Logo
Terjebak Pesona Seuami Tanteku
Terjebak Pesona Seuami Tanteku

Terjebak Pesona Seuami Tanteku

66 Bab
Tamat
Dalam Terjebak Pesona Suami Tanteku, Luna yang kesepian karena suaminya sibuk, mulai mengagumi kehangatan rumah tangga tantenya. Pilihan sulit muncul saat Berend mulai menggodanya. Ikuti kisah romance novel ini tentang pengkhianatan dan konsekuensi hasrat dalam modern novel yang emosional.

Ringkasan Terjebak Pesona Seuami Tanteku

Baru sebulan menikah dengan Dion, Luna Valleryn justru merasa kesepian karena sang suami terlalu fokus bekerja. Saat Dion bertugas ke luar kota, Luna memilih menginap di kediaman tantenya, Maya. Di sana, ia merasa iri menyaksikan kemesraan Maya dan suaminya, Berend, yang tetap harmonis setelah belasan tahun. Luna mulai berandai memiliki sosok suami seperti Berend. Tak disangka, Berend justru menggoda keponakannya itu hingga memicu perselingkuhan terlarang di antara mereka.
Selengkapnya

Bab 1 dari Terjebak Pesona Seuami Tanteku

Namaku Luna Valleryn, biasa dipanggil Luna. Aku seorang gadis muda berusia dua puluh lima tahun yang baru menikah satu bulan yang lalu. Suamiku bernama Dion Wijaya, seorang arsitektur. Usia kami tidak terpaut jauh, hanya tiga tahun saja. Dahulu dia adalah kakak kelasku di SMA, dan kami tidak sengaja bertemu kembali ketika reuni. Satu minggu setelah pertemuan itu, Mas Dion langsung datang ke rumah dan melamarku.

Aku menerima lamaran Mas Dion karena kurasa aku tidak punya alasan untuk menolaknya. Dia pria yang tampan dan mapan. Apa lagi yang harus aku pertimbangkan? Lagipula, usiaku pun sudah cukup matang untuk berumah tangga. Kupikir Mas Dion laki-laki yang baik, buktinya ia langsung meminangku. Bukankah itu salah satu bukti nyata bahwa dia serius dan sungguh-sungguh mencintaiku? Tapi ternyata, setelah menjadi istrinya, aku baru menyadari bahwa anggapan itu keliru.

Orang bilang, masa-masa pengantin baru adalah masa-masa yang menyenangkan. Namun yang kurasakan justru sebaliknya. Setiap hari Mas Dion sibuk dengan pekerjaannya, dan hampir setiap akhir pekan ia melakukan perjalanan bisnis ke luar kota. Boro-boro mau bulan madu, bahkan Mas Dion saja baru satu kali menyentuhku, itu pun pada saat malam pertama, hanya sekitar setengah jam setelah itu ia mendengkur tidur. Saat itu aku masih memaklumi, mungkin Mas Dion lelah karena resepsi yang memakan waktu seharian. Aku pun begitu. Kupikir, kami akan mengulangnya di malam berikutnya, dengan persiapan yang lebih matang dan terencana mungkin. Nyatanya, malam-malam yang kunantikan itu tidak pernah datang lagi.

“Pakaianku sudah siap, Lun?” tanya Mas Dion yang baru ke luar dari kamar mandi.

“Mas jadi berangkat ke Bali hari ini?” balasku.

“Iya. Aku sudah membuat janji dengan klien di sana,” jawabnya.

Aku memasukkan beberapa pakaiannya ke dalam koper, sebenarnya aku juga telah mempersiapkan pakaian itu sedari tadi karena Mas Dion memang sudah memberi tahuku dari tiga hari yang lalu.

“Aku ikut ya, Mas,” pintaku penuh harap.

“Jangan dong. Aku di sana sibuk, nanti kamu malah sendirian di hotel.”

“Apa bedanya dengan di sini? Toh sepanjang hari aku juga sendiri,” balasku sarkas.

Ia membelai rambutku. “Nanti kalau aku udah nggak terlalu sibuk, kita liburan satu minggu full, okay?”

Aku mendengus, sudah begitu muak mendengar kata ‘nanti’ itu.

“Entar malam aku ke rumah Tante Maya ya, kemarin anaknya ulang tahun, aku mau ngasih kado sekalian silaturahmi. Tante Maya juga udah nyuruh aku main ke sana dari kemarin-kemarin,” ujarku beberapa menit berselang.

“Ya, sampaikan salamku pada Tante Maya dan Om Berend,” balas Mas Dion sambil mengenakan pakaian yang telah aku sediakan untuknya.

“Padahal Tante Maya juga pengen ketemu kamu lho, Mas. Mereka kan nggak sempat hadir ke pernikahan.”

“Iya, nanti, ya. Kalau aku sudah sibuk.”

Aku mendengus untuk yang kedua kalinya. Kalau aku sedang sibuk? Kamu tidak pernah tidak sibuk, Mas, batinku.

Tidak lama berselang, Mas Dion pun berangkat ke Bali. Aku tidak ikut mengantar ke Bandara karena rasanya juga akan percuma. Di sepanjang perjalanan Mas Dion hanya akan membahas agendanya bersama Galih, asistennya. Yang ada aku hanya akan semakin makan hati.

Pukul setengah tujuh malam, aku tiba di kediaman Tante Maya. Niko langsung menyambutku dengan girang, apa lagi saat tahu aku datang membawa kado untuknya.

“Bilang apa ke kakaknya, Sayang?” ujar Tante Maya yang datang menghampiri aku dan Niko.

“Terima kasih, Kakak Cantik,” ujar bocah sepuluh tahun itu.

“Iya, sama-sama, Niko Ganteng,” balasku,

Lantas aku menyalami Tante Mira dan dia langsung membalas dengan pelukan hangat, lengkap dengan ciuman di pipi kanan dan kiri. “Kok datang sendiri sih, Lun? Suami kamu mana?” tanya Tante Mira.

“Mas Dion baru berangkat ke Bali tadi sore, Tante, ada urusan kerjaan,” jawabku.

“Lho, kamu kok nggak ikut? Kan bisa sekalian bulan madu.”

Aku mengibaskan tangan. “Nggak nyaman juga bulan madu tapi suami masih sibuk dengan kerjaannya.”

Tante Mira terkekeh. “Iya, iya, mending nyari waktu yang tepat dulu, ya.”

Aku menanggapi dengan senyum tipis. Lantas Tante Maya mengajakku mengobrol di sofa. Tante Maya ini adalah sepupu jauh mamaku, tapi aku cukup dekat dengannya karena aku pernah menginap di rumahnya beberapa bulan saat kuliah dahulu. Saat tengah mengobrol, Om Berend, suaminya Tante Maya pulang bekerja.

“Eh, ada tamu rupanya,” sapa Om Berend hangat. Aku langsung menyalami suami tanteku itu.

“Kapan datang, Lun?” tanya Om Berend lagi.

“Baru banget, Om, sekitar lima menit yang lalu.”

“Ooohh.” Om Berend beralih mendekati istrinya. Ia memeluk dan memberikan kecupan hangat di dahi Tante Maya. Om Berend memang tidak pernah berubah, ia selalu memperlakukan Tante Maya dengan romantis meski usia pernikahan mereka sudah lebih sepuluh tahun.

“Kamu kok cantik banget sih hari ini, Sayang,” puji Om Berend pada Tante Maya.

“Apaan, ibu-ibu pake daster gini kok dibilang cantik?” elak Tante Maya, meski kulihat pipinya merona merah saat mendapatkan pujian itu.

“Justru karena pakai daster kamu terlihat lebih seksi,” goda Om Berend lagi.

Tante Maya langsung mencubit pinggang suaminya itu. “Malu tahu, ada Luna.”

Om Berend hanya terkekeh sendiri. “Aku mau mandi dulu ya, Sayang. Udah keringetan banget nih rasanya.”

“Iya, aku langsung nyiapin makanan, ya.”

“Okay.” Om Berend pun menaiki lantai dua, menuju kamarnya.

Jujur saja, aku iri melihat keromantisan Om Berend pada Tante Maya. Mas Dion tidak pernah memperlakukanku sehangat itu. Jangankan memeluk dan memberikan kecupan setiap berangkat dan pulang kerja, memuji aku saat aku berdandan cantik saja Mas Dion tidak pernah.

Aku membantu Tante Maya menyiapkan makan makan malam. Sekitar setengah jam kemudian, Om Berend kembali bergabung bersama kami. Rambutnya basah habis keramas, menyeruakkan aroma shampoo yang menggelitik penciuman. Ia mengenakan celana pendek dan baju kaos polos. Dengan penampilan seperti itu, Om Berend sama sekali tidak terlihat seperti bapak-bapak kepala empat. Ia justru terlihat sepuluh tahun lebih muda dari umurnya.

Om Berend memang merawat tubuhnya dengan baik. Dia rajin berolahraga, seminggu tiga kali. Ia juga selalu mewarnai rambutnya dengan warna hitam dan mencukur berewoknya secara berkala. Dahulu, ketika masih tinggal di rumahnya, aku pernah tidak sengaja melihat Om Berend bertelanjang dada. Perutnya kotak-kotak, dadanya bidang. Sepertinya juga belum berubah hingga sekarang.

“Malam ini kamu menginap di sini, Lun?”

Pertanyaan Tante Maya berhasil membuyarkan lamunanku yang sedang membayangkan keindahan tubuh Om Berend.

“Eng-enggak, Tante, lain kali saja,” jawabku dengan sedikit tergagap. Saat itu Om Berend juga melirik padaku, wajahku langsung berubah merah padam. Apa Om Berend tahu bahwa tadi aku memerhatikannya?

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Air Force Skadron7
Air Force Skadron7
Air Force Skadron7 mengisahkan Yudi yang rela terusir demi ambisi menjadi tentara. Meski sempat berjualan gorengan saat menempuh sekolah militer di AAU, ia berhasil meraih gelar lulusan terbaik. Temukan perjuangan penuh aksi dalam adventure story ini melalui platform web novel kami.
Amnesia
Amnesia
Dalam novel modern Amnesia, seorang pria terbangun tanpa identitas di tempat asing. Dia harus menelusuri kepingan memori yang hilang demi mengungkap kebenaran di balik kondisinya. Simak mystery story penuh teka-teki ini saat Anda read books online free di platform kami.
Perceraian Ditolak: CEO yang Sombong Tak Mau Biarkan Saya Pergi
Perceraian Ditolak: CEO yang Sombong Tak Mau Biarkan Saya Pergi
Dalam billionaire romance novels ini, Jillian menghadapi rumor perpisahan pahit. Namun, di luar dugaan, Rhett justru membatalkan perceraian dan mengumumkan kelahiran anak mereka ke publik. Simak kisah Perceraian Ditolak: CEO yang Sombong Tak Mau Biarkan Saya Pergi di platform web novel kami.
Forgive Me, I can't Stop Loving You
Forgive Me, I can't Stop Loving You
Dalam romance novel ini, Nia menyerah mengejar cinta Raka yang dingin setelah dikhianati pengumuman pertunangannya. Enam tahun menghilang, takdir mempertemukan mereka kembali saat Nia sudah menjadi seorang ibu. Simak kisah modern novel ini tentang perjuangan dan rahasia masa lalu.
Iparku Ayah Anakku
Iparku Ayah Anakku
Dalam Iparku Ayah Anakku, Andini hamil akibat insiden tak terduga dengan Rama, kakak iparnya. Terjebak dalam dilema antara pengkhianatan dan permintaan menjadi istri kedua, Andini menghadapi konflik besar di romance novel ini. Baca web novel modern ini untuk mengikuti kisah rumit mereka.
ISTRI KONTRAK SANG CEO
ISTRI KONTRAK SANG CEO
Dalam ISTRI KONTRAK SANG CEO, Merry berjuang mengakhiri pernikahan kontrak akibat perjodohan, namun Rehan justru enggan melepasnya. Di tengah kemunculan model saingan, kisah romance novel ini menguji kesetiaan sang billionaire dalam mempertahankan cinta sebelum semuanya terlambat.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Putri Asli Membalas
Putri Asli Membalas
Polwan Gita meninggal saat bertugas, lalu terbangun sebagai putri asli Keluarga Mido. Masa lalunya penuh derita. Disiksa ibu angkat, diintimidasi saudara tiri, dan dibenci orang tua sendiri, hingga mati tragis di tangan penculik.Kini, Gita menuntut keadilan sekaligus mengungkap misteri kematiannya. Namun, rahasia masa lalu dan cinta masa kecilnya, Dion, kembali menguji hatinya.
Ayah Pekerja Ternyata Miliarder
Ayah Pekerja Ternyata Miliarder
Seorang miliarder bernama Karyadi Mahesa menyamar sebagai kasir minimarket untuk mendidik putranya, Kusuma Mahesa. Namun, Kusuma menikah dengan wanita sombong dari keluarga kaya, yang membuat Kusuma selalu tertekan di hadapan calon istri, mertua, dan adik iparnya. Meski Kusuma tak ingin ayahnya hadir, Karyadi tetap datang ke pernikahan dan membela putranya dari hinaan. Setelah dihina dan mendiang istrinya direndahkan, kesabaran Karyadi habis. Situasi makin heboh saat anak angkatnya yang sukses besar tiba-tiba muncul dan bersaing menjadi menantu Keluarga Mahesa, membuat semua orang kaget.
Bangkit Lagi, Usai Dihujani Salju
Bangkit Lagi, Usai Dihujani Salju
Pada kehidupan sebelumnya, saat Aisyah dan adik tirinya terjebak dalam longsor salju, Ayahnya memaksanya menyerahkan satu-satunya tandu. Aisyah tewas membeku. Setelah terlahir kembali, ia menyadari itu adalah pembunuhan berencana Ayahnya untuk merebut warisan Ibunya. Kali ini, ia memutuskan untuk membuat mereka membayar mahal.
CEO Itu Ayah dari Bayi Kembarku!
CEO Itu Ayah dari Bayi Kembarku!
Sophie yang polos ditipu oleh ibunya hingga melakukan operasi inseminasi buatan dan menjadi ibu pengganti, tapi pihak rumah sakit malah salah memasukkan sperma! Sementara ibu dan adiknya memaksanya aborsikan anak itu. Sophie akhirnya dipaksa ke ujung tanduk. Saat itulah dia dapat kabar bahwa anak dalam rahimnya adalah anak sang miliuner, Ryder! Karena merasa bertanggung jawab, Ryder bawa dia pulang. Pelan-pelan mereka pun mulai jatuh cinta, di saat ini, mantan tunangan Ryder malah muncul! Apakah kisah cinta mereka akan berakhir bahagia?
[Versi suara dubbing] Ketika Cinta Menentang Takdir
[Versi suara dubbing] Ketika Cinta Menentang Takdir
Pertemuan tak terduga membuahkan cinta, namun tekanan keluarga dan campur tangan saingan menguji ikatan mereka. Di tengah pengkhianatan dan penyakit, mereka menghargai setiap momen yang bersama.
Pengasuh di Keluarga Konglomerat
Pengasuh di Keluarga Konglomerat
Masuk ke keluarga konglomerat sebagai pengasuh bayi, gaji 160 juta per bulan, Talitha langsung terima! Karena masih muda dan cantik, ia sering dianggap remeh dan dipandang sinis. Namun, Talitha sama sekali tidak goyah. Ia fokus total pada tugasnya, dan ternyata menyimpan segudang keahlian luar biasa: terapi pijat dan pengobatan tradisional, meracik jamu dan menu kesehatan, pendidikan anak usia dini, hingga konseling psikologi. Satu per satu, bakat terpendamnya itu terungkap. Kepiawaiannya tidak hanya memecahkan masalah rumit keluarga, tetapi juga membuat seluruh anggota keluarga konglomerat itu tercengang.