Logo
Arabella
Arabella

Arabella

99 Bab
Tamat
Dalam novel Arabella, Bella bertekad menutup hatinya dari laki-laki akibat luka masa lalu. Namun, kegigihan seorang pemuda menguji pendiriannya di kisah romance modern ini. Temukan perjuangan komitmen dalam young adult fiction romance books yang penuh pilihan hidup sulit ini.
Bab 1 dari Arabella

"Bella! Bella bangun, nak. Udah pagi. Kamu harus berangkat sekolah."

Bella menggeliat kecil kala sang ibu membangunkannya.

"Ayo mandi dulu. Ingat, kamu udah pindah ke sekolah yang baru. Jangan sampai telat," ucap sang ibu.

"Iya ma." Bella pun beranjak dari kasur lalu bergegas ke toilet untuk mandi. Ini adalah hari pertamanya ia bersekolah di sekolah yang baru. Jangan sampai ia mendapat kesan buruk dihari pertamanya bersekolah.

Tak lama kemudian, Bella sudah selesai mandi dan berpakaian. Bella pun turun ke bawah untuk sarapan bersama kedua orang tua dan juga kakaknya. Ya, Bella memiliki seorang kakak laki-laki yang kebiasaannya menjahili Bella.

"Pagi Pa, Ma, Kak."

"Pagi sayang."

"Ingat pindah ke sekolah baru jangan bikin masalah," ucap sang kakak, Baron.

"Iya bawel." Bella mengunyah roti yang sudah diolesi dengan selai coklat kesukaannya.

Setelah menghabiskan sarapannya, Bella pun berpamitan pada kedua orang tuanya.

"Mau gue antar gak?" tawar Baron.

Bella menoleh pada kakaknya dengan satu alis terangkat. "Tumben? Kesambet apaan lo?"

Tentu saja Bella heran, karena kakaknya itu tidak akan mau mengantarnya ke sekolah setiap kali Bella minta tolong. Kecuali kalau sang mama yang sudah turun tangan.

"Enggak, gue cuma mau antarin adik tersayang gue aja. Sekalian mau liat calon teman-temannya."

"Bilang aja mau liatin cewek-cewek. Dasar cowok." Bella pun pergi.

"Eh, yakin lo gak mau gue antar? Mumpung gue lagi baik, nih."

"Gak! Makasih!"

*****

Bella menarik napas lalu mengembuskannya. Hal itu ia lakukan berulang kali setelah sampai di depan bangunan tinggi yang merupakan sekolah barunya.

Ada rasa gugup dalam diri Bella, karena dirinya merupakan seorang yang cukup sulit untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan baru. Bella takut ia tidak mendapatkan teman di sekolah baru.

Setelah meyakinkan dirinya, Bella pun melangkah masuk.

Saat sudah masuk, rasa gugup kembali menyelimuti dirinya, karena kini banyak pasang mata yang tertuju padanya. Dan tatapan mereka membuatnya sangat tidak nyaman. Rasanya Bella ingin menghilang. Namun, Bella memberanikan diri untuk mendekati tiga orang cewek untuk menanyakan ruangan administrasi.

"Permisi, mau nanya ruang administrasi di mana, ya?"

"Nanti lurus aja terus belok kiri."

"Oke, makasih."

Tanpa berlama-lama Bella langsung pergi. Agar tidak membuang waktu. Disamping itu ia juga ingin segera menghindar dari tatapan aneh murid-murid yang ada di situ.

*****

"Tumben banget teman gue yang satu ini udah di kelas."

Seorang cowok yang merupakan teman Vian mengambil duduk di sampingnya. Cowok itu bernama Regan.

"Gak usah ganggu gue. Gue mau tidur." Vian yang menenggelamkan wajahnya di lipatan tangannya sama sekali tidak berniat untuk mengangkat kepalanya. Vian saat ini benar-benar mengantuk. Vian sengaja datang cukup pagi agar bisa tidur di kelas meskipun hanya beberapa menit.

"Pasti begadang lagi. Makanya kalau main game itu tahu batasan. Jangan sampai lupa waktu. Gue aja bisa atur waktu kapan belajar, kapan main game, dan kapan istirahat. Makanya gue gak pernah telat ke sekolah," ucap Regan membanggakan dirinya.

"Bacot!" Karena kesal dengan Regan yang mengganggu tidurnya, Vian pun memasukkan kertas ke dalam mulut Regan.

Regan tentu terkejut. Lalu segera mengeluarkan kertas tersebut dari mulutnya.

"Tega banget sih lo sama gue. Padahal gue aja gak pernah jahat sama lo," ucap Regan dramatis.

"Mau gue kasih makan kaos kaki gue?"

Dengan cepat Regan menggeleng. Tentu saja Vian tidak bercanda.

"Mau kemana lo?" Regan bertanya ketika Vian bangkit berdiri.

"Cari tempat sepi buat tidur. Biar gak ada yang ganggu gue."

"Ya udah, jangan lama-lama. Keburu Pak Edi masuk."

Vian hanya mengangguk. Saat ia baru di depan pintu, seseorang menghadangnya.

"Vian! Gue ada berita penting."

"Gue gak mau dengar," ujar Vian tidak peduli. Vian yakin berita yang dibilang penting oleh temannya yang bernama Beno itu adalah berita yang tidak penting.

"Dengar dulu dong. Kali ini beneran berita penting."

"Berita penting apa?" Regan yang penasaran langsung mendekati Beno.

"Ada anak baru di kelas Mipa 4. Katanya cantik."

Vian berdecak. Sudah ia duga berita penting yang dibilang Beno adalah berita yang sangat-sangat tidak penting untuknya.

"Minggir." Vian mendorong Beno agar tidak menghalangi jalannya.

"Lo gak mau dekatin, Yan? Siapa tahu cocok."

Vian tidak menjawab. Cowok itu terus berjalan menjauh.

"Lo gak bohong, kan, No?" tanya Regan memastikan.

"Ya iyalah masa gue bohong."

"Ya udah, kalau gitu temenin gue ke kelas Ipa 4."

Beno mengernyit heran. "Hah? Mau ngapain?"

"Mau liat cewek itu lah. Sekalian ngajak kenalan."

"Udah gila lo. Gue gak mau. Lo pergi aja sendiri."

*****

Bella hanya tersenyum ketika mendengar teman barunya bercerita. Ya, saat ini Bella sudah mendapatkan teman baru. Sita namanya. Gadis yang cukup cerewet.

Keduanya kini sedang berjalan menuju perpustakaan. Karena guru di kelas mereka menyuruh keduanya untuk meminjam buku paket di perpustakaan.

"Jadi lo pindahan dari Surabaya? Bisa ngomong bahasa Jawa dong."

"Em, dikit."

"Coba ngomong dikit dong. Gue pengin dengar."

"Em, Sita, ini belok kiri atau kanan?" tanya Bella ketika mereka sampai di pertigaan. Pasalnya, Bella belum mengetahui di mana letak perpustakaan.

"Kanan." Bella mengangguk lalu berbelok ke kanan.

"Bell, tungguin gue. Jalannya jangan cepat-cepat dong."

*****

Ketika mereka sampai di perpustakaan, Bella langsung berjalan menuju rak buku. Mencari buku paket yang diminta oleh sang guru.

"Ini Bell, bukunya." Sita langsung menunjukkan letak buku paket tersebut ketika Bella masih mencari-cari.

Mereka berdua mengambil buku paket tersebut sesuai dengan jumlah murid yang ada di kelas.

Saat hendak pergi, Bella menatap seorang cowok yang berada di pojok. Cowok itu menenggelamkan wajahnya di kedua lipatan tangannya. Bella tidak habis pikir kenapa ada orang yang menyalahgunakan perpustakaan seperti ini.

"Lo liat apa Bell?" Sita yang sudah berjalan lebih dulu kembali menghampiri Bella.

Sita mengikuti arah pandangan Bella. Kemudian ia tersenyum. "Cowok itu namanya Vian. Dia ganteng, tapi nakal. Sering PHP-in cewek juga. Dulunya sih gue suka dia, tapi sekarang udah enggak."

"Tiap hari dia emang tidur di perpus?"

"Gak tiap hari sih, tapi lumayan sering."

Bella hanya geleng-geleng kepala, lalu pergi.

"Eh, Bell tungguin!"

Setelah mereka pergi, Vian mengangkat kepalanya. Lalu mengarahkan pandangannya ke segala arah. Vian mendengar suara seorang cewek yang tidak asing di telinganya. Vian menggeleng. Pasti ia salah dengar. Vian pun kembali melanjutkan tidurnya.

*****

"Bell, ayo ke kantin," ajak Sita.

Bella yang cukup lapar hanya mengangguk. Lalu mengikuti Sita.

Saat sampai di kantin mereka langsung membeli makanan. Bella membeli nasi ayam kesukaannya, sedangkan Sita membeli bakso.

Ketika selesai membeli dan hendak berjalan menuju meja mereka, Sita malah menabrak seorang cowok membuat bakso yang dipegangnya tumpah mengenai baju cowok itu.

Sita membulatkan kedua matanya ketika tahu kalau yang ia tabrak adalah Vian.

"So ... Sorry, Vian. Gue gak sengaja. Gue bersihin, ya." Sita hendak menyentuh baju seragam Vian, namun ditepis oleh cowok itu.

"Gan, mana minuman lo?" tanya Vian pada Regan.

"Nih, emang kenapa?" Tanpa menjawab pertanyaan Regan, Vian langsung mengambil alih minuman tersebut.

Seolah tahu apa yang ingin dilakukan Vian, Bella langsung menahan tangan Vian.

Vian yang kesal karena seseorang yang berani menahannya langsung terkejut ketika melihat wajahnya.

"A ... Arabella?"

******************************

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Asmara Panas JANDA MUDA
Asmara Panas JANDA MUDA
Dalam novel romance Asmara Panas JANDA MUDA, Bayu terjebak dilema antara kekasihnya di kota dan pesona Lina di desa. Ikuti kisah penuh hasrat ini di platform web novel kami, tempat terbaik untuk read novels online dan menemukan koleksi modern novel yang memikat bagi pembaca dewasa.
Jangan Ada Dusta di Antara Kita
Jangan Ada Dusta di Antara Kita
Dalam novel romantis misteri Jangan Ada Dusta di Antara Kita, Gina mengambil langkah ekstrem dengan menghapus seluruh identitas pribadinya agar tidak bisa dilacak. Baca novel online ini untuk mengungkap alasan di balik keputusan misterius Gina yang membutuhkan waktu dua minggu ini.
Ketika Suami Membagi Cinta
Ketika Suami Membagi Cinta
Dalam novel modern Ketika Suami Membagi Cinta, Arunika menghadapi keruntuhan rumah tangga saat Davin jatuh hati pada wanita lain. Meski Mireya mulai menjauh, Arunika memilih diam dalam luka. Temukan kisah pengkhianatan ini di web novel yang menghadirkan romance novel penuh konflik.
Love Trap
Love Trap
Dalam novel Love Trap, Melisa menghadapi kenyataan pahit setelah terjebak dalam peristiwa tak terduga di pesta sahabatnya. Romance novel ini menyoroti perjuangan Melisa menghadapi konsekuensi jebakan tersebut yang mengubah arah cintanya. Baca kisah modern novel ini selengkapnya.
Luka Kakiku, Tawa Mereka
Luka Kakiku, Tawa Mereka
Dalam novel modern Luka Kakiku, Tawa Mereka, pengorbanan kaki demi suami politisi berujung pengkhianatan. Kini, sang balerina bangkit membalas dendam pada suami dan selingkuhannya. Baca romance novel ini untuk melihat perjuangan menuntut keadilan di tengah pengkhianatan keluarga yang kejam.
Pernikahanku, Bukan Denganmu
Pernikahanku, Bukan Denganmu
Dalam novel modern Pernikahanku, Bukan Denganmu, seorang wanita yang kehilangan penglihatan demi tunangannya justru dikhianati di hari pernikahan. Bosan dengan drama, ia memilih membalas dendam di Puncak. Baca romance novel penuh emosi ini di antara koleksi fiction books kami.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Nikahi Mantan Setelah Delapan Tahun
Nikahi Mantan Setelah Delapan Tahun
"Nikahi Mantan Setelah Delapan Tahun - Sang wanita Pergi selama tiga tahun, dicari sang pria selama tiga tahun, hingga dia mengumumkan pernikahan. Sang pria gila!"
Darah & Perak: Kebangkitan Jodoh Alfa yang Ditolak
Darah & Perak: Kebangkitan Jodoh Alfa yang Ditolak
Ann Reed muda dipaksa terikat dengan Alpha Dane Montague, musuh yang menuduhnya membunuh keluarganya. Selama tiga tahun, Dane menyiksanya tanpa ampun, namun hatinya tetap dingin. Ann menghilang, meninggalkan rahasia dan luka di masa lalu. Bertahun-tahun kemudian, dia kembali sebagai Aurora Moon, pewaris kerajaan wolf Eropa. Aurora ingin melindungi anak-anaknya dan merebut kembali kekuasaannya, sambil menjauhi Dane. Namun kehadirannya justru membangkitkan perhatian pria yang paling ingin ia hindari — kali ini, dia kembali untuk menaklukkan.
Lawan Victoria? Jangan Harap Diampun!
Lawan Victoria? Jangan Harap Diampun!
Victoria dan Bella awalnya adalah sepasang saudari kandung yang diadopsi oleh keluarga berbeda dari panti asuhan. Bertahun-tahun kemudian, Victoria yang ternyata diam-diam mengabdi di militer, kembali dengan pangkat Laksamana Angkatan Laut, berniat memberikan kehidupan layak bagi adiknya. Namun alangkah terpukulnya ia saat melihat Bella terbaring dalam keadaan vegetatif akibat bullying kejam dari teman-temannya. Dengan amarah yang menyala-nyala, bagaimana cara ia akan menghabisi trio penyiksa itu?
[Dijuluki] Nyonya Reni Kabur dengan Bayinya
[Dijuluki] Nyonya Reni Kabur dengan Bayinya
Kau memanggil dirimu sendiri Kak seolah-olah itu hal yang besar? Apa hakmu untuk menyentuhnya? Saya beri tahu kamu, jika ada hal di luar dugaan terjadi pada dirinya, kita belum selesai berbicara!
Bosku, Ayah Bayiku
Bosku, Ayah Bayiku
Pada malam pertunangannya, Sella Limas melarikan diri dari keluarganya yang memanfaatkannya bertahun-tahun, dan secara tak terduga hamil dengan anak dari Farid Candra, orang terkaya di kota Latfi. Hotel tempat Sella Limas bekerja juga diakuisisi oleh Farid Candra, yang terus mengejarnya. Walau, dia hanya ingin bekerja keras untuk membuktikan kemampuannya, namun dengan kegigihan Farid Candra untuk memenangkan hatinya, Sella Limas akhirnya menyerahkan hatinya. Pada akhirnya, tidak hanya sukses di hotel melalui kerja kerasnya sendiri, ia juga memiliki suami yang memanjakannya tanpa batas.
Hamil oleh CEO Ayah Tangguhku
Hamil oleh CEO Ayah Tangguhku
Setelah kehilangan uang untuk melunasi biaya pengobatan ibunya yang ditanggung saudaranya, si cewek ditindas karena bangkrut, tetapi diselamatkan oleh si cowok. Dia mendapat pekerjaan paruh waktu di sebuah bar, dan bertemu lagi dengan si cowok yang kemudian memutuskan untuk membantunya membayar biaya pengobatan. Si cewek hamil anak kembar setelah berhubungan satu malam dengan si cowok. Dia pun akhirnya pindah ke rumah si cowok dan menjadi favorit semua orang.