Logo
Tak Apa Jadi Istri Kedua, yang Penting Soleha
Tak Apa Jadi Istri Kedua, yang Penting Soleha

Tak Apa Jadi Istri Kedua, yang Penting Soleha

37 Bab
Tamat
Dalam Tak Apa Jadi Istri Kedua, yang Penting Soleha, Fika menjalani peran sebagai istri kedua yang berambisi membuktikan ketaatannya. Romance novel ini menyoroti persaingan moral dan kecantikan dalam modern novel yang penuh pilihan hidup sulit. Simak kisah lengkapnya di web novel ini.

Ringkasan Tak Apa Jadi Istri Kedua, yang Penting Soleha

Fika menjalani kehidupannya sebagai istri kedua dengan penuh rasa percaya diri. Meski posisinya sering dipandang sebelah mata, ia merasa memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh istri pertama suaminya. Di dalam lubuk hatinya, Fika merasa jauh lebih cantik dan menawan. Tak hanya itu, ia juga meyakini bahwa dirinya jauh lebih taat dalam menjalankan perintah agama. Keyakinan akan kesalehan dan kecantikan inilah yang menjadi sumber kebanggaannya dalam pernikahan tersebut.
Selengkapnya

Bab 1 dari Tak Apa Jadi Istri Kedua, yang Penting Soleha

TAK APA JADI ISTRI KEDUA, YANG PENTING SOLEHA (1)

"Walaupun statusku hanya sebagai istri kedua, tapi aku bisa bangga, sebab aku bisa lebih taat agama di banding istri pertama suamiku. Dan juga aku lebih cantik," ucap Fika dalam hati.

***

"Mas, Aku mau sholat dulu ya," aku bicara pada mas Ahmad. Mukena melekat manja di tubuhku yang langsing.

"Oh iya, tuh bilang sama Mbak Rina, jangan malas sholat. Ntar berdosa," sambungku lagi.

"Kamu tahu sendiri, Dek, si Rina itu paling gak bisa di bilangi. Nggak kayak kamu yang alim, rajin solat. Rina itu kebalikannya." jawab Mas Ahmad.

"Itulah sebabnya Mas lebih percaya sama kamu yang ngedidik anak-anak, Dek. Kalo Rina mah nggak bakalan bisa kasih pendidikan yang layak sama anak."

Aku meringis tipis mendengarnya.

"Iya, Mas. Tadi aku udah mandiin anak-anak. Mereka udah rapi dan tertidur sekarang," jawabku.

"Makasih, Sayang!"

Sebenarnya, mengurus Ririn dan Aldi, dua anak Mas Ahmad dan Mbak Rina adalah aktivitas yang membosankan. Tapi tak apa, demi memgambil hati suami, aku rela. Aku bisa tunjukkan kalau aku adalah ibu yang baik untuk anak-anak.

Sesaat setelah kami bicara, Mbak Rina lewat di depanku. Ih bikin ilfil aku aja. Makhluk gemuk, bulat, berlemak itu membuatku jijik. Istri pertama suamiku itu memang tak pandai merawat diri.

"Mbak, solat dong. Nih udah waktu ashar! Seharian dikamar mulu, apa nggak bosen?" Celetukku. Dan aku yakin Mas Ahmad mendengarkan ucapanku. Hah, wajar saja lemak di tubuhnya semakin menggunung, tuh liat kerjaannnya cuma mendem di kamar, kayak lagi bertelur saja.

"Iya, Alhamdulillah udah tadi," jawabnya.

Astaga, pasti bohong lagi. Mana mungkin dia serajin itu. Pasti dia menjawab begitu karena ingin menarik perhatian Mas Ahmad. Dasar tukang pencari muka.

Kusingkap sedikit jilbab lebar yang menutup kepalaku, hingga menampakkan sedikit bagian leherku yang mulus. Biarkan Mbak Rina iri dengan kecantikanku. Sebuah kalung hadiah ulang tahunku yang diberikan oleh Mas Ahmad kemarin terlilit indah mengitari leher cantik ini.

"Mas, sekali lagi terima kasih banyak hadiah kalung emasnya kemarin ya. Aku suka banget," ucapku sedikit keras. Sebelum Mbak Rina menjauh, aku harus membuatnya tahu kalau aku barusan mendapat hadiah dari Mas Ahmad. Aku tahu, selama pernikahan mereka, Mas Ahmad belum pernah memberinya hadiah. Sedangkan denganku, Mas Ahmad tak segan memberikan hadiah sebagus ini. Aku yakin Mbak Rina akan merasa cemburu berat karena ini. Ha haa, rasanya aku ingin terbahak.

Mendengar ucapanku, Mas Ahmad langsung mendekatiku. Matanya sedikit membulat. Mengapa dia nampak marah? Apa aku salah?

Mas Ahmad menarik tanganku.

"Sudah Mas bilang, jangan kasih tahu Rina kalau aku udah beliin kamu Kalung itu, Dek! Ntar dia bisa marah!" Mas Ahmad nampak bingung.

"Kenapa sih, Mas, Mbak Rina nggak boleh tahu?" Aku nggak mau kalah.

"Apa Mbak Rina lebih penting daripada aku, Mas? Kenapa Mas terlihat sangat takut sama dia? Sampe tega marah-marah gitu? Apa aku ini istri yang kurang solehah? Kurang patuh?" Aku mulai terisak.

"Nggak, nggak begitu, Sayang, kamu istri yang baik. Maafin mas ya, Sayang. Mas nggak bermaksud menganggapmu macam-macam." Mas Ahmad mengusap kepalaku.

Hmm, aku tahu betul kelemahan Mas Ahmad. Dia paling tidak bisa membuatku menangis. Marahnya pasti mereda bila melihatku begini. Aku memang jauh melebihi Mbak Rina dalam mengenali Mas Ahmad. Tak salah bila ternyata aku lebih bisa menguasai hati suami. Lagi pula aku jauh lebih muslimah di banding istri tuanya.

Lihat baju-bajuku, semuanya syar'i. Kerudungku lebar, dan aku lebih pandai mengaji. Jadi, meskipun aku istri kedua, orang-orang tak punya alasan untuk menjudgeku macam-macam. Justru ibu mertuaku jauh lebih menyukaiku daripada Mbak Rina, si menantu gemuknya itu.

"Mas, malam ini aku mau ikut pengajian. Jadi mas bisa anterin aku ya?" Pintaku sambil menatapnya.

"MasyaAllah, istriku ini benar-benar istri yang baik. Tentu mas mau anterin kamu ke pengajian." Pujinya. Aku tersenyum.

"Iya, Mas. Daripada sibuk ngumpul buat ghibah, mending aku kumpul sama ibu-ibu pengajian aja. Lebih bermakna untuk dunia dan akhirat," ujarku.

Sejak dinikahi oleh Mas Ahmad, aku memilih untuk sering-sering melakukan sesuatu yang berbau agama. Aku ingin menunjukkan pada orang-orang yang memandangku rendah hanya karena aku seorang istri kedua. Aku ingin menunjukan pada mereka jika aku ini adalah istri kedua yang berkelas dan alim. Bukan seperti mereka yang bar-bar dan tukang julid.

Aku, Rika Asriani, adalah seorang istri kedua yang lebih baik dari yang mereka pikirkan. Lihat, aku sering ke masjid, ikut pengajian, dan aku juga cantik sehingga bisa nembuat suamiku jatuh cinta. Sedangkan mereka, huuuh, meskipun mereka istri satu-satunya, toh tetap menderita. Mana di ajak susah juga sama suami mereka. Sedangkan aku, Mas Ahmad mana rela membuatku hidup susah, bahkan seujung kuku oun dia tak rela melihat kulit mulusku terbakar matahari. Aku tetap jauh lebih beruntung di banding orang-orang yang sering menyebutku pelakor.

"Mas, aku mau mengajak Mas untuk mengantarku ke kamar Mbak Rina," ucapku pada Mas Ahmad.

"Kenapa harus di antar, Sayang?" dia mengecup keningku.

"Aku hanya ingin ajakin dia pada kebaikan, Mas. Tapi aku takut ntar dia marah," ujarku.

"Baiklah,"

Mas Ahmad mengandeng tanganku. Kami akan menghampiri Mbak Rina. Aku membuka pintu kamar kakak maduku tersebut. Ku tarik gagang pintu dan kulihat wanita itu sibuk di depan monitor. Huuh, dia selalu sibuk mengurusi pekerjaan. Sejak suaminya menikahiku, kulihat wanita itu terlalu sibuk dengan pekerjaannya. Sampai tak bisa mengurusi suaminya. Tapi tak apa, aku jauh lebih bisa mengurus suaminya dengan baik. Hahaa....

"Mbak, apa Mbak sibuk?" ujarku menyapa.

"Nggak terlalu." Jawabnya tanpa menoleh.

"Mbak, sesekali kita sholat isya di masjid, yuk! Ntar habis itu kita langsung ikut pengajian. Hitung-hitung cari pahala, Mbak!" ujarku.

"Terimakasih, Fik. Tapi Maaf. Kerjaan aku belum selesai. Jadi kayaknya aku solat di rumah aja," jawabnya.

"Ya Allah, Mbak. Demi pekerjaan Mbak rela mengabaikan panggilan Allah. Istighfar, Mbak. Aku ajak mbak sholat ke masjid untuk mendekatkan diri pada Allah. Sholat berjamaah itu lebih besar pahalanya, Mbak. Apalagi selepas itu kita ikut pengajian juga," ujarku.

Aku melirik ke arah Mas Ahmad. Dia mengangguk tersenyum. Aku tahu dia salut padaku. Kau lihat Mas, aku ini istri yang dekat pada Tuhan. Tidak seperti istri pertamamu yang jauh dari penciptanya. Kadang aku heran, kenapa tak ia ceraikan saja si Tia ini. Istri yang tak pandai merawat suami itu hanya menambah beban saja.

"Aku udah bilang, aku lagi banyak kerjaan. Jadi kalau kamu mau ke masjid pergi aja. Kalau niat kamu ingin cari pahala, untuk wanita solat di rumah lebih baik dari pada di masjid."

Upps, jawaban macam apa ini? Dia ingin merendahkan aku di depan Mas Ahmad? Ngimpi kamu, Rina!

"Niat aku baik, Mbak. Aku mau ajak mbak ke kebaikan! Harusnya mbak jangan jawab gitu, sesuaikan sama adab, Mbak! Pelajari soal sopan santun, agar bisa mendekatkan diri sama Tuhan!" pukasku.

"Oke, sekarang mau kita bicara adab? Sekarang aku tanya kamu, kamu nyelonong masuk ke kamar aku tanpa permisi, apa itu bisa di bilang perilaku beradab?"

Astaga... Apa yang dia katakan? Akan kubungkam mulutmu di hadapan Mas Ahmad, Mbak Rina!

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Berjuang Napas Kembali
Berjuang Napas Kembali
Membawa genre misteri modern, novel romantis Berjuang Napas Kembali mengisahkan perjuangan seorang ibu yang terbangun dari koma, hanya untuk mendapati suaminya menikahi kakaknya sendiri. Di balik amnesia sang suami, tersimpan konspirasi besar. Baca novel online gratis ini sekarang.
Cinta satu malam dengan boss
Cinta satu malam dengan boss
Dalam novel Cinta satu malam dengan boss, seorang wanita terjebak tawaran dingin sang billionaire yang menginginkan tubuhnya tanpa cinta. Baca billionaire romance books ini untuk mengikuti kisah modern novel penuh hasrat dan pilihan sulit di dunia penuh kekuasaan.
I am always waiting for you (I'm fine 2)
I am always waiting for you (I'm fine 2)
Dalam I am always waiting for you (I'm fine 2), Aldy sang CEO kejam kembali bertemu Ara, mantan kekasih yang menyimpan rahasia besar. Di tengah perjodohan paksa, billionaire romance ini menguji kesetiaan saat proyek bisnis mempertemukan mereka kembali dalam sebuah romance novel yang penuh luka.
I Love You Daddy
I Love You Daddy
Dalam I Love You Daddy, pelarian Michy mengungkap rahasia keluarga dan wasiat yang terkubur. Agam harus menghadapi intrik warisan serta kemunculan Bianca dalam romance novel penuh misteri ini. Temukan kisah perjuangan mereka saat membaca online novel ini hingga tuntas.
Istri Sah Hanya Dianggap Pembantu
Istri Sah Hanya Dianggap Pembantu
Pasca cerai dari suami dingin, Aluna di Istri Sah Hanya Dianggap Pembantu memulai hidup baru. Ia bertemu Dion, seorang duda dalam billionaire romance novels ini. Aluna harus melindungi putra Dion dari masa lalu kelam sambil membangun keluarga di web novel bertema modern novel ini.
Mari berpisah, Mas
Mari berpisah, Mas
Dalam novel Mari berpisah, Mas, Hanif menghadapi tuntutan cerai mendadak saat rahasia cintanya pada mendiang mantan terungkap. Romance novel penuh misteri ini mengupas pencarian sosok provokator di balik keretakan rumah tangga mereka. Baca kisah selengkapnya di web novel modern ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Bayangan sang Suami
Bayangan sang Suami
Rani Salim membatalkan pertunangannya dengan Heri Sona setelah menyadari kemiripannya dengan mantan suami, Yugi Liam. Heri, yang memanfaatkan ketertarikan Rani, memperlakukannya dengan buruk. Saat pesta ulang tahun selingkuhan Heri, Lina Fusein, Rani melukai wajah Heri dan marah besar setelah menyadari kenyataan, hingga nyaris menghabisinya.
Ciumlah Aku
Ciumlah Aku
Sonia mengetahui ibunya adalah penjual sosis yang dicari Hasyim, dan salah mengira CEO itu mencintai ibunya. Saat kebenaran hampir terungkap, adik tirinya, Lily, buru-buru mencuri identitas tersebut. Sonia yang identitasnya direbut, lantas melawan keluarga ayah tirinya dan bekerja sama dengan Hasyim menghadapi para penjahat, hingga akhirnya menemukan cinta sejati.
Deterjen dan Cerai
Deterjen dan Cerai
Selama 30 tahun Yuni berkorban tanpa mengeluh, di Hari Perempuan hanya dapat deterjen promo. Ia rindu seikat bunga, tapi suaminya Andi memberi gelang emas untuk ibunya, kalung emas untuk menantu, skincare untuk anak perempuan, dan hanya deterjen serta sarung tangan untuknya. Anak perempuannya mengamuk, lalu ibu-anak ini bertaruh dan pergi. Dengan royalti 10 miliar, Yuni bangkit, meraih kembali mimpinya di dunia sastra, memenangkan penghargaan, dan menemukan cinta baru.
Dia Naik ke Puncak
Dia Naik ke Puncak
Di kehidupan sebelumnya, dia sangat mencintai suaminya dan melakukan apa pun yang dia bisa untuk membantunya naik pangkat. Namun, suaminya mengkhianatinya, berselingkuh dengan sahabatnya, mencekiknya, dan memusnahkan seluruh keluarganya. Setelah diberi kesempatan kedua dalam hidup, dia bertemu dengan saingan politik suaminya dan memutuskan untuk bergabung dengannya. Kali ini, saksikan bagaimana dia menjadi tangguh dan berhasil membalas dendam pada bajingan itu.
Hamil Anaknya Pangeran Dingin
Hamil Anaknya Pangeran Dingin
Setelah hidup kembali, Gwen menikah dengan Pangeran Arya yang lumpuh demi melindungi kandungannya yang dicap anak haram. Dia menawarkan bantuan untuk memulihkan kaki sang pangeran sebagai gantinya. Saat mereka bekerja sama melawan Pangeran Dani, benih cinta tumbuh. Tanpa disadari, ayah kandung bayi itu justru Pangeran Arya sendiri.
Bangun: Dunia Tunggu
Bangun: Dunia Tunggu
Enam tahun lalu, ketua World Neurology Association menolak undangan dari institusi medis papan atas dan memilih untuk mengasingkan diri, mendedikasikan dirinya untuk memastikan kebangkitan satu orang. Baginya, menyelamatkan individu ini adalah kehormatan terbesar dalam kariernya. Selama enam tahun, orang ini tetap berada di ruang perawatan kelas A yang mewah. Sekarang, sosok yang mengubah dunia enam tahun lalu akan segera bangun, dan dunia ditakdirkan untuk mengalami perubahan besar sekali lagi.