Logo
ADELINE SHABIRA : Jeritan Hati Seorang Istri
ADELINE SHABIRA : Jeritan Hati Seorang Istri

ADELINE SHABIRA : Jeritan Hati Seorang Istri

41 Bab
Tamat
Dalam ADELINE SHABIRA : Jeritan Hati Seorang Istri, Adeline memilih logika saat kepercayaannya dikhianati oleh sang suami. Romance novel ini mengisahkan perjuangan melepaskan diri dari pernikahan toksik. Baca romance stories penuh konflik ini sebagai pilihan fiction books terbaik Anda.
Bab 1 dari ADELINE SHABIRA : Jeritan Hati Seorang Istri

Tidak ada yang bersuara, yang terdengar hanyalah suara sendok dan garpu beradu dengan piring di atas sebuah meja makan bundar terbuat dari ukiran kayu jati.

"Mas, mau tambah nasinya?" Tanya seorang wanita berparas cantik berkulit putih dengan mata teduhnya.

"Tidak, aku sudah kenyang. Ini sudah cukup."

"Mama, mau tambah nasinya?" Tanyanya lagi pada wanita yang rambutnya sudah didominasi warna putih. 

"Tidak," jawabnya singkat.

"Aku mau kak," terdengar suara cempreng dari gadis imut yang duduk disebelahnya.

"Mana piringmu?" 

"Jangan terlalu banyak nasinya kak," gadis imut tersebut memberikan piring kosongnya.

"Iya." 

"Sudah kak, cukup! Jangan terlalu banyak!"

"Mau tambah apa lagi?"

"Telor ceplok." 

"Pamela, jangan terlalu banyak sarapannya! Nanti di kelas kamu mengantuk. Bukannya belajar nanti malah tidur!" Tegur Mama.

"Ih, Mama ini cerewet sekali. Tidak mungkin aku tidur. Hari ini ada ulangan matematika, perutku harus terisi penuh biar bisa konsentrasi," jawab gadis imut tersebut.

"Dasar perut gentong! Alasan saja ada ulangan matematika, tiap hari juga sarapanmu banyak!" Ledek gadis muda yang wajahnya terlihat mirip dengan gadis imut tersebut.

"Sirik saja kak Irene!" Jawab Pamela mencibir.

"Cepat habiskan sarapannya kalau mau ikut denganku berangkat ke Sekolah."

"Mas Ronald, jangan buru-buru pergi. Aku belum selesai sarapannya," ucap Pamela.

"Makanya cepat habiskan sarapannya! Dasar perut gentong," ledek Irene sambil membersihkan bibirnya dengan tisu.

"Hush! Irene jangan begitu, dia adikmu!" Tegur Mama kemudian melihat anak laki-lakinya. "Ronald, nanti siang Mama ada arisan."

"Arisan? Bukankah baru minggu kemarin Mama ada arisan?" Tanya wanita cantik.

"Adeline, jangan ikut campur urusan Mama! Kamu istrinya Ronald, tapi bukan berarti kamu bisa ikut campur dengan urusan Mama," ucap Mama dengan kesal menatap tajam wajah menantunya.

Ronald memberikan kode dengan matanya melihat istrinya agar tidak bicara lagi.

"Iya Ma," jawab Adeline pelan menunduk begitu suaminya melihat padanya.

"Nanti Ronald transfer Mama untuk arisan," ucap Ronald.

"Ke rekening yang biasa," jawab Mama. "Kalau bisa kasih lebih, Mama ingin membeli peralatan make up."

"Iya Ma," jawab Ronald.

"Aku juga kak," ucap Irene. "Minta uang tambahan."

"Baru 3 hari yang lalu kakak transfer, masa sudah habis lagi?" Tanya Ronald.

"Habis dong kak! Uang yang kakak kasih tidak ada artinya dibandingkan dengan uang jajan teman-temanku di kampus. Mereka bahkan memakai mobil sendiri pergi ke kampus, sementara aku harus bergantian dengan Pamela."

"Jadi maksudmu ingin pergi kuliah dengan memakai mobil sendiri?" Tanya Pamela.

"Iya dong!" 

Pamela mencibir. "Dasar otak sombong. Masih untung dikasih uang jajan sama kak Ronald, kuliah juga kamu tidak ada prestasinya. Datang ke kampus cuma buat ngecengin cowok-cowok."

"Hati-hati ya kamu kalau bicara!" Bentak Irene.

"Memang kenyataanya begitu! Lihat saja penampilanmu sekarang," tunjuk Pamela pada baju Irene. "Ke kampus seperti mau pergi ke diskotik. Seksi bener!"

Wajah Irene memerah dengan napas naik turun melihat tajam adiknya. "Kurang ajar ya kamu!"

"Apa? Kenapa? Aku tidak takut, memang begitu kenyataannya. Kakak ini paling boros dalam urusan uang, kak Ronald itu banting tulang cari uang buat kita setelah Papa meninggal, tapi kakak dengan seenaknya menghambur-hamburkan uang. Apa kakak tidak kasihan dengan kak Ronald!"

"Perusahaan itu juga punya Papa, jadi aku ada hak untuk minta uang!" Jawab Irene galak dengan wajah yang sudah emosi.

"Irene! Pamela! Tutup mulut kalian!" Teriak Mama galak menatap tajam wajah kedua putrinya bergantian. "Apa yang kalian ributkan?"

Irene menatap Pamela dengan marah, begitu juga sebaliknya, Pamela menatap Irene dengan tidak kalah galak.

"Dia yang mulai Ma!" 

"Kakak yang mulai!" Jawab Pamela.

Adeline hanya bisa menarik napas melihat kedua adik iparnya yang saling beradu mulut. Jika dirinya ikut campur dan melerai mereka berdua maka sudah bisa dipastikan, dirinya yang nanti akan menjadi pelampiasan kemarahan Irene, karena dibandingkan Pamela, sikap Irene lebih kasar memperlakukan dirinya dibandingkan dengan Pamela yang masih ada sisi baiknya.

"Ada apa dengan kalian ini? Kenapa selalu ribut kalau sedang berkumpul? Kamu juga Irene, tidak bisa apa mengalah sedikit pada adikmu?" Bentak Mama.

Pamela mencibir melihat kakaknya, merasa di atas angin karena Mama membelanya.

"Dan kamu juga Pamela, bicara yang sopan pada kakakmu. Biar bagaimanapun dia adalah kakakmu yang harus kamu hormati."

Giliran Irene yang meledek Pamela dengan menjulurkan lidahnya. "Rasain gentong!"

Ronald hanya bisa menghela napas melihat kedua adiknya yang tidak pernah bisa akur kalau bertemu. 

"Kalian ini sudah besar, kenapa seperti anak kecil? Selalu saja bertengkar," ucap Mama kesal. "Apa harus salah satu dari kalian Mama masukin ke asrama?"

"Tidak! Aku tidak mau!" Jawab Irene dengan cepat. "Pamela saja yang masuk asrama."

"Eh, sembarangan! Aku juga tidak mau, kakak saja yang masuk asrama biar ada sedikit pengiritan di rumah ini," jawab Pamela.

Irene hendak menjawab sudah membuka bibirnya, tapi Mama dengan cepat memotong.

"Sudah! Hentikan! Mama masukin kalian berdua ke asrama kalau kalian tidak berhenti!" Teriak Mama kencang.

Adeline yang dari tadi hanya diam, hampir saja meloncat kaget begitu mendengar Mama mertuanya berteriak. Tangannya langsung mengelus dadanya. "Ya Tuhan, aku sampai kaget," ucapnya dalam hati.

Ronald melihat jam tangannya. "Ini sudah siang, aku harus segera berangkat ke kantor. Pagi ini ada meeting penting."

"Ronald, jangan lupa arisan Mama," ucap Mama mengingatkan putranya.

"Iya Ma, tenang saja. Nanti aku akan minta sekretarisku untuk transfer ke rekening Mama."

"Ok, thank you." 

"Lalu aku?" Tanya Irene.

"Uang sakumu baru 3 hari yang lalu aku transfer. Tunggu 1 minggu lagi, baru ditransfer," jawab Ronald.

"Tidak bisa begitu kak! 1 minggu itu sangat lama," rengek Irene. "Bagaimana aku bilang pada teman-temanku nanti kalau mereka mengajak aku jalan ke Mall."

"Jalan saja kalau mau ke Mall. Begitu saja repot," jawab Pamela bangun dari duduknya.

"Berisik!" 

Pamela mencibir melihat Irene.

"Mas, mau berangkat sekarang?" Tanya Adeline melihat Ronald.

"Iya, ini sudah siang."

Adeline bangun dari duduknya, sudah kebiasaan rutin setiap hari jika suaminya berangkat ke kantor, dirinya akan membawakan tas kerja dan mengantarnya sampai suaminya masuk ke dalam mobil.

"Aku ikut dengan kak Ronald," ucap Pamela.

"Bagus! Aku jadi bebas sendirian di dalam mobil. Tidak satu udara dengan bocah sok tahu," ucap Irene pergi begitu saja melewati kakaknya Ronald yang telah membuatnya kesal karena tidak dikasih uang.

"Irene!" Panggil Mama begitu melihat pakaian yang dipakai anak gadisnya begitu ketat dengan rok mini yang pendek sekali. "Irene!"

"Ada apa?" Tanya Irene menghentikan langkahnya.

"Kamu mau ke kampus, tapi kenapa pakaianmu seperti itu? Cepat ganti!" 

"Apa yang salah dengan pakaianku?" Jawab Irene.

"Itu roknya pendek sekali!" Tunjuk Mama geram.

"Ini tidak pendek Ma, biasa saja," jawab Irene melihat roknya sendiri.

"Cepat ganti!"

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Gelora Panas Sekretaris Seksi
Gelora Panas Sekretaris Seksi
Dalam romance novel Gelora Panas Sekretaris Seksi, Kayla bertekad membalas dendam pada Miranda dengan mendekati Jason. Sebagai sekretaris pribadi, ia bersaing merebut perhatian Jason demi menghancurkan masa lalu. Baca kisah lengkapnya di webnovel ini sekarang.
Janji yang Hancur, Cinta yang Tak Terucap
Janji yang Hancur, Cinta yang Tak Terucap
Dalam romance modern Janji yang Hancur, Cinta yang Tak Terucap, Bara menceraikan Isabella setelah dikhianati. Namun, kecelakaan tragis mengungkap rahasia besar tentang anak mereka. Baca web novel ini untuk mengikuti kisah pengorbanan dan kebenaran yang terlambat dalam online novel yang emosional.
Jatuh Cinta pada Istri Tahananku
Jatuh Cinta pada Istri Tahananku
Dalam Jatuh Cinta pada Istri Tahananku, Kolton berencana menceraikan Valentina setelah dua tahun. Namun, obsesinya tumbuh hingga ia mengurung Valentina demi mempertahankan pernikahan mereka. Simak kisah romance novel ini di webnovel, sebuah modern novel penuh konflik dan pilihan sulit.
Jebakan Ibu Susu Bayiku
Jebakan Ibu Susu Bayiku
Dalam Jebakan Ibu Susu Bayiku, Elara terjebak intrik Viktor Laxmere demi biaya medis ibunya. Romance novel ini menyajikan perjuangan Elara mengungkap rahasia sang konglomerat di tengah manipulasi. Baca kisah billionaire romance books ini untuk melihat bagaimana ia bertahan dari pengkhianatan.
Jerat CEO: Jodoh Salah Tarik
Jerat CEO: Jodoh Salah Tarik
Dalam novel romantis miliarder Jerat CEO: Jodoh Salah Tarik, Diva Gantari terjebak kesepakatan rumit dengan Elvan Sabil, seorang CEO perusahaan multinasional yang menuntutnya menjadi tunangan setelah membantunya kabur dari masalah. Baca novel online ini untuk mengikuti kisah cinta tak terduga mereka.
Miliki Mu
Miliki Mu
Dalam novel Miliki Mu, Cherly harus terjebak dalam kesepakatan dengan seorang billionaire demi biaya rumah sakit ibunya. Ia dipaksa menghadapi Edward, pria dingin yang belum melupakan masa lalunya. Baca romance novel ini untuk melihat perjuangan Cherly dalam misi yang penuh konflik dan rahasia.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

CEO itu Ayah Anakku(Dubbing)
CEO itu Ayah Anakku(Dubbing)
Agar tidak dijodohkan, Niki Faris menyewa pria untuk menghamilinya. Tak dinyana, dia salah masuk kamar Fery Rehan, CEO super kaya. Niki melahirkan bayi kembar laki-laki. Namun, salah satu dari bayi itu diculik begitu lahir. Tujuh tahun kemudian, Niki mendapati anaknya yang hilang diasuh oleh Fery.
Cinta Ini Dilarang
Cinta Ini Dilarang
Yusdi Parlin menjadi lumpuh akibat kecelakaan mobil yang direncanakan oleh adik angkatnya, kemudian sifatnya berubah menjadi pemarah. Demi mendapatkan biaya pengobatan anaknya, Yosi Sutio melamar pekerjaan menjadi perawat Yusdi. Yosi memutuskan untuk tetap bekerja demi mendapat gaji yang tinggi walau sering dimarahi Yusdi. Namun, Yusdi tidak sengaja menemukan bahwa Yosi mirip dengan wanita yang dia tiduri 4 tahun lalu. Dia juga akhirnya mengetahui bahwa Yosi telah melahirkan seorang putra. Untuk memastikan apakah anak itu anaknya atau bukan, dia datang ke klub. Di sana dia juga melihat adiknya, Simon yang mencelakainya, dan Simon adalah tunangan Yosi. Setelah mengetahui bahwa Yosi adalah wanita yang pernah tidur satu malam dengannya, dia diam-diam memutuskan untuk mendapatkan Yosi dan anaknya.
[Versi suara dubbing] Ketika Bencana Menyenyum
[Versi suara dubbing] Ketika Bencana Menyenyum
Anak yang disebut "bencana" dan ditinggalkan memperoleh keberuntungan dengan memberikan berkat, membawa malapetaka kepada orang jahat dengan menangis, membantu kerabat meraih sukses, dan orang jahat mendapatkan balasan yang pantas!
Kehidupan Miliarder Saya yang Dicuri
Kehidupan Miliarder Saya yang Dicuri
Tertukar saat lahir, Elis nggak tahu siapa dia sebenarnya hingga dia jatuh cinta pada Simon Mahendra. Itu saat dia mendapatkan hasil DNAnya. Sekarang, dia bimbang antara beri tahu siapa ayahnya sebenarnya pada Simon dan mengambil risiko kehilangan dia atau merahasiakan kebohongan dari pria yang dicintainya.
Pembalasan di Kehidupan Kedua
Pembalasan di Kehidupan Kedua
Sheva Uskar, seorang elite bisnis, di kehidupan sebelumnya telah tertipu oleh adik laki-lakinya, Yandi Uskar dan suaminya Septian Salidi. Karena percaya pada tipu daya mereka, dia menyerahkan seluruh usahanya kepada sang adik ipar, Yura Waldi. Siapa sangka, Yura ternyata berhati jahat, setelah merebut seluruh bisnis Sheva, dia malah berselingkuh dengan Septian, dan pada akhirnya menyebabkan kematian tragis Sheva! Namun, Sheva terlahir kembali. Kali ini, di pesta pertunangannya, ia secara terbuka membatalkan pertunangannya dengan Septian, bahkan menghancurkan mimpi Yura untuk menikah masuk ke keluarga kaya dengan berdiri tegas sebagai kepala Keluarga Uskar. Sayangnya, Yandi masih terlalu dibutakan dan tetap percaya pada Yura. Dalam keadaan terpaksa, Sheva pun mengungkap jati diri Yura yang sebenarnya. Akhirnya, ia berhasil “menyadarkan” adiknya yang bodoh dan menunjukkan jati dirinya sebagai wanita tangguh sejati.
Pengantin Pria Menceraikan Istri
Pengantin Pria Menceraikan Istri
Wina Kusuma lahir dari keluarga kaya raya. Dalam sebuah kecelakaan, ketika Musa Jonadi akan ditabrak kereta kuda, dia bergegas maju untuk melindungi Musa, akibatnya dia menjadi lumpuh seumur hidup. Untuk menguji cinta Musa kepada Wina, ayah Wina memintanya untuk berpura-pura lumpuh dan terus menjalin hubungan dengan Musa. Namun, Wina memutuskan untuk berdiri dari kursi roda dan memberitahu Musa tentang status ayah dan kakak-kakaknya di hari sebelum pernikahan mereka. Tidak disangka dia malah tidak sengaja memergoki Musa berselingkuh dengan sahabat baiknya, Luna Panoto!