Logo
Usai Dimadu
Usai Dimadu

Usai Dimadu

64 Bab
Tamat
Dalam novel modern Usai Dimadu, seorang istri menghadapi konsekuensi berat setelah merelakan suaminya berpoligami demi mengejar surga. Baca kisah romance novel ini tentang perjuangan mempertahankan prinsip di tengah pengkhianatan dan dilema membagi hati dalam rumah tangga.
Bab 1 dari Usai Dimadu

Wajah langit malam itu, entah kenapa begitu terasa kelu. Ada riak-riak kesal mengentak, ada bulir-bulir sesal mengalir tak henti, pun ada gelegak murka yang kian tak tertahan.

Andai saja kumiliki dua hati atau mungkin dua jiwa, maka tidak mustahil yang satunya lagi akan kuhabisi tanpa ampun. Karena rasa nyeri ini, terlalu banyak mengambil dari apa yang pernah ada dalam diriku.

Jika saja mungkin, betapa aku ingin menyesali semuanya, terutama menyesali mimpiku menjadi perempuan peraih surga. Yakni meraih surga dengan cara membagi hati suami sendiri.

Hari itu....

"Wike itu siapa, Mi? Terus kenapa Umi maksa banget? Apa ada satu hal saja yang pantas Abi pertimbangkan tentangnya? Selain hanya karena usianya yang terlalu terlambat untuk mendapatkan jodoh dengan cara biasa?"

Dengan raut wajah teduh, Kang Zayyin mengajakku bicara. Entah mungkin karena ia lelah menanggapi ocehanku tentang menikah lagi atau memang hidayah sudah tiba dan membuka pintu nalarnya.

"Abi betul. Memang harusnya Abi tau salah satu penyebab dari kengototan Umi kali ini. Hingga gak berkesan bahwa apa yang diminta Umi itu hanyalah buah pikiran yang sifatnya selintas aja. Pikiran orang picik yang nggak ada nilai."

"Iya. Abi harap begitu."

"Bi, Teh Wike itu selain pernah menjadi guru ngajinya Umi, beliau juga masih ada ikatan saudara dengan Umi dari pihak Abah. Ayahnya beliau, adalah salah satu ulama yang begitu disegani. Hingga Umi pikir, jika Abi bisa menjadi qawwam untuknya, maka kehadiran keturunan kalian nanti pasti akan sangat dibutuhkan masyarakat. Keturunan ulama, Bi. Itulah yang sejatinya paling menggoda hati Umi untuk menolongnya. Eh, bukan menolong mungkin, ya. Tapi saling bekerja sama."

"Abi mau tanya satu hal sama Umi."

"Aih, Abiiii. Boleh, dong!" Aku menyeru seraya menjawil pipinya jahil. Biasanya priaku itu akan tersenyum malu-malu saat kukerjai seperti itu.

"Jujur, sampai kapan pun hati Abi akan terpaut sama Umi. Umi di mata Abi adalah segalanya. Tapi, Abi nggak mau bersikap kejam kepada perempuan lain hanya gara-gara hal itu. Egois namanya kalau Abi bertahan dengan bersikukuh merawat perasaan diantara kita sementara orang yang baru datang Abi biarkan begitu saja. Abi nggak mau dzalim."

"Ma-maksudnya?"

"Apa Umi ngijinin Abi memperlakukannya sama seperti perlakuan Abi ke Umi? Apa Umi ngijinin Abi bersikap selayaknya seorang suami terhadapnya? Yang artinya akan datang kesempatan untuk kami menjadi dekat, atau bahkan jauh lebih dekat dari keadaan kita saat ini?"

"Umi ngijinin," balasku cepat.

"Mi?!"

"Udah, ya, Bi. Kalau Abi pikir dengan kata-kata yang memanas-manasi seperti itu tekad Umi luluh, Abi salah."

"Baiklah. Ikhtiar Abi untuk mengingatkan rasanya sudah lebih dari cukup. Mangga, Abi setuju. Tentu dengan segala konsekwensi yang harus ditanggung berdua. Suka mau pun dukanya."

***

Meski namaku Marwah, orang-orang lebih mengenalku dengan sebutan Umi Nay.

Saat ditakdirkan memiliki suami yang akhlaknya sebaik Kang Zayyin, sebenarnya sedikit pun aku tak bermimpi untuk membaginya dengan perempuan lain. Apalagi dengan cara aku sendiri yang memilih dan memintanya. Ah, ya, tepatnya bukan meminta, akan tetapi memaksanya.

"Please, Mi. Jangan aneh-aneh. Abi nggak minat sama sekali, lho dengan usulan Umi itu," ucapnya tempo hari.

"Diniatkan menolong saja, Bi. Insya Allah barakah," gumamku manja.

"Menolong ada adabnya juga, Mi. Masa dengan menyakiti hati istri? Impossible banget itu!"

"Siapa bilang Umi sakit hati? Ini kan usulan Umi. Jelas udah Umi pikirin baik-baik atuh. Abi harus yakin, kalau istri Abi yang secantik bidadarinya di surga nanti itu, hatinya sudah termanage dengan sangat baik. Insya Allah nggak akan ada yang namanya cemburu atau marah. Justru Umi akan bantu Abi sebaik mungkin untuk bersifat adil."

***

"Hallo, iya, iya, Bu. Abi segera ke sana. Sabar, ya."

Suara keras Kang Zayyin yang tengah berbicara di telepon, bagai menamparku kembali dengan kenyataan.

Tak lama, pria itu menoleh padaku. Matanya seperti memohon pengertianku.

"Pergilah, Bi. Mungkin Faqih demam lagi atau mencret lagi. Atau mungkin rumah kalian mendadak didatangi tamu angin topan hingga segala yang ada di sana habis terbawa angin. Dan istrimu butuh dewa kebaikan yang menjelma pada dirimu."

Dengan air mata berlinang, aku menelungkup di kasur, usai bicara tadi. Kemudian membenamkan wajah di bantal. Andai berani, mungkin jalan kematian sudah sejak kemarin aku ambil.

"Mi, jangan seperti ini dong. Abi jadi nggak enak. Abi ngerasa bersalah terus. Bukankah keadaan berubah menjadi seperti ini juga karena keputusanmu yang gegabah itu?"

"Udahlah, Bi. Apa pun yang orang lain katakan jika memang pada dasarnya Abi tengah dibutakan ya buta saja."

"Abi buta karena apa Mi? Karena apa?" Mulai sedikit terpancing, pria yang kini bertampang kusut itu bicara dengan nada tinggi.

"Karena cinta, Bi. Iya kan?" balasku parau.

"Nggak, Mi. Abi nggak mungkin bisa mengkhianati Umi. Saat ini Abi hadir lebih banyak di sana hanya karena sebuah tanggung jawab saja, Mi. Tanggung jawab sama Faqih."

"Really?" Lalu dengan renyah tawaku berderai. Kini posisiku duduk di bibir kasur dengan tangan menyilang di dada.

"Istighfar, Mi!"

"Abi jangan cemaskan Umi, key. Isi kepala Umi masih cukup waras, iman juga masih tetep tertanam dalam dada. Mungkin Abilah yang jauh lebih membutuhkan waktu untuk merenung kembali serta bermuhasabah. Merenungi kenapa keluarga kita menjadi semrawut begini rupa. Padahal niatan Umi di awal itu baik. Umi hanya ingin perempuan lain yang kesulitan mendapatkan jodoh bisa merasakan indahnya berumah tangga. Tapi tidak dengan merenggut semua yang pada awalnya begitu indah kita miliki."

"Mi? Wike nggak merebut apa pun dari Umi. Wike hanya mendapatkan apa yang selayaknya dia dapatkan."

Mendengar hal itu, rasa nyeri bagai enggan permisi dulu. Ia mendesak-desak masuk ke dalam sanubari serta mulai mengaburkan nyaris semua akal budi yang selama ini senantiasa kupelihara.

"Boleh Umi nanya?" Tanyaku dengan menahan segumpal geram.

"Iya."

Apakah sekarang perasaan Abi terhadap Umi masih tetap sama seperti dulu seperti sebelum perempuan itu hadir atau hanya rasa kesal saja yang mendominasi?"

Alih-alih menjawab, pria itu malah mendekat dan duduk menyimpuh di pangkuanku.

Entah berapa lama kebekuan hadir menjadi pelengkap pertengkaran kami saat itu.

Sampai suara notifikasi pesan berbunyi dan seperti membangunkan Kang Zayyin dari tidurnya.

"Mi, A-Abi, ...."

"Pergilah, Bi. Doakan Umi kuat, doakan Umi sama Nay tetap memiliki prasangka baik pada Abi."

"Abi pamit, Mi." Abinya Kanaya pun berlalu setelah mencium dahiku sekilas.

Ah, pria. Terbuat dari apakah hati kalian. Hingga tak bisa memahami sedikit pun bahasa-bahasa yang disampaikan belahan jiwamu.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

As Your Command
As Your Command
Dalam As Your Command, Kenneth hidup sebagai pelayan setia yang mengesampingkan perasaan demi tugas. Namun, permintaan Kania yang kian ekstrem menguji batas logika sang manusia besi. Simak kisah romance modern ini di webnovel yang mengeksplorasi pengabdian dan cinta dalam fiction books.
Gadis (Tak) Perawan
Gadis (Tak) Perawan
Dalam romance novel Gadis (Tak) Perawan, Indana Maheswari menyembunyikan rahasia masa lalu demi menjaga nama baik keluarga. Saat mulai menerima Utsman, kehadiran Saddam membawa tawaran pernikahan rumit. Baca kisah modern novel ini untuk melihat pilihan sulit Indana di web novel kami.
HASRAT TERLARANG GIGOLO
HASRAT TERLARANG GIGOLO
Dalam novel HASRAT TERLARANG GIGOLO, Bagaskara menjadi pria bayaran demi biaya pengobatan sang ibu. Ia terjebak misi rumit bersama billionaire Arta Syakila. Temukan kisah romance novel ini di webnovel, sebuah modern novel tentang pilihan sulit dan konsekuensi hidup yang tak terduga.
Ipar adalah Maut Pernikahan
Ipar adalah Maut Pernikahan
Dalam Ipar adalah Maut Pernikahan, Dian terjebak hubungan terlarang dengan Raihan yang mengancam rumah tangganya bersama Galih. Romance novel bertema modern novel ini mengungkap konflik persahabatan dan obsesi gelap yang menghancurkan masa depan serta rahasia kelam pernikahan mereka.
Kembalinya Istriku
Kembalinya Istriku
Dalam novel modern Kembalinya Istriku, Maharani dipaksa menjadi TKW demi ekonomi keluarga. Namun, pengkhianatan Rudi dan kematian tragis putranya memicu misi balas dendam yang dingin. Baca romance novel penuh intrik ini untuk melihat perjuangan Rani menuntut keadilan bagi hidupnya.
Ketagihan Ibu Tiri
Ketagihan Ibu Tiri
Dalam Ketagihan Ibu Tiri, sebuah modern novel yang penuh intrik, karakter utama terjebak dalam komplikasi hubungan yang menantang batas loyalitas. Temukan bagaimana pilihan sulit mengubah takdir mereka saat membaca romance novel ini di platform web novel terbaik sekarang.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Mantan Suami, Cinta Sejati
Mantan Suami, Cinta Sejati
Sadie dan Lydia, cinta pertama suaminya, Chase, diculik bersama. Lydia mengalami kekerasan dan hamil. Demi melindungi Lydia, Chase berbohong bahwa Sadie lah korbannya yang mengandung anak orang asing. Hancur hati, Sadie menceraikannya, membongkar kebohongannya, dan mengubur masa lalu kelam. Saat mereka bertemu lagi, Sadie telah menikah dengan rival Chase dan membangun keluarga bahagia. Kini Sadie paham, kebahagiaan tak dibangun di atas pengorbanan diri. Chase pun belajar, cinta kadang berarti melepaskan.
Kembali Untukmu
Kembali Untukmu
Pada pemakamannya sendiri, arwah Kathy akhirnya menyadari bahwa nyawanya direnggut oleh keluarga dan tunangannya yang serakah demi warisan ibunya. Dia lalu menjadi saksi bagaimana Alan membalas dendam untuknya sebelum mengakhiri hidupnya sendiri. Setelah terlahir kembali tepat di saat dia menyatakan cinta dan melamar Vance, dengan penuh kebencian Kathy merobek-robek surat lamaran itu dan menampar Vance di hadapan semua orang. Kini, dia bertekad mengubah takdir dan membalas pengorbanan Alan, pria yang mencintainya hingga napas terakhir.
Pelindung Cilik? Bukan, Dia Bos Besarku!
Pelindung Cilik? Bukan, Dia Bos Besarku!
CEO berhati dingin Chris Preston terancam bahaya akibat persaingan bisnis. Putus asa, ia diperkenalkan pada master legendaris, yang ternyata adalah gadis enam tahun bernama Momo yang butuh pelukan dan es krim. Tingginya tak lebih dari lutut dan memegang boneka usang, Momo tampak tak meyakinkan. Namun, saat ia dengan mudah melumpuhkan pembunuh bayaran terbaik dengan lolipop dan boneka kelincinya, Chris terpaksa menerima kenyataan absurd ini...
Pewaris Baru, Pembalasan Baru
Pewaris Baru, Pembalasan Baru
Sepulang ke rumah, CEO Esther dipermalukan wanita yang mengaku istri putranya. Mengetahui putranya ingin meresmikan selingkuhan di pesta penyambutannya, Esther membalas dendam: ia mencabut hak waris putranya dan menunjuk menantunya, Rachel, sebagai pewaris baru.
Dicampakkan, Aku Menikahi Raja Mafia!
Dicampakkan, Aku Menikahi Raja Mafia!
Setelah dicampakkan di hari ulang tahunnya oleh pacarnya, Mia secara impulsif melamar Carson, pria yang menawan tapi berbahaya dan merupakan pemimpin dari keluarga kriminal. Walaupun dimulai dengan tergesa-gesa, hubungan itu dengan cepat berubah menjadi sesuatu yang nyata. Namun, mantan Mia menjadi cemburu pada hubungan baru Mia dan mencoba melakukan segala hal untuk mendapatkannya kembali.
Ketika Cinta Sirna
Ketika Cinta Sirna
Tujuh tahun pernikahan penuh kesedihan, Wanda terus bersabar karena cinta. Namun, ia hanya menghadapi kesulitan dari ibu mertua dan sikap dingin suami. Ketika kebenaran terungkap, Wanda memutuskan bercerai, bertekad tidak terjebak dalam mimpi lama. Marvin menyesal, namun hanya bisa melihat Wanda melanjutkan hidupnya. Cinta yang dulu membara kini sirna tanpa jejak.