Logo
Terpaksa Kawin Kontrak
Terpaksa Kawin Kontrak

Terpaksa Kawin Kontrak

49 Bab
Tamat
Dalam novel Terpaksa Kawin Kontrak, Aletha harus melunasi mahar besar setelah membatalkan pernikahan dengan Ronald. Sang bos billionaire, Athala, menawarkan solusi melalui pernikahan di atas kertas. Baca kisah romance modern ini untuk melihat pilihan sulit Aletha di web novel kami.
Bab 1 dari Terpaksa Kawin Kontrak

"Bu Dewi! Cepat buka pintunya! Aku tau kamu ada di dalam!" teriak seorang wanita yang bertubuh tambun dengan rambut digulung ke atas. Ia adalah seorang rentenir yang akan menagih hutang kepada Dewi.

Saat itu Alletha baru saja pulang dari tempat kerjanya. Ia bekerja disebuah perusahaan cabang milik keluarga Sastrawinata, hanya sebagai staf administrasi biasa. Kepalanya berdenyut nyeri saat ia melihat seseorang yang sedang menggedor-gedor pintu rumahnya. Ia menutup kedua telinganya karena suara rentenir itu benar-benar memekakkan telinganya. Saat tubuhnya sedang lelah dan ingin segera beristirahat di dalam kamarnya yang tidak terlalu luas itu, kini ia harus dihadapkan dengan seseorang yang sedang membuat kerusuhan di depan rumahnya.

Alletha berjalan mendekat ke arah rentenir itu. "Maaf, Bu, ada apa, ya?" tanya Alletha menahan emosi.

Seorang ibu yang bertubuh tambun itu menoleh pada Alletha yang berada dibelakangnya.

"Kamu siapa?" tanyanya dengan nada cukup keras. Ia menatap Alletha dari atas hingga bawah. Alletha merasa kikuk diperhatikan seperti itu. "Oh, kamu Alletha, ya? Putri sulungnya Bu Dewi?" tanyanya kemudian.

Alletha menganggukan kepalanya, "iya. Saya Alletha, Bu. Maaf sebelumnya, Ibu ini siapa, ya, kok gedor-gedor pintu rumah orang dengan keras begitu?"

"Saya kesini mau nagih hutangnya Bu Dewi. Ibu kamu sudah menunggak cicilannya selama tiga bulan!" hardiknya seraya menunjuk tepat di depan wajahku.

"Iya, tapi gak harus gedor-gedor pintu rumah orang juga, Bu!" geram Alletha tak kalah galak dari sang penagih hutang.

"Loh, kenapa jadi kamu yang sewot?" gertaknya sembari berkacak pinggang dan mata yang melotot.

"Ibu gak sopan! Harusnya ibu bisa mengetuk pintu dengan pelan. Kalau pintunya rusak gimana?" teriak Alletha tak mau kalah.

Suara keributan yang ditimbulkan oleh Alletha, membuat Dewi mau tak mau akhirnya keluar rumah juga. Ia tak mau hutang-hutangnya ke rentenir itu diketahui para tetangganya.

"Eh, Bu Retno? Mari masuk Bu!" tutur Dewi dengan basa-basi.

"Gak usah basa-basi, Bu Dewi! Saya kesini mau nagih hutang! Bu Dewi sudah menunggak tiga bulan," cecar Bu Retno sembari menekankan kata 'tiga bulan'.

"Iya, Bu. Mari kita bicarakan di dalam saja. Gak enak dilihat tetangga," bujuk Dewi agar Bu

Retno tak lagi koar-koar di depan rumahnya.

"Udah, gak usah! Biarin aja. Bu Dewi harus membayar cicilannya sekarang juga!" bentak Bu Retno lagi.

Wajah Dewi merah padam menahan malu dan juga marah. Dia merasa kesal karena Bu Retno tidak bisa di ajak kompromi. Dewi langsung menarik paksa tangan Alletha ke dalam rumah. Alletha yang belum siap dengan pergerakan ibunya, ia sampai terhuyung ke depan. Sementara Bu Retno diam di luar menunggu Dewi untuk membayar hutangnya dengan mata mendelik ke arah mereka.

"Apaan sih, Ibu ini, pake tarik-tarik tangan Alletha. Sakit tau!" Alletha melepaskan tangannya dari cengkraman tangan Dewi. Ia memegang pergelangan tangannya yang terasa sakit akibat cengkraman tangan Dewi yang cukup keras.

Tio yang sedang berada di dalam kamar terpaksa keluar mendengar keributan yang di timbulkan oleh Alletha dan ibunya. Ia memutar kursi rodanya sendiri menuju ke ruang tengah dimana Alletha dan Dewi berada.

"Ada apa ini? Tangan kamu kenapa, Alletha?" tanya Tio dengan mata membulat melihat raut wajah Alletha yang sedang kesakitan.

"Halah, udah kamu diem aja, Pak!" bentak Dewi seraya mengayunkan tangannya ke udara. "Alletha sekarang ibu minta semua gaji kamu! Hari ini kamu udah gajian 'kan?"

Alletha menautkan kedua alisnya, ia langsung mendekap erat tas kerjanya. Ia tau setelah ini ibunya pasti akan mengambil paksa uangnya. Alletha tidak mau uang yang dengan susah payah ia dapatkan harus rela diberikan kepada ibunya untuk membayar hutangnya. Hutang yang hanya untuk memenuhi gaya hidup ibunya yang tidka jelas. Setiap kali Alletha mendapatkan uang gajinya, ia akan memberikan setengah dari gajinya untuk keperluan rumah kepada Dewi.

"Tapi, Bu, kalau uang ini aku serahin semua ke Ibu, nanti untuk sebulan kedepan kita mau makan apa?" sahut Alletha dengan tetap mempertahankan tasnya.

"Udah, itu sih, gampang! Nanti Ibu akan cari hutang lagi untuk makan kita," tutur Dewi dengan santainya.

"Dewi! Sampai kapan kamu mau terus menerus berhutang? Kasian Alletha, ia bekerja terus menerus hanya untuk membayar hutang-hutangmu yang semakin menumpuk!" Tio merasa geram dengan tingkah istrinya yang hanya bisa berhutang lagi dan lagi. Semua uang yang Dewi pinjam bukan untuk kepentingan keluarganya, tapi untuk memenuhi keinginan Dewi demi menjaga gengsinya. Tio merasa bersalah kepada Alletha karena ia tak bisa mencari nafkah sebagaimana mestinya karena kondisi kakinya yang lumpuh. Kini ia harus menyerahkan beban itu kepada putri sulungnya.

"Sampai kamu bisa bekerja lagi dan mencari uang untuk aku!" ungkap Dewi kepada suaminya sembari menunjuk wajah Tio. Dewi kini mulai berani kepada Tio. Ia merasa jika suaminya semakin hari semakin tidak berguna. Hanya bisa duduk di atas kursi roda saja tanpa bisa melakukan apapun.

"Dewi, kamu!" ucapan Tio terpotong saat Alletha mendorong kursi rodanya masuk ke dalam kamar. Sementara Dewi memutar bola matanya malas. Ia merasa jika putri sulungnya itu selalu berpihak pada ayahnya.

"Ayah tunggu disini aja, ya. Alletha mau meyelesaikan masalah ini dulu."

Alletha mencoba menenangkan Tio, ia tidak mau kondisi ayahnya semakin buruk. Selain lumpuh, Tio pun memiliki penyakit darah tinggi yang sewaktu-waktu bisa mengakibatkan stroke jika tensinya terus meningkat. Alletha menemui ibunya yang masih menunggunya di ruang tengah.

"Alletha! Cepetan! Ibu gak enak sama Bu Retno. Nanti dia teriak-teriak lagi di luar. Bikin malu aja!"

Belum juga Alletha menjawab, tiba-tiba terdengar teriakan Bu Retno dari luar rumah.

"Bu Dewi! Lama banget di dalamnya!"

Dewi langsung menarik tas milik Alletha dan mengeluarkan amplop coklat yang berisi semua gaji Alletha satu bulan ini. Alletha tak kalah gesit, ia pun langsung menyambar amplop coklat itu demi menyelamatkan uang gajinya. Bukan berarti Alletha pelit, hanya saja jika uang itu benar-benar digunakan Dewi untuk memenuhi kebutuhan rumah dan keluarganya, Alletha tidak masalah. Ia akan dengan ikhlas memberikannya. Sayangnya Dewi menggunakan uang Alletha untuk keinginannya saja seperti untuk shoping dan memenuhi gayanya.

Alletha langsung keluar untuk menemui Bu Retno yang sedari tadi menunggunya. Dewi langsung mengikuti langkah putri sulungnya.

"Nih, Bu. Saya hanya bisa nyicil segini dulu. Nanti sisanya bisa dicicil lagi!" Alletha menyerahkan beberapa lembar uang berwarna merah kepada Bu Retno.

"Kok cuma segini, sih?" Bu Retno menautkan kedua alisnya. Menurutnya uang segitu tidak cukup walaupun untuk membayar bunganya saja.

Alletha merasa geram, tapi ia mencoba untuk tidak emosi. "Adanya cuma segini, Bu. Kalau Ibu mau, sialahkan ambil. Kalau tidak, mungkin ibu saya akan lama lagi bayarnya."

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Cinta Lokasi Pembantu Dan Majikan
Cinta Lokasi Pembantu Dan Majikan
Demi bertahan hidup, seorang wanita bekerja menjadi pembantu di rumah kaya. Namun, setelah menidurkan anak majikan, sentuhan tak terduga di pinggangnya mengubah segalanya. Baca novel online Cinta Lokasi Pembantu Dan Majikan, novel romantis miliarder modern yang penuh ketegangan.
Demi Anak, Kuterima Hinaan Mertua
Demi Anak, Kuterima Hinaan Mertua
Dalam novel modern Demi Anak, Kuterima Hinaan Mertua, Keira terjebak skandal dengan Aksel, CEO dingin perusahaannya. Menghadapi pengkhianatan dan kebangkrutan, ia harus bertahan dalam billionaire romance novels ini demi masa depan buah hatinya di tengah tekanan keluarga besar.
Dia Memilih Kebohongan, Aku Memilih Pergi
Dia Memilih Kebohongan, Aku Memilih Pergi
Dalam novel romance modern ini, kecelakaan tak terduga mengungkap pengkhianatan Nixon, pewaris keluarga Blakely. Saat menyelamatkan adik suaminya, sang istri justru berhadapan dengan selingkuhan yang sombong. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti perjuangan dan pilihannya.
Istri Dekilku Anak Sultan
Istri Dekilku Anak Sultan
Dalam novel romantis miliarder Istri Dekilku Anak Sultan, Alif menyesal menceraikan Shinta yang ternyata pewaris tunggal perusahaan tempatnya bekerja. Di tengah perebutan kekuasaan yang mengancam nyawanya, Shinta berjuang bertahan bersama Raka. Baca novel online gratis ini sekarang.
KECELAKAAN SEMPURNA
KECELAKAAN SEMPURNA
Dalam KECELAKAAN SEMPURNA, fotografer Arlett terjebak skandal dengan CEO Carl Heston saat bekerja di Heston Corporation demi biaya medis ibunya. Simak kisah billionaire romance novels ini tentang konsekuensi kesalahan fatal di web novel modern yang penuh intrik dan pilihan sulit.
Kubeli Kesombongan, Gundik Suamiku
Kubeli Kesombongan, Gundik Suamiku
Dalam romance novel Kubeli Kesombongan, Gundik Suamiku, Keysa berjuang membungkam Risa, selingkuhan suaminya yang berstatus crazy rich. Menghadapi lawan yang sombong, Keysa bertransformasi menjadi wanita tangguh demi harga dirinya. Baca billionaire romance books ini sekarang secara gratis.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Balas Dendam Setelah Penjara
Balas Dendam Setelah Penjara
Zina Salim menanggung hukuman enam tahun di penjara demi suaminya, Hendri Cahyo. Setelah bebas, dia mendapati bahwa Hendri menikah dengan sahabatnya, Wati Kangean, dan merebut Grup Cahyo yang didirikan olehnya. Dalam keputusasaan, Zina mendapat bantuan dari Tano Loekito, dan keduanya bekerja sama untuk membalas mantan suami mereka. Akhirnya, para penjahat mendapat balasan yang setimpal, dan Zina bersama Tano memulai hidup baru mereka.
Wanita Cantik
Wanita Cantik
Hidup sangat miskin sehingga sulit untuk bertahan hidup, dan saya hampir menjual perusahaan tersebut.
[Versi suara dubbing] Kenaikan Status Ibu Tiri
[Versi suara dubbing] Kenaikan Status Ibu Tiri
Dia, yang melakukan perjalanan waktu untuk menjadi ibu tiri kejam, ditangkap setelah menggunakan uang hasil penjualan anak perempuannya untuk mengunjungi rumah bordil. Dengan pengetahuan modern, dia menjadi kaya, menyelamatkan orang, menyelesaikan kasus, membersihkan namanya, menerima gelar "Nyonya Kekaisaran" dan akhirnya bersatu dengan dia!
[Versi suara dubbing] Magang yang Tak Terduga
[Versi suara dubbing] Magang yang Tak Terduga
Seorang supervisor junior berusia 40 tahun, diperlakukan dengan hina dan kesehatan buruk, mendapatkan kembali vitalitasnya setelah bertemu dengan seorang mahasiswa magang yang merupakan alumni. Dia mengungkap konspirasi istri dan bosnya; integritasnya menyentuh mahasiswa magang tersebut, dan mereka bergabung untuk mengalahkannya.
Duka di Balik Senyuman
Duka di Balik Senyuman
Video mesum milik Leona tersebar, dirinya yang merupakan nona keluarga kaya pun menjadi bahan cemooh semua orang. Hal tersebut membuat Leona sadar bahwa Gio, pacar yang sangat dia sayangi, adalah dalang dari perudungan yang sering kali ia alami. Gio nggak pernah mencintainya, semua hal yang dia lakukan hanya demi balas dendam atas penderitaan yang diterima kakaknya. Dengan putus asa, Leona pun menyetujui perintah ayahnya untuk menikah dengan pria buta dan gila...
Kemuliaan yang Pernah Kau Rendahkan
Kemuliaan yang Pernah Kau Rendahkan
Cello Caraka, Ketua Sekte Lohu yang tersembunyi, diam-diam membantu negara Kerta di bawah kepemimpinan Ratu Clara Lais. Namun, ketika identitas aslinya terancam terungkap, Cello difitnah mencuri stempel kekaisaran dan diusir. Ratu Clara malah bertunangan dengan Hasan Jura, yang mempermalukan Cello. Saat identitas Cello terungkap, Ratu Cynthia merekrutnya untuk bekerja sama dan menikahinya. Cello menolak, dan Cynthia berniat memaksa pernikahan mereka saat Clara menikah dengan Hasan. Cello bersumpah untuk membalas dendam pada hari pernikahan Clara. Namun, setelah dihina lagi, musuh menyerbu kerajaan. Clara menyesal dan memohon agar Cello kembali menyelamatkan negara.