Logo
Terungkapnya Kebiasaan Buruk Suamiku
Terungkapnya Kebiasaan Buruk Suamiku

Terungkapnya Kebiasaan Buruk Suamiku

55 Bab
Tamat
Dalam Terungkapnya Kebiasaan Buruk Suamiku, Indira harus menghadapi pengkhianatan Agung dan Zahra. Romance novel ini mengikuti perjuangan Indira menuntut keadilan saat suaminya berselingkuh. Baca kisah selengkapnya di webnovel modern ini tentang pilihan sulit dan harga diri.

Ringkasan Terungkapnya Kebiasaan Buruk Suamiku

Indira harus menelan kenyataan pahit saat mengetahui Agung, suaminya sendiri, tega berkhianat dan menjalin hubungan gelap di belakangnya. Perselingkuhan Agung dengan Zahra yang dilakukan secara diam-diam menjadi luka yang mendalam bagi Indira. Namun, ia tidak akan tinggal diam menghadapi kelakuan mereka yang tak tahu malu. Indira bertekad memberikan pelajaran setimpal sebelum akhirnya benar-benar meninggalkan lelaki tersebut. Ikuti perjuangan Indira menuntut keadilan.
Selengkapnya

Bab 1 dari Terungkapnya Kebiasaan Buruk Suamiku

Brak!

Pintu terbuka sedikit kencang. Disusul suara langkah kaki yang seperti sengaja di hentak-hentakan, membuatku yang sedang sholat dzuhur sedikit terganggu, berkurang rasa khusyu dalam beribadah.

Setelah uluk salam, segera kutemui si pemilik langkah kaki yang ternyata anakku, Adi. Dia duduk selonjoran di sofa dengan pandangan menerawang ke atas.

"Eh, pulang sekolah kok nggak ucap salam?" Kudekati dia dengan duduk di sebelahnya namun tak ada sahutan, bujangku itu hanya diam tak merespon. Bahkan menoleh pun tidak. Sepertinya tengah kesal, tapi karena apa, akupun tak tahu.

"Adi, ditanya kok nggak jawab?" tanyaku penasaran. Pikiranku jadi menerawang, mungkinkah dia ada sedikit masalah di sekolahnya. Atau ada hal yang membuatnya kesal hingga membawa masalahnya hingga ke rumah.

Dia mencebik kesal, sambil menoleh dengan muka marah.

"Bu, ibu kenapa sih nggak cerai aja dengan ayah?" Deg, apa maksudnya? kenapa tiba-tiba dia berkata demikian. Padahal dia baru kelas tiga sekolah dasar dan belum mengerti arti perceraian. Aneh.

"Loh, Di. Maksud kamu apa, kok ngomong gitu sama ibu? Nggak boleh lho, anak kecil bilang begitu. Memang kamu tahu artinya apa," ucapku saat wajahnya terlihat masam.

"Udah, ah. Percuma ngomong sama Ibu." Adi berjingkat pergi menuju kamarnya dan membanting pintu. Blug!

Ada apa dengan anak itu.

Tok tok tok!

Belum hilang keherananku, tiba-tiba pintu depan ada yang mengetuk. Segera kubuka dengan penasaran.

"Bu, Bu Indira, maaf nih saya ganggu. Bu Indira sudah tahu kabar suaminya belum?" Rupanya Bu Dewi tetangga dekat mertuaku yang datang. Dilihat dari deru nafasnya, seperti habis berlari dan dikejar anjing galak. Entah ada apa sebenarnya.

"Tenang dulu, Bu Dewi, sini masuk dulu." Aku mengajaknya masuk dan menyuruhnya duduk, lalu ke dapur untuk mengambil air putih dan kembali lagi ke depan.

Segelas air putih ditandaskan dalam waktu sekejap saja. Setelah kulihat agak tenang, barulah aku mengajaknya bicara.

"Bu Dewi, kenapa? Coba ceritakan apa yang terjadi," pintaku cepat. Wanita paruh baya itu terlihat menarik nafas panjang.

"Bu Indira, kok Bu Indira tenang-tenang aja dirumah sih. Memang belum tahu kabar suaminya sekarang?" tanyanya seperti keheranan.

"Tahu apa, Bu?" Giliranku kini yang penasaran dengan apa yang tengah terjadi dengan suamiku.

"Lho, emang Bu Indira nggak tahu kalau sekarang suami Bu Indira lagi di rumah ibunya, bawa perempuan muda, cantik, lagi hamil juga kayaknya," tutur Bu Dewi dengan tatapan penuh ke arahku yang melotot.

"Apa!?" tanyaku tak percaya.

"Iya, Bu, benar. Bahkan Adi juga tadi habis dari rumah neneknya. Emang dia belum cerita sama Bu Indira?" Bu Dewi bicara penuh penegasan dengan kening bertaut melihatku yang heran. Aku menggeleng cepat. Pantas saja tingkahnya terlihat beda.

"Apa maksud Bi Dewi, jangan bercanda deh, nggak lucu!" ucapku tak percaya.

Iya, Bu, bener. Masa saya bohong soal beginian. Bahkan Adi juga tadi habis dari rumah neneknya. Memang dia belum bercerita sama Bu Indira?" Raut wajah heran itu semakin kentara saat melihatku.

"Sebaiknya Bu Indira datang ke sana saja kalau nggak percaya."

Entah kenapa tiba-tiba seperti ada yang menonjok dalam dada.

Sakit, sangat sakit. Apakah benar yang dikatakan Bu Dewi ini, entahlah. Namun jika benar Mas Agung membawa perempuan lain ke rumah ibunya, kenapa tak ada satu orang pun kerabat dari mertua yang memberitahuku. Dan kalau itu benar, pantas saja Adi datang ke rumah dengan wajah yang ditekuk tidak seperti biasanya. Bahkan tadi sempat bilang 'cerai' segala.

'Ah rasanya sakit dan sulit dipercaya jika Mas Agung berkhianat.

"Bu Indira, Bu, kok malah bengong. Ya udah, Saya mau pulang dulu takut anak-anak nyariin." Bu Dewi keluar dari rumah setelah mengucap salam yang hanya kujawab dalam hati.

Aku harus pergi untuk memastikan.

Ya Tuhan. Kenapa rasanya sakit sekali, meski itu belum tentu benar.

Segera kusambar pashmina instan yang tergantung di belakang pintu kamar. Aku harus memastikan kabar yang baru saja kudengar, agar jangan sampai ada kesalahpahaman juga agar aku tidak berprasangka buruk, karena belum tentu benar adanya.

Setelah pamit pada Adi yang sama sekali tak menyahut ucapanku, segera kuhidupkan motor matic putih menuju kediaman mertuaku yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumahku yang dibangun masih di tanah mertua. Hanya berjarak lima ratus meter saja.

Sengaja ku kendarai motor dengan kecepatan rendah, agar aku bisa menata hati dan tidak bertindak anarkis jika saja hal yang menimpa mas Agung benar adanya. Aku tak boleh gegabah dengan melakukan hal yang akan membuatku malu disana nantinya. Kebiasaan emosiku dari dulu memang sulit ditaklukkan.

Aku juga terbiasa bepergian sendiri karena Mas Agung sangat jarang mengantarku. Apalagi beberapa waktu ini, Mas Agung selalu tak ada waktu untukku dan Adi.

Sampai di depan rumah mertua, tampak Yanti, adik Mas Agung tengah memainkan ponselnya di teras. Seakan tahu aku yang datang, segera dia mengangkat satu kakinya dengan menumpangkan ke kaki lainnya. Sombong memang Yanti, tak berubah sikapnya padaku meski Ayah Mertua berulang kali menasehati. Padahal aku tak pernah mengusik atau menyulitkannya.

"Assalamualaikum, Yan. Apa Mas Agung ada di dalam?" tanyaku sopan, namun diabaikan salamku. Gadis itu seakan-akan budeg, bahkan sama sekali dia tak menoleh ke arahku.

Dasar anak ini!

Tak menunggu perintah, aku memasuki rumah. Tak ada siapa-siapa di ruang tamu, hanya ketika berjalan ke arah ruang keluarga, tampak Doni, yang juga adiknya suamiku tengah asyik menonton film kartun. Film yang biasanya ditonton anak kecil itu terlihat begitu dia nikmati. Doni tertawa seakan asik sekali menontonnya.

Aku berdehem pelan.

Doni menoleh sedikit kaget, namun tak lama kemudian dia kembali mengalihkan pandanganya ke layar 63 inci di depannya. Sama seperti Yanti, dia pun seakan tak peduli padaku yang mematung di sebelahnya.

"Eh, Indira, kamu datang, Nak?" Ibu Mertua melangkah keluar dari arah dapur. Mukanya tampak kusut, matanya sedikit memerah seperti bekas menangis. Entah kenapa perasaanku semakin tidak enak.

"Dimana Mas Agung, Bu?" Tanpa basa-basi aku menanyakan keberadaan suamiku. Rasa penasaran serasa membuat darahku naik, apalagi mendapati Doni dan Yanti tadi yang memang sengaja mengacuhkanku.

Menyebalkan sekali kedua orang itu.

"Duduk dulu, Nak," pinta Ibu sambil meraih tanganku, namun segera kulepaskan dengan tangan kiriku dan kugenggam balik dua tangannya.

"Aku kemari bukan untuk duduk, Bu. Tapi mencari Mas Agung yang sudah seminggu ini tidak pulang," ucapku penuh penegasan.

Ibu menatap lirih dan seperti berat untuk menjawab. Namun perhatianku justru tertuju ke pintu kamar tamu yang tertutup rapat, dan terdengar suara wanita cekikikan dari dalam.

Bukankah di rumah ini yang perempuan muda, hanya Yanti? Itu pun sedang duduk di luar sambil memainkan ponselnya.

Lalu suara siapa di sana?

Segera kulangkahkan kaki dan meninggalkan Ibu yang mulai terisak.

"Sabar, Nak, tahan emosimu," lirihnya sambil mencoba menahan langkahku. Namun tak menyurutkan niatku untuk menuju ke sumber suara.

"Lepaskan Indira, Bu. Biarkan Indi tahu semuanya," ucapku pelan tak kuasa sakit.

"Wah, kayaknya akan ada perang dunia nih." Terdengar perkataan Doni dari belakang disusul suara tawanya yang seakan mengejek. Namun aku tak peduli. Semuanya harus segera terungkap.

Dan akan kuhadapi apapun kenyataan yang sebenarnya.

Tunggu saja kalian yang di dalam, aku akan segera mengetahuinya.

Aku Indira, tidak akan diam saja.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Bad Duda
Bad Duda
Dalam novel Bad Duda, Edeline berjuang melawan trauma masa lalu saat menjadi dokter magang bagi Elvis Dalton, duda arogan yang kejam. Kisah modern novel ini mengikuti upaya mereka menyatukan kepingan hidup yang hancur. Baca romance stories ini untuk melihat takdir mereka.
CEO Dingin Menolak Diceraikan Istri Tunarungu
CEO Dingin Menolak Diceraikan Istri Tunarungu
Temukan kelanjutan novel romantis CEO Dingin Menolak Diceraikan Istri Tunarungu. Renee yang tunarungu memutuskan pergi setelah tiga tahun diabaikan oleh suaminya, Arvin. Namun, sang miliarder menolak bercerai sebelum Renee melahirkan anak kedua. Baca novel online ini untuk mengikuti konflik mereka.
KAMU SINI DONG DEKETAN
KAMU SINI DONG DEKETAN
Dalam novel KAMU SINI DONG DEKETAN, Darwis terjebak dilema antara Marlenna, Arini, dan Wulan. Romance novel ini mengisahkan perjuangan mencari cinta sejati di tengah pengkhianatan dan penyakit fatal. Baca kisah modern novel ini untuk menemukan makna ketulusan dalam perjalanan yang penuh cobaan.
Kesempatan Keduaku, Penyesalannya
Kesempatan Keduaku, Penyesalannya
Dalam Kesempatan Keduaku, Penyesalannya, Alya terbangun di masa lalu untuk membatalkan pernikahan dengan Bima. Alih-alih menjadi korban dalam billionaire romance novels ini, ia bertekad mengubah takdir dan membalas pengkhianatan. Baca romance stories penuh intrik dan balas dendam ini sekarang.
Musuh Tapi Menikah
Musuh Tapi Menikah
Dalam Musuh Tapi Menikah, Jihan dan Septian terjebak perseteruan sengit meski orang tua mereka bersahabat. Kisah romance novel ini menguji misi mereka saat perjodohan mendadak memaksa dua rival ini bersatu. Simak kelanjutan young adult fiction romance books ini di platform online novel.
Permintaan Spesial Seorang Aktris Wanita
Permintaan Spesial Seorang Aktris Wanita
Novel romantis modern *Permintaan Spesial Seorang Aktris Wanita* mengisahkan seorang aktris yang harus menemui Dokter Jefri akibat insiden memalukan saat syuting. Terpesona oleh ketampanan sang dokter, ia sengaja meminta pemeriksaan tambahan. Baca novel online gratis yang penuh ketegangan asmara ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Dalam Pelukan Mantan Saya Lagi Setelah Perceraian
Dalam Pelukan Mantan Saya Lagi Setelah Perceraian
Dia mencintainya secara diam-diam selama tujuh tahun dan akhirnya menikahinya. Namun, sang suami bersikap dingin terhadapnya, sehingga dia memutuskan untuk menceraikannya. Kemudian, dia menyesalinya. Mengejutkan betapa posesifnya seorang miliarder!
Ibuku Pembunuh Bayaran
Ibuku Pembunuh Bayaran
Pembunuh bayaran wanita peringkat atas yang dijuluki "Snow Fox" tewas dalam misi. Secara gaib, rohnya memasuki tubuh Cassandra. Di hidup barunya, sang ibu sengaja merancang pertemuannya dengan Brandon, kepala keluarga paling berpengaruh di Rilas. Maka mereka sempat berhubungan satu malam. Lima tahun kemudian, Cassandra pulang dari luar negeri dengan putra semata wayangnya, Bryson. Ketika Brandon secara paksa membawa Bryson pergi, demi anaknya Cassandra rela menyamar sebagai pengawal pribadi Brandon. Perlahan, benih cinta tumbuh dalam interaksi mereka, hingga akhirnya mereka bersatu sebagai keluarga bahagia.
Saat Sang Raja Jatuh Untuk Putri Berkedok
Saat Sang Raja Jatuh Untuk Putri Berkedok
Charli Kaplan, siswa pindahan baru di Maple Elite Academy, dengan cepat menjadi sosok paling kontroversial di sekolah. Namun, penampilan bisa menipu. Rowan Hawkins mungkin terlihat seperti tiran, tapi apakah dia benar-benar seorang pengganggu tanpa hati? Sementara itu, Noah Tucker sering membantunya—apa motifnya? Sekarang Charli harus memutuskan: Akankah dia memilih musuhnya atau anak emas?
Kisah Pilu Dayang Istana
Kisah Pilu Dayang Istana
Setelah bidan terkenal di ibu kota, Nyonya Mena, terbunuh. Putrinya, Rani Danu masuk istana untuk mencari keadilan. Selama lima tahun, dia merancang strategi untuk mengungkap kejahatan Selir Agung. Dengan kecantikan dan kecerdasannya, dia berhasil menarik perhatian Raja, mengalahkan para selir jahat, dan akhirnya ungkap kebenaran. Dia pun diangkat sebagai Ratu yang memimpin harem dengan adil, lalu memberi kedamaian dan keadilan bagi rakyat.
Si Cantik
Si Cantik
Rosy Dolores, wanita penghibur paling terkenal di kota, menerima tawaran pertunangan palsu dari Tad Williams, duda kaya raya dengan seorang putri cantik. Tapi di balik sandiwara ini, Rosy menyimpan luka lama—misi rahasia untuk menemukan anak perempuannya yang hilang sejak lahir. Siapa sangka, gadis yang selama ini dia cari ternyata adalah Lily, putri Tad sendiri.
Dibuang Keluarga, Dicintai Bos Besar
Dibuang Keluarga, Dicintai Bos Besar
Kathryn adalah putri kandung Keluarga Brown yang telah lama hilang. Namun, saat dia kembali, keluarganya justru lebih menyayangi Jolene, anak angkat mereka, dan mengabaikannya. Ketika keduanya diculik, mereka memilih menyelamatkan Jolene, sementara Liam, seorang konglomerat ternama, menyelamatkan Kathryn tepat waktu. Merasa sangat hancur, Kathryn memutus hubungan dengan Keluarga Brown dan mulai bekerja untuk Liam. Namun, Jolene tak pernah membiarkannya hidup tenang. Kathryn melawan dengan berbagai keahlian yang dimilikinya, dan Liam dengan tegas mendukungnya, semakin memperkuat ikatan mereka.