Logo
Terlambat Menyesal: Mantan Istriku Bersinar Terang
Terlambat Menyesal: Mantan Istriku Bersinar Terang

Terlambat Menyesal: Mantan Istriku Bersinar Terang

54 Bab
Tamat
Dalam Terlambat Menyesal: Mantan Istriku Bersinar Terang, seorang istri pemimpin mafia pergi membawa rahasia kehamilan saat suaminya dikhianati selingkuhan. Mafia novel ini mengisahkan pelarian dan kekuatan baru sang istri di tengah penyesalan John. Baca romance novel ini sekarang.
Bab 1 dari Terlambat Menyesal: Mantan Istriku Bersinar Terang

Selama empat puluh tahun, aku hidup sebagai istri pajangan Don John, pemimpin mafia yang kejam.

Aku diam saja saat selingkuhannya, Angel, melenggang masuk ke rumahku, menghinaku di meja makan, dan bertingkah seolah dia adalah ratu di istana ini.

Namun, saat aku akhirnya memutuskan untuk pergi dan menyerahkan surat cerai, takdir mempermainkanku dengan cara yang paling gila.

Dokter menyatakan aku hamil di usia senja, tepat saat rahasia besar terkuak bahwa Angel sebenarnya mandul dan takkan pernah bisa memberi John pewaris.

Aku memilih kabur ke desa seni terpencil di tengah badai salju, menyembunyikan perutku yang mulai membuncit.

John, yang terlambat menyadari bahwa akulah satu-satunya yang setia, menjadi gila.

Dia mencampakkan Angel dan menerobos badai es yang mematikan hanya untuk menemukanku.

Dia berlutut di lantai pondokku yang dingin, menangis dan memohon demi anak dalam kandunganku, berharap bisa memperbaiki ego dan keluarganya yang hancur.

Tapi dia lupa, cinta tidak butuh waktu empat puluh tahun untuk sadar.

Aku menatap matanya tanpa rasa, lalu menutup pintu tepat di depan wajahnya.

"Pergilah, John. Aku bukan lagi istrimu."

Bab 1

Celia POV

Baru saja aku menyapu wajah suamiku dengan lapisan cat hitam yang pekat dan tebal ketika wanita simpanannya melenggang masuk ke studio, menanyakan menu makan malam seolah-olah dialah nyonya rumah di sini.

Kuas di tanganku masih basah, membiarkan tetesan warna kegelapan jatuh satu per satu, menodai lantai kayu mahoni yang harganya selangit itu.

Aku tidak gemetar.

Aku tidak menangis.

Hanya ada rasa dingin yang merambat perlahan, membekukan ujung jari hingga menusuk ke sumsum tulangku.

Don John, pemimpin klan mafia yang paling ditakuti di kota ini, selalu menuntut lukisan dirinya yang sempurna.

Gagah.

Berwibawa.

Abadi.

Tapi hari ini, aku memutuskan untuk melukis sebuah kebenaran.

Studio ini luas, dikelilingi dinding kaca yang menghadap ke taman yang terawat sempurna, namun bagiku, tempat ini tak ubahnya peti mati kaca.

Indah, namun menyesakkan.

Suara langkah kaki yang ringan namun penuh percaya diri memecah kesunyian suci studioku.

Angel masuk.

Dia membawa katalog lelang seni terbaru di tangannya, mengibas-ngibaskannya di udara seolah itu adalah bendera kemenangan pasca perang.

Aroma parfum mahalnya langsung menyerbu hidungku, bertarung sengit dengan bau tajam terpentin dan cat minyak yang menenangkan.

Baunya seperti sebuah penjajahan.

"Celia, sayang," suaranya manis, terlalu manis, seperti sirup yang dicampur racun sianida. "Kau masih berkutat dengan itu? John sudah tidak sabar melihat hasilnya."

Dia berjalan mendekat, berdiri tepat di belakangku.

Tangannya yang terawat rapi-tanpa noda cat sedikitpun-menyentuh bahuku.

Sentuhan itu terasa seperti lilitan ular.

Dia menyodorkan katalog itu tepat di depan wajahku, sengaja memblokir pandanganku pada kanvas yang baru saja kurusak.

"Lihat ini, ada patung Renaisans yang John incar. Dia bilang itu akan sangat cocok di ruang tamu utama. Bagaimana menurutmu?"

Nada bicaranya santai, seolah dia sedang berbicara dengan kepala pelayan, bukan istri sah dari pria yang sedang dia bicarakan.

Aku memaksakan sudut bibirku untuk naik.

Senyum palsu ini adalah mahakarya yang sudah kulatih selama empat puluh tahun.

"Itu pilihan yang bagus, Angel," kataku pelan, suaraku datar tanpa emosi. "Tolong sampaikan pada John, makan malam akan siap tepat waktu. Apakah dia akan pulang malam ini?"

Angel tertawa kecil, suara yang terdengar seperti lonceng retak yang menyakitkan telingaku.

Dia melepaskan tangannya dari bahuku, dan rasanya aku baru bisa bernapas lagi.

Dia melempar katalog itu ke meja di samping sandaran kanvas, melirik sekilas ke lukisanku tanpa benar-benar melihat apa yang telah kulakukan.

Matanya berkilat meremehkan.

"Kau tahu bagaimana John," katanya sambil merapikan rambutnya yang sempurna. "Don John tidak punya waktu untuk hal-hal sepele seperti makan malam keluarga. Dia lebih peduli pada 'bisnis' dan masa depan klan."

Kata-kata itu menghantamku.

Masa depan.

Sesuatu yang tidak pernah dia diskusikan denganku.

Jariku menegang di pinggiran kanvas, mencengkeram kayu itu erat-erat, tapi aku segera menahannya dengan tangan kiriku.

Wajahku tetap datar, topeng porselen yang tak retak.

Pikiranku melayang ke empat puluh tahun yang lalu.

Saat itu aku hanya putri dari keluarga prajurit rendahan.

Ayahku menyerahkanku kepada John seperti menyerahkan seekor domba kurban di altar perdamaian.

Pernikahan yang diatur demi memperkuat aliansi, bukan menyatukan hati.

John muda saat itu tampan, penuh kekuatan yang memabukkan.

Ada saat-saat langka di mana dia menatapku dengan lembut, dan aku-gadis bodoh yang naif itu-mengira itu adalah cinta.

Tapi cinta dalam dunia mafia hanyalah ilusi optik.

Loyalitas adalah mata uang yang berlaku, dan aku telah membayarnya lunas dengan seluruh hidupku.

Sekarang, Angel ada di mana-mana.

Dia adalah sekretarisnya.

Penasihat seninya.

Wanita yang duduk di sampingnya saat rapat tertutup.

Dia seperti tanaman parasit yang melilit pohon tua, perlahan namun pasti mematikan inangnya.

Ingatanku terseret kembali ke rekaman CCTV tersembunyi yang kutemukan di ruang rahasia John minggu lalu.

Layar itu menampilkan mereka berdua.

Berpelukan.

Tertawa.

Menertawakan betapa "patuhnya" aku, betapa bodohnya kesetiaanku.

"Dia tidak akan pernah pergi," suara John terdengar jelas dalam rekaman itu, dingin dan tanpa penyesalan. "Celia terlalu takut pada dunia luar."

Fantasi empat puluh tahunku hancur menjadi debu dalam hitungan detik.

Angel sudah berbalik, bersiap untuk pergi, yakin sepenuhnya bahwa dia telah memenangkan pertempuran kecil ini.

Aku menatap punggungnya, lalu beralih ke tumpukan lukisan di sudut ruangan yang tertutup kain debu.

Itu adalah satu-satunya hal yang murni milikku.

Satu-satunya sumber uang yang tidak terlacak oleh radar klan.

Aku berjalan pelan ke salah satu bingkai lukisan besar di sudut gelap ruangan.

Dengan hati-hati, aku meraba bagian belakang bingkai itu, mencari celah tersembunyi, dan menarik keluar sebuah amplop tipis.

Di dalamnya ada catatan transaksi penjualan seni rahasia yang telah kulakukan selama bertahun-tahun di pasar gelap.

Uang darah yang perlahan kubersihkan menjadi tiket kebebasan.

"Empat puluh tahun aku hidup dalam bayanganmu, John," bisikku pada ruangan kosong itu, suaraku bergetar oleh amarah yang akhirnya terlepas.

"Kau mencuri hidupku, tapi sekarang aku akan mengambil harganya."

Aku menyentuh kertas-kertas itu, merasakan teksturnya yang kasar di ujung jariku.

Ini bukan sekadar uang.

Ini adalah bensin.

Dan aku siap menyalakan api yang akan membakar sangkar emas ini hingga menjadi abu.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Ayahku, Penjahat Terbesarku
Ayahku, Penjahat Terbesarku
Dalam Ayahku, Penjahat Terbesarku, Zayden sang pemimpin mafia Raven terobsesi pada Kaela. Namun, misi rahasia Kaela adalah memburu Raven. Hadapi konflik identitas dan strategi bisnis dalam romance novel ini. Baca kisah petualangan mereka di platform web novel dengan misi penuh risiko.
Jatuh Cinta Pada Luka
Jatuh Cinta Pada Luka
Dalam Jatuh Cinta Pada Luka, Damian, bos mafia yang terluka parah, terdampar di desa terpencil dan bertemu Alira. Mafia novel ini mengisahkan misi bertahan hidup dan dilema hati antara masa lalu kelam serta cinta baru. Baca romance stories ini untuk melihat pertaruhan kekuasaan dan takdir.
Mafia in The Morning
Mafia in The Morning
Dalam novel Mafia in The Morning, Mayumi menjadi LO bagi cosplayer idolanya, Mamoru V. Namun, pekerjaan ini berubah menjadi pelarian maut saat mereka diserang kelompok bersenjata. Temukan aksi mendebarkan dalam mafia romance books ini dan baca kisah petualangan mereka di webnovel.
Malam Panas Bersama Mafia Dingin
Malam Panas Bersama Mafia Dingin
Dalam Malam Panas Bersama Mafia Dingin, Amora terpaksa menjual dirinya demi biaya rumah sakit sang ayah. Romance novel ini mengisahkan pengorbanan Amora menghadapi mafia kejam dalam dunia modern. Simak kisah penuh risiko ini di platform online novel kami sekarang.
Mengirim Tunangku ke Neraka
Mengirim Tunangku ke Neraka
Dalam novel Mengirim Tunangku ke Neraka, pengkhianatan Chris memaksa tunangannya menjadi tawanan Nate Adams demi menyelamatkan tangan pianis selingkuhannya. Mafia novel ini mengungkap risiko besar saat cinta dikorbankan. Baca romance stories penuh intrik ini di web novel favorit Anda.
Obsesi Gila Sang Billionare
Obsesi Gila Sang Billionare
Dalam Obsesi Gila Sang Billionare, Mars King sang penguasa mafia menjebak Vanylla Wright demi ambisi pribadinya. Terjebak dalam perang bisnis keluarga, Vanylla berjuang lepas dari jeratan sang iblis. Baca romance novel ini untuk melihat takdir mereka di antara pilihan dan kekuasaan.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Versi suara dubbing] Kembali dengan Topeng
[Versi suara dubbing] Kembali dengan Topeng
Penyanyi bertopeng itu pensiun untuk kekasihnya yang buta. Setelah dia mendapatkan kembali penglihatannya, dia diperdayakan, putus asa, cerai, dan kembali ke panggung, membuatnya penuh dengan penyesalan...
Sang Pendiri Kekaisaran (Sulih Suara)
Sang Pendiri Kekaisaran (Sulih Suara)
Dafa Tanata, perdana menteri setia yang dibebani amanat mendiang kaisar, terus mengabdi meski diperlakukan tidak adil oleh kaisar baru, Kira Sanur. Setelah janji toleransi seratus kali hampir habis, Dafa bersiap meninggalkan istana dan jabatannya untuk selamanya.
Hidup Kedua, Cinta Sejati Menanti
Hidup Kedua, Cinta Sejati Menanti
Di kehidupan sebelumnya, Nadya Lestari menikah dengan Raka Wirawan, pria yang paling ia cintai. Tapi demi wanita pujaan hatinya, Raka justru menguras habis harta keluarga Nadya dan membiarkan keluarganya hancur. Takdir memberinya kesempatan kedua. Kali ini, Nadya kembali ke titik hidupnya saat harus memilih pasangan hidup. Tanpa ragu, ia memilih Dimas Pranata, pria yang tulus dan bermoral. Saat Raka sadar Nadya tak lagi memilihnya, penyesalan pun datang... tapi semuanya sudah terlambat.
Istri Gemuk Dimanjakan
Istri Gemuk Dimanjakan
Dewi masuk ke dunia novel sebagai tokoh sampingan berbobot 100 kg. Demi mengubah nasib mati saat melahirkan, ia lepas dari sistem dan mencari suaminya. Dengan kecerdasan modern, ia membalikkan citra dan membuat Andi terguncang.
Gagal Mendidik, Menyesal diakhir.
Gagal Mendidik, Menyesal diakhir.
Akademisi Vina Salim yang baru saja mendapatkan penghargaan Medali Kehormatan Ananta karena berhasil menciptakan mesin litografi untuk negara Ananta sedang menempuh perjalanan menuju Kota Zino untuk melahirkan. CEO Grup Bahari, Fino Lionel yang mengetahui hal itu buru-buru berangkat ke bandara untuk menjemput Vina. Di dalam pesawat, Vina bertemu dengan Ibu dan anak Fino. Anak Fino yang nakal ini mencuri tas Vina yang berisikan cetak biru dari mesin litografi beserta mikrocip produksi pertama dan kemudian menghancurkannya. Akibatnya, Vina mengalami perdarahan berkali-kali dan nyaris keguguran.
Pelindungku, Cintaku, Suamiku
Pelindungku, Cintaku, Suamiku
Iwan, seorang mantan "Raja Pasukan Khusus"​, secara tak terduga menikahi siri dengan Dewi, seorang CEO wanita yang menyamar dengan wajah dan penampilan biasa. Usai pernikahan kilat mereka, mereka berpisah dan sama sekali tidak saling mengenali. Takdir mempertemukan mereka kembali ketika Iwan, tanpa mengetahui identitas asli Dewi, secara tak sengaja menjadi pengawal pribadinya. Dalam peran barunya, ia berulang kali mempertaruhkan nyawa untuk melindungi Dewi dari berbagai ancaman. Akankah keduanya berhasil mengungkap identitas satu sama lain​ dan meluruskan semua kesalahpahaman​ yang melilit hubungan mereka?