Logo
Affair With My Ex
Affair With My Ex

Affair With My Ex

70 Bab
Tamat
Dalam romance novel Affair With My Ex, Bella Nayaka dikhianati Ellard William tepat di hari pernikahan. Ellard memilih menikahi selingkuhannya, memicu misi Bella untuk menuntut kejelasan. Baca kisah pengkhianatan dan pilihan sulit ini di web novel modern yang penuh intrik.
Bab 1 dari Affair With My Ex

Malam ini, sebuah pernikahan mewah digelar meriah. Mengusung tema pernikahan ala American clasic benar-benar menakjubkan. Ribuan kamera berancang-ancang diposisi masing-masing, tentu tidak ingin melewatkan momen berharga barang sedetikpun. Rekan-rekan aktor sampai para pelawak tanah air turut memeriahkan acara.

Ellard bahkan bermurah hati membiarkan para penggemar hadir, menjadi saksi hari bersejarah dirinya dengan kekasih.

Alhasil tamu yang datang meluap sampai halaman depan.

Alunan music romantic dimainkan menggetarkan hati. Kelopak bunga bertabur mengiringi langkah demi langkah menuju altar.

Ellard menggandeng calon isterinya dengan senyum mengembang dibibir, melambaikan tangan menyapa tamu dengan ramah. Semua orang ikut bahagia menyaksikan bagaimana pasangan serasi itu saling melempar senyum malu-malu, terlihat menggemaskan disetiap mata memandang. Ellard mengelus tangan Alura yang mengandeng lengannya, ketegangan jelas Ellard rasakan saat mata mereka bersitatap.

"Kau gugup?"

Perhatian kecil ia lemparkan pada Alura yang dibalas anggukan kecil ragu-ragu. Ellard pun tersenyum sibuk mengurusi detak jantungnya yang mulai ugal-ugalan.

Gugup yang Ellard rasakan tentu berbeda dengan Alura. Sesuatu yang orang tidak tahu sedang berkecamuk dalam dirinya. Dari awal Ellard memasuki ruangan ia sudah melihat wanita berambut pirang dengan kacamata hitam mengendap masuk diantara penggemarnya.

Takut bercampur senang mungkin itu yang ia rasakan. Ellard memang memaksa Bella untuk datang ke pernikahan nya hari ini, tapi demi Tuhan ia tidak pernah menyangka wanita itu benar-benar akan datang, setelah semua yang ia lakukan.

Ellard mengulum senyumnya tahu-tahu sudah tiba diatas altar. Menghadap semua tamu kemudian membungkuk 90 Drajat memberi penghormatan.

"Sebelum pernikahan ini dilanjutkan, saya terlebih dahulu ingin bertanya kepada para saksi yang terhormat, apakah ada diantara kalian yang kerberatan dengan pernikahan ini?"

Ellard muak dengan suasana ini, semua orang mulai berbisik, mengantisipasi karena sesuatu mungkin saja terjadi. Mengingat dirinya yang memang bukan orang biasa.

Bella tersenyum tipis, melihat dirinya yang begitu dibenci semua orang.

"Jalang sialan bernama Bella itu benar-benar tidak tahu diri kalau sampai berani mengacaukan acara ini." Tiba-tiba wanita didepan Bella berbisik dengan temannya, "dengan wajahnya yang huhhh jelek itu, aku yakin dia tidak cukup berani bersaing dengan Alura." Setelah itu mereka tertawa, mengejek orang yang jelas-jelas berdiri tepat dibelakang mereka sendiri.

Bella menjatuhkan padangan kelantai pun kepalanya tak mampu berdiri dengan tegak. Pembicaraan itu memaksa jatuh mental Bella yang mati-matian ia pertahanan. Kesalahan terbesar Bella laksanakan hari ini.

Demi Tuhan Bella tidak pernah berpikiran untuk membalaskan dendamnya dengan melakukan hal yang sama. Dituduh seperti itu membuat ia seketika memikirkan hal keji, bagaimana jika Bella benar-benar berdiri tegak diantara Ellard dan Alura. Berpura-pura gila pun bisa ia lakukan, mengancam semua orang dengan mengatakan dirinya membawa bom atom untuk kemudian ia ledakan diatas kepala Ellard. Dan lihat bagaimana ruang sesak ini akan menjadi kosong melompong.

Senyum jahat terbit dari bibirnya, namun Bella tentu tidak sebodoh itu. Setidaknya untuk sekarang, otaknya masih bisa bekerja dengan baik. Daripada melakukan hal yang membuat harga dirinya jatuh Bella lebih memilih untuk pergi.

"Dihadapan Tuhan-"

Yang mana Bella urungkan saat terdengar Ellard membacakan janji pernikahannya dengan lantang.

"Saya Ellard Wiliam dengan niat yang suci dan ikhlas hati memilihmu Alura Rinjani menjadi isteri saya. Saya berjanji untuk setia kepadamu dalam untung dan malang, dalam suka dan duka, diwaktu sehat dan sakit, dengan kekurangan dan kelebihanmu. Saya akan mencintai dan menghormatimu sepanjang hidupku."

Prosesi berjalan khidmat, Alura mengikrarkan janjinya tepat setelah Ellard, kemudian pendeta menyatakan pernikahan mereka sah dihadapan Tuhan. Lalu mempersilahkan pasangan suami-istri itu untuk berciuman.

Dari kejauhan Bella dapat melihat bagaimana manisnya senyum Ellard sebelum meraih tenguk Alura, mencium mesra bibirnya. Bersamaan dengan itu, air mata jatuh membasahi pipi Bella. Sorakan riang disertai tepukan tangan mencubit perasaan.

"Jangan menangis."

Seolah tersadar, Bella menghapus air mata yang mungkin jatuh ditanpa terasa. Dia membalik kan tubuh tanpa perhitungan sampai ketika mereka berhadapan, mata teduh milik Mark langsung ia dapatkan.

"Mark?"

"Kau benar-benar datang ternyata."

Bella tersenyum tipis hampir tak terlihat, "aku hanya penasaran dengan konsep acaranya."

Alih-alih mengiyakan mark malah tampak mencebikan bibirnya. Lelaki itu jelas sedang mengejek kebodohannya, tapi Bella abai.

"Harusnya kau datang bersama ku."

"Lalu mendapatkan kecemburuan dari kekasihmu?" Sindir Bella telak membuat Mark menjadi gagu seketika, lelaki itu menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, "yahh setidaknya kalau kau memberitahuku, aku bisa mengusahakan agar tidak datang bersama Yeri dulu kali ini."

"Memang nya bisa?"

"Bisa lah. Apapun demi sahabat tercinta." Mark menyengir ceria

"Minggu lalu saja kau habis dimarahi ayahmu gara-gara tidak menjemput Yeri dari sekolah. Ish dia benar-benar berhasil menjadikanmu babu--"

"BELLA!!"

Mark kelepasan, Bella tersentak tapi tak mengurangi kesadarannya untuk menarik keluar Mark dari kerumunan. wanita pirang disebelah Bella sempat mengeryit, satu detik saja bisa-bisa Bella pulang dengan kaki tangan patah.

Darah terasa mengalir lebih cepat seiring dengan detak jantungnya asik berdisco ria. Bella ingin mengehabisi Mark saja rasanya.

Sementara Mark masih sempat terkekeh geli, seolah itu bukanlah masalah. Bella menggerutu, tidak tahu saja dia bagaimana kejamnya penggemar fanatik Ellard-alura. Bella bahkan sempat dikutuk habis-habisan karena dianggap menjadi penghalang hubungan Ellard dan Alura.

"Mark, kau hampir saja membunuhku dengan berteriak seperti itu tadi." Sunggutnya menghentikan langkah mereka tepat didepan toilet pria.

"Oke. Maaf, aku kelepasan." Mark menyengir menampilkan giginya yang rapi seolah tidak merasa bersalah. "Kalau sampai ada yang sadar aku disini. Bisa habis aku."

"Lagian kenapa pula kau datang ujuk-ujuk kesini? Mau mengantarkan nyawa?" Mark tertawa melihat keseluruhan penampilan Bella, "ini lagi nyamar ceritanya?"

"Terserah!"

Mark terkekeh, Bella menggunakan wig berwarna mencolok. Persis seperti badut Ancol dimata Mark, "Niatmu perlu diacungi jempol." katanya serentak dengan kedua ibu jarinya yang mengacung untuk Bella, "Kalau aku sedang tidak menggunakan sepatu sudah kuberikan juga dua jempol kaki ku untukmu."

Kelakar lawas, Bella sama sekali tidak menganggap itu lucu. Wanita itu lebih memilih menyandarkan punggungnya ke tembok. Menatap langit-langit, yang entah kenapa membuat hatinya kian sesak.

"Aku bodoh sekali ya, Mark?"

Matanya berlinang, tapi sebisa mungkin ia tahan agar tidak menangis.

"Dia yang menyuruh ku untuk datang kesini, kalau kau ingin tahu."

Mark tidak menjawab. Ikut bersandar bersama Bella. Kedua tangannya ia masukan kesaku celana, siap mendengarkan apa saja keluhan wanita itu.

"Bahkan aku juga bingung, setelah semua yang terjadi--aku tetap tidak bisa membencinya Mark-"

Tangis Bella pecah setelahnya, meluapkan semua yang ia tahan selama ini. Bella wanita yang kuat, tidak pernah sekalipun Mark melihat nya menangis sepilu ini. Namun sekarang ia paham jika wanita ini sedang mengalami kesakitan yang amat sangat. Mark menjadi tidak tahan untuk tidak merengkuh Bella kedalam pelukannya. Menepuk punggungnya lembut demi memberikan ketenangan.

"Lalu apa rencanamu selanjutnya? Kau ingin menemuinya setelah ini?"

Bella menggelengkan kepala lemah, masih terisak walau terbungkam dada Mark. "Aku tidak tahu."

"Jangan menangis."

Suara Mark ikut-ikutan serak, sehingga Bella menjadi Malu sendiri. Seperti tersadar tindakannya kali ini menjadi beban bagi orang lain.

"Bawa aku pulang, Mark."

***

Ellard tetap menggandeng mesra Alura, menyalami tamu-tamu yang terus berdatangan. Senyuman lebar ia tampilkan tidak pernah luntur yang mana diejek habis-habisan oleh dasi kupu-kupu yang masih bertengger rapi mengikat kerah kemeja.

Seorang aktor memang harus pandai bersandiwara, bukan?

"Sayang?"

Langkah mereka terhenti otomatis, Ellard menaikan alisnya, bertanya melalui itu.

Pelukan erat Alura pada lengannya Ellard dapatkan sebagai jawaban, yang mana Ellard tatap mata istrinya yang terlihat sayu "Aku lelah, tidak bisakah acaranya diselesaikan dengan cepat?"

"Tidak sayang. Akan sangat tidak sopan jika kita menghentikan acara-nya tiba-tiba."

"Tapi aku mual. Kaki ku pegal. Kalau tidak mau, biarkan aku pergi duluan. Aku ingin istirahat." Alura mengeluh manja pada Ellard yang masih enggan meninggalkan acara. Wanita itu mendengus kesal, melepasakan Ellard lalu pergi begitu saja.

"Sayang?!"

"Alura."

Pangilannya diabaikan, tak membuat Ellard berniat mengejar Alura. lelaki itu hanya mengedikan bahu. Alura sedang hamil muda, jadi wajar jika moodnya sering dalam kondisi tidak baik.

Ellard memahami hal itu, berusaha melenturkan bibirnya kembali agar bisa tersenyum lebih natural.

"Ellard William."

"Rangga Pratama."

Ellard terkekeh menyambut sang sahabat yang langsung menjabat tangannya.

"Selamat atas pernikahanmu, Dude." Ucapnya bangga, "aku benar-benar tidak menyangka kau akan berjodoh dengan lawan mainmu sendiri."

Bukan hanya Rangga, Ellard pun tidak menyangka.

"Ya begitulah." Balas Ellard tidak mengurangi intensitas senyumnya.

"Terimakasih ya sudah turut hadir di pernikahanku."

"Eyss bicara apa kau ini? Aku sahabatmu sudah sewajarnya memberikan dukungan untukmu." Rangga menepuk pundak Ellard, "Tapi maaf, sebenarnya aku sangat menyayangkan hal ini, aku tidak bisa membersamaimu lebih lama, Ellard." Kelakar Rangga berpura-pura melihat jam tangannya "aku harus menemani istriku kerumah sakit." Lanjutnya setengah berbisik.

Ellard mengidikan bahu tanda tak punya hak menahan Rangga lebih lama, istri Rangga tengah hamil besar dan kalau tidak salah Rangga pernah mengatakan kalau Minggu-minggu ini istrinya akan segera melahirkan.

"Kau memang pandai mencari alasan." Rangga tertawa mendengarnya,

"Sana! Pergilah! Sampaikan salamku dengan Elena." Usir Ellard sedikit mendorong bahu Rangga.

"Tentu. Ah padahal dia ingin sekali melihat mu menikah, tapi sudahlah--" setelahnya hanya punggung lebar Rangga yang bisa Ellard lihat. Lelaki itu tampak berlari kecil. Tanpa sadar hati Ellard menghangat, tarikan dibibirnya menjelaskan kalau Ellard iri melihat kebahagiaan sang kawan.

Yang ia tendang jauh-jauh perasaan itu demi kelangsungan hidupnya.

Lelaki itu kembali mengedarkan pandangan, lagi-lagi hatinya seperti dihujani beribu bunga. Para penggemar masih setia berdiri dihalaman depan. Menunjukan cinta mereka, dengan ucapan-ucapan selamat yang mereka buat sendiri melalui tulisan.

"Ellard-Alura Forever!"

"Teruslah bahagia Ellard William! We love you!!"

Hampir saja Ellard menitikan air mata. Bagaimana bisa begitu banyak orang mencintai lelaki brengsek seperti dia. Ellard semakin melebarkan senyumnya melambaikan tangan, memberikan ucapan terimakasih melalui isyarat.

Tindakan itu tak ayal mendapat sautan luar biasa dari fans. Mereka meneriakkan nama Ellard berkali-kali.

Ellard membungkuk menghormati orang-orang yang tulus mendukungnya. Berpamitan untuk meninggalkan tempat itu, yang langsung diiyakan begitu saja oleh mereka.

Langkah Ellard lagi-lagi ia lanjutkan, menuju toilet untuk sekedar mencuci muka. Matanya sudah terasa berat karena lelah.

Namun di detik selanjutnya mata Ellard seolah dibuat benar-benar terbuka saat melihat sesuatu yang tidak ia suka terjadi didepan matanya. Lelaki itu menggertakan giginya, ia marah tapi ia tahan. Ellard menyandarkan punggungnya ke tembok dengan arogan, lalu berdeham keras.

"Disini kau rupanya."

***

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Cinta Gila Putra Konglomerat (Zero)
Cinta Gila Putra Konglomerat (Zero)
Dalam Cinta Gila Putra Konglomerat (Zero), Pamela harus memilih antara Tirta atau Zero yang kembali membawa obsesi gelapnya. Ikuti kisah romance novel ini saat kebebasan Pamela terancam oleh kuasa billionaire yang posesif. Baca selengkapnya di web novel modern yang penuh intrik ini.
Dinodai CEO Kejam
Dinodai CEO Kejam
Dalam novel romantis miliarder Dinodai CEO Kejam, Sena Monela diculik oleh Alexander Sagala yang haus balas dendam karena salah mengira Sena sebagai kakaknya. Alih-alih dibebaskan setelah salah sasaran, Sena justru dijadikan tawanan. Baca novel online misteri modern ini sekarang.
Gadis Desa yang Kecanduan Seksual
Gadis Desa yang Kecanduan Seksual
Dalam novel romantis Gadis Desa yang Kecanduan Seksual, seorang petani wanita berjuang melawan kecanduan seksual yang mengganggu panennya. Bersama suaminya, ia mencari pengobatan dari dokter desa baru, namun metode yang ditawarkan justru mengejutkan. Baca buku online gratis di Novel Web ini.
Guruku tersayang
Guruku tersayang
Dalam romance novel Guruku tersayang, Raina berjuang membesarkan anak kembarnya sendirian setelah Kevin mengabaikannya saat persalinan demi Clara. Kini, Raina menolak rujuk demi menghindari luka lama. Simak kisah modern novel ini tentang keteguhan hati di platform read novels online.
Kehidupan Malam Mendatangkan Cinta
Kehidupan Malam Mendatangkan Cinta
Demi biaya pengobatan ibu, Maudy terjebak dalam dunia malam di kota Alka. Dalam billionaire romance novels ini, ia harus bekerja di lokalisasi milik pria misterius. Kehidupan Malam Mendatangkan Cinta menyajikan kisah modern novel tentang perjuangan melunasi utang dan rahasia pemilik asli tempat itu.
Kenapa Kalian Membuang Ibu?
Kenapa Kalian Membuang Ibu?
Dalam Kenapa Kalian Membuang Ibu?, Minah harus bertahan hidup saat pindah ke rumah Edo. Konflik dengan menantu di genre modern ini membawa penderitaan hingga ia terasing di panti jompo. Baca kisah haru ini di web novel kami sebagai salah satu fiction books pilihan keluarga.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Aku Ditakdirkan Milikmu
Aku Ditakdirkan Milikmu
Gadis desa masuk istana karena takdir, terlibat cinta palsu dengan kaisar yang berujung jadi cinta sejati, diuji amnesia dan kesetiaan.
Balas Dendam sang Ayah
Balas Dendam sang Ayah
Surya Gunawan kehilangan putrinya dalam sebuah insiden misterius. Dia menemukan petunjuk mencurigakan dari pesan terakhir anaknya. Dia mulai menyelidiki dan menyadari bahwa semuanya berhubungan dengan tragedi lama yang menimpa istrinya. Surya pun kembali ke dunia kelam yang dulu dia tinggalkan untuk membongkar kebenaran.
Cinta Setelah Lari dari Pernikahan
Cinta Setelah Lari dari Pernikahan
Karen dipaksa untuk menggantikan adiknya menikah dengan putra Keluarga Prana bernama Jonas yang impoten. Karena menolak untuk dimanfaatkan, Karen pun melarikan diri di hari pernikahannya. Tanpa sengaja, dia bertemu masuk ke dalam mobil Jonas. Namun, Karen tidak tahu bahwa orang yang di hadapannya ini sebenarnya adalah si “pengantin pria” yang ingin dihindarinya. Karen memohon kepada Jonas untuk membawanya pergi melarikan diri dari pernikahannya...
[Versi suara dubbing] Hakim Hidup dan Mati: 101 Hutang Cinta
[Versi suara dubbing] Hakim Hidup dan Mati: 101 Hutang Cinta
Seorang hakim yang dicari oleh tokoh-tokoh berkuasa mengalami berbagai kesulitan. Dia diselamatkan delapan tahun yang lalu, bersumpah akan memaafkan penyelamatnya 101 kali, melahirkan anaknya, tetapi menghadapi cinta tak berbalas dan identitasnya yang terungkap.
Si Miskin yang Kini Dimanja Sang Bos
Si Miskin yang Kini Dimanja Sang Bos
Vivi menyelamatkan CEO kaya, tapi justru hamil dan kakinya patah. Setelah melahirkan prematur, ia berjuang sendirian membesarkan anaknya—tanpa tahu, pria itu sedang mencarinya untuk memberikan seluruh cinta.
Raja Kebohongan
Raja Kebohongan
Dikhianati istri dan didera sakit ayahnya, Landen dapat Sistem "Ubah Palsu Jadi Nyata". Sistem ajaib ini mampu mengubah tipu daya dan iklan bodong menjadi layanan tulus. Dengan kekuatan tak terduga ini, Landen membalikkan nasibnya. Dia menjalin hubungan dengan CEO cantik, meraup kekayaan lewat judi giok, menguasai dunia bisnis, membalaskan dendam, dan menjalani kisah cinta rumit. Pada akhirnya, dia menguasai seni mengubah kebohongan menjadi kenyataan.