Logo
TERJEBAK CINTA SEORANG MAFIA KEJAM
TERJEBAK CINTA SEORANG MAFIA KEJAM

TERJEBAK CINTA SEORANG MAFIA KEJAM

94 Bab
Tamat
Dalam TERJEBAK CINTA SEORANG MAFIA KEJAM, Riana dijual oleh kakaknya demi melunasi hutang. Kini ia harus bertahan hidup di bawah kendali pria berbahaya. Simak kisah seru ini di mafia romance books kami sebagai pilihan web novel terbaik untuk pembaca romance stories yang penuh intrik.
Bab 1 dari TERJEBAK CINTA SEORANG MAFIA KEJAM

"Riana!

Cepat cuci piringnya" Mang Udin berteriak memanggilku dibelakang.

" Iya Mang, bentar lagi selesai" jawabku sambil menata piring untuk ku bawa ke gerobak didepan warung mang Udin.

Ya, karena aku bekerja di warung bakso Mang Udin.

Kedua orang tua ku sudah meninggal setahun yang lalu karena kecelakaan saat pulang dari sawah.

Kami memang tinggal di daerah perkampungan yang sebagian besar penduduknya bertani.

Aku mempunyai seorang kakak lelaki Bang Fajar namanya.

Dia bekerja serabutan, tapi seringnya nganggur karena memang susah susah gampang kerja di kampung.

" Riana, kamu sudah makan belum?" Tanya mang Udin padaku.

"Belum mang" jawab ku sambil mengelap piring yang tadi ku cuci.

" Ya udah sini nih tak buatin bakso spesial buat Riana" kata Mang Udin sambil tersenyum padaku.

"Makasih Mang, tau aja aku lapar" aku langsung menyantap bakso itu sampai habis.

Bakso Mang Udin memang terkenal enak dan murah dikampung ku, makanya warungnya rame terus dan bisa mempekerjakan ku.

Aku bekerja di warung Mang Udin dari jam 15.00 sampai bakso habis biasanya jam 20.00-21.00.

Lumayanlah dpt 50.000.

" Riana, kamu nggak bawa makanan? Laper nih!" Kata Bang fajar sambil tiduran di sofa ruang tamu saat aku baru sampai rumah.

" Ya abang masaklah apa yang ada di dapur, aku capek mau tidur.

Makanya Bang Fajar cari kerja sana dikota jangan ngandelin aku aja" ucapku sambil masuk rumah melewati Bang Fajar tanpa menolehnya.

Dia terlihat kesal padaku tanpa menjawab ucapanku.

Aku terkadang suka kesal dengannya, dia terlihat genit dan aneh padaku.

Pernah waktu itu aku sedang mencuci piring di dapur dan tiba tiba saja dia memeluk dari belakang.

Sekarang ini aku jadi agak takut dengannya.

Saat tidur pun pintu kamar harus aku kunci.

Takutnya dia berbuat macam-macam, karena kami sudah sama-sama dewasa. Ya, kami memang bukan saudara kandung aku cuma anak angkat yang diasuh oleh ibunya.

Kata ibu orang tua ku meninggal sebab kecelakaan, karena nggak punya saudara makanya aku diasuh oleh ibu.

Tapi aku sangat menyayangi ibu seperti layaknya seorang ibu yang sudah melahirkan ku.

Ibu wanita yang cantik dan baik, beliau sangat sabar dengan anak anaknya dan tidak membeda bedakan antara aku dan Bang Fajar.

Tapi sayang, beliau meninggal saat usia ku 20 tahun. Lebih tepatnya 3 tahun yang lalu, karena sekarang usiaku 23 tahun.

Seperti biasa aktivitasku bangun tidur jam 04.00 lalu membuat sarapan.

Menu kali ini aku masak sayur sop, sambal terasi dan tempe goreng ditemani segelas teh hangat.

Dulu sih aku sering minum kopi di cangkir ibu selalu aku yang habiskan hehehe ...

Tapi sekarang aku terkena asam lambung, jadi say no kopi deh!

Setelah selesei nyuci baju, beberes, mandi, sarapan dan otw kerja deh.

Eit... tapi bukan di warung mang udin ya! Tiap pagi aku selalu pergi menawarkan jasa cuci dan setrika baju.

Jadi ya door to door karena kan nyuci nggak tiap hari, dua hari sekali lah.

Pagi ini aku dapat job nyuci di rumah Bu RT.

Sebenarnya aku paling malas ke rumah beliau.

Karena anaknya itu lo bandel banget, mana iseng lagi kan ngeselin.

Anaknya masih kecil usia 5 tahun, Farel namanya.

Bu Rt saja sampai pusing dan kewalahan ngurusnya.

Hobinya mancing ikan, ya kali ikan di kolam di pancing.

Mana ikan mahal lagi, hadehhhh ada ada aja ni bocah.

" Mah Farel mau mancing!" Tu bocil udah nangkring di tepi kolam aja.

" Jangan Nak, itu ikan mahal!" Teriak Bu Rt sambil berlari menuju ke kolam samping rumah di mana biasanya aku jemur cucian.

Aku cuma tersenyum lucu melihat mereka.

Bu Rt ngomel ngomel panjang lebar tapi tu bocil cuek aja dan terus memancing ikan di kolam.

Sepertinya Bu Rt sudah capek ngomel, akhirnya nyerah dan membiarkan kegiatan si Farel.

Pernah nih ya seminggu yang lalu waktu itu aku lagi jemur pakaian.

Nah, tu bocil lagi mancing sambil mengayun ayunkan pancingannya. Saking semangatnya tu kail nyangkut di pinggang celanaku!

Haduh Farel... ya kali aku di kira ikan duyung apa!

" Mah dapat ikan besar!" Dia tertawa girang sambil menarik narik pancingnya.

" Farel nanti celanaku robek!" Aku berusaha melepaskan kail yang nyangkut di celanaku.

" Farel cukup! Kasian Mbak Riana!" Seru Bu Rt sambil menahan tawanya.

Setelah aku berhasil melepas kailnya aku buru - buru masuk menghindari kejahilan Farel.

Setelah semua pekerjaanku selesai, aku segera berpamitan.

Hari ini tidak ada job nyuci lagi, biasanya dari satu rumah ke rumah selanjutnya.

Daripada di rumah nganggur tidak ada kerjaan dan malas ketemu bang Fajar, mending ke rumah mang Udin bantuin istrinya buat bakso kan lumayan.

30 menit kemudian, aku sudah sampai di warung bakso Mang Udin.

" Lho kok jam segini udah datang Riana?" Tanya Bu Lastri sambil menatapku, lalu melirik jam dinding di warungnya sambil mengupas bawang di kursi panjang depan warung.

" Iya Bu lagi nganggur di rumah" aku meraih sapu di samping warung dan langsung menyapu halaman.

" Oiya Rin, Fajar sekarang kerja apa?" Tanya Bu Lastri menoleh ke arahku sesaat," ibu lihat dia tiap hari nongkrong di warung kopi sebelah".

" Nganggur Bu, saya sudah bosan nasihatinya.

Lagian dia juga bukan anak kecil lagi yang harus tiap hari di nasihati" jawab ku.

" Iya juga sih Rin!

Habis nyapu, bantuin ibu bikin bakso ya Rin" kata Bu Lastri sembari masuk sambil membawa nampan yang berisi bawang kupasan.

" Iya Bu, sebentar lagi selesai " aku mempercepat membersihkan daun mangga yang berserakan di halaman.

Maklumlah halaman warung tidak begitu luas jadi sebentar saja sudah selesai.

Tak berapa lama kemudian bakso sudah siap untuk di jual.

Aku membantu menata dagangan dan mengelap meja meja untuk pelanggan yang makan di tempat.

Setelah selesai, aku mandi dan duduk santai di depan sambil menunggu pelanggan.

Hari ini pembeli seperti biasa selalu ramai dan aku pulang lebih awal dari biasanya.

" Tumben Bang Fajar belum pulang " sesampainya di rumah pintu masih terkunci.

" Ah palingan ke warung kopi sebelah " gumamku dalam hati.

Bang Fajar memang begitu suka keluyuran dan tak tahu waktu.

Setelah membersihkan diri aku merebahkan tubuh di kasur.

Hari ini sangat melelahkan dan mata ini terasa sangat mengantuk.

" Riana!......

Buka pintunya" baru saja terlelap sebentar sudah terdengar suara orang berteriak teriak.

Aku buru-buru berlari menuju pintu depan dan membukanya.

" Astaghfirullah Bang!

Abang kenapa?"

Aku kaget melihat Bang Fajar sempoyongan sambil ndleming tak karuan.

Aku langsung memapah dan membawa ke kamarnya.

" Pasti mabuk!" Pikirku, sambil berlalu meninggalkan kamarnya.

Bang Fajar kalau ada masalah mesti larinya ya kesitu tuh. Mabok!

Aku sudah hafal kebiasaan buruknya.

Keesokan paginya, Bang Fajar sudah bisa di ajak ngobrol.

Tapi dari raut wajahnya masih kelihatan lesu seperti sedang mempunyai masalah besar.

Sering melamun sambil sesekali menghisap sebatang rokoknya.

Setelah selesai masak, aku menghampirinya di kursi meja makan.

" Abang ada masalah apa?" Aku memperhatikan wajahnya dengan lekat.

" Utang" jawabnya singkat.

" Hah ! Abang punya utang? Berapa?" Cecarku.

Tentu saja aku sangat kaget mendengarnya, baru pertama kali ini dia punya utang.

" 10 juta" jawabnya dengan wajah datar.

" Apa!!" Lagi dan lagi aku di buat kaget.

Hampir pingsan rasanya, dapat dari mana uang sebanyak itu?

" Buat apa Abang berhutang sebanyak itu?" Tanya ku.

Seingat Ku selama ini dia tidak pernah memberi ku sejumlah uang.

" Judi" enteng sekali jawabannya, di kira gampang balikinya.

" Astaghfirullah Bang. .....

Terus Abang menang?" tanya ku.

Dia tidak bisa menjawab hanya menggelengkan kepalanya.

Benar - benar keterlaluan bang Fajar.

Hari ini aku dan bang Fajar bertengkar hebat.

Aku sudah tidak tahan lagi dengannya.

Seperti biasanya aku langsung berangkat kerja di warung mang Udin.

Kali ini aku tidak semangat seperti biasanya.

Yang ada hanyalah melamun dan melamun.

Pusing gimana caranya bayar utang Bang Fajar, karena dia tidak mungkin bisa membayarnya.

Uang darimana coba, dia aja nggak kerja.

Mau hutang Mang Udin juga tidak mungkin, kan sama aja gali lubang tutup lubang.

Akhirnya habis juga dagangan hari ini dan saatnya untuk pulang.

Dengan langkah malas aku menyusuri jalan yang tampak sepi.

Tiba-tiba ada sebuah mobil berhenti di belakangku.

Jangan - jangan.....

"Aaa.......... Tolong..."

Terlihat beberapa orang laki - laki menarik tanganku dan memasukkan ku ke dalam mobil.

" Tolong.... tolong....

Kalian siapa, kenapa menculik ku?" Aku berteriak dan meronta sekuat tenaga. Salah satu dari mereka membekapku dengan sapu tangan dan tiba - tiba pandangan gelap.......

Ada apa ini Tuhan?......

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Anak Rahasia Sang Kepala Mafia
Anak Rahasia Sang Kepala Mafia
Dalam novel romantis Anak Rahasia Sang Kepala Mafia, seorang istri yang diabaikan memilih pergi membawa rahasia kehamilannya. Setelah surat cerai ditandatangani, sang pewaris dinasti mafia kini mengerahkan segalanya untuk mencari sang mantan istri yang telah menjelma menjadi wanita tangguh.
Beauty and The Mafia
Beauty and The Mafia
Dalam Beauty and The Mafia, Rosetta Alighieri dituduh mencuri kalung warisan mafia Marco Botticelli akibat fitnah saudara kembarnya. Terjebak dalam intrik dunia kriminal, ia harus memilih antara komitmen berbahaya atau pelarian. Baca mafia romance books ini di webnovel sekarang.
Belenggu Hasrat Tuan Yavuz
Belenggu Hasrat Tuan Yavuz
Dalam Belenggu Hasrat Tuan Yavuz, seorang gadis terjebak inseminasi paksa saat mencoba menolong saudaranya. Setelah bercerai dari pernikahan palsu, ia berusaha kabur demi hidup mandiri, namun ternyata ayah bayinya adalah pemimpin mafia. Simak kisah seru ini di web novel genre romance kami.
Bidadari Untuk Tuan Mafia
Bidadari Untuk Tuan Mafia
Dalam Bidadari Untuk Tuan Mafia, Vincent sang ketua mafia terjebak perjodohan dengan Silvana, gadis bercadar yang lembut. Misi mereka adalah mengungkap misteri kematian orang tua Silvana. Baca mafia romance books ini untuk melihat perjuangan mereka di webnovel yang penuh intrik.
Cintaku Bagai Layangan Putus
Cintaku Bagai Layangan Putus
Dalam novel romantis Cintaku Bagai Layangan Putus, Bella Winata dikhianati oleh Alvaro, suaminya yang merupakan bos mafia. Alih-alih meratap, Bella memilih membuat kesepakatan rahasia di pasar ilegal untuk menghilang selamanya. Baca novel online ini di webnovel.
Istri kecil tuan mafia
Istri kecil tuan mafia
Dalam Istri kecil tuan mafia, Yui Miura terjebak dalam utang nyawa ayahnya kepada pemimpin Yakuza kejam. Terpaksa menjadi budak di tengah konflik mafia novel ini, Yui menawarkan kesepakatan demi keuntungan. Simak kisah romance novel ini tentang pengabdian dan penyesalan yang mendalam.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Versi Dub] Cinta yang Terikat Sumpah
[Versi Dub] Cinta yang Terikat Sumpah
Terjebak dalam pernikahan yang diatur dengan pewaris dingin dan memikat secara berbahaya dari mafia New York, Luca, seorang putri mafia berusia 18 tahun yang terlindungi dari Chicago, Aria harus memutuskan apakah menyerahkan tubuhnya, dan mungkin juga hatinya pada pria yang lahir dari kekerasan adalah pengkhianatan terbesarnya atau satu-satunya kesempatan untuk bertahan hidup.
Dihina Kerabat, Aku Bela Ibu
Dihina Kerabat, Aku Bela Ibu
Pekerja wanita pensiunan Yuni Wibowo telah dieksploitasi oleh saudara perempuannya sendiri selama setengah hidupnya. Karena statusnya yang rendah, Yuni Wibowo tidak termasuk dalam daftar undangan pernikahan Tasya Santosa. Putrinya, Laras Pramudita, tidak tega melihat ibunya dihina, lalu mulai menyusun rencana secara diam-diam. Ia memutuskan untuk membalas pada hari pernikahan Tasya Santosa, hingga akhirnya membuat kerabat yang hanya suka menjilat yang kaya dan merendahkan yang miskin ini menyesali perbuatan mereka.
Menjadi Pewaris di Hari Pernikahan
Menjadi Pewaris di Hari Pernikahan
Pada hari pernikahannya, seorang pria mengetahui bahwa tunangannya telah menipunya dan hamil dengan anak orang lain. Seseorang yang mereka kenal di masa kecil menyimpan dendam, menggunakan pacarnya untuk menjebaknya. Tepat saat dia menghadapi penghinaan dari mereka berdua, pewaris keluarga super kaya tiba. Dia mengetahui bahwa dia sebenarnya adalah pewaris keluarga yang telah lama hilang dan saudara perempuannya datang untuk memberinya pernikahan megah yang pantas dia dapatkan!
Satu Malam, Seorang Anak, Tanpa Dirimu
Satu Malam, Seorang Anak, Tanpa Dirimu
Lima tahun lalu, Scarlett, seorang pelayan berbadan montok, menyelamatkan nyawa Brandon dan menghabiskan satu malam penuh gairah bersamanya sebelum menghilang tanpa kabar. Kini, Scarlett kembali dengan tubuh langsing yang membuatnya hampir tak dikenali, sedangkan Brandon telah menjadi seorang CEO penyendiri yang ternyata adalah ayah dari putri Scarlett.
Salah Sangka: Penyesalan Luna
Salah Sangka: Penyesalan Luna
Kakak Alpha Caspian, Marina, datang untuk penobatan Luna-nya Caspian, tapi Luna Willow mengira Marina adalah wanita simpanan liar. Terbakar api cemburu, Willow merundung Marina, membuat Marina keguguran. Sekarang, Brooks bersaudara menginginkan balas dendam.
Putri Bangsawan dari Keluarga Jenderal
Putri Bangsawan dari Keluarga Jenderal
Ratri Mahesa terlahir kembali di tahun keenam setelah kematiannya. Enam tahun lalu, saat masih bergelar Adipati Ratri, dia meninggal dalam kondisi lemah saat melahirkan, dikhianati dan dibunuh oleh suaminya sendiri yang bersekongkol dengan wanita simpanannya. Enam tahun berselang, dia terlahir kembali dalam tubuh seorang gadis bernama Ratih, putri prajurit yang manja. Suka pamer dan bahkan terlibat hubungan gelap dengan pemuda nakal, mengkhianati tunangannya sendiri, Dimas, seorang jenderal pasukan Markas Soman. Namun setelah kesadarannya kembali, mengubah segalanya dan bangkit kembali!