Logo
Terlalu Lelah Untuk Bertahan
Terlalu Lelah Untuk Bertahan

Terlalu Lelah Untuk Bertahan

87 Bab
Tamat
Dalam novel romance modern Terlalu Lelah Untuk Bertahan, Liana berjuang melawan kemiskinan dan penindasan mertua. Saat Damar bersikap acuh, Liana harus memilih antara menyerah atau bangkit demi masa depan anaknya. Baca kisah perjuangan hidup ini di aplikasi read novels online sekarang.

Ringkasan Terlalu Lelah Untuk Bertahan

Hidup Liana kian terpuruk saat ia harus berjuang keras demi kebutuhan makan buah hatinya. Di tengah kemiskinan, ia kerap pulang dengan tangan kosong setelah mencari sisa makanan di pasar. Penderitaannya kian pedih saat mertuanya, Nina, hanya memberikan nasi basi dengan sikap dingin. Sementara itu, Damar sang suami justru bersikap acuh dan malah menyalahkan Liana soal keuangan. Merasa tidak dihargai dan dikhianati oleh keluarga sendiri, Liana mulai memupuk tekad kuat untuk bangkit melawan ketidakadilan demi masa depan dirinya dan sang anak.
Selengkapnya

Bab 1 dari Terlalu Lelah Untuk Bertahan

Liana duduk di sudut ruang tamu yang gelap, hanya diterangi cahaya redup dari lampu minyak yang mulai padam. Hembusan angin malam masuk melalui celah-celah jendela yang tak sempurna, membuat tubuhnya menggigil. Matanya menatap kosong ke depan, seakan-akan mencoba mencari makna dalam setiap bayangan yang tampak samar di dinding rumah kayu yang sudah rapuh. Hidupnya seperti kaca pecah-terpental ke mana-mana, tak bisa lagi disatukan.

Sejak beberapa bulan terakhir, setiap harinya terasa seperti pertempuran. Hidupnya yang dulu sederhana kini dipenuhi dengan kesulitan yang tak pernah ia bayangkan. Dulu, ketika ia menikah dengan Damar, ia membayangkan kehidupan yang bahagia, penuh cinta, dan penuh dengan harapan. Namun, kenyataan justru jauh berbeda. Seperti sebuah mimpi buruk yang tak bisa ia hindari.

Liana menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan pikirannya yang semakin kacau. Di luar sana, malam semakin larut. Namun, perutnya yang kosong seakan tak peduli dengan waktu. Anak kecilnya, Nadya, sudah tidur dengan nyenyak di kamarnya, tidak tahu bahwa ibunya tengah berjuang melawan rasa lapar dan frustasi.

Pagi tadi, seperti biasa, Liana pergi keluar untuk mencari makanan. Tak ada pilihan lain. Ia berjalan berkeliling pasar, mencari apa yang bisa dimakan untuk anaknya. Damar, suaminya, seakan menutup mata terhadap kenyataan yang dihadapi istrinya. Ia bekerja, memang, namun lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bermain dengan ponselnya atau mengobrol dengan teman-temannya, sementara Liana berjuang dengan segala cara untuk menyelamatkan keluarga mereka dari kelaparan.

Ketika ia pulang dengan sedikit bahan makanan yang ia dapatkan dari seorang pedagang tua yang baik hati, ia berharap bisa memberi makan anaknya dengan makanan yang layak. Namun, yang ia temui justru kenyataan yang lebih pahit. Di dapur, mertuanya, Nina, duduk dengan tenang, seolah tak peduli dengan kedatangannya. Liana bisa merasakan tatapan Nina yang dingin, seolah-olah ia bukan bagian dari keluarga ini. Ibu mertuanya itu tidak pernah menyukainya, bahkan sejak hari pertama pernikahannya dengan Damar. Setiap langkah Liana selalu diawasi dengan penuh kecurigaan, dan setiap upaya yang ia lakukan untuk membantu rumah tangga ini selalu dianggap tidak cukup.

"Nasi itu cukup buatmu," ujar Nina, suaranya datar, bahkan cenderung sinis. Liana hanya bisa menelan ludah, menahan amarah yang hampir meledak. Nasi basi. Itu yang diberikan oleh mertuanya.

Liana mencoba menenangkan dirinya. Ia tahu, berbicara dengan Nina hanya akan membuat keadaan semakin buruk. Sudah cukup banyak kata-kata tajam yang pernah keluar dari mulut ibu mertuanya. Tapi kali ini, ada sesuatu yang berbeda. Rasa frustasi yang sudah lama terpendam akhirnya mencapai puncaknya. Ia merasa terjebak dalam sebuah hidup yang tak pernah ia pilih.

Liana berjalan menuju meja makan, di mana Damar sudah duduk, seperti biasa, dengan ponselnya di tangan. Suaminya itu tidak pernah sekalipun menanyakan kabarnya, apalagi tentang Nadya. Setiap kali ia merasa lapar atau lelah, Damar selalu mengabaikannya. Liana merasa dirinya semakin terasingkan, bahkan di rumahnya sendiri. Keberadaan Damar seakan tidak lebih dari bayangan yang melintas tanpa arti. Ia tahu Damar bekerja keras, tetapi apa gunanya jika suaminya itu hanya sibuk dengan dunia maya, tidak peduli dengan kenyataan yang dihadapi oleh keluarganya?

"Liana, kenapa kau lama sekali? Kau tidak membawa banyak bahan makanan hari ini?" tanya Damar tanpa menatapnya. Suaranya terdengar acuh tak acuh, seakan-akan ia sedang berbicara dengan seorang pelayan, bukan istrinya.

Liana menatapnya, matanya penuh dengan kecemasan dan keputusasaan. "Apa kau tidak melihat bagaimana susahnya aku mendapatkan makanan untuk kita? Kau pikir aku hanya bisa membeli bahan makanan dengan uang yang kau berikan begitu saja?" Ia merasakan kata-katanya semakin keras, namun seakan tak ada yang mendengarnya.

Damar mengangkat bahu, tetap fokus pada layar ponselnya. "Aku sudah memberi cukup uang untuk belanja. Kau yang tidak tahu mengelola keuangan dengan baik."

Liana merasa hatinya seperti diiris pisau. Setiap kata Damar seperti tusukan yang membuat luka semakin dalam. Apa lagi yang harus ia lakukan? Ia sudah berusaha semampunya. Tidak ada satu pun penghargaan yang ia terima. Tidak ada satu pun kata-kata yang bisa membuat suaminya merasa iba.

Liana meraih piring yang berisi nasi basi itu dan duduk di meja, menghadap suaminya yang tampak tidak peduli. Ia mencoba menahan tangis yang hampir saja tumpah. Rasanya ia sudah tidak bisa lagi bertahan dalam hubungan yang seperti ini. Tidak ada cinta, tidak ada perhatian, hanya keheningan yang semakin mencekik.

Malam itu, setelah makan dengan hati yang penuh kecewa, Liana berbaring di ranjang, mencoba untuk tidur meskipun perasaannya terus terbangun. Di sampingnya, Damar terlelap dengan tenang, tanpa mengetahui apa yang sedang dirasakan istrinya. Ia berbaring dengan tubuh yang kaku, menatap langit-langit yang gelap. Air mata perlahan mengalir di pipinya. Bukan karena dia lemah, tapi karena dia tahu dia tidak bisa terus hidup seperti ini. Liana merasakan dirinya kehilangan arah, terperangkap dalam kehidupan yang seolah tidak memberikan jalan keluar.

Namun, ada sesuatu dalam dirinya yang tidak bisa padam. Api kecil itu masih menyala, meskipun perlahan. Di tengah kegelapan, ada keyakinan yang perlahan tumbuh: ia tidak bisa terus hidup seperti ini. Ia harus keluar dari bayang-bayang yang membelenggu hidupnya. Suatu hari nanti, ia akan menemukan jalan, jalan untuk dirinya sendiri dan untuk Nadya. Ia berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia akan bangkit, bahwa ia akan menemukan kekuatan untuk melawan ketidakadilan yang ada di hadapannya.

Liana menutup matanya, memeluk perutnya yang kosong, dan berdoa dalam hati. Besok, ia akan menghadapi dunia dengan cara yang berbeda. Ia akan menjadi lebih kuat, lebih berani. Meskipun ia tidak tahu bagaimana, ia yakin itu adalah langkah pertama untuk keluar dari kegelapan ini.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Aku dan "Sahabatku"
Aku dan "Sahabatku"
Dalam novel romantis miliarder Aku dan "Sahabatku", sang protagonis terlahir kembali setelah menyadari pengkhianatan sahabatnya, Melinda. Demi mengamankan pernikahannya dengan Aldi Noran, ia harus menghadapi intrik Melinda yang berpura-pura menguji kesetiaan sang suami. Temukan kelanjutan kisahnya di webnovel ini.
BERBEDA KEYAKINAN
BERBEDA KEYAKINAN
Dalam novel romance BERBEDA KEYAKINAN, Alif harus memilih antara Nurul atau masa lalunya, Khairunnisa. Di tengah perjuangan meraih restu Pak Handoko, sebuah rahasia besar terungkap. Baca kisah modern novel ini untuk melihat bagaimana mereka menghadapi pengakuan mengejutkan di web novel ini.
Cinta Sepasang Operator Data
Cinta Sepasang Operator Data
Dalam romance novel Cinta Sepasang Operator Data, Rizal, seorang duda beranak dua, berjuang memenangkan hati wanita idamannya yang berusia lebih tua. Ia harus menghadapi berbagai rintangan berat demi membangun masa depan baru. Baca kisah perjuangannya di online novel modern ini.
Cinta Untuk Farisa
Cinta Untuk Farisa
Dalam novel modern Cinta Untuk Farisa, Farisa nekat ke kota demi mencari ayahnya. Di tengah adventure ini, ia harus menghadapi penipu yang merebut posisinya sebagai anak. Simak perjuangan haknya di web novel ini, salah satu romance stories yang penuh tantangan dan pengabdian.
Istri Dari Desa
Istri Dari Desa
Dalam romance novel Istri Dari Desa, Asmi dihina karena status sosial dan fisiknya. Namun, rahasia besar terungkap saat ia terbukti sebagai pengusaha sukses. Temukan kisah billionaire romance books ini tentang pembuktian harga diri di tengah penolakan keluarga yang meremehkannya.
Pelajaran Pijat Khusus
Pelajaran Pijat Khusus
Dalam Novel Web bergenre modern, misteri, dan horor berjudul Pelajaran Pijat Khusus, seorang pria menyamar sebagai tukang pijat tunanetra demi melayani nyonya muda. Naas, rahasianya berbalik menjadi petaka saat ia disekap dan disiksa selama tiga hari. Baca cerita misteri mencekam ini sekarang.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Balas Dendam di Balik Diagnosa Keliru
Balas Dendam di Balik Diagnosa Keliru
"Sweet Revenge for the Wrong Diagnosis Mason menceraikan dan mengusir Lily, lalu berselingkuh dengan sahabatnya, setelah tak sengaja menguping dan salah mengira Lily menderita kanker. Tanpa daya, Lily bertemu presdir miliarder Adam yang membutuhkan hubungan palsu untuk kakeknya, dan mereka pun tinggal bersama. Mason terus mengejek Lily yang dianggap sekarat, namun ia tak tahu bahwa yang sebenarnya menderita kanker stadium akhir adalah dirinya sendiri, bukan Lily."
Hati-hati! Bayi Lucu di Depan!
Hati-hati! Bayi Lucu di Depan!
Lima tahun setelah kehilangan anaknya saat melahirkan, Nina menikah dengan Andi Wijaya secara tiba-tiba. Sementara putra Andi yang menggemaskan, Kevin, bersikeras memanggilnya "Ibu". Kapan Andi akan mengungkapkan bahwa dia sebenarnya adalah seorang miliarder? Apa ini hanya dongeng atau akankah Nina menemukan kebahagiaan sejatinya?
Cermin Dosa (Sulih Suara)
Cermin Dosa (Sulih Suara)
Hanah naik bus untuk menghadiri pesta pertunangan kakaknya. Tanpa disangka, dia bertemu dengan pasangan lansia yang tidak sopan, memaksa Hanah untuk memberikan tempat duduknya. Hanah menolak dengan alasan tidak enak badan. Tanpa diduga, itu langsung menyebabkan konflik antara keduanya. Kemudian, putri lansia itu, Sinta, tiba di tempat kejadian. Ternyata, Sinta adalah tunangan kakak Hanah. Pada akhirnya, pernikahan dibatalkan, dan Sinta sangat menyesal.
Aku Tak Butuh Suami
Aku Tak Butuh Suami
Kehidupan sempurna Serena Smith hancur saat ia tahu suaminya berselingkuh dengan sepupunya, Raina. Merasa dikhianati dan dipermalukan, sang pewaris yang tengah hamil ini menanggalkan citra penurutnya dan menunjukkan kekuatannya sebagai pewaris sejati kerajaan Smith. Ini bukan kehancuran. Ini adalah perebutan kekuasaan.
Jangan Ganggu Nenek
Jangan Ganggu Nenek
Harini Wulandari, Direktur Utama Grup Kejayaan, menyamar sebagai pengasuh di rumah anaknya selama lebih dari sepuluh tahun. Setelah menerima hinaan verbal dari cucunya, Ayu Prakoso, ia merasa sangat kecewa. Ia pun berhenti menahan diri, menarik kembali kekayaannya, membekukan rekening bank, mengungkapkan identitas aslinya, dan memutuskan hubungan dengan keluarganya. Kini, ia kembali memegang kendali atas grupnya dan memulai hidup baru, membuat keluarga yang tidak tahu berterima kasih itu menanggung konsekuensi pahit.
Kesempatan Kedua untuk Putriku
Kesempatan Kedua untuk Putriku
Di kehidupan sebelumnya, Emily adalah seorang pewaris yang baik dan polos. Dia meninggalkan kariernya untuk menjadi ibu rumah tangga dan menyerahkan bisnis keluarganya kepada suaminya, Saul. Namun, Saul diam-diam mencintai wanita lain bernama Sarah. Untuk memiliki Saul sepenuhnya, Sarah bekerja sama dengan pedagang manusia yang menculik dan membunuh Dorothy, putri Emily yang baru berusia tujuh tahun. Diberi kesempatan kedua dan terlahir kembali pada hari putrinya diculik, Emily kini bertekad mengubah takdir keluarganya. Dendam dan air mata masa lalunya kini menjadi kekuatan untuk melindungi orang yang dicintainya.