Cinta Dan Obsesi
Antara Cinta Dan Obsesi
Dalam Antara Cinta Dan Obsesi, Laras terjebak sebagai anak angkat keluarga kaya setelah kehilangan orang tuanya. Sebagai billionaire romance novels, kisah ini mengungkap perjuangan Laras menghadapi rintangan dan kakak angkat yang terobsesi padanya. Baca web novel ini untuk melihat takdirnya.
Cinta di Tengah Bahaya
Cinta di Tengah Bahaya
Membaca novel romantis miliarder Cinta di Tengah Bahaya di webnovel. Saat hamil, seorang istri mendapati kemiskinan suaminya, Arif, hanyalah sandiwara usai melihatnya dihormati mafia. Menghadapi pengujian cinta yang manipulatif, ia harus memilih antara bertahan atau pergi demi harga dirinya.
Istri Kedua Tuan Abraham
Istri Kedua Tuan Abraham
Dalam Istri Kedua Tuan Abraham, Jihan terjebak pernikahan kontrak demi menuruti wasiat majikannya. Konflik memuncak saat kehamilan Jihan memicu kecemburuan istri pertama. Temukan kisah billionaire romance novels ini di platform online novel kami, sebuah romance novel penuh pilihan sulit.
Jangan Cintai Bosmu!
Jangan Cintai Bosmu!
Dalam Jangan Cintai Bosmu!, Naura terjebak konflik dengan Arga, CEO arogan di perusahaannya. Billionaire romance novel ini mengisahkan perjuangan Naura menghadapi dominasi Arga sambil mengungkap rahasia kelam. Baca kisah seru ini di platform web novel pilihan Anda sekarang.
Obsesi Mister Daniel
Obsesi Mister Daniel
Dalam romance novel Obsesi Mister Daniel, seorang CEO billionaire nekat menculik Elena demi ambisinya. Terjebak dalam ancaman, Elena mengajukan syarat pernikahan di masjid sebagai satu-satunya jalan keluar. Baca kisah modern novel ini tentang perjuangan Elena menghadapi obsesi gelap Daniel.
Pemikat Hati: Tak Mau Apa Pun Selain Kamu
Pemikat Hati: Tak Mau Apa Pun Selain Kamu
Dalam Pemikat Hati: Tak Mau Apa Pun Selain Kamu, seorang wanita terlahir kembali untuk membalas dendam setelah dikhianati. Lewat genre billionaire romance novel ini, ia bangkit menguasai karier dan harta warisan demi mengubah takdirnya. Temukan kisah seru ini di platform web novel kami.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Kotak yang Menghubungkan Masa Lalu dan Masa Kini
Kotak yang Menghubungkan Masa Lalu dan Masa Kini
Seorang pengantar makanan menyelamatkan sebuah dinasti dengan kotak pengantar makanan yang menghubungkan masa lalu dan masa kini.
Kebohongan sang Pengasuh
Kebohongan sang Pengasuh
Lillian menyembunyikan identitas aslinya sebagai ketua perusahaan terbuka, hidup sebagai sales biasa. Tapi ketika mengetahui suaminya Milo berkhianat dan merencanakan dengan selingkuhannya, Whitney, untuk mencuri hartanya, dunianya hancur. Patah tapi tak kalah, Lillian bangkit. Dengan ketepatan tenang dan kekuatan yang dulu disembunyikannya, dia membongkar skema Milo, melindungi putrinya, dan membuat Milo menelan konsekuensi keserakahannya sendiri.
Cinta di Balik Senja
Cinta di Balik Senja
Sepuluh tahun yang lalu, Grup Finch mengalami kebangkrutan karena putusnya rantai pendanaan. Orang tua Leo tewas dalam kecelakaan mobil, dan Leo diselamatkan oleh King, pemimpin organisasi Onyx. Di bawah asuhan King, Leo dilatih hingga tumbuh menjadi wakil pemimpin Onyx. Sepuluh tahun kemudian, Leo berusaha mengungkap kebenaran di balik kehancuran Grup Finch dan mencari kalung berlian "Roda Takdir". Dalam perjalanan itu, Leo menghadiri acara lelang dan bertemu Zane, yang sedang dilelang sebagai salah satu "objek lelang." Melihat Zane yang lemah dan tak berdaya, Leo teringat dirinya sendiri di masa kecil. Didorong oleh rasa iba, Leo menyelamatkan Zane dan mengirimnya kembali ke negaranya, berharap Zane bisa memulai hidup yang normal. Namun, setelah kembali ke negaranya, Zane tetap bersikeras untuk menyelidiki kebenaran di balik insiden tersebut. Dalam usahanya mendekati orang-orang yang terkait dengan kasus itu, Zane bertemu lagi dengan Leo, yang sedang menjalankan misi di negara yang sama. Penyelidikan Zane penuh dengan bahaya, tetapi dia berhasil selamat berkat bantuan Leo. Selama waktu bersama, hubungan keduanya berkembang menjadi kisah cinta. Ketika mereka akhirnya menemukan bukti kunci, para penjahat menunjukkan niat aslinya dan menculik Zane.
Dijerat Cinta Obsesif
Dijerat Cinta Obsesif
Jessa, yang pernah menjadi pewaris keluarga kaya, dijebak dan dipenjara, menjadi tahanan di kamp kerja paksa. Setelah dibebaskan, dia terus menderita siksaan dari Ethan. Mereka saling mencintai, tetapi tidak bisa menahan diri untuk tidak berkelahi satu sama lain. Ethan secara bertahap menemukan kebenaran dan sangat menyesali tindakannya. Bisakah hubungan mereka yang hancur diperbaiki? Apakah hubungan beracun mereka akan berakhir?
Istrinya yang Manis
Istrinya yang Manis
Lola menderita kanker perut saat hamil, tetapi dijebak oleh Rita yang memalsukan identitasnya sebagai anak perempuan orang kaya, dan mengakibatkan Lola keguguran. Lola merasa kesal dan sangat kecewa pada Mateo. Setelah memalsukan kematiannya selama tiga tahun, dia kembali hanya untuk membalas dendam.
Mencarimu di Ujung Dunia
Mencarimu di Ujung Dunia
Toni Gama diam-diam mencintai Mina Fara dan mendekatinya melalui pernikahan kontrak. Dalam kehidupan bersama, perasaan di antara keduanya makin mendalam. Toni mengungkap kebohongan saingannya, Yudi Adra untuk melindungi Mina. Setelah sebuah kesalahpahaman, Mina memilih untuk bercerai. Namun, Toni menyatakan perasaannya dan mengungkapkan kebenaran, sehingga keduanya berbaikan. Pada akhirnya, hubungan mereka menjadi makin kokoh berkat cinta yang tulus.