Logo
Silent (Love, loyalty and hurt)
Silent (Love, loyalty and hurt)

Silent (Love, loyalty and hurt)

70 Bab
Tamat
Dalam Silent (Love, loyalty and hurt), Nadin berjuang menyelamatkan rumah tangganya dari pengkhianatan Nathan. Drama modern novel ini mengungkap rahasia lgbt dan karma yang menghancurkan. Baca romance stories penuh ketegangan ini saat Nadin mengambil keputusan besar yang tak terduga.
Bab 1 dari Silent (Love, loyalty and hurt)

"Bacok lagi, ayo ... pakai tenaga! Tenaganya keluarin!" teriak heboh seorang wanita yang gemas dengan putranya saat membelah buah kelapa kuning dengan gambar tokoh wayang.

"Lembek amat," celetuk Nathan. Kakak kandung pria yang masih memegang golok dengan hiasan bunga melati dironce panjang pada gagang.

"Keras, kali, Mas! Lo coba sini!" protes Naka yang tampak kesusahan dengan baju adat yang ia kenakan.

"Pake tenaga!" omel Nathan lagi. Ia mulai emosi, wanita di sebelahnya mengusap lengan Nathan. Pria itu menoleh, tersenyum lalu meraih jemari tangan Nadin, istrinya yang begitu cantik.

"Kuatan aku, kan, dari pada Naka?" bisik Nathan menggoda Nadin. Kedua mata Nadin membulat sempurna, ia menahan senyumnya sambil menatap Nathan. Pria itu mengecup jemari Nadin, membawa ke dadanya. Lalu kembali mengomentari adiknya yang berhasil membelah kelapa itu.

"Akhirnya," ucap para tamu undangan yang hadir di acara tujuh bulanan itu. Nadin beranjak, karena Ibu mertuanya memanggil.

"Iya, Bu." Dengan sopan Nadin menghampiri dan berdiri di samping wanita lima puluh tahun itu.

"Di sana ada keluarga lain, Ibu males jawab pertanyaan yang sama. Kamu aja, ya, Din, biar langsung dari sumbernya." Tatapan ibu mertuanya memohon, Nadin mengangguk. Ia lalu kembali duduk, dan memberi tahu Nathan.

"Gimana, nih, Mas? Pertanyaan masih sama." Nadin mengeratkan genggaman jemarinya ke Nathan.

"Jawab aja apa adanya, emang belum di kasih anak, mau apa lagi? Toh, kita bahagia, kan? Sirik amat jadi orang." Raut wajah Nathan sudah menunjukan ketidak sukaannya pada keluarga besar baik dari ayah atau pun ibunya. Karena pertanyaannya akan selalu sama,

Kapan Nadin hamil?

Kenapa nggak hamil-hamil?

Nathan nggak kuat kali, ya?

Nadin kurang makan makanan sehat, nih?

Ayo dong, program, bayi tabung, deh!

Hingga, banyak kejulid-tan lainnya. Hal itu juga yang membuat Nadin malas jika datang ke acara yang dibuat keluarga besar Nathan. Ia juga tak enak dengan ibu dan ayah mertuanya. Ditambah, hari itu, mereka tak mungkin jika absen dari acara tujuh bulanan istri adik iparnya, Margie.

Dua tahun delapan bulan pernikahan dengan Nathan, pria yang ia kenal tak sebentar, mereka dulu satu SMA. Nathan Kakak kelas Nadin yang saat itu kelas satu. Berawal dari teman, jadi lanjut ke tingkatan lain dalam hubungan mereka.

Pisah sejenak karena kuliah berbeda kampus, dipertemukan kembali saat sudah berkarir di bidang masing-masing. Nathan manajer Bank swasta, Nadin admin support perusahaan leasing besar.

Senior dan junior, ya, begitulah mereka. Pacaran mereka hanya satu  tahun sebelum memutuskan menikah.

"Mas, kalau mereka cecar jawaban lain gimana?" bisik Nadin mulai tak nyaman. Nathan mendengkus, ia akhirnya memberikan saran supaya Nadin menghindar saja. Tak perlu berada di sana untuk sekedar menyapa.

Tatapan Nadin sendu, karena tiba-tiba suasana menjadi ramai mana kala tiba dikegiatan berganti pakaian sebanyak tujuh kali. Tamu undangan heboh, bahkan tampak bahagia. Istri Naka itu juga tampak memancarkan aura cantik luar biasa, tersenyum dan mengucapkan terima kasih saat para tamu mengusap perut buncitnya.

Jemari Nadin reflek mengusap perutnya yang rata. Ia melirik ke Nathan yang justru melihat dingin ke arah kerumunan orang-orang itu. Naka dan istrinya berjalan berdampingan, menghampiri Nathan dan Nadin untuk meminta doa restu, supaya kehamilan dan proses melahirkan nanti lancar, Ibu dan bayinya selamat juga sehat.

Nathan berdiri, diikuti Nadin. Tangan Nathan terulur, karena Naka mencium punggung tangan sebagai tanda ia menghormati sang adik ke kakaknya. Lalu tangan Nathan beralih ke perut besar adik iparnya. Mengusap lalu tersenyum, "sehat ya sampai lahiran nanti, jadi anak yang selalu dibanggakan keluarga," ucapnya. Berganti ke Nadin, ia juga memeluk erat Naka, sambil mengucapkan selamat. Berganti ke istri Naka yang terharu dengan linangan air mata saat menatap Nadin.

"Kenapa nangis?" tanya Nadin di saat memeluk wanita itu.

"Semoga Mbak cepet hamil ya, aku mau lihat Mbak hamil anak Mas Nathan, biar ramai keluarga kita." Pelukan terlepas perlahan, Nadin mengangguk sambil tersenyum.

"Aamiin. Mudah-mudahan dilancarkan ya persalinan kamu dua bulan lagi, kabarin Mbak kalau kamu butuh sesuatu." Nadin mengusap perut istri Naka itu. Lalu berlanjut berkeliling lagi.

Nadin berusaha terus menunjukan senyum bahagianya, tapi Nathan tahu, jika istrinya merasakan hal yang lain.

***

Di rumah Nadin dan Nathan.

"Lagi ngapain, sih?" tanya Nathan menghampiri istrinya yang duduk menghadap laptop beralaskan bantal di pangkuannya.

"Ini, urusan kantor, ada data customer yang salah input temen, jadinya aku mau cek dari awal," jawab Nadin santai.

"Kamu masih lama periksa itu?" Nathan duduk di sebelah Nadin, merangkul bahu istrinya sembari diusap pelan.

"Kenapa emangnya, Mas?" lirik Nadin.

"Aku mau keluar sebentar, mau nitip nggak?"

"Mmm, kemana emangnya? Kamu nggak capek? Udah jam sembilan." Tunjuk Nadin dengan dagunya ke arah jam dinding.

"Sama Naka, dia mau beli martabak keju di dekat komplek kita, bininya masih ngidam aja. Heran aku!" ketus Nathan.

"Oh, yaudah sana, aku tunggu kamu sampai pulang," kepala Nadin mendongak karena Nathan sudah berdiri di samping ranjang.

Nathan membungkuk, "kalau kamu nggak ketiduran, biasanya tidur duluan, kan?" bisik Nathan sensual sambil mencium leher mulus istrinya. Nadin terkekeh, selain karena kata-kata suaminya, juga karena ciuman basah di ceruk lehernya itu.

"Masss... ih, udah sanaaa..." usir Nadin kemudian. Nathan tertawa, ia mengecup puncak kepala Nadin, menyambar ponsel dan dompet, lalu terdengar suaminya berbicara dengan asisten rumah tangganya di luar kamar.

Lahir dan besar dari keluarga pengusaha, selalu merasa dibantu juga, membuat Nathan tak ingin Nadin yang sudah lelah bekerja, masih sibuk mengurus urusan rumah. Nadin begitu dimanjakan, ia bahkan sempat berpikir untuk menolak, ia ingin merasakan mencuci baju, menyetrika, bahkan memasak. Tapi Nathan melarangnya, Nadin harus merasa jika menikah dengannya begitu bahagia, cukup lelahnya hanya di atas ranjang bersama suaminya yang begitu perkasa.

Selang satu jam, Nathan sudah mengirim banyak pesan singkat, isinya seperti saat mereka pacaran dulu, gombalan-gombalan receh yang jelas membuat Nadin tersenyum lalu tertawa. Ia terkejut, saat pintu kamarnya terbuka, tampak suaminya yang ternyata sudah pulang. Senyum Nathan mengembang, ia membawa kue dengan lilin angka 28.

"Selamat ulang tahun istri cantikku, wanita yang begitu mencintai Nathan dengan tulus. Calon Ibu anak-anakku." Nathan berjalan mendekat, kue ukuran 20x20 itu dihiasi gambar wajah dirinya yang tersenyum.

"Kamu bohongin aku?!" Nadin beranjak, berjalan mendekat. Senyum tampan Nathan begitu menggemaskan.

"Aku ambil kue ini, nggak ketemuan sama Naka juga, aku mau rayain ulang tahun kamu berdua aja, nggak mau di acara tadi walau bisa aja aku setting."

Nadin berdecih, ia lalu meniup lilin itu. Nathan mencium kening Nadin begitu lekat dan lama. Kemudian menempelkan kening keduanya begitu lekat.

"Happy birthday, love, aku sengaja cuekin kamu dari semalam, nggak bahas ulang tahun kamu. Karena aku punya kejutan sendiri. I love you," bisiknya di depan wajah cantik Nadin. Istrinya mengambil alih kue dari tangan suaminya, di letakkan di atas meja. Ia menghambur ke dalam pelukan Nathan. Keduanya begitu erat berpelukan, hingga Nadin mendengar debaran jantung Nathan berpacu cepat, bahkan napasnya terasa hangat di ceruk lehernya.

"Aku mau kadoku," ucap Nadin manja. Nathan meregangkan pelukanya.

"Mau apa? Bilang," jemari Nathan menyusuri surai istrinya, mengecup kening Nadin lagi dengan mata terpejam.

"Ini!" ujar Nadin. Nathan melotot karena terkejut, tangan Nadin berada di antara paha pria itu. Senyum penuh menggoda suaminya perlihatkan dengan jelas dan tegas. Nadin tertawa begitu puas, tapi tidak untuk Nathan, melainkan karena ia segera melakukan tugasnya, juga memberikan hadiah terbaik bagi istrinya. Surga dunia yang mampu membuat senyum Nadin merekah dengan kedua mata sayunya.

Bersambung,

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Baby Han - (Gx G)
Baby Han - (Gx G)
Dalam novel Baby Han - (Gx G), Mikaela memulai hidup baru di Seoul sebagai desainer J.H Fashion. Namun, statusnya sebagai ibu hamil menarik perhatian Judith Han. Kisah romance modern ini membawa pembaca ke dalam dinamika lgbt book yang penuh ketegangan antara ambisi dan ketertarikan terlarang.
Beyond the Song
Beyond the Song
Dalam Beyond the Song, seorang monster bersembunyi di balik tubuh manusia hingga Siren menebar kematian. Bersama Kenneth, ia terjebak konspirasi dunia supernatural. Baca fantasy novel ini untuk mengikuti misi sang Siren dan kisah lgbt romance novel yang penuh misteri serta bahaya.
Bukan Sugar Baby
Bukan Sugar Baby
Dalam novel romance Bukan Sugar Baby, Tachi Gumama, seorang mucikari, meragukan kesetiaan billionaire Padrone Ricco pada istrinya. Saat tawarannya ditolak, rahasia tentang gadis simpanan mulai terkuak. Baca kisah modern novel ini untuk mengungkap kebenaran di balik kesetiaan sang tuan.
Dikhianati oleh Orang yang Dicintai
Dikhianati oleh Orang yang Dicintai
Dalam novel romance Dikhianati oleh Orang yang Dicintai, Lana terjebak pernikahan palsu saat suaminya berselingkuh dengan pria. Di tengah pengkhianatan modern novel ini, ia justru mencari perlindungan pada ayah mertuanya, memicu hubungan terlarang. Baca kisah lengkapnya di webnovel ini.
Kontrak Cinta Terlarang
Kontrak Cinta Terlarang
Dalam Kontrak Cinta Terlarang, Celine terjebak rencana gila suaminya yang menyukai sesama jenis. Demi memiliki anak, ia dipaksa berhubungan dengan Jonathan. Simak kisah lgbt dan modern novel ini melalui webnovel yang penuh dilema serta pengkhianatan dalam sebuah romance novel yang provokatif.
Rebirth Second Chance: Back to 80's
Rebirth Second Chance: Back to 80's
Dalam Rebirth Second Chance: Back to 80's, Ming Yue dan Ding Xi mendapat kesempatan kedua untuk memperbaiki takdir. Di genre romance modern ini, mereka harus memilih antara balas dendam atau mengejar kebahagiaan bersama. Baca lgbt book dan romance stories ini sekarang.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Dendam Ibu: Bangkit Dari Reruntuhan
Dendam Ibu: Bangkit Dari Reruntuhan
Demi menyelamatkan kerajaan bisnisnya yang di ambang kehancuran, seorang ibu terpaksa mengabaikan tiga putri tercintanya. Tanpa disadarinya, sang pengasuh yang licik perlahan meracuni pikiran anak-anaknya, mengubah cinta kasih menjadi kebencian yang dalam. Saat sang ibu berhasil menyelamatkan perusahaannya, malapetaka justru datang: sang pengasuh memfitnahnya ingin membunuhnya! Air mata dan penyesalan sang ibu tak lagi berarti di mata putri-putrinya yang telah terbutakan oleh kebencian. Dengan keputusasaan, ia menghembuskan nafas terakhir.<br>Namun takdir memberikan keajaiban, ia terbangun kembali di masa lalu, tepat tiga tahun sebelum tragedi terjadi! Kini, dengan kesempatan kedua ini, akankah ia mampu memperbaiki segalanya atau justru mengulangi tragedi yang sama?
Menyembuhkan Istriku yang Bisu
Menyembuhkan Istriku yang Bisu
Mahesa, dewa abadi yang terjerat utang batu roh, bereinkarnasi sebagai pecandu judi yang tewas dibunuh rentenir. Ia menemukan istri mendiang, wanita cantik dan berbudi luhur tapi bisu dan disiksa. Mahesa memutuskan menjalani hidup fana lewat pernikahan itu, bertekad mencari uang untuk memurnikan pil obat dan menyembuhkan istrinya.
Menyewa Istri yang Selingkuh
Menyewa Istri yang Selingkuh
Nigel dan Beth telah menikah selama tujuh tahun. Semua orang percaya Beth sangat mencintainya, namun suatu hari, tanpa disangka, Nigel mengetahui kenyataan pahit bahwa istrinya telah berselingkuh. Marah dan terluka, Nigel pun pergi ke kantor pengacara dan meminta Beth untuk menangani sendiri kasus perceraian mereka. Selama proses perceraian itu, Nigel secara sengaja terus-menerus mengumpulkan bukti perselingkuhan Beth dan mengirimkannya kepada istrinya sendiri, sambil bersikeras bahwa Beth harus memenangkan kasus perceraian mereka. Beth sama sekali tidak menyadari apa pun hingga hari persidangan tiba. Saat berhadapan dengan suaminya yang paling dia kenal di ruang pengadilan, barulah dia tersadar dan merasa menyesal.
Kebangkitan Cinta: Tarian Dua Hati
Kebangkitan Cinta: Tarian Dua Hati
Setelah ayah tirinya meninggal, rumah Hailee disita keluarga Morgan, memaksanya tinggal bersama mereka. Di sana, dia terseret dalam hubungan rumit dengan Matthew yang awalnya selalu menyulitkannya. Namun segalanya berubah ketika Matthew menyelamatkannya dari bahaya di klub malam tempatnya bekerja... Dari benci jadi cinta, mereka akhirnya merajut kisah bahagia.
Mantan Tunangan Bukan Lagi Pilihanku
Mantan Tunangan Bukan Lagi Pilihanku
Di kehidupan sebelumnya, Dahlia Whitmore tewas di tangan tiga kakak angkat dan Chloe, si benalu licik. Kini setelah hidup kembali, ia memutus hubungan dengan mereka dan menikahi Adrian Santoro, sang Don Mafia yang setia melamarnya 99 kali. Saat Adrian memperlakukannya bak ratu, para kakak angkat itu terlambat menyadari bahwa mereka telah kehilangan segalanya.
Sahabatku, Cintaku
Sahabatku, Cintaku
Dia telah mengikutinya selama 7 tahun dan akhirnya memutuskan untuk menyerah.