Logo
Seni Seviyorum Aisyah
Seni Seviyorum Aisyah

Seni Seviyorum Aisyah

57 Bab
Tamat
Dalam Seni Seviyorum Aisyah, Aisyah mengejar mimpi kuliah di Turki. Namun, ambisi dan hobbynya terhambat pengkhianatan sahabatnya sendiri. Ungkap rahasia di romance novel ini, sebuah mystery story tentang perjuangan dan persahabatan yang penuh lika-liku di kategori young adult fiction romance books.
Bab 1 dari Seni Seviyorum Aisyah

"Aisyah bangun sayang!" teriak Adiba Bunda Aisyah yang melihat putrinya itu masih tertidur pulas dengan selimut tebal yang menutupinya.

"Ah Bunda, aku masih ngantuk," gerutu Aisyah sambil membalikan tubuhnya.

"Ayo bangung mandi dulu nanti kita sarapan, Ayahmu sudah menunggu di ruang makan," ujar Adiba dengan menarik selimut yang menutupi tubuh anaknya itu.

Aisyah menggeram, "Nanti aku mandi Bun, tunggu lima menit lagi ini cuacanya dingin banget."

Adiba hanya menggelengkan kepalanya mendengar ocehan anaknya, "Kalau nunggu dingin kapan mau mandinya? Mau siang hah?"

Aisyah membalikan tubuhnya yang masih nyaman berada di atas kasur dia membuka matanya dan menatap Bundanya, "Ah Bunda aku masih ingin tidur," lirihnya.

"Ayoo bangun! masa anak gadis bangunnya siang," tukas Bundanya.

Aisyah menggeliat dengan enaknya lalu mengulurkan tangannya, "Iya Bunda, Bangunin!"

Setelah Aisyah bangun dan beranjak ke kamar mandi Adiba pun berlalu untuk turun ke bawah.

"Bunda tunggu di bawah ya kamu jangan lama-lama mandinya!" pinta Adiba sebelum berlalu pergi meninggalkan kamar Aisyah.

Aisyah Salsabila merupakan anak kedua dari dua bersaudara dia terlahir dari orangtua yang selalu mementingkan pendidikan dan taat dalam beribadah, kakaknya bernama Katya Salsabila yang kini sedang melanjutkan studynya di Kairo Mesir Ayahnyalah yang memintanya untuk melanjutkan sekolah di sana dan setiap keputusan Ayah tidak akan ada yang bisa menolaknya, Katya memang anak yang pintar dan selalu juara di sekolahnya hal itu menjadi cerminan untuk Aisyah agar bisa menjadi seperti kakaknya.

Air terasa seperti air es saja membuat Aisyah takut untuk menyentuh air di bak mandi untung saja hari ini dia libur sekolah membuatnya merasa beruntung tidak akan berjalan menembus jalanan yang cuacanya dingin seperti ini.

"Huhf kenapa hari ini dingin sekali ya?" gumam Aisyah setelah selesai mandi.

Dengan cepat Aisyah memakai pakaiannya untuk segera turun menemui kedua orangtuanya yang sudah menunggunya di ruang makan.

"Pagi Ayah Bunda," sapa Aisyah saat melihat Ayah dan Bundanya makan.

Ayahnya hanya tersenyum, "Kebiasaan banget kalau hari libur pasti bangunnya siang," omel Ayahnya.

Aisyah mengakui kesalahannya itu dan memang benar saja alasannya ya malas mandi karena dingin.

"Ya sudah ayo buruan makan!" sergah Adiba sambil menuangkan nasi ke piring dan memberikannya kepada Aisyah.

"Ayah mau pergi ada rapat di kantor hari ini," ujar Ayahnya yang selalu memberi tahu kemana dia akan pergi.

Aisyah menatap Ayahnya yang memang sedang berpakaian rapi dengan dasi yang melekat di keranya. "Ayah Aisyah juga boleh main?" tanyanya meminta izin.

Adiba menoleh menatap putrinya itu dengan kerutan di keningnya Aisyah hanya tersenyum kelu sambil menunggu jawaban dari Ayahnya.

"Memangnya mau pergi kemana hah?"

"Aisyah sudah ada janji akan pergi ke rumah Fatimah soalnya ada tugas kelompok kemarin," jelas Aisyah yang sebenarnya tidak ingin pergi kemana-mana, hanya saja teman-temannya ingin mengerjakan tugasnya di rumah Fatimah bukan di rumahnya dengan alasan rumah Fatimah lebih dekat dengan rumah yang lainnya.

Ayah masih diam sambil melahap sarapannya, "Sudah jam tujuh Ayah harus berangkat dulu ya!"

"Ayahhh!" gerutu Aisyah karena permintaan izinnya belum dijawab oleh Ayahnya.

"Mobil sudah siap tuan Haris," ujar Pak Ujang supir pribadi di rumah ini. Haris nama Ayahnya Aisyah.

Aisyah menatap Bundanya dengan nelangsa, "Ayah, aku pergi dibolehin ya! Nanti kalau aku gak pergi gak akan dapet nilai," tukas Aisyah dengan kesal.

Haris menatap Aisyah sambil berpikir sesuatu, "Pak Ujang antar Aisyah ke rumah temannya saja biar saya pergi naik mobil sendiri," pinta Haris dengan keputusannya.

"Ayah," gumam Adiba sembari bangkit dari duduknya.

"Bundaa!" rengek Aisyah yang memang tidak ingin jika dia pergi selalu diantar jemput oleh supir.

"Ini yang terbaik buat kamu jika tidak mau ya sudah tidak usah pergi!" tukas Ayahnya sambil beranjak pergi.

Adiba membawakan tas kerja dan mengikuti suaminya ke depan rumah sedangkan Aisyah kembali terduduk sambil menyantap buah pir yang ada di atas meja makan.

"Kapan mau pergi Non?" tanya Pak Ujang sambil menunduk patuh.

Aisyah masih merasa kesal dan berpikir jika dia tidak pergi maka dia bisa kena omel teman kelompoknya dan tentu nilainya akan dikurangi Aisyah merasa bingung.

"Sekarang Pak," jawab Aisyah dengan ketus.

"Siap Non!" ucap Pak Ujang dengan tegas dan berlalu pergi.

Adiba telah kembali yang berarti Ayahnya sudah pergi.

"Bunda memangnya kakak juga dulu seperti itu ya?" tanya Aisyah yang penasaran akankah sikap Ayah memang seperti itu kepada anak-anaknya yang lain.

Adiba mengangguk, "Iya sayang, Ayahmu memang sangat mengkhawatirkan anak-anaknya apalagi ke dua anaknya perempuan semua," jawab Adiba sambil mengelus kepala Aisyah yang tertutup dengan hijab.

"Tapi kan Bun sampai kapan Ayah akan selalu menyuruh Pak Ujang untuk mengantar jemputku jika aku pergi? Kan aku juga ingin naik motor dengan teman-temanku jika pulang sekolah," ungkap Aisyah.

"Temen cewek apa cowok?" ejek Adiba dengan menggoda anak gadisnya ini.

Aisyah terkekeh, "Ah Bunda selalu saja menggodaku, aku tidak pernah membayangkan bagaimana jika aku diantar oleh seorang laki-laki ke rumah dan Ayah tahu itu," seru Aisyah.

"Hehehe," Bunda hanya tertawa karena ikut membayangkan jika itu terjadi bagaimana ekspresi suaminya itu.

Selama ini kedua putrinya selalu patuh akan perintah Ayahnya untuk tidak berpacaran karena harus pokus dengan pendidikan apalagi Aisyah mempunyai hafalan Al-Quran bagaimana nantinya hafalan itu akan tetap bertahan saat putrinya berbuat maksiat.

"Ya sudahlah Bun lagi pula aku percaya bahwa keputusan Ayah adalah yang terbaik buat anak-anaknya," ujar Aisyah dengan tersenyum.

Adiba pun mengangguk sembari tersenyum, "Ya sudah lanjutkan sarapannya!"

"Sudah Bun, aku mau pergi dulu ya," pamit Aisyah sambil mencium tangan Bundanya itu.

"Hati-hati ya sayang belajar yang benar." Adiba memberikan kecupan hangat untuk putrinya itu.

Aisyah berlalu pergi berjalan menuju pintu keluar sudah terdengar suara klakson mobil yang dibunyikan oleh Pak Ujang.

"Ke mana Non?" tanya Pak Ujang saat membukakan pintu mobil untuk Aisyah.

"Ke jalan Anggrek no 3 Pak," sahut Aisyah sembari menggunakan sabuk pengaman.

*"Fat, gue udah berangkat nih."*

Aisyah mengirim pesan untuk memberitahu jika tidak seperti itu maka temannya ini akan mengomel.

*"Baiklah gue tunggu."*

Gue dan Lu memang perkataan biasa yang memang sering Aisyah gunakan untuk berbicara dengan teman-temannya dan tidak ada masalah bukan? Karena rata-rata teman-temannya berbicara dengan Gue dan Lu, jadi menurut Aisyah itulah perkataan untuk lebih dekat dengan teman-temannya terkadang juga Aisyah menggunakan kata saya ketika berbiraca formal dengan teman-temannya atau pun Guru-guru.

"Belok kanan Pak," seru Aisyah saat sudah sampai di gang rumahnya Fatimah.

"Baik Non," sahut Pak Ujang.

"Pak Ujang boleh pulang dulu nanti pulangnya akan aku kabarkan lewat Bunda ya," ujar Aisyah sambil tersenyum kasihan jika Pak Ujang harus menunggu dia selesai belajar.

"Owhh baik Non kalau begitu." Pak Ujang tersenyum mendengarnya.

Tinn ... tinn ....

Rumahnya Fatimah pun dijaga dengan Saptam Pak Ujang membunyikan klakson mobilnya lalu terdengar suara Fatimah yang memanggil Saptamnya.

"Pak Hendri buka gerbangnya Pak!"

Dengan cepat gerbang pun dibuka Aisyah turun dari mobilnya.

"Woyy Ujang!" seru Pak Hendri yang memang sudah kenal dengan Pak Ujang karena sering bertemu kala Aisyah main ke rumah Fatimah.

Pak Ujang melambaikan tangannya dan tersenyum lalu kembali menjalankan mobilnya.

"Silahkan masuk Non," ujar Pak Hendri mempersilahkan.

"Makasih Pak," sahut Aisyah kepada Pak Hendri sambil tersenyum.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

CAUGHT IN A BAD CHARACTER
CAUGHT IN A BAD CHARACTER
Terjebak dalam CAUGHT IN A BAD CHARACTER, Juwita Chou merasuki Sallyana, antagonis yang ditakdirkan mati muda. Dalam web novel bergenre fantasy romance ini, ia harus melawan lima tokoh utama dan mengungkap takdir tersembunyi demi bertahan hidup di petualangan LitRPG yang penuh aksi.
Dark in Antares City
Dark in Antares City
Dalam Dark in Antares City, Rio Rosswel bertekad membalas dendam setelah menyaksikan ibunya dibantai Eaters. Ikuti misi bertahan hidup di vampire romance books ini, di mana ia harus membasmi monster pemangsa manusia dalam kisah adventure story yang penuh aksi dan kengerian horor.
Elegi of Rosr
Elegi of Rosr
Dalam Elegi of Rosr, Ayu Suwarjo terjebak kontrak nikah enam bulan dengan Roy Punda demi menyelamatkan bisnis ayahnya. Romance modern ini membawa mereka ke petualangan penuh rahasia. Akankah misi ini menjadi cinta sejati? Baca web novel ini untuk mengikuti kisah selengkapnya.
Jangan Pernah Mengkhianatiku
Jangan Pernah Mengkhianatiku
Dalam novel Jangan Pernah Mengkhianatiku, Arvella melarikan diri dari suaminya menuju hutan liar. Bersama Kael, ia bertahan hidup dan mengungkap konspirasi kematian orang tuanya. Ikuti kisah romance dan adventure ini di webnovel untuk melihat perjuangan Arvella membalas dendam pada musuhnya.
Jodoh Serigala Putih yang Ditolak Sang Alpha
Jodoh Serigala Putih yang Ditolak Sang Alpha
Dalam Jodoh Serigala Putih yang Ditolak Sang Alpha, seorang Omega membalas pengkhianatan Alpha-nya melalui Ritual Penolakan rahasia. Web novel bergenre werewolf romance ini mengisahkan perjuangan merebut kembali hak intelektual dan harga diri di tengah intrik kekuasaan klan.
MAGIC OF OMEGA
MAGIC OF OMEGA
Dalam MAGIC OF OMEGA, lima pemburu hadiah memburu Azeeva, putri walikota. Namun, penyihir itu justru menjerat sang Omega, Carl Justin, dalam jebakan cinta. Ikuti petualangan penuh intrik ini di web novel fantasy romance terbaik dengan kisah werewolf yang mendebarkan.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Cinta Mekar di Musim Semi
Cinta Mekar di Musim Semi
Mina hidup kembali untuk membalas dendam keluarga suaminya yang melenyapkannya dan merampas harta keluarganya. Ia berselingkuh dengan Sian, Pemangku Raja yang menyamar, demi mendapatkan anak pewaris. Namun, Sian jatuh cinta dan membantunya diam-diam. Saat rahasia terbongkar, bisakah Mina menerima cinta di hati yang sudah beku?
Menangislah di Dekat Makamku
Menangislah di Dekat Makamku
Miliarder ini berusaha membalas dendam pada kekasihnya yang meninggalkannya bertahun-tahun yang lalu, tanpa menyadari bahwa kekasihnya diam-diam mengandung anaknya. Sekarang, saat hidupnya semakin menjauh, hatinya terasa sakit karena penyesalan...
Dihina Kerabat, Aku Bela Ibu
Dihina Kerabat, Aku Bela Ibu
Pekerja wanita pensiunan Yuni Wibowo telah dieksploitasi oleh saudara perempuannya sendiri selama setengah hidupnya. Karena statusnya yang rendah, Yuni Wibowo tidak termasuk dalam daftar undangan pernikahan Tasya Santosa. Putrinya, Laras Pramudita, tidak tega melihat ibunya dihina, lalu mulai menyusun rencana secara diam-diam. Ia memutuskan untuk membalas pada hari pernikahan Tasya Santosa, hingga akhirnya membuat kerabat yang hanya suka menjilat yang kaya dan merendahkan yang miskin ini menyesali perbuatan mereka.
[Versi suara dubbing] Sage Buta: Warisan Naga
[Versi suara dubbing] Sage Buta: Warisan Naga
Seorang juara umum ujian masuk perguruan tinggi menjadi buta dan murung, mendapatkan warisan dan keterampilan medis untuk melakukan kontra-serangan. Ia menemukan cinta dan konspirasi saat menyembuhkan orang lain; lihat bagaimana ia mendominasi desa dan menjadi legenda!
Suami Playboyku Calon Kaisar
Suami Playboyku Calon Kaisar
Cathy, pewaris marquis, dijodohkan dengan Pangeran Walter atas perintah kaisar. Di hari dekret dikeluarkan, Walter menyelamatkan sepupu Cathy, Emma, dari tenggelam. Tekanan dari nenek Cathy memaksa Walter menikahi keduanya. Setelah naik takhta, dia mengangkat Cathy sebagai permaisuri hanya sehari, lalu meracuni Cathy dan calon anaknya, serta mengeksekusi seluruh keluarganya. Ternyata Emma berasal dari era modern, dan semua ini adalah rencana mereka. Terlahir kembali di hari penetapan pernikahan, Cathy menolak Walter dan memilih Pangeran Kyle, seorang playboy terkenal yang reputasi buruknya hanyalah kedok. Bersama, mereka mencapai posisi tertinggi, dan Kyle akhirnya menjadi kaisar berikutnya.
Menjadi Ratu di Kerajaan Mafia
Menjadi Ratu di Kerajaan Mafia
Vanessa Peters merasa terkejut saat menjual sel telurnya untuk membayar utang pacarnya ... dan berakhir hamil akibat kesalahan klinis. Dia memutuskan tidak menggugurkannya setelah mengetahui pacarnya selingkuh, tapi mulai takut salah ambil keputusan ketika menyadari ayah anaknya tidak lain adalah Marcello Lavigne——raja mafia kejam dan mematikan. Setelah Marcello menyelamatkannya dari penjahat yang menyerang karena mengira dia punya uang hasil mafia, dia memindahkan Vanessa ke mansionnya tanpa persetujuan. Seiring Marcello terus membuktikan komitmennya melindungi Vanessa dari ancaman kriminal, perundung, dan keluarga mafianya, Vanessa mulai memendam rasa padanya kendati sikap Marcello yang seperti pemain dan kemampuan membunuhnya. Akankah dia menerima Marcello sebagai ayah dari anaknya dan menerima tawarannya untuk menjadi ratu di kerajaan mafia?