Logo
SENANDUNG CINTA
SENANDUNG CINTA

SENANDUNG CINTA

66 Bab
Tamat
Dalam SENANDUNG CINTA, Lia memperjuangkan ambisi dan cintanya hingga ke Jepang. Novel modern ini mengikuti misinya menyatakan perasaan pada Rangga demi sebuah pernikahan impian. Baca kisah lengkapnya di webnovel ini sebagai referensi romance stories yang penuh tekad dan pilihan hidup.
Bab 1 dari SENANDUNG CINTA

Aku mencabut cincin di jari manisku, teringat kembali cincin emas ini adalah pemberian Bram. Tepatnya ini adalah cincin pernikahan aku dan Bram lima tahun silam. Air mata yang kembali ingin terjun bebas, aku tahan sekuat tenaga.

"Mas. Pasangkan cincin ini pada Lusi.!

Ku ulurkan kedua tangan ini, seraya menghiasi senyum di bibirku.

Bram tertegun, lalu menatap mataku dengan penuh rasa kasih sayang, mengambil cincin itu dari tanganku, seraya memeluk tubuh ini dengan hangat.

"Cepat Mas. Pasangkan cincin itu di jari tangan Lusi"

"Lusi, hayoo ulurkan tanganmu" ku raih tangan sahabatku ini, yang sedang kikuk tidak tau harus bagaimana menghadapi situasi sa'at ini.

Tangan Bram yang sedikit bergetar, mulai memasangkan cincin di jari tangan manis Lusi, keduanya seperti boneka yang di kontrol oleh tuannya, menurut tanpa ada kata-kata yang bisa keluar di mulut mereka.

"Mas, ngomong dong.! MAUKAH ENGKAU JADI ISTRIKU." Aku kembali mengajarinya, kata-kata untuk melamar.

Mereka hanya saling pandang, lalu melihat ke arahku, gelak tawa dari ketiga orang menggema di dalam ruang kamar Poskemas, untung tidak ada orang selain mereka bertiga.

****************

Ini gara-gara si Alifa, yang pura-pura pingsan segala, pakai acara di bawa ke PUSKESMAS lagi, jadinya aku yang harus mencuci piring-piring kotor ini. Siapa suruh jadi menantu enggak bisa hamil, padahal sudah 5 tahun mereka menikah, di bentak-bentak sedikit nangis cengeng sekali.

Jangan-jangan ini cuma akal-akalannya supaya dapat perhatian Bram, biar dia bisa mengusirku di rumah ini. Coba aja kalo dia berani ngadu sama Bram, awas kamu Alifa. Dari pada aku suntuk di rumah sendiri'an, sebaiknya aku pergi ke rumah Azizah.

Tok...Tok...Tokkk..

"Zah, buka pintu ini aku, Tina.!"

"Tina. Tumben sudah siang baru kesini," ucap Azizah, mendengar orang di balik pintu adalah adiknya.

"Ini gara-gara menantuku si Alifa, pake acara pingsan, dan di bawa ke Puskesmas"

"Puskesmas.? Pingsan,? emang ada apa? dengan menantumu itu. Apa dia hamil?"

"Hamil, mana mungkin. Wanita mandul seperti dia, ia tidak bisa memberi keturun untuk anak ku."

"Seharusnya kamu sebagai Mertua, harus membantu dia juga,"

Azizah tau bahwa Tina tidak cocok dengan menantunya, padahal Alifa adalah anak yang penurut dan sangat sopan kepada orang tua.

"Aku?. Membantu dia,!" ucap Tina yang mengacungkan telunjuknya ke wajah.

"Asal kamu tau Zah. Dari awal aku tidak merestui mereka menikah.

Bram seorang Pengusaha, tidak pantas bersanding dengan Alifa yang hanya Wanita pengangguran, cuma lulusan SMK"

"Aku pusing, ngomong sama kamu, lebih baik kamu pulang, aku ada urusan dan mau ke BanjarMasin malam nanti.”Azizah yang males berdepat mendorongnya ke luar rumah.

*Esok Harinya*

Suara burung-burung mulai berkicau, embun-embun yang membasahi helai daun dan bunga yang subur tumbuh di taman rumah, mata hari mengeluarkan cahayanya dengan gagah, kilauan cahayanya menebus di celah horden kamar, sepasang suami istri.

"Mas, bangun udah pagi Sayang.!"

Alifa mengecup pipi suaminya.

"Alifa, pagi-pagi sudah bikin aku enak aja"

"Aku mencintaimu Mas"

"Aku juga Sayang"

Pelukan hangat di pagi ini membuatku merasa tenang.

"Mas, aku minta kamu secepatnya, menikahi Lusi."

Ku dorong tubuh Bram, dan menatapnya serius, ku tekankan bahwa keinginanku tempo hari tidak mai-main.

"Alifa, sebaiknya kamu pikirkan lagi, apa yang kamu ucapkan itu, kamu pikirkan lagi resikonya, setelah nanti terjadi pernikahanku dengan Lusi."

"Mas, aku sudah yakin. Insya allah ini adalah jalan takdirku untuk menjadi Istri sholeha, aku hanya ingin kamu mempunyai keturunan, walaupun bukan

denganku."

Hembusan nafas kasar dari Bram, tanpa jawaban ia turun dari ranjang dan mengambil handuk bergegas melangkah pergi ke kamar mandi. Aku yang baru keluar kamar di kejutkan dengan mertuaku Tina, ia menatapku dengan tatapan tidak suka, seraya melangkah melewatiku, aku abaikan saja dari pada nanti mulut nya itu berucap macam-macam, malah bikin sakit hati lagi, dengan langkah cepat aku buka kulkas mengambil susu murni yang ku tambahkan air panas lalu ku seduh dengan 20 kali putaran, Kembali lagi ku ambil dua potong roti, segera aku panggang.

"Sarapan, kok enggak ngajak-ngajak"

Dengan wajag sinis Tina duduk di kursi meja makan

"Alifa sudah buatkan tiga gelas susu, kita barengan sarapannya sama Mas Bram."

"Hallah, Alifa- Alifa, kamu cuma mau minta pujikan, biar kamu enggak di bilang pemalas."

"Astagfirullah, Ibu. Alifa enggak ada maksud seperti itu, Alifa cuma menjalani kewajiban seorang Istri, melayani semua kebutuhan kalian."

"Jangan sok rajin deh kamu, melayani semua kebutuhan kami."

"Ada apa sih? pagi-pagi sudah ribut.!" Kehadiran Bram membuat mereka terkejut.

"Ayo, Mas. Sarapan dulu" Ku susun gelas dan piring yang menampung sepotong roti, untuk sarapan di pagi ini.

"Bram, kalian menikah sudah memasuki lima tahun. Kapan kalian punya anak.?

Mama malu setiap kali arisan selalu di tanyai kapan punya cucu,? sama teman teman Mama"

"Ma, mungkin kami belum di beri sama allah aja, sehingga belum di kasih anak"

"Istri kamu ini emang mandul, jelas-jelas mandul. Tidak ada harapan untuk kalian punya Anak."

Aku hanya menunduk, mendengar Ibu dan Anak ini bicara. Roti yang ku panggang tadi seakan tidak menimbulkan rasa panas sedikitpun, hingga ku telan tanpa ada rasa. Justru panas di telinga sampai ke ulu hati, ingin rasanya aku teriak di wajah Tina ini, bahwa aku memang mandul dan itu juga bukan kehendak ku, tidak ada wanita di dunia ini yang mau dirinya mandul, tidak seorangpun.

"Tenang saja Bu,! sebentar lagi Ibu akan punya cucu" ucapku dengan bibir bergetar

Tanganku langsung di genggam erat oleh Mas Bram, lalu menatapku hangat. Seakan berbicara jangan beritahu Ibu tentang rencana pernikahannya dengan Lusi.

"Jangan asal ngomong, kamu Alifa, buktikan bagaimana caranya.?" Mata Tina melotot dan urat di lehernya mengencang.

"Mas Riko, akan menikah dengan Dokter Lusi"

Dengan mantap aku memberitahu rencana pernikahan Lusi dan Bram, walaupun hati ini sungguh perih.

"Baguslah. Itu berarti Ibu akan cepat punya cucu."

*Di tempat yang lain*

Di sebuah Cafe ternama di kota Banjarmasin. Dari balik kaca terpampang pemandangan nan indah, lampu-lampu kota di pinggiran sungai, terlihat menawan, megahnya sebuah menara pandang yang menyerupai bangunan china, dan terlihat dengan jelas elegannya patung bakantan yang menjadi Icon Kota BanjarMasin. Sebuah musik bernuasa romantis dari penyanyi terkini. Melantunkan sebuah lirik bertajuk Melapas Masa Lajangku, menggema ke seluruh penjuru ruangan.

"Aku akan menikah, engkau tetaplah berdakwah mungkin kita belum berjodoh"

Lusi yang tertunduk di hadapan seorang laki-laki yang selalu ia sebut-sebut dalam setiap doa.

Laki-laki ini adalah idaman semua orang wanita, karna wajahnya yang khas orang timur tengah, di sisi pipinya tumbuh bulu yang tipis, hidung mancung badan tinggi tegap, tutur kata lemah lembut, Ustad Rizal begitulah orang mengenalnya, karna dia selalu muncul berdakwah di seluruh Media maupun di TV nasional.

"Insya allah, ini mungkin sudah menjadi kehendaknya" Ucap Ustad Rizal yang sedikit menghela nafas panjang.

"Apa aku boleh tau, dengan siapa kamu menikah.?" Ucap Rizal lagi

"Apa kamu ingat. Dengan Bram, Pengusaha batu bara."

"Iya, aku mengingatnya, Apa dia yang menjadi calonmu? bukankah dia sudah punya Istri.!"

Dengan nafas berat Lusi menjawab

"Ini demi sahabatku, Alifa. Dia yang meminta pernikahan ini, itu sebabnya aku tidak bisa menolak"

Ustadz Rizal yang sedari tadi duduk menghadap Lusi, kini mengalihkan pandangan ke gelas kopi yang terhidang di atas meja bundar, di tengah-tengah mereka, pikiran yang melalang buana mungkin terjadi terhadap Ustadz muda ini, hingga hanya raganya yang ada di depan Lusi, namun jiwa dan pikirannya entah kemana.

"Ma'af Ustadz Rizal, sebaiknya aku pulang, engkau pasti mengerti tidak baik jika kita terlalu lama bertemu seperti ini."

"iiii i-ya, aku mengerti" Ustadz Rizal yang tersadar dari lamunanya.

"Assalamu'alaikum." Ucap Lusi yang berdiri dari kursi, lalu melangkah pergi.

"Wa'alaikumsalam"

Ustadz Rizal hanya bisa memandang punggung Lusi, hingga hilang di balik pintu. Dengan pelan Ustadz Rizal mengiringi langkah Lusi keluar Cafee, mobil Lusi pelan meninggalkan parkiran.

Ustadz Rizal yang memandang mobil Lusi melaju keluar halaman Cafee. lirih terucap di bibir Pendakwah muda ini.

"Sampai bertemu di titik bahagia, menurut takdir"

Lusi hanya bisa memandang Ustadz Rizal dari dalam kaca mobilnya, sungguh hatinya juga sakit, tidak bisa bersanding dengan orang yang dia cinta, karna harus menikahi orang lain demi sahabatnya.

Rencana allah lebih mulia dari rencana manusia.

Baik menurut manusia belum tentu baik menurut allah.

Baik menurut allah pasti baik menurut manusia.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Bu Claire
Bu Claire
Dalam romance novel Bu Claire, seorang istri terjebak rutinitas monoton hingga terjerat perselingkuhan dengan Ridho. Saat Pak Budi mulai curiga, rahasia besar terkuak. Simak perjuangan mereka memperbaiki kepercayaan dan komitmen dalam modern novel yang penuh tantangan emosional ini.
Bukan Wanita Biasa
Bukan Wanita Biasa
Dalam novel Bukan Wanita Biasa, Madina berjuang bangkit dari fitnah kejam mantan suaminya, Adnan. Di tengah balutan genre romance modern dan mystery story, Madina harus memilih antara memaafkan demi masa depan anak atau memulai hidup baru. Baca online novel ini untuk mengungkap dalang di balik kehancurannya.
Cinta Karena Kesalahan
Cinta Karena Kesalahan
Dalam novel Cinta Karena Kesalahan, Keira harus menghadapi dunia sendiri setelah kematian ibunya. Konflik memuncak saat ayahnya yang angkuh mendadak meminta maaf. Ikuti kisah young adult fiction romance books ini tentang pilihan sulit dan rahasia keluarga dalam romance novel yang emosional.
DANCING WITH DESTINY
DANCING WITH DESTINY
Dalam novel modern DANCING WITH DESTINY, Jane Miles harus menghadapi Rafael Klein yang mengungkap identitasnya sebagai pewaris klan. Dokter ini terjebak antara hidup damai atau menerima takdir berbahaya. Baca romance novel penuh aksi ini di platform online novel terbaik sekarang.
Di Bawah Rintik Hujan
Di Bawah Rintik Hujan
Dalam modern novel Di Bawah Rintik Hujan, Juan Malvin dan Azalea harus mempertahankan rumah tangga mereka dari konflik tak berujung. Kehadiran Marissa sebagai pihak ketiga menguji kesetiaan dan komitmen mereka. Simak kisah selengkapnya di romance novel penuh tantangan ini.
Ibu Meninggal, Suami Sibuk dengan Mantan
Ibu Meninggal, Suami Sibuk dengan Mantan
Baca Novel Online Ibu Meninggal, Suami Sibuk dengan Mantan. Novel modern penuh misteri ini mengisahkan Nova yang kehilangan ibu mertuanya akibat kelalaian sang suami demi mantan pacarnya. Kisah pengkhianatan dan kepedihan ini menjadi rilis buku baru yang wajib dibaca.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Jadi Nona Kaya Raya Setelah Cerai
Jadi Nona Kaya Raya Setelah Cerai
Dia telah mengikutinya selama tiga tahun Dia menyebutnya sebagai isyarat yang terkenal dan berharga, tetapi dia tidak dapat menolak lagu tersebut. Aku kembali Bai Yueguang telah bercerai dari rumah, menjadi putri orang terkaya lagi, dan balas dendam adalah Empat Yang Besar. Hadiahnya untuk mantan suaminya Di pesta pertunangan, dia tiba-tiba mengubah penampilannya dan menjadi cantik kembali, mantan suaminya...
Sahabat Ayah Menjadikanku Istri Miliaran Dolarnya
Sahabat Ayah Menjadikanku Istri Miliaran Dolarnya
Pacar Madalyn berselingkuh. Dia mabuk dan akhirnya tidur dengan Nicolas, yang tiga belas tahun lebih tua darinya. Akibatnya, mereka menikah. Madalyn percaya bahwa itu adalah pernikahan tanpa cinta, namun, tanpa sadar ia telah jatuh ke dalam perangkap cinta Nicolas. Dia menunggunya untuk mencintainya kembali.
Dosa Playboy Disetir
Dosa Playboy Disetir
Andi Hapsari, seorang playboy masa Republik Tiongkok, demi balas dendam masa kecil dipermalukan digunduli dan dipukul pantat, menghamburkan empat ribu tael perak untuk menikahi ‘lawan bebuyutan’ Nia Sulastri yang jago pengobatan dan ilmu bela diri. Rencana awalnya menyiksa istri malah berbalik menjeratnya sendiri. Kini, keseharian Pak Andi berubah: siang ditusuk jarum akupunktur, malam dihukum beraturan. Mantan raja perang itu akhirnya menjadi anjing setia eksklusif untuk sang istri.
[Versi suara dubbing] Kelahiran Kembali: Bos Kembali
[Versi suara dubbing] Kelahiran Kembali: Bos Kembali
Seorang tokoh berpengaruh dilahirkan kembali sebagai siswa SMA. Setelah ditipu dan dibingungkan, dia ingin meninggalkan rumah, memutuskan untuk meninggalkan dunia kriminal demi mengejar pendidikan universitas. Dia menunjukkan kekuatannya di sekolah, menyelamatkan seorang gadis, menangani para preman sekolah, mendapatkan perlindungan dari seorang guru cantik, dan bawahan lamanya muncul saat dia berada dalam bahaya...
[Versi Dub] Kembalinya Ayah Legendaris
[Versi Dub] Kembalinya Ayah Legendaris
Sepuluh tahun lalu, Vino, seorang miliarder, membunuh mantan istrinya dan selingkuhan sang istri karena mereka menyebabkan kematian putri sulungnya. Setelah keluar dari penjara, Vino bertemu kembali dengan putri bungsunya, Julia, yang ternyata disiksa oleh keluarga suaminya. Vino ingin membantu, tapi Julia membencinya. Setelah melalui perjuangan panjang dan kebenaran terungkap, keduanya berdamai dan bersatu melawan musuh bersama.
Perjuangan Seorang Ibu yang Difitnah
Perjuangan Seorang Ibu yang Difitnah
Enam tahun setelah putrinya dicuri, Kelly Meadows, seorang ibu tunggal, menemukan putrinya tinggal di rumah mewah Jennifer Shaw, influencer sekaligus istri wali kota. Ketika Kelly mencoba menemui putrinya, Jennifer menguncinya, menyiarkan "bukti palsu" secara langsung, dan memfitnah Kelly sebagai penyusup berbahaya. Kini, Kelly harus berjuang keras untuk melindungi putranya, menyelamatkan putrinya yang dicuri, dan meloloskan diri dari Jennifer, wanita yang tega menghancurkan siapa pun yang mengancam kehidupan sempurnanya.