Logo
Back To School
Back To School

Back To School

90 Bab
Tamat
Dalam Back To School, geng detektif hiperaktif SMA Siliwangi bertekad menumpas misteri tanpa jatuh cinta pada kakak kelas. Namun, misi mereka terancam saat perasaan muncul pada cowok yang sama. Ikuti adventure penuh teka-teki ini dalam romance novel seru di kategori young adult fiction.
Bab 1 dari Back To School

Ternyata jam sudah menunjukkan pukul 07.20 pagi, Emily bergegas mempercepat langkahnya menuju kelas 1B, kelas pertamanya hari ketiga di SMA Siliwangi. Langkahnya dilanjutkan dengan berlari.

“GUBRAAAAAAK…” Suara pintu kelas memecahkan suasana.

“Nah, loh, lo, darimana Aja, Mil?” Tanya Diwi yang duduk paling depan bangku nomer dua, setengah berbisik.

Semua mata terbelalak. Pandangan mereka terarah pada Mily yang tergesa-gesa ketakutan. Guru yang sedang duduk dan fokus mengajar, tiba-tiba berdiri melangkah menuju Mily yang masih di depan pintu cengar-cengir tanpa doa. Eh, dosa. Raut muka guru itu berubah, seperti ada aura Iblis yang merasukinya. Sangat-sangat menakutkan, matanya mendelik dan hidungnya mengembang.

“AMPUUUUN….BUK, saya takut, saya khilaf, saya cantik!!” teriak Mily dengan menutup matanya.

“Huuss……” jari telunjuk bu Guru tepat pada bibirnya. “Sudah cepat duduk sana!” perintah bu Guru.

“Ngapain, lo, terlambat Mil. Ati-ati sama nilai lo, entar dikurangi, beehhh!!” tanya Lani yang duduk dibelakang Mily.

“Sudah, sudah, kita lanjut lagi ya.” Kata bu Guru.

Pelajaran yang sempat tertunda kemudian dilanjutkan kembali, hari ini jam pertama dibuka dengan pelajaran Sejarah, di depan sudah duduk Guru yang bernama bu Wayan. Salah satu Guru yang paling ditakuti murid-murid SMA Siliwangi. Ada beberapa sebab yang sangat mengerikan menurut mereka. Pertama, beliau paling tidak suka ada siswa perempuan rambutnya di cat. Kedua, beliau tidak suka ada murid memakai aksesoris berlebihan. Ketiga, sayang adek kakak. Eh, nggak ding. Ketiga, beliau paling tidak suka ada murid yang terlambat. Lalu, yang seterusnya masih banyak, capek gue jelasinnya. Intinya beliau adalah salah satu Guru yang sangat disiplin, tidak salah beliau ditunjuk sebagai Kepala Kesiswaan.

Gaya beliau yang khas, tegas, lugas dan sangat lantang dalam menyampaikan materi tentang Sejarah begitu mengagumkan. Tetapi semua itu tidak membawa Mily dan sahabat-sahabatnya untuk menyukai pelajaran Sejarah, mereka berpikir buat apa belajar tentang Sejarah. Sejarah ‘kan mengungkit masalalu. Masalalu untuk dilupain bukan untuk di ingat-ingat. Yaelah, Mil.

Yang terlihat dari arah depan, Mily, Diwi, dan Lani sudah sangat bosan dengan pelajaran Sejarah, padahal jam baru menunjukkan beberapa menit berlalu. Tampak Diwi hanya bertopang dagu, kemudian Lani cuma menguap-menguap beberapa kali, dan Mily sesekali jail ke Tari yang duduk disebelahnya.

Mereka berempat adalah satu geng yang dibentuk mulai SMP, mereka sudah berjanji untuk masuk SMA yang sama dengan alibi persahabatannya tidak boleh berakhir sampai Bapak-Ibu. Singkatnya, mereka sekarang duduk di kelas yang sama. Geng ini dibentuk mulai dari SMP kelas 1, yang awalnya dulu Mily pernah dilabrak oleh kakak kelasnya dengan tuduhan mencuri barang yang ada di tas kakak kelasnya, padahal itu memang sengaja dimasukkan ke tas Mily oleh murid laki-laki yang iseng. Melihat kejadian itu, Lani dan Tari bermaksud menolong Mily yang terkena tuduhan. Namun, Lani dan Tari merasa kurang power untuk melawan kakak-kakak kelasnya. Jadi mereka berdua memboking Diwi yang pada saat itu memang terkenal dengan sebutan jago pukul, itu turunan dari bapaknya yang juga terkenal sebagai pelatih pencak silat yang terbaik di desanya dan se SMP. Maka dari itu mereka kompak menolong Mily dengan bermodalkan Diwi sebagai tameng di depan.

Setelah kejadian tolong-menolong selesai, mereka akhirnya berkenalan satu sama lain, sampai mereka memutuskan untuk membentuk geng dengan alih-alih agar persahabatannya tetap awet. Geng terbentuk pas bertepatan dengan perlombaan sekolah atau class meeting. Lomba pada saat itu sepak bola. Nah, kemudian Mily nyeletuk Prit pelanggaran kepada salah satu murid yang menendang bola keluar lapangan. Tiba-tiba Lani juga nyeletuk nama gengnya.

“Eh, gimana kalo nama geng kita ada kata-kata Pritnya?” saran Lani kepada ketiga anak SMP itu.

“Prit, gimana, Lan? tanya Tari.

Sedangkan Diwi hanya diam saja, memandangi ketiga temannya merumuskan nama gengnya. Diwi memang cewek yang tidak banyak omong, dia kalo ngomong seperlunya saja.

Tari juga menyarankan untuk nama gengnya, “Gimana kalo Prit, prit, gitu?”

“Apaan sih lo, Tar!!” sahut Lani.

“Begini anak cantik!” kata Tari memandang wajah Lani yang ada di dekatnya. “Nama kita kalo, Prit-Prit Can, gimana?”

“Prit-Prit punya arti Prit itu kita simpulin sebagai berhenti atau stop seperti peluit sepak bola yang tadi berbunyi, terus kalo can itu penggalan dari kata cantik. Kita ‘kan emang cantik-cantik to!” imbuh Tari memperjelas nama gengnya.

“Emm, boleh juga tuh.” kata Diwi yang daritadi belum ada ngomong sama sekali.

“Kalo, gue, sih yes.” imbuh Mily, “Gimana, Lan, menurut lo? Tanya Mily ke Lani yang sepertinya raut wajahnya menunjukkan rasa setuju.

“Fix, mantap. Duh, Tari emang pinter deh. Udah pinter, cantik, imut.” Lani nyerocos, untung saja air liurnya tidak muncrat-muncrat.

“Diem, lo.” Sahut Tari. “Oke ya, jadi mulai sekarang, tanggal 22 Juni jam 10.15 WIB, hari selasa, kita semua tergabung di geng dengan nama Prit-prit Can.” Tari menjelaskan kepada ketiga sahabatnya dan diteruskan dengan anggukan setuju dari ketiga sahabatnya.

Mereka pun berkumpul membentuk lingkaran dan mengedepankan tangan kanan masing-masing dan bersorak yel-yel yang dibuat dadakan oleh Mily.

Semenjak hari itu mereka berempat kemana-kemana bareng, mulai dari mengikuti ekstrakulikuler yang sama, kelas yang sama hingga lulus SMP, juga masuk ke SMA yang sama tepatnya di SMA Siliwangi.

Cerita mereka berlanjut di SMA Siliwangi, salah satu sekolah unggulan yang ada di Kota. Yang tiap tahunnya selalu naik angka murid yang daftar disana. SMA Siliwangi itu selain terkenal dengan olahraganya, disana juga terkenal dengan sekolahannya yang sangat luas. SMA Siliwangi sering sekali merebut juara 3 besar untuk olahraga Volly-nya karena notabene murid-muridnya hobby dan sebagian ada yang ikut tim-tim Volly diluar sekolahan.

Mily, Lani, Diwi, dan Tari juga tergabung dengan tim bola Volly cewek sewaktu di SMP. Karena kebetulan ayah Lani ikut dalam tim Volly di rumahnya, jadi kadang kalau berkunjung kerumah Lani, mereka bertiga juga diajak berlatih Volly dilapangan sebelah rumah Lani. Ayah Lani juga seringkali mengikuti Tournament-tournament antar wilayah, beliau juga pernah sesekali diajak hingga ke pertandingan Kabupaten.

Maka dari itu, mereka berempat memutuskan untuk ikut berlatih Volly. Itu semua bukan secara paksaan, mereka memang sangat menyukai olahraga Volly dan mereka diuntungkan dengan postur tubuh yang tinggi-tinggi. Apalagi Lani, dia sangat persis ayahnya, mulai dari tingginya, cara berjalannya, sampai-sampai gaya bermainnya juga hampir sama sama.

Persahabatan yang baik adalah persabahatan yang saling support, tidak membatasi dalam perhatian, tidak memberhentikan masukan demi keangkuhan. Buang jauh-jauh keegoisan agar tercipta sebuah keharmonisan. Persahabatan yang Indah adalah menemani dikala susah dan senang, merangkul disaat sedang dihujani kesedihan dan bersama-sama mencari jalan keluar untuk sebuah kebahagiaan.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Alpha Damon
Alpha Damon
Dalam novel Alpha Damon, Damon yang terkutuk harus memilih antara menjadi kejam atau memimpin sebagai Alpha demi melindungi seorang putri. Ikuti petualangan penuh aksi dalam werewolf romance novels ini, sebuah web novel tentang perjuangan kekuasaan dan takdir di dunia werewolf.
Another Maze
Another Maze
Dalam Another Maze, Robert Hans dan Zora terlempar ke dimensi asing akibat ledakan mesin waktu. Zora harus menjelajahi berbagai dunia demi mengumpulkan kepingan air mata Aldebran. Ikuti petualangan seru ini dalam sci fi novels terbaik dan baca adventure story ini hanya di web novel.
Luna Baru Alfa-ku: Hidup yang Dirampas, Pasangan yang Ditelantarkan
Luna Baru Alfa-ku: Hidup yang Dirampas, Pasangan yang Ditelantarkan
Dalam Luna Baru Alfa-ku: Hidup yang Dirampas, Pasangan yang Ditelantarkan, seorang Luna terbangun mendapati posisinya digantikan. Kaelan memilih Omega lain, memicu pengkhianatan dalam werewolf romance novels ini. Baca petualangan penuh misteri di fiction fantasy romance books ini.
DENDAM MERTUA MAFIA
DENDAM MERTUA MAFIA
Dalam DENDAM MERTUA MAFIA, Diandra Safaluna harus kembali ke dunia gelap demi menyelamatkan putranya yang diculik raja mafia Razzore. Baca adventure story penuh misteri ini di web novel kami, sebuah mafia novel yang menguji batas perjuangan seorang ibu melawan penguasa istana bawah tanah.
Dewa Perang Terbaik
Dewa Perang Terbaik
Dalam Dewa Perang Terbaik, Daniel kembali ke kota untuk membalas budi masa lalu. Sang Dewa Perang harus melindungi seorang gadis dari berbagai ancaman besar. Nikmati kisah action dan adventure penuh intrik ini dalam web novel terbaru bagi Anda yang suka read novels online secara gratis.
I'm Not a Gangster
I'm Not a Gangster
Dalam I'm Not a Gangster, seorang pemuda desa mengejar cita-cita menjadi bodyguard di kota. Namun, ia justru terjebak dalam mafia novel yang penuh intrik dunia bawah. Ikuti adventure story yang memaksanya memilih antara prinsip atau bertahan hidup dalam balutan genre modern action ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Debut Asmara Voli Pantai
Debut Asmara Voli Pantai
Jenny Taylor ingin kehilangan keperawanan dengan musuh bebuyutan sekaligus kakak tirinya, Chris Riggins. Gara-gara tanpa sengaja mencium Chris, dia jadi bahan olokan pacar Chris, Natalie, dan seluruh tim voli. Namun, tiba-tiba Chris mulai perhatian dan peduli pada Jenny. Apakah ini awal dari hubungan terlarang mereka?
Cinta dan Kebahagiaan
Cinta dan Kebahagiaan
Tina Ames, ​​​​seorang mahasiswi miskin, karena dipaksa oleh ibunya akhirnya memilih menikah kilat dengan Zeno Wick, direktur Grup Warwick yang menyembunyikan identitasnya. Setelah menikah, Tina mengira Zeno hanyalah seorang penjual bbq biasa. Ternyata, selama ini Zeno diam-diam melindunginya di belakangnya. Setelah melalui berbagai kesalahpahaman dan krisis, keduanya akhirnya terbuka satu sama lain dan memutuskan hidup bersama.
Dijerat Cinta Obsesif
Dijerat Cinta Obsesif
Jessa, yang pernah menjadi pewaris keluarga kaya, dijebak dan dipenjara, menjadi tahanan di kamp kerja paksa. Setelah dibebaskan, dia terus menderita siksaan dari Ethan. Mereka saling mencintai, tetapi tidak bisa menahan diri untuk tidak berkelahi satu sama lain. Ethan secara bertahap menemukan kebenaran dan sangat menyesali tindakannya. Bisakah hubungan mereka yang hancur diperbaiki? Apakah hubungan beracun mereka akan berakhir?
Dia Keterlaluan
Dia Keterlaluan
Sumi ditelantarkan keluarganya dan dibesarkan oleh keluarga Senari dan menganggap ketergantungannya sebagai cinta. Keluarga Senari lalu mengusirnya ke luar negeri demi reputasi mereka. Lima tahun kemudian, dia kembali karena sahabatnya sakit parah. Saat mencoba melupakan masa lalunya, dia bertemu Zoni saat bekerja dan malah terjebak dalam hubungan rahasia. Semua ini ternyata adalah rencana cermat yang disusun Zoni.
Permainan Berbahaya dengan Tunangan Kakakku
Permainan Berbahaya dengan Tunangan Kakakku
Terhina oleh keluarga dan dikhianati mantan, Nora mengincar satu-satunya pelarian: Jorge, tunangan kakaknya sekaligus pria paling berkuasa. Dalam permainan mematikan ini, dia harus berhadapan dengan ayah yang munafik, ibu tiri yang licik, mantan yang oportunis, serta kakak sendiri yang ingin menghancurkannya. Namun Jorge, yang justru membaca niat Nora, memutuskan untuk menjadi sekutu terberat dan perisai terakhirnya. Dalam permainan yang kabur antara pemangsa dan mangsa, Nora pun mulai jatuh hati.
Saya Menikah dengan Orang Lain, Pak CEO
Saya Menikah dengan Orang Lain, Pak CEO
Dia menghabiskan seluruh hidupnya untuk mengejar pria yang dicintainya, tetapi pada akhirnya, pria itu justru menyakitinya! Namun, dia tidak pernah menyesal mencintainya, bahkan di saat-saat terakhirnya.