Logo
TAWANAN CEO KEJAM
TAWANAN CEO KEJAM

TAWANAN CEO KEJAM

76 Bab
Tamat
Dalam TAWANAN CEO KEJAM, Kaisar bertekad membalas dendam atas kecelakaan adiknya. Ia menyekap Adelia yang dianggap sebagai pelaku. Billionaire ini terjebak dalam obsesi gelap dan pilihan sulit. Simak kisah romance novel ini di platform online novel kami sekarang.
Bab 1 dari TAWANAN CEO KEJAM

Tap tap tap!

Suara derap langkah kaki terdengar di lobi perusahaan KR Group, perusahaan besar yang telah memiliki cabang di beberapa kota dan di luar Negeri.

Para karyawan yang berada di lobi serentak membungkukkan setengah badan mereka pada sosok yang tengah berjalan mendekati lift dengan beberapa orang mengikut di belakang.

Siapa lagi, jika bukan sang pemilik perusahaan.

Kaisar Argantara.

Pria dengan tinggi 189cm, memiliki wajah tampan dan rupawan yang menarik perhatian para kaum hawa hingga rela menjadi selingkuhan dari sosok tersebut. Sayangnya, pria itu tak suka dengan wanita. Kabarnya seperti itu, hingga kini telah tersebar di perusahaan membuat para karyawan wanita menghentikan niat mereka sebelum memulai.

Putra sulung dari Revan Argantara dan Rania Alexander dengan watak dingin, warisan dari bapaknya.

Kini pria tampan itu melangkahkan kakinya mendekati lift bersama dengan dua bodyguard yang mengekor di belakangnya dan satu lagi adalah sekretaris sekaligus tangan kanannya.

Hanya anggukan pelan yang ia berikan kala mendengar sapaan selamat pagi sepanjang jalan menuju lift. Tak terlalu mengeluarkan suara dari mulutnya.

Kenapa sifat dingin bapaknya itu harus turun pada Pria tampan ini?

Perlahan empat orang itu memasuki lift khusus untuk Direktur perusahaan. Sosok pria berkacamata sekaligus sekretaris Kaisar terlihat memencet tombol lift, hingga perlahan tertutup dan membawa mereka ke lantai paling atas bangunan pencakar langit itu. Lantai lima puluh.

“Bram.” Suara berat nan dingin terdengar memenuhi lift.

“Ya, Tuan.” Sahut pria berkacamata itu, sedikit melirik ke belakang.

Kaisar terdiam sesaat, lalu membalas tatapan datar Sekretarisnya.

“Apa saja jadwalku hari ini?” tanyanya singkat.

Bram, pria itu mengalihkan pandangannya pada tablet yang ia bawa sejak tadi. Melihat beberapa catatan tentang jadwal sang Bos hari ini.

“Ada rapat dengan dewan perusahaan, Tuan. Setelah itu, tidak ada lagi hal penting yang harus Anda lakukan.” Jelas Bram, kemudian merapikan letak kacamatanya.

Kaisar menganggukkan kepala beberapa kali.

Segera melangkah keluar lebih dulu dari lift, saat telah tiba di lantai 50 bangunan tersebut.

Dua bodyguard dan Bram segera mengikuti langkah kaki bos mereka itu, mendekat pada pintu besar sebuah yang merupakan ruangan dari Kaisar.

Sedang sosok yang berjalan di depan tiga orang itu terlihat melamun, memikirkan hal yang akan ia lakukan setelah menyelesaikan rapatnya siang ini.

‘Aku bisa pergi ke rumah sakit setelah menyelesaikan rapat.’ Batin Kaisar. Segera memasuki ruangannya saat dua bodyguard telah membuka pintu untuknya.

“Bram,” panggil Kaisar lagi. Sesaat menghentikan langkahnya tidak jauh dari ambang pintu.

“Ya, Tuan?” sahut Bram.

Kepala Kaisar menoleh ke belakang, menatap dengan tatapan tajam pada sekretaris itu.

“Apa kau sudah menyelesaikan apa yang aku perintahkan semalam?” tanya Kaisar dingin.

Glek!

Bram menelan kasar ludahnya sebelum menganggukkan kepalanya, “seperti yang Anda katakan, Tuan. Saya akan memberi informasi terbaru, jika orang-orang kita telah menelepon nanti.” Ujar Bram, sedikit menunduk.

“Baiklah. Aku percayakan padamu,” ucap Kaisar, memberi isyarat menggunakan tangan kanannya agar dua bodyguard itu menutup pintu.

Suara pintu tertutup rapat terdengar. Kini hanya kesunyian di dalam ruangan besar itu.

Namun, hal tersebut tak menjadi masalah bagi Kaisar. Dengan santai pria itu melangkahkan kakinya mendekati kursi kebesarannya, mendudukkan diri dan menegakkan punggungnya dengan raut wajah datar yang tidak berubah sejak tadi.

Sebuah bingkai foto berukuran kecil menarik pandangan Kaisar, hingga fokus menatap sosok gadis cantik yang ada di dalam foto tersebut.

Senyum kecil terbit di bibir Kaisar. Senyum yang hanya terlihat di hadapan keluarganya dan adik kecilnya yang kini terbaring koma di rumah sakit.

“Shit!” Kaisar mengumpat. Menyandarkan punggungnya dengan kasar pada sandaran kursi kebesarannya. Kedua matanya terpejam, menandakan jika ia tengah berusaha menahan amarah yang ingin meluap.

Ketika mengingat kecelakaan besar yang menimpa adiknya, hal itu bagaikan sebuah tombol pemicu yang akan meledakkan amarah dalam dirinya. Ditambah lagi, sosok pelaku bahkan tak bisa ia temukan walau telah mengobrak-abrik hampir seluruh Indonesia hanya untuk mencari pelaku dari kecelakaan itu.

Secercah informasi tetap tak bisa Kaisar temukan, meski telah mengerahkan seluruh tenaga dan bahkan menggunakan koneksinya. Hasilnya nihil, bagai kecelakaan itu tak pernah terjadi. Bukti, pelaku menghilang bagai ditelan bumi.

Seolah hal itu tak boleh Kaisar ketahui.

Kaisar mengetukkan jari telunjuknya beberapa kali di atas meja. Pikirannya menerawang pada beberapa kemungkinan yang telah ia pikirkan sejak tiga bulan lalu. Ya, sejak kecelakaan itu terjadi.

“Orang-orang sialan itu, tidak akan bisa menghindari hal ini. Lihat saja, hukuman berat akan aku berikan padamu. Bersembunyi selagi bisa,” ucap Kaisar. Kalimat terpanjang yang pernah ia ucapkan dari bibir kakunya.

***

Pukul 16:30 WIB.

Helaan napas pelan keluar dari bibir Kaisar, membuat sosok Bram yang duduk di samping kemudi melirik sekilas ke belakang.

“Anda baik-baik saja, Tuan?” tanya Bram. Walau jarang mengeluarkan suara, tetapi Kaisar tetaplah bosnya yang tegas dan ... Kejam. Sifat yang tidak diketahui oleh orang lain, hanya dirinya dan beberapa orang yang pernah melihat sifat tak berperikemanusiaan dari Sosok Kaisar Argantara. Dan, Bram berjanji tak ingin melihat hal itu lagi.

“Ya,” jawab Kaisar singkat, “aku pikir akan cepat ke rumah sakit. Ternyata berkas dan dokumen penting sangat banyak,” guman Kaisar di akhir ucapannya.

“Anda mengatakan sesuatu, Tuan?” tanya Bram mendapat gelengan kepala dari lawan bicaranya itu.

“Tidak,” ucap Kaisar mengalihkan pandangan ke luar jendela.

Mobil berhenti tepat saat lampu merah. Kaisar menunggu dengan sabar dengan masih menatap keluar jendela, mengerakkan tangannya untuk sedikit melonggarkan dasi yang terasa mencekik lehernya.

“Kenapa hari ini terasa lebih panas dari biasanya?” guman Kaisar pada dirinya sendiri. Mengalihkan pandangan ke arah jendela mobil lainnya, hingga tubuhnya menegang kala tanpa sengaja iris mata biru laut itu menangkap sesuatu yang berdiri tidak jauh dari Lampu merah.

Tiba-tiba bayangan kejadian kecelakaan malam itu melintas di benak Kaisar.

***

Tiga bulan yang lalu.

Sepasang manusia tengah berjalan di trotoar jalan di bawah gelapnya langit malam yang dipenuhi bintang.

"Kak, ke sana yuk." ucap gadis itu sambil menarik pelan lengan baju kakaknya.

Kaisar menoleh ke arah sebuah pasar malam di seberang jalan.

"Kamu sudah besar. Jangan melakukan hal aneh."

Wanita itu mengerucutkan bibirnya kesal. Berjalan mendahului kakaknya sambil menghentakkan kaki ke tanah mendekat pada sebuah kafe.

Pria itu hanya menggeleng melihat tingkah adiknya yang berbeda usia beberapa tahun darinya itu.

Tiba-tiba, wanita itu berbalik dengan tatapan kesal.

"Kak Kaisar menyebalkan." ucap kesal gadis itu sambil berjalan menjauh dari sosok kakaknya.

Saat ini Kaisar tengah menemani adiknya berjalan santai malam hari. Guna untuk menepati janjinya untuk ke kafe bersama dengan adik perempuannya itu.

Kaisar menghentikan langkahnya secara tiba-tiba saat merasakan getaran di saku jaket yang ia kenakan. Pria itu berhenti sejenak, lalu mengangkat panggilan tersebut.

"Ya, ada apa?" tanya Kaisar to the point pada sosok sekretarisnya di seberang telepon.

"Begini, Tuan—“

Belum selesai sang sekretaris berucap.

Tiba-tiba terdengar suara decitan dan teriakan orang-orang di sekitar. Sontak Kaisar mendongak dan membelalakkan mata saat melihat kejadian di depan matanya.

"RAILA!" teriak Kaisar menjatuhkan ponselnya dan segera menghampiri tubuh adiknya yang bersimbah darah.

Kaisar segera berlari menghampiri adiknya dengan deru napas memburu. Saat ia mendekat, mobil yang tadinya berhenti kini melaju dengan cepat untuk meninggalkannya lokasi kejadian.

Sekilas Kaisar dapat melihat siluet wajah dari pengemudi mobil itu. Wajah sosok wanita yang kini berkeringat dingin melajukan mobilnya meninggalkan tempat itu.

Kaisar segera berlari mendekati adiknya. Mengabaikan sesaat sosok pelaku kecelakaan yang telah menabrak adiknya.

***

Sekarang siluet wajah yang ia lihat tiga bulan yang lalu tepat berada di depan matanya. Sosok itu tersenyum pada orang-orang, sedang adiknya masih terbaring koma di atas brankar rumah sakit.

“Brengsek!” umpat Kaisar. Kedua tangannya terkepal kuat dengan wajah merah padam. Hawa membunuh yang dipancarkan oleh Kaisar membuat dua orang dalam mobil itu merinding tanpa sebab.

“Aku tidak akan melepaskanmu, wanita Sialan!” umpat Kaisar. Bersumpah pada dirinya. Saat itu juga, ia takkan melepaskan sosok yang ada di depan matanya. Akan ia pastikan, sosok itu menerima hukuman yang luar biasa kejam melebih derita adiknya.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

BOS! JATUH CINTA LAGI
BOS! JATUH CINTA LAGI
Dalam BOS! JATUH CINTA LAGI, Nayana dan Regan bersatu membalas pengkhianatan pasangan mereka. Hubungan kerja ini berubah menjadi ketergantungan emosional yang mendalam. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti misi balas dendam dan cinta baru dalam genre romance modern.
Cinta Yang Terenggut
Cinta Yang Terenggut
Dalam novel Cinta Yang Terenggut, Jonathan menghadapi dilema perceraian setelah sepuluh tahun menikah. Di tengah konflik, ia beralih ke sekretarisnya. Ikuti kisah billionaire romance novels ini untuk melihat perjuangan mempertahankan komitmen dalam modern novel yang penuh intrik.
Gadis Penakluk Hati Tuan Muda Tampan
Gadis Penakluk Hati Tuan Muda Tampan
Dalam Gadis Penakluk Hati Tuan Muda Tampan, Arkana mengakhiri pernikahan kontrak demi kekasihnya. Namun, rahasia kehamilan Yasmin mengubah segalanya. Temukan kelanjutan hubungan mereka dalam billionaire romance novels ini melalui webnovel yang penuh drama dan pilihan sulit.
Hamili saya, tuan !
Hamili saya, tuan !
Chereena Kayona Albern, putri konglomerat yang hidup dalam perlindungan ketat, mengejutkan semua orang saat meminta dihamili oleh Chaiden Barnard, CEO Rusia. Temukan motif di balik pilihan berisiko ini dalam billionaire romance novels terbaru. Baca webnovel modern novel ini sekarang.
MENIKAHI BILLIONAIRE
MENIKAHI BILLIONAIRE
Dalam novel MENIKAHI BILLIONAIRE, Zyan Liu harus menikahi Mu Tian Rui demi mengamankan takhta ahli waris keluarga Liu. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti perjuangan mereka mengatasi perbedaan kasta dalam pernikahan kontrak yang penuh tantangan di platform web novel.
My Bule Husband
My Bule Husband
Dalam My Bule Husband, Naina terjebak pernikahan tanpa cinta dengan duda Jerman yang dingin. Alih-alih hidup tenang, ia hanya dianggap pengasuh bagi putra sambungnya yang angkuh. Ikuti kisah romance novel ini di tengah konflik kekuasaan dalam billionaire romance books yang penuh intrik.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Dendam Sang Putri: Kembali untuk Merebut Segalanya
Dendam Sang Putri: Kembali untuk Merebut Segalanya
Eliana kembali kepada orang tua kandungnya dan berusaha memenangkan hati mereka, tapi mereka lebih memilih anak angkatnya, mempercayai kebohongannya, hingga mendorong Eliana menuju kematian. Setelah terlahir kembali, Eliana melepas ikatan keluarga dan bersumpah merebut kembali segala yang hak miliknya. Dalam perjalanan balas dendam, hubungannya dengan Liam berkembang dari sekutu menjadi kekasih. Dendamnya terbalaskan, dan mereka meraih kebahagiaan bersama.
Kecanduan oleh Kecantikannya
Kecanduan oleh Kecantikannya
Setelah dipaksa menikah menggantikan kakak perempuannya, Noemi secara tidak sengaja dikirim ke kamar tidur suami nominalnya, Niko. Niko menderita insomnia tetapi mengalami tidur malam yang damai dengan keberadaan Noemi. Penasaran dengan hasil yang tidak terduga ini, Niko menyewa Noemi untuk membantunya mengatasi insomnianya. Ketika mereka menghabiskan waktu bersama, Niko mengembangkan perasaan untuk Noemi, tidak menyadari identitas aslinya sebagai istrinya, dan tidak menyadari masa lalu mereka bersama.
Anak Haram dan Gaun Pengkhianatan
Anak Haram dan Gaun Pengkhianatan
Di kehidupan sebelumnya, Yuli mengetahui siswi yang ia biayai, Nana, adalah putri haram suaminya,Bayu, dan ia dibunuh bersama putrinya, Yayu, oleh suami serta ibu dan anak simpanan itu. Terlahir kembali, Yuli merobek gaun adibusana itu, mempermalukan ketiganya hingga diusir dari rumah. Nana yang tak terima terus berusaha menjatuhkan Yayu, bahkan berkolusi merusak nama baiknya, tapi Yayu akhirnya diselamatkan oleh ayah kandungnya, Hazran, dan Yuli. Akibatnya, ibu dan anak Nana pun menjadi seperti tikus got yang dibenci semua orang.
Pengawal yang Tangguh dan Istri CEO yang Cantik
Pengawal yang Tangguh dan Istri CEO yang Cantik
Menyembunyikan identitas aslinya, dia berperan sebagai satpam untuk melindungi istrinya yang seorang CEO cantik. Melindunginya dan menghadapi para pesaingnya, dia juga menangani krisis perusahaan untuknya. Seiring waktu, akhirnya dia berhasil merebut hati istri CEO kontraknya...
[Versi suara dubbing] Penyesalan yang Tak Diucapkan
[Versi suara dubbing] Penyesalan yang Tak Diucapkan
Un malentendu de dix ans a mis fin à leur amour. Elle revient muette, avec un enfant malade ; quand la vérité émerge, il est noyé dans le regret mais ne peut pas s'excuser.
Pilot Cilik di Ambang Maut
Pilot Cilik di Ambang Maut
Rayen tiba-tiba terbangun di dalam pesawat yang akan jatuh bersama ayahnya. Di ketinggian 9000 meter, dia harus ambil alih kemudi dan berjuang melawan maut dengan tubuh mungilnya untuk selamatkan ratusan nyawa.