Logo
Terbelenggu Obsesi Sang CEO
Terbelenggu Obsesi Sang CEO

Terbelenggu Obsesi Sang CEO

88 Bab
Tamat
Dalam novel Terbelenggu Obsesi Sang CEO, Xavier harus melindungi Clara, mantan kekasih yang ia benci, demi krisis keluarga. Kisah romance modern ini membawa mereka ke dalam situasi berbahaya yang memicu obsesi lama. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti konflik benci jadi cinta.
Bab 1 dari Terbelenggu Obsesi Sang CEO

Gelas kristal di tangan Xavier berdenting pelan saat ia menyesap wiski mahalnya. Matanya yang tajam seperti elang tidak berhenti menyisir setiap sudut ballroom hotel bintang lima itu. Baginya, acara gala seperti ini hanyalah ajang pamer kemunafikan. Ia bosan, sampai akhirnya pintu besar di ujung ruangan terbuka dan sosok itu muncul.

Valerie.

Nama itu menghantam dada Xavier seperti peluru yang tertahan selama lima tahun. Wanita itu berdiri di sana, mengenakan gaun satin berwarna gading yang tampak sedikit pudar jika dilihat dari dekat-sangat kontras dengan kemewahan yang dulu selalu melekat padanya. Wajahnya lebih tirus, matanya yang dulu selalu berbinar kini terlihat lelah, tapi masih memiliki sisa-sisa keanggunan yang dulu sempat membuat Xavier bertekuk lutut.

Xavier merasakan rahangnya mengeras. Amarah yang selama ini ia kunci rapat di dasar hatinya mendidih seketika. Lima tahun. Lima tahun ia mencoba mengubur bayangan pengkhianatan wanita itu, dan sekarang Valerie muncul begitu saja di depan matanya dengan wajah tanpa dosa.

"Lihat siapa yang datang," gumam rekan bisnis di sebelah Xavier, sambil terkekeh sinis. "Bukankah itu putri dari keluarga yang hampir bangkrut itu? Berani sekali dia menampakkan diri di sini."

Xavier tidak menjawab. Ia meletakkan gelasnya dengan dentuman keras di meja kayu mahoni hingga beberapa orang menoleh. Dengan langkah tegap dan aura yang mendominasi ruangan, ia berjalan menghampiri Valerie.

Valerie menyadari kehadiran Xavier saat bayangan pria itu menutupi cahaya lampu di depannya. Ia mendongak, dan seketika tubuhnya membeku. Napasnya tercekat. Ia sudah membayangkan pertemuan ini ribuan kali dalam mimpinya, tapi tidak ada yang bisa menyiapkannya untuk tatapan sedingin es milik Xavier.

"Lima tahun, Valerie," suara Xavier rendah, bergetar karena emosi yang tertahan. "Dan kamu masih punya muka untuk datang ke tempat di mana orang-orang seperti kamu sudah tidak punya harga lagi."

Valerie berusaha menelan ludah, tenggorokannya terasa kering. "Xavier... aku butuh bicara."

Xavier tertawa, tawa pendek yang terdengar sangat menyakitkan. "Bicara? Setelah apa yang kamu lakukan? Kamu pikir aku masih mau mendengar omong kosongmu?"

Beberapa tamu mulai berbisik, membentuk lingkaran kecil di sekitar mereka. Valerie merasa wajahnya memanas. Ia tahu ia menjadi tontonan, tapi ia tidak punya pilihan lain. Perusahaan ayahnya di ambang kehancuran, dan satu-satunya orang yang bisa menghentikan eksekusi aset mereka adalah pria yang sekarang menatapnya dengan kebencian murni ini.

"Tolong, Xavier. Ini soal perusahaan ayah. Aku tahu kamu yang memegang surat utangnya sekarang. Aku cuma minta waktu sepuluh menit," pinta Valerie, suaranya hampir berbisik, memohon.

Xavier maju satu langkah, memperkecil jarak di antara mereka hingga Valerie bisa mencium aroma parfum maskulin yang dulu sangat ia cintai. Tapi sekarang, aroma itu hanya membawa rasa takut.

"Kamu datang ke sini, di depan semua orang ini, hanya untuk mengemis?" Xavier melirik gaun Valerie dengan hina. "Berapa harga harga dirimu sekarang, Val? Apa sudah semurah gaun bekas yang kamu pakai itu?"

Kata-kata itu menghujam jantung Valerie. Ia ingin sekali berteriak, menjelaskan bahwa semua tidak seperti yang Xavier kira. Tapi kenyataannya, ia memang sedang mengemis. Ia sudah tidak punya apa-apa lagi kecuali keberanian yang tersisa sedikit.

"Aku akan melakukan apa saja, Xavier. Tolong, jangan hancurkan sisa hidup ayahku," ucap Valerie, matanya mulai berkaca-kaca.

Xavier menatap air mata itu tanpa belas kasihan. Dulu, satu tetes air mata Valerie bisa membuatnya memberikan dunia. Sekarang, itu hanya terlihat seperti akting murahan baginya. Ia ingat bagaimana wanita ini membuangnya saat ia berada di titik terendah, dan sekarang roda berputar.

"Apa saja?" Xavier mengulang kalimat itu dengan nada mengejek. Ia mendekatkan bibirnya ke telinga Valerie, memastikan hanya wanita itu yang mendengar kalimat penghancurnya. "Kalau begitu, sujudlah. Minta maaf di depan semua orang ini atas apa yang kamu lakukan dulu, mungkin aku akan mempertimbangkan untuk tidak membuang ayahmu ke jalanan besok pagi."

Valerie tersentak. Ia menatap mata Xavier, mencari sisa-sisa pria hangat yang dulu ia kenal. Tapi ia tidak menemukan apa-apa selain kegelapan.

"Kenapa kamu jadi sejahat ini, Xavier?" bisik Valerie lirih.

"Aku belajar dari ahlinya," jawab Xavier dingin. Ia menegakkan tubuhnya kembali, lalu berbicara dengan suara yang cukup keras agar orang-orang di sekitar mereka mendengar. "Maaf, Nona Valerie. Aku tidak punya waktu untuk mengurusi orang-orang yang hanya bisa menjual air mata demi menutupi kesalahan masa lalu. Silakan keluar sebelum aku memanggil keamanan untuk menyeretmu."

Dunia seolah runtuh bagi Valerie. Ia berdiri mematung di tengah ruangan, sementara Xavier berbalik meninggalkannya tanpa menoleh sedikit pun. Tawa lirih dan bisikan menghina dari para tamu mulai terdengar jelas di telinganya.

Xavier berjalan kembali ke bar, jantungnya berdegup kencang. Ia mengira melihat Valerie menderita akan membuatnya merasa puas, tapi ada rasa sesak yang aneh di dadanya. Ia menuang wiski lagi, tangannya sedikit gemetar. Ia membenci dirinya sendiri karena masih merasakan sesuatu saat melihat wajah itu.

Dari kejauhan, ia melihat Valerie berjalan keluar dengan punggung tegak, meski ia tahu wanita itu sedang hancur. Xavier mengepalkan tinjunya. Permainan ini baru saja dimulai. Ia tidak akan membiarkan Valerie pergi semudah itu. Kebencian ini adalah satu-satunya hal yang menyatukan mereka sekarang, dan ia akan memastikan Valerie merasakan setiap inci rasa sakit yang ia rasakan selama lima tahun terakhir.

Di luar gedung, udara malam yang dingin menusuk kulit Valerie. Ia bersandar di pilar besar hotel, air matanya akhirnya luruh. Ia tahu perjalanannya akan berat, tapi ia tidak menyangka Xavier akan menjadi monster sesadis ini. Namun, demi ayahnya, ia tidak boleh menyerah. Jika ia harus masuk ke dalam neraka yang diciptakan Xavier, maka ia akan melakukannya.

Xavier mengamati dari balik jendela kaca besar di lantai atas. Ia melihat sosok mungil itu berdiri di bawah lampu jalan yang remang.

"Kamu pikir ini sudah berakhir, Val?" gumamnya pada gelas di tangannya.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Balas Dendam Sang Mantan Kekasih yang Dikhianati
Balas Dendam Sang Mantan Kekasih yang Dikhianati
Dalam Balas Dendam Sang Mantan Kekasih yang Dikhianati, Aryan, seorang CEO billionaire, terpaksa menikahi Alana demi tanggung jawab. Terjebak dalam modern novel ini, mereka menghadapi konflik status dan rahasia keluarga. Akankah pernikahan paksa ini menjadi romance novel yang berakhir bahagia?
DIBUANG SUAMI DISAYANG AYAH MERTUA
DIBUANG SUAMI DISAYANG AYAH MERTUA
Dalam novel romance DIBUANG SUAMI DISAYANG AYAH MERTUA, Elsa harus bertahan dari kekejaman Landon Parker. Saat terpuruk, sang ayah mertua, Alex, hadir melindungi Elsa. Ikuti kisah billionaire romance novels ini tentang tanggung jawab yang berubah menjadi hasrat terlarang di webnovel ini.
Gawat, Pak Bos Ada Maksud Lain
Gawat, Pak Bos Ada Maksud Lain
Dalam novel romantis miliarder Gawat, Pak Bos Ada Maksud Lain, Linda yang baru melahirkan mulai bekerja sebagai sekretaris CEO Grup Jarvis. Namun, hari pertamanya diwarnai ketegangan saat sang bos, Jonathan Jarvis, menunjukkan gelagat tidak biasa. Baca novel online gratis ini.
Kariermu Ada di Tanganku
Kariermu Ada di Tanganku
Dalam Kariermu Ada di Tanganku, Naya membalas pengkhianatan suaminya, Rafael, yang diam-diam menikah lagi. Sebagai putri miliarder di modern novel ini, Naya menggunakan kekuasaannya untuk menghancurkan hidup pengkhianat. Baca romance novel penuh intrik ini di platform web novel.
Kehormatan Yang ternoda
Kehormatan Yang ternoda
Dalam novel Kehormatan Yang ternoda, Salmah harus berjuang mempertahankan anaknya dari Jhondra, seorang miliarder yang dulu melecehkannya. Demi sang putri, ia terpaksa menjadi istri kedua. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti konflik rumah tangga dalam genre modern novel.
PERNIKAHAN JEBAKAN: RAHASIA SUAMIKU
PERNIKAHAN JEBAKAN: RAHASIA SUAMIKU
Dalam PERNIKAHAN JEBAKAN: RAHASIA SUAMIKU, Elena mengungkap motif gelap Samuel, sang CEO hotel. Di balik kesempurnaan billionaire romance ini, tersimpan manipulasi besar yang mengancam keluarga. Baca kisah modern novel ini tentang pengkhianatan dan kebenaran pahit di webnovel.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Berlabuh ke Musuh Hati
Berlabuh ke Musuh Hati
Demi menyelamatkan Sam, kaki Sella patah. Namun, ia malah disalahpahami dan disakiti oleh Sam. Dengan bantuan Gian, Sella bangkit membalas. Saat Sam sadar, segalanya sudah terlambat. Sella memilih Gian, dan Sam hidup sendiri dalam penyesalan. Kisah ini sarat cinta, luka, dan balas denda.
Cinta Baru Dia
Cinta Baru Dia
Sumia Lauwis menikah kilat dengan adik tunangan lamanya. Di bulan ketiga pencariannya terhadap tunangan lamanya yang hilang, Sumia akhirnya mendapat kabar baik — pria itu pulang. Tapi saat dia datang, tunangannya sudah kehilangan ingatan, dan sekarang menjadi suami orang lain. Patah hati, malam itu Sumia mabuk di bar. Di sana dia bertemu adik mantan suaminya, Yasan Winata. “Kak, bukannya yang kamu suka cuma wajahnya? Aku adiknya. Nikah sama aku aja, aku yang jadi penggantinya.
Maaf, Nelson—Kamu Bukan Pilihanku Lagi!
Maaf, Nelson—Kamu Bukan Pilihanku Lagi!
Dua belas tahun lalu, Yeni baru saja ditemukan oleh Keluarga Ultara dan dibawa pulang sebagai nona asli keluarga tersebut. Nelson pun jatuh cinta pada pandangan pertama saat mereka bertemu dan dirinya ingin mengejar Yeni. Namun, Yeni menolaknya karena latar belakang pria tersebut berasal dari desa.
Strategi Bangkitnya Darah dan Cinta
Strategi Bangkitnya Darah dan Cinta
Seorang petani berusia paruh baya, Sena, menjadi muda kembali di tengah kekacauan perang berkat sebuah sistem yang dia miliki. Dalam perjalanannya, dia bertemu beberapa wanita cantik. Untuk bisa bertahan hidup, dia membuat kesepakatan dengan seorang jenderal wanita bernama Nara yang sedang terluka parah. Setelah itu, Sena dan Nara, yang menyamar sebagai pria, bergabung dengan pasukan militer. Dari situlah, dia memulai perjalanan untuk menjadi seorang pejuang dan penguasa.
Perang Es dan Api: Dewi Salju Terakhir
Perang Es dan Api: Dewi Salju Terakhir
Dunia dikuasai perang serigala dan vampir. Sena, pembunuh legendaris yang dikutuk gurunya, kembali ke dunia fana. Ia melamar Dewi Es, tapi ditolak karena bangsawan palsu lebih berkuasa. Saat identitasnya terbongkar, pertarungan besar pun tak terelakkan.
Istri yang Terbuang
Istri yang Terbuang
Setelah dikhianati dan dibunuh oleh suaminya sendiri, Harsa Widayo, Nala Yashin terlahir kembali pada usia 18 tahun dengan satu tujuan: mengubah nasibnya. Ia menggunakan kesempatan kedua ini untuk menggantikan Mandra Yashin, menyelamatkan Raja Surya dari konspirasi, dan memanfaatkan restu Kaisar untuk melawan Keluarga Yashin dan Widayo yang dulu menyakitinya. Saat Harsa Widayo dan Raya Yashin malah menjadi bahan tertawaan, Nala bekerja sama dengan Raja Surya di tengah kekacauan politik, pembunuhan, dan kudeta. Berkat kecerdikan mereka, krisis berhasil diatasi, kebenaran terungkap, dan mereka akhirnya bersatu sebagai pasangan.